
Tringg!
Tringg!
Tringg!!
Bel Sekolah berbunyi di setiap kelas
"Kepada Seluruh Murid yang telah perpakaian Olahraga Silahkan menuju Lapangan! Lomba HUT 17 untuk mengenang berdirinya Kerajaan Zalvia atau Indonesia Kita Tercinta ini" dalam pengumuman tersebut..
para guru-guru dan murid lainnya telah antusias dengan HUT Pendirian Kerajaan Indonesia dan kemenangan Kerajaan Indonesia dari bangsa penjajah..
Murid-murid yang sudah berpakaian Olahraga Rapi langsung menuju ke lapangan bersama teman-teman mereka..
"Baiklah. Duduk di tempat yang sekolah sudah sediakan dan untuk acara pertama sebelum lomba. mari kita nonton Dokumenter Pendirian Kerajaan Zalvia sebagai Pendahulu Kerajaan Indonesia yang kita kenal saat ini. Yang Mulia Firdaus I adalah sosok dibalik semua dokumenter ini. Selamat menyaksikan!" Kata Seseorang dengan senyum yang penuh ramah dan tulus..
Film pun di mulai dimana adegan pertama melihat bahwa Masyarakat kelas bawah ditindas habis-habisan oleh para penjajah dan begitu juga murid-murid menyaksikan adegan dimana masyarakat terkhusus perempuan mengalami pelecehan dan diperkocaci oleh tentara penjajah...
Namun Semua itu terbalaskan ketika Firdaus I. Raja Zalvia dengan Militer Kerajaan yang bersatu melawan dan mengusir penjajah dan mengajak kerajaan lokal untuk bersatu membangun kekuatan yang solid dan kuat dalam melawan penjajah tersebut..
Film lalu memperlihatkan betapa buruknya perlakuan penjajah kepada semua penonton.
"Yang Mulia Raja. mereka sangat keji dalam memperlakukan Masyakarat bawah!" Kata Salah satu Komandan Militer Kerajaan Zalvia..
"Ya. Saya Tahu tapi ada yang lebih keji daripada ini. Komandan Reynold. saya mendengar bahwa ada penghianat didalam tubuh kerajaan lokal. mereka adalah pejabat setingkat tuan Tanah atau sejenisnya itu menjual masyarakat bawah dengan harga yang mahal dan terkadang dijual murah oleh mereka!" Kata Raja Zalvia dalam film tersebut..
"Yang Mulia Raja. turunkan perintah anda kepada saya agar saya dapat membasmi mereka sampai ke akar-akarnya!" kata Komandan Reynold..
Raja Zalvia itu mengangguk dan tampak tersenyum bangga melihat komandan nya..
"ini adalah tanah air mu. Reynold. Balaskan dendam mu kepada penjajah yang telah membuat keluarga miskin dan pada akhirnya dibunuh oleh mereka dengan keji! Balaskan dendam mu..Wahai Komandan Ku!" kata Raja Firdaus dengan lantang memberi perintah..
Doooor
Reynold dengan amarah lalu menembak ke arah udara dan siapapun yang melihatnya bersuka cita atas hal tersebut
"Sepertinya kita diperbolehkan membalas dendam para penjajah yang telah membunuh keluarga kita!" seru prajurit lain
Semua bersorak-sorai ketika Raja sudah memberikan izin kepada setiap penjajah dan pejabat lokal yang korupsi dan menjual masyarakat lokal kepada penjajah itu berarti harus dibunuh tanpa sedikit belas kasihan!
Film berdurasi 1 jam berisikan sejarah yang memuat kejahatan dan kemakmuran masyarakat lokal ketika Kerajaan Zalvia mengambil Alih wilayah tersebut. Dan sampai lah sebuah pidato
"Telah 10 Tahun kita melawan penjajah dan mengusir para penjajah. Dan sekarang penjajah itu mulai perperang dengan para penjajah lainnya. Kita sebagai bangsa merdeka untuk selalu berwaspadai setiap terjadinya perang di dunia ini. Kita sudah bukanlah bangsa yang terjajah dan masyarakat kita sudah makmur dalam kemenangan" Kata Raja Firdaus dalam Pidato nya
"kita ada di masa seperti ini berkat para pahlawan yang merelakan nyawa mereka dan darah mereka yang suci untuk membangun Masyarakat yang lebih sejahtera dan makmur. untuk masa depan anak. Cucu. dan cicit meteka kelak.. Siapapun yang mengkhianati kemenangan kita sebagai bangsa merdeka. Maka wajib kita bunuh dan kita usir mereka dari dunia. Karena penghianat tidak ada tempat untuk bersandar apalagi berjalan!" Kata Raja Firdaus dengan bergebu-gebu
Banyak sorakkan semangat mereka setelah pidato raja mereka yang berani dan kuat.
"Bangsa kita telah menjadi besar. Dari Aeloria Sumatra Hingga Irian Aurelia dan Tanah Burneo Mythralandia dan Pulau Silvantis Lunavari telah bersatu dalam tubuh Kerajaan Zalvia yang besar dan merdeka. saya ingin mengubah nama bangsa kita. dimana nama itu mewakili setiap elemen masyarakat kita. Saya bersama para mentri dan masyarakat lokal bahwasanya sepakat bahwa Kerajaan Zalvia kini berganti nama Kerajaan Indonesia dan Masyarakat lokal atau kalian adalah Rakyat Kerajaan Indonesia atau KERI!" Kata Raja Firdaus I
"mulai tanggal 17 Agustus 1945. Bahwa kita adalah Kerajaan Indonesia yang merdeka. kuat. solid dan bersama membangun negeri ini untuk anak dan generasi kita selanjutnya! Katakan bersama ku! Hidup Rakyat. Hidup Indonesia !" Kata Raja Firdaus dengan lantang !
"HIDUP RAKYAT. HIDUP INDONESIA!" Teriak lantang masyarakat dari tempat pidato maupun yang mendengar dari TV dan radio...
setelah itu Film pun selesai dan tinggal menyelesaikan beberapa kejadian perperangan negara melawan kelaparan dan era yang maju hingga saat ini!..
"Bapak dan Ibu Guru sekalian sangat berharap kepada anak-anak muda seperti kalian untuk tidak melupakan tentang para pahlawan yang telah berjasa atas perjuangannya untuk kalian tetap bebas. nyaman dan tidak khawatir seseorang merenggut kebebasan kalian! Hargai Pahlawan dan setia kita selalu kepada Negara dan keluarga Kerajaan Indonesia!" Kata Pria tersebut dengan menggebu-gebu!
Semua murid-murid akhirnya melakukan teriakkan serentak layaknya yang dilakukan oleh masyarakat yang ada di video tersebut...
2 jam kemudian..
Setelah acara nonton sejarah secara bersama-sama maka dilanjutkan oleh event lomba-lomba yang dilakukan memeriahkan kemenangan..
...----------------...
...BYE ...
...----------------...
Author:
Dirgahayu Republik Indonesia Ke - 78. Terus maju Indonesia ku!
kali ini cerita nya tetap seputar HUT RI namun dengan alternatif Cerita. Saya hanya ingin berbeda namun bukan maksud mengurangi rasa hormat saya kepada pahlawan yang telah berjasa dan gugur dimedan perjuangan demi bangsa dan negara!
^^^Terimakasih ^^^