
Keesokkan hari nya..
Masyarakat Indonesia terpecahkan dua opini dalam kasus sekolah SBEI namun 90% telah menyatakan dukungan dan Persatuan Guru Kerajaan Indonesia - (PGKI) telah menyuarakan suara dukungan untuk Pak Andra selaku guru yang mendapatkan ketidakadilan dan mendukung sekolah SBEI untuk menindaklanjuti kasus tersebut
"kami para Guru telah lelah. kami yang tidak salah. kami meminta maaf. apakah kami terlihat seperti kacung ? Kami akan terus mengawal setiap kasus yang dialami oleh Guru-Guru di Indonesia sebagai bentuk solidaritas dan memperkuat barisan bahwa Persatuan Guru Kerajaan Indonesia - (PGKI) siap bersatu membela Pak Andra. selaku Guru Bahasa Inggris di sekolah SBEI!" Kata Ketua PGKI dalam pidato didepan awak media
BRAK!
Sebuah Vas Hancur oleh seorang pria berumur 76 tahun
"apakah selama ini aku kurang dalam memberi kalian uang? kenapa kalian tidak diam dirumah tanpa memberi permasalahan kepada ku ?" Teriak Pria tersebut
"T-Ta-Tapi Suami ku... kamu harus membela anak kita! lihat anak kita mata nya bengkak oleh guru tersebut!" kata istri dengan gemetar takut
"Anak ku! atau anak mu! ingat! dia bukanlah anak kandung ku. Anak kandung ku telah mati secara tragis oleh kalian karena dengki sekarang kalian meminta aku membela putra mu? MIMPI!" Kata Pria tersebut dengan lantang
Istri dan anak tersebut terkejut mendengar perkataan suami/Ayah nya tersebut
Ddddrrrt
ddrrrtt
pria tersebut mengangkat telepon nya karena nama penelpon itu adalah patner di kantor nya
📱??: Mengapa lama sekali kamu menjawab. Reno? biarlah! Nyalakan TV mu dan lihat berita itu mengenai mu!
Reno. Pria yang marah-marah dan mrnghancur vas sebelumnya kini dibuat penasaran apa yang dimaksud partner nya tersebut
TIK(suara remot)
"Kami telah melengkapi data-data dan bukti yang lengkap demi melaporkan dugaan korupsi yang dilakukan oleh Reno Muldi Cahyanto 100 Miliar dalam bentuk gratifikasi untuk menyetujui pabrik yang tidak sesuai ketentuan oleh Pemerintah Pusat dan Kami telah menemukan Saksi yang menyaksikan bahwa setiap persetujuan itu tidak melibatkan Ketua Senator dan Kami menganggap bahwa Reno Muldi Cahyanto telah menyalahgunakan kekuasaan sebagai sektetaris Ketua Senator" Seorang pria yang diwawancarai oleh para banyak media
BRAK!
dan Reno lagi-lagi mememcahkan vas lainnya
"Lihat apa yang kamu berbuat? Lina. dasar perempuan tak diuntung!" Kata Reno dengan kesal
"Kamu menyinggung Sekolah SBEI bahkan Pemerintah Indonesia dan Senators tidak ingin menyentuhnya tapi sekarang kamu mencoba menjadi anjing liar untuk mengigit nya sekarang lihat bentuk balasannya!" Kata Reno dengan marah
Satu hal yang tidak ingin reno lakukan adalah memukul istri walaupun sudah marah karena bagaimanapun dirinya tidak mau tangan kotor dan membuat dirinya makin bertambah masa tahanannya
"SBEI itu dimiliki oleh AFI Bank. Bank yang berkuasa atas seluruh ASIA dan Eropa. mengapa kamu mencoba mengigit mereka. Sialan!" Kata Reno dengan menghancurkan banyak foto dan vas
"Kamu menggunakan nama ku untuk membela dirimu yang melakukan rokok di sekolah apakah dirimu tidak waras dalam perpikir? kau pikir aku akan membantu mu? Hahaha. Minta lah ayah kandung mu yang pengemis sudah mati itu. Ibu datang dengan.menjilat ludah ku demi kehidupan mewah sekarang ini dia balasannya!" kata Reno dengan wajah gusar dan muram tetap memarahi putra angkat tak gunanya tersebut
Lina dan putra kini tahu lawannya bukan lah orang sembarangan dan kini kehidupan mewah seperti akan punah
"Kita harus pergi" bisik Lina
lina tentu tidak mau jadi perempuan miskin dan lebih baik pergi dengan membawa beberapa uang milik suaminya tersebut
namu saat memikirkan rencana. sebuah pintu diketuk-ketuk
Reno yang sudah gusar dan marah hanya bisa bertanya siapa yang datang kerumahnya
Reno membuka pintu tersebut dan terlihat beberapa berbaju hitam dan kepolisian
"apakah benar. ini rumah saudara Reno Muldi Cahyanto?" Tanya Seorang pria berbaju hitam
"benar. siapa kalian?" Tanya Reno dengan raut penasaran
"kami dari kepolisian Trliya untuk menangkap istri anda. Lina Medina Cahyanto atas fitnah dan ujaran kebencian dan anda memiliki telepon untuk dijawab" kata Pria itu menjelaskan kedatangan mereka dan memberikan sebuah handphone
📱 Reno: halo. dengan siapa aku berbicara?
📱Aulia: Saya adalah Aulia. Direktur AFI Bank Cabang Trliya. telepon ini hanya dalam sekali dan saya harap kamu perhatikan baik-baik
📱Aulia: Saya telah memiliki cukup bukti dalam melayangkan laporan kepada mu sebagai tindakan korupsi dan seperti yang kamu tahu bahwa pengacara SBEI sudah memiliki bukti copy nya dan hanya berupa copy itu sudah cukup membawa mu sel penjara yang dingin akan tetapi aku tahu bahwa kamu membangun reputasi dan karier tidaklah mudah seperti membalikkan telapa tangan. kami memberi anda kesempatan dalam kesepakatan
📱Aulia: anda mundur sebagai jabatan anda dan saldo bank anda di kami akan bekukan sebagai pelunas hutang namun sebagai gantinya. kamu tidak akan membela istri dan anak angkat mu itu. pergi sejauh-jauh mungkin dari mereka karena merekalah sumber masalah untuk mu bukan?
📱Aulia: jawaban mu adalah kemunduran mu sebagai sekretaris Ketua Senator dan kesepakatan itu tidak dalam janji hukum. kamu akan mengetahui kenapa alasannya. Karena kamu lah pelaku tak terhindarkan
Aulia pun memperingati bahwa handphone itu akan meledak dalam 5 detik dan segeralah Reno membuang jauh-jauh
duuaar!
untungnya Reno lebih mempercayai perkataan dari penelpon bernama Aulia tersebut daripada mati dalam menganggap itu hanya omong kosong..
"Lepaskan! Lepaskan! yang kalian harus tangkap adalah guru sialan tersebut!" kata Lina
"suamiku! tolong aku! katakan aku tidak bersalah! gunakan kekuatan mu untuk melepaskan ku!" Kata Lina belas kasihan
Reno mendekati wajah Lina dengan wajah yang bergebu-gebu amarah didalamya
PLAK!
Tamparan panas telah tiba di pipi Lina
"ini adalah balasan untuk kematian anak kandung ku. anggun gerlisa chanyanto telah kamu bunuh! dan tenang saja. Ibu kandung anak tersebut masih hidup dan dia diberikan kekuatan Hukum oleh AFI Bank untuk melaporkan mu dalam kasus Pembunuhan" kata Reno dengan tersenyum
Lina yang mendengar itu langsung marah layaknya seekor anjing yang hendak dibius oleh sang dokter
"sialan kau Reno! dasar kau pria bajingan!" Umpatan Lina
Lina dibawa pergi oleh Polisi wanita dengan dikawal beberapa polisi pria demi keselamatan bersama..
Reno pun melihat Nando. Putra angkat dan segala sumber masalah
"kenapa dia tidak ditangkap? bukannya secara hukum dia legal di tangkap?" Tanya Reno
Polisi dan beberapa pria baju hitam saling melihat namun beberapa polisi kemudian tertawa dan pergi meninggalkan Reno bersama Pria berbaju Hitam
"Pihak Penuntut tidak menangkap atau menyertakan nama putra anda tetapi penuntut menganggap bahwa hukum masyarakat seharus cocok untuk nya. nama dia akan terkenal dan tak ada satupun perusahaan yang enggan memberikan dia pekerjaan bahkan pihak penuntut melarang pihak sekolah atau panti asuhan manapun untuk merawat atau memberikan pendidikan kepada putra angkat anda!" kata salah satu pria berbaju hitam
"dan Nak. kesombongan mu tidak membuat mu menang. ini adalah kesempatan oleh Tuan Pemilik Sekolah SBEI dan Pihak AFI Bank untuk memberimu kesempatan agar dirimu tidak merasakan dinginnya lantai penjara" kata seorang berbaju hitam menasehati Nando
Nando. Pria berusia 17 tahun itu terdiam dan dirinya kini tidak dapat berbuat apa-apa
"Kami telah melihat jawaban anda. Reno. AFI Bank dan Pengacara SBEI akan mencabut laporan atas nama mu dan kami akan menyalahkan seseorang yang lebih besar korupsi nya dari pada apa yang kamu lakukan. seharusnya kamu bisa belajar tentang ini" kata Pria berbaju Hitam ..
rombongan berbaju hitam akhirnya pergi dan menyisakan saran untuk Reno untuk tinggal di pedesaan mendalaman untuk bersembunyi atau setidak suasana kota dalam keadaan tenang...
Reno hanya disisakan uang sebesar 1 Juta Rupiah oleh Pihak AFI Bank apabila menerima kesepakatan tersebut dan Reno menggunakan itu sebagai bertahan hidup di luar IbuKota
"Kemas barang-barang mu dan pergi jauh dari ku! dasar anak Haram!" Kata Reno dengan memaki
Nando hanya terkejut bahwa apa yang ia harapkan dan sombongkan tidak sesuai rencananya
'hidup ku sudah tamat maka dia harus tamat!' gumam Nando
Nando kembali masuk dan menuju dapur untuk mengambil sebilah pisau
Setelah mengambilnya dirinya langsung menuju lantai 2 rumah tersebut dan ke kamar yang dirinya anggap ayah itu
TSAK (Pisau ditusuk)
"Aarrrrrggghh!!" Teriak Reno
"S--Sialan ka--Kau anak haram!! set--setelah K-Kurawat dan ini balasan mu!" kata Reno terbata-bata
Nando tidak peduli umpatan reno dan terus menusuk-nusuk pisaunya kepada Reno hingga Reno mati
prang!
Nando melihat Reno telah mati kini dirinya ketakutan bahwa akan ditangkap dengan pembunuhan tapi dengan cepat nando pergi membawa seluruh barang bawaan pergi dan 1 Juta tersebut ia sikat sendiri
Sementara itu.
Rog telah mendengar apa yang terjadi pada Sekolah dan Bank nya lakukan
[Pada akhirnya Putra angkat itu telah membunuh ayah angkatnya dan kini dia melarikan diri. apa yang anda akan lakukan Tuan?] Kata Sistem
'suruh beberapa orang untuk membunuh anak itu. sudah tidak pantas lagi dia hidup padahal aku sudah memberikan kesempatan' gumam Rog
Rog tidak akan berbelas kasih kepada siapapun musuhnya karena dirinya takut keturunan nya akan merasakan dendam musuh-musuh nya tersebut
[Perintah anda sudah saya teruskan kepada bawahan Anda] Kata Rog
3 jam terakhir sebelum Jet pribadi akan landing dan dirinya hanya bisa santai menikmati pemandangan indah
'entah apa yang aku rasakan jika sistem tidak ada. mungkin hanya pria tua miskin yang menunggu kematian' gumam Rog
Rog tidak mempercayai konsep ketuhanan namun dirinya dan sadar diri bahwa ia harus tetap bersyukur walaupun dirinya sering kali bingung kepada siapa dia harus bersyukur
...----------------...
...BYE...
...----------------...