
Rog mengusulkan untuk bertemu di sebuah cafe yang sedang lagi hits dikalangan anak muda dan tentu juga Rog yang mentraktirkan hal tersebut..
mendengar kata diTraktir membuat Ridho langsung semangat 45 nya..
Rog lalu bersiap-siap menggunakan pakaian resmi dan turun melalui lift
TING!
"Abi. Indra. dimana kalian?" tanya Rog yang berteriak setelah keluar dari lift
"Kami menghadap kepada Tuan !" kata mereka berdua menunduk setelah muncul tiba-tiba
Salah satu keunggulan dari Pelayan yang diperoleh oleh sistem adalah Pelayan-pelayan ini bisa melakukan teleportasi dan itu sudah membuat Rog terkejut karena hal di luar logika baru ia dengar dan ia lihat pertama kalinya..
"Begini. Saya ada janji temu dengan teman saya. diantara kalian yang tidak sibuk untuk antarkan saya kesana karena saya sedang malas menyetir" kata Rog
Rog ingin sekali rasanya disetirkan oleh seseorang bahkan dirinya membeli mobil Mercedes-Benz S600 dengan kualitas VVIPs dan memiliki fitur anti peluru dan ranjau atau sejenisnya dan Rog membelinya dari Sistem karena Sistem lah yang menjadi tempat kepercayaan nya setelah dirinya sendiri..
"Saya Tuan" kata Indra dengan tegas..
"berapa bawahan mu yang kamu miliki?" Rog bertanya
"100 orang. Tuan" Kata Indra dengan nada begitu patuh nya kepada rog
apakah Rog lupa menjelaskan ke kalian?(para pembaca) kalau setiap pelayan atau maid memiliki bawahan yang lebih rendah darinya namun serendah apapun bawahan para pelayan tersebut. Sistem menyatakan bahwa satu orang bisa mengalahkan 1 batalion tentara (berisikan 20 - 30 orang. koreksi aja)
"untuk yang terlihat gunakan 10 orang dan sisanya lakukan pembersihan setiap jalan yang saya gunakan nanti!" Kata Rog
Entah mengapa akhir-akhir Rog membutuhkan bodyguard atau sejenisnya Walaupun dirinya sudah bela diri namun rog sendiri menganggap ini adalah bentuk perlindungan diri dan juga ingin merasakan di kawal layaknya orang penting atau pejabat negara
"baik Tuan. saya izin pamit untuk mempersiapkan semuanya!" kata Indra yang izin pamit tersebut..
"silahkan
Rog sudah tidak melihat wujud Indra namun pandangan kini beralih ke bawahan lain yang masih setia menunduk
"Abi. bantu indra mempersiapkan seluruh nya" Titah Rog
'enak juga ternyata perintah itu ini dan pasti dikerjain' gumam Rog yang sedikit senang
Rog hampir setengah hidupnya nya terus bekerja demi untuk bertahan hidup di dunia keras dan kini Rog merasakan sensasi yang begitu maha asik ketika melakukan perintah kepada bawahannya..
10 menit kemudian..
"Tuan. keseluruhan telah siap. kapanpun anda siap!" kata Indra dengan tiba-tiba muncul didepan Rog..
Rog pun mengangguk lalu berdiri.
"baiklah. ayo kita pergi" kata Rog dengan nada berwibawa..
Rog menuju Mobil Mercedes-Benz Hitamnya yang begitu cantik jika dilihat seksama
visual mobilnya)
"Silahkan Tuan" kata Indra membuka pintu untuk Rog dan tangannya diatas kepala Rog demi mencegah Tuan nya kejedot kap mobil
"Ini sangat tidak buruk" kata Rog
"Tuan. apakah anda anda nyaman disana? jika iya. maka kita bisa mulai jalan" kata Indra yang terlebih dahulu memastikan kenyamanan Tuannya Tersebut
"Jalanlah!" Titah Rog dengan nada berwibawa nan tegas
Mobil Mercedes-Benz Hitam dikawal oleh mobil-mobil taktis lapis baja
visualnya)
dan atas tindakan tersebut membuat masyarakat sekitar lainnya bertanya-tanya siapa yang dikawal oleh mobil-mobil lapis baja tersebut
"gila mobil lapis baja! apakah dia seorang jenderal? atau kita sedang dalam perang!?" Tanya salah seorang warga dan tak lupa fotokan kejadian tersebut..