
π± Ridho: lu kenapa. Gue dah tunggu di warteg nya Mbah meon tapi lu gak datang-datang. Kemana sih lu?
Rog melihat sekitar namun keberadaan Ridho. Teman nya itu tidak ada pada pandangan nya..
π± Rog: jangan main-main lu. Gue lihat lu gada.. Gua udah di warteg nya Mbah meon tapi lunya yang gak ada..
π± Ridho: ahh? Apa lu kata? Lu udah di warteg nya mbah meon? gua juga disini udah sejam lebih dan lu gak datang... share lokasi aja dah biar gampang..
Rog lalu melakukan sharelok Kepada Ridho agar teman nya percaya bahwa dia berada di tempat Mbah meon...
1 menit kemudian
π± Ridho: eh beg*. Lu gak salah ngasih lokasi?
π± Rog: itu live lokasi. Bodoh mana mungkin gua salah kasih lokasi!
π± ridho; eh beg* itu tempat panti pijat mbah meon kusumandi. Tempat itu gak ada wartegnya dan tempat itu habis TKP kecelakaan sebulan yang lalu. Kalau lu percaya coba lu lihat kaki orang sekitar lu!!
Rog yang mendengar itu terkejut sekaligus enggan percaya namun rasa penasaran pemuncak damn berakhir mengikuti saran Ridho..
Rog langsung pucat ketika apa yang dibicarakan Ridho itu benar..
"hihihi..... Udah ketahuan ya ???" sebuah suara dengan lekingan ketawa yang menyeramkan bagi orang mendengar kan nya
"mau nambah Nak?" kata Mbah meon dengan piring nya
Rog bertambah ketakutan ketika kepala dan tubuhnya yang hampir terpisah dan bola mata kedua tidak ada dan lebih menyeramkan adalah satu piring pe
"S-S-Setan!" teriak Rog dan langsung berlari sekuat tenaga..
"OkJek ek nya Mas?" seseorang menawarkannya salah satu aplikasi Ojol..
"ya bawa say--" Rog yang sedari tadi melihat rumah bagus kini terlihat hancur tapi lebih mengejutkan adalah
'S--Setan!!!!" Rog berteriak
Rog melihat OkJek yang sebelumnya mengantarkan kini wajah setengah hancur dan kaki nya yang tidak ada di keduanya..
π± Ridho: lari Rog!!! gua ama warga otw!
. Ridho yang mendengar temannya menjerit ketakutan setelah apa yang dilihat Rog menjadi kenyataan..
sementara Rog langsung berlari sekuat tenaga
"sistem! Sistem! cepat muncul motor atau mobil ku atau apapun yang penting bisa pergi dari tempat seram ini!' kata Rog dengan nada ketakutan
[dilaksanakan!] kata Sistem.
ββSistem memunculkan BMW GTR M3 dan Rog langsung naik dan segera tancap gas!
π±Rog: Sialan lu dho. Gua malah ketempat setan pula!!
"huuuuuaaaaa" Rog menahan mual-mual nya
Rog tiba-tiba merasa mual kalau kembali mengingat bahwa dirinya pernah makan satu piring belatung dan darah...
π± Ridho: gua udah share Lok. Lu datang aja ketempat gua. Gua Sekarang ada di rumah RT dan bersama warga lainnya
Rog membuka live lokasi milik Ridho dan langsung kembali tancap gas menuju lokasi tersebut..
1 jam kemudian
Tin
Tin
"mungkin itu teman saya. Bapak-bapak" kata pemuda yang bernama Ridho.
ridho tahu itu Rog namun dirinya bingung
'mobil siapa dia pake?' gumam ridho..
Ridho melihat Rog dengan tampilan yang berantakan tapi dia heran bagaimana temannya tetap fokus menyetir..
" lu gapapa kan. Rog?" tanya Ridho
"gua gapapa tapi" Rog ingin menceritakan namun tiba-tiba dirinya kembali mual..
"hueeeeeee" Rog terpaksa memuntahkan yang ia pernah makan
"astaghfirullah" sahut para warga
"dho. Bawa teman mu ke dalam nanti disana biar kita doakan bersama agar setan dan sejenisnya tidak ikut-ikutan bersama nya.." usul seorang pria tua yang berpakaian serba putih itu
"baiklah pak Kyai" Ridho menyetujui usulan tersebut..
Ridho langsung membawa kedalam rumah diikuti oleh warga lain..
Rog duduk atas permintaan teman nya tersebut dan tidak lupa dirinnya diberikan minuman agar mualnya tidak kambuh..
"baik bapak-bapak mari kita mulai doa bersama agar teman Nak Ridho cepat pulih dan yang menggangu nya" kata pak kyai
"bismillahirrahmanirrahim" warga mulai melakukan doa bersama
10 menit kemudian
acara doa bersama telah dilakukan dan Pak kyai meminta kepada Rog agar selalu berhati-hati pada jam 5 - 6 dimana waktu tersebut banyak setan dan jin jahat yang menyesatkan banyak manusia ke tempat-tempat seperti Rog alami
"terimakasih pak dan warga lainnya. Maaf saya telah merepotkan banyak orang" kata Rog dengan sedikit menunduk sebagai permohonan maafnya
"yasudah. Bapak-bapak mari makan. Makanan telah matang!" seru seseorang Ibu
"nah itu mbah meon lestari. masa lu ga ingat tempat warteg yang dekat kontrakan kita dulu. Rog?" kata Ridho
"dia punya saudara atau gimana dho? Kok namanya kembar?" tanya Rog yang mulai penasaran
"Gak tau tapi denger-denger nya mereka gak kembar atau sejenisnya dan emang itu faktor kebetulan aja. Buktikan nama keluarga Mereka berbeda. nah Mbah meon lestari ini juga seorang janda tua yang suaminya telah meninggal karena struk. Kalau mbah meon kusumandi itu punya suami sekaligus anak 2. Mereka buka panti pijat orang tuna netra tapi kabar burung nya sebelum insiden TKP kecelakaan. warga mengira bahwa panti pijat ada plus-plus nya gitu dan setelah disuruduk oleh Truk tempat nya mbah meon kusumandi dan diselidiki juga oleh warga ternyata kabar burung itu hanya fitnah dari seseorang pasutri yang kebetulan juga membuka panti pijat dan kabar nya arwah mbah meon kusumandi bergentayangan karena juga supir truk yang jadi pelaku atas meninggalnya Mbah meon kusumandi dan 30 orang lainnya" kata Ridho menjelaskan
"kok lu bisa tahu?" kata Rog yang juga penasaran
"gua dan warga-warga lainnya yang menolong para korban" kata Ridho
Rog hanya bisa bersyukur bahwa dirinya masih selamat
...----------------...
...BYE...
...----------------...
Author:
Cerita aslinya khusus maljum tapi saya lupa penerbitkan nya untuk malam itu. Wkwkw