The Time To Be Rich | TBR

The Time To Be Rich | TBR
TBR - Jangan ada angkuh di sekolah Ku! (Guru End)



rog lalu menuju kelas XI IPS yang tak jauh dari posisi tangga..


'Huuuhh!! Kayaknya aku harus olaraga lagi' gumam Rog yang ongos-ongosan setelah naik tangga walaupun hanya lantai 2 aja..


Rog mengambil nafas setelah nafas nya sudah teratur dirinya pun menuju Kelas IPS...


Kreeek


Rog pun masuk ke kelas tanpa jebakan atau apapun. Semuanya lancar.


"Pagi Anak-anak. Duduklah" Titah Rog ke murid-murid tersebut..


"pertama. Ketua kelas disini siapa?" Kata Rog


seorang perempuan mengangkat tangan


"Saya Pak" Kata perempuan tersebut..


"katakan siapa nama mu. Nak?" Tanya Rog dengan tersenyum


"Nama saya Adalah Lilis Melia hendra" Kata Lilis


"Baiklah. Silahkan duduk kembali. Lilis" kata Rog dengan lembut..


Rog lalu mengambil spidol yang sudah disediakan dan lalu menuliskan namanya


"Selamat Pagi dan izinkan Bapak perkenalkan diri. Nama Bapak adalah Alexandre Rog Chips. Selama 3 jam kedepan Bapak akan di kelas ini. jika bertanya. Bapak Guru apa. jawabnya bapak adalah Guru BK kalian. Saya akan mengajarkan kalian tentang pengertian hidup yang sesungguhnya sehingga kalian tidak menyepelekan hal ini" Kata Rog


"Bosan. mending tidur aja" kata salah anak lainnya..


Banyak mengatakan hal yang hampir serupa karena mereka menganggap bahwa Rog akan mengajarkan sesuatu tapi pikiran mereka sekarang menganggap hanya omong kosong saja yang dilakukan oleh Rog..


"sepertinya kita sudah mendapatkan contoh. Orang menyepelekan orang lain adalah satu dari bahaya dan wajib kalian hindari dan jauhi. Sesungguhnya Manusia itu diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa dan Esa nya itu menciptakan manusia dari beragam rupa dalam beberapa sifat & sikap" kata Rog


"ada beberapa sikap dan sifat yang kita wajib hindari karena itu adalah hal berbahaya untuk hidup kalian" Kata Rog


1 jam setengah kemudian


Rog telah berkata banyak motivasi dan hal-hal yang wajib dihindari oleh anak didik ny tersebut..


Namun hanya barisan depan dan tengah saja yang mendengarkan nya..


"Saya penasaran. Bagaimana seorang hewan mendapatkan beasiswa? padahal hewan asli saja memiliki otak namun orang menganggap kehadiran saya adalah omong kosong itu adalah hewan paling bodoh. Sikap angkuh nan sombong adalah ciri khas manusia yang sudah menganggap dirinya diatas puncak" Kata Rog sambil berjalan ke barisan belakang..


"Bangun! Bangun! Bangun!" kata Rog dengan mencolek-colek para murid-murid dibarisan belakang..


"Apasih! Kalau mau ngomong didepan.. Ngomong aja sana. Jangan ganggu kami" ungkap Salah satu murid dengan nada sombong


"Baiklah. Kamu boleh tidur. Tapi jawab pertanyaan saya: Sebuah perusahaan penerbangan memiliki 10 pesawat yang beroperasi setiap hari. Setiap pesawat dapat membawa maksimal 250 penumpang. Jika 80% dari kursi pesawat terisi pada setiap penerbangan, berapa jumlah penumpang yang diangkut oleh perusahaan ini dalam satu bulan?" Kata Rog dengan nada tegas


Tampaknya ucapan mereka tidak dipedulikan oleh mereka yang berpura-pura tidur dan hanya menyepelekan Rog sebagai Guru..


'kalian meminta!' gumam Rog


BRAK!


Rog lalu menarik meja-meja tersebut hingga murid-murid yang berpura - pura tidur langsung jatuh mencium lantai dan kesakitan..


"dasar guru sialan! apakah lu gak tahu ini sakit?" umpat salah satu murid yang protes


"teman-teman. BEASISWA memang bisa menjamin seseorang itu pintar namun tidak dengan sikap & sifatnya. Ingat satu hal ini" kata Rog mengatakan kepada murid-murid yang setia mendengarkan nya..


"lebih sakit mana orang menyepelekan diri mu dan menganggap kehadirannya omong kosong. Jika kalian pintar seperti yang di rumor kan. Coba jawablah dan saya akan memberi mu uang 100 ribu untuk kalian!" Kata Rog dengan Nada tegas


"Cih 100 rb? Miskin sekali!" kata salah satu murid lainnya


"semiskin saya. Tapi saya tidak bersekolah dengan beasiswa" kata Rog dengan nada menyindir..


Dan terbukti sindiran itu langsung menusuk hati para murid-murid angkuh tersebut..


"kalian bisa kerjakan atau jika tidak. Setidaknya dengarkan saja ucapan saya" Kata Rog nada tegas


Setelah itu Rog memberikan tugas kepada murid-murid. tugas yang diberikan memang gampang akan tetapi mereka akan perang emosional dalam diri mereka


"cih soal kayak gini gampang kenapa harus diberikan kepada anak kelas 11 seperti kita? anak SD pun bisa jawab. Hahaha" Kata murid barisan belakang yang diikuti gelak tawa dari barisan belakang..


"diam dan kerjakan" Kata Rog dengan tegas..


Rog sudah mendapatkan informasi untuk gedung timur yang full anak beasiswa dan salah satunya kelas 11 IPS ini. Tidak sulit bagi Rog mematikan beasiswa mereka


1 jam kemudian (lagi)


"Yang sudah selesai. Silahkan taruh di meja saya" kata Rog


sontak saja semua murid-murid langsung menuju meja Rog lalu menaruhkan buku-buku mereka kecuali barisan belakang yang seperti enggan untuk melangkah kedepan..


"Oi bodoh. daripada lu diam kayak ayam sakit. nih buku lu kasih ke Guru sialan itu" kata Salah satu murid di belakang..


"Ba--baikh-baiklah" kata murid berkacamata itu dengan ketakutan..


Rog yang melihat itu langsung berdiri


"Duduk" titah Rog kepada murid berkacamata


"adakah saya menyuruh Teddy membawa hasil tugas kalian? (teddy murid sih berkacamata)" Tanya Rog dengan mata yang tajam


"tindakkan kalian adalah hal paling bodoh yang pernah saya lihat. bawa buku kalian masing-masing ke MEJA saya atau kalian saya adukan ke Staff Adminstrasi untuk mencabut beasiswa kalian.. Jangan perpikir ancaman saya hanya bualan sialan kalian!" Kata Rog dengan nada ancaman


"Cih. Dasar guru cepu. Najis" kata murid perempuan barisan belakang itu dengan nada sinis


pada akhirnya mereka membawa buku mereka ke meja


"2 jam setengah saya disini. Ternyata sudah ada contoh kehidupan yang bisa kalian lihat sekarang juga" Kata Rog


"seperti yang saya katakan dan ingat ini. Hati-hati lah kalian dalam memperlakukan seseorang yang baru kalian kenal karena First impression itu penting. Kesan pertama kalian dari pandangan orang lain itu dibutuhkan untuk kalian lakukan dengan sebaik-baiknya mungkin" kata Rog dengan duduk di kursinya..


Rog lebih memilih murid-murid berandalan karena menguras fisik daripada harus menguras mental untuk mengajari murid-murid modelan angkuh ini..


1 Bulan Kemudian ( Time Skip. Karena mereka hanya NPC untuk cerita ini)


Sekolah tempat Rog mengajar kini telah mempersiapkan sesuatu yang besar. Contohnya sekolah itu kedatangan 1 kompi militer dengan berpakaian lengkap serta senjata dan para orang tua murid seluruhnya telah datang..


2 jam kemudian


Jessica. Semua wali murid telah mengetahui siapa perempuan yang menaiki podium tersebut..


"Terimakasih Bapak - Ibu Yang telah meluangkan waktu nya untuk acara penting sekolah ini. Pertama-tama Terimakasih dan yang terhormat kepada Yang Mulia Raja. Haryo Suryo Prabumulih Zalvis XIV (14) dan semoga Tuhan menyertai Keluarga Raja dalam sehat walfiat. Dan Yang terhormat Bapak Letnan Satu Rifai Ahmad Putera dan beserta ucapan terimakasih kepada bapak - bapak tentara yang setia melindungi Rakyat dalam tidur mereka tenang dan Kerajaan" Kata Jessica membuka pidato nya..


Di dalam Kerajaan Indonesia. ada sebuah undang-undang tentang pidato. Dimana Raja dan Tentara Kerajaan Indonesia - TAKI harus disebutkan sebagai pembuka sebuah pidato. Undang-undang itu didasari untuk tidak melupakan bahwa Tentara Bekerja untuk melindungi mereka dari tidur nya mereka yang lelap namun dalam kelelapan tidur juga ada yang menjaga mereka dengan nyawa mereka.. Dan Raja Adalah pemimpin Kerajaan dan negara. Seluruh wilayah Indonesia dahulunya di jajah kini dikuasai dan diperintahkan oleh Raja Firdaus..untuk mengingat Peran Raja dalam masyarakat tidak dilupakan maka perlu disebutkan Raja karena Raja Firdaus lah berjasa atas pembebasan Rakyat dari belenggu Penjajahan..


Jessica lalu menjelaskan banyak hal. tentang akan adanya renovasi sekolah dan Gedung Timur atau gedung Beasiswa akan di hancur dan juga pemberitahuan kalau sekolah tersebut tidak lagi dibawah naungan Universitas Yale Internasional - UYI dan kini. Sekolah ini berada di naungan AFI Bank yang kebetulan pemimpin sekaligus pemilik dari AFI Bank serta Jendral ⭐ 1 adalah orang sama. Mari kita sambut. Bapak Alexandre Rog Chips!" Seru Jessica


Semua orang beberapa terdiam namune sebuah tepukan terdengar dari guru-guru setelah Nama Rog disebutkan..


Rog lalu menaiki atas podium lalu dan mengambil alih mic


"Terimakasih. Bu Jessica" Kata Rog


Rog lalu membuka pidato dengan hal yang serupa seperti jessica lakukan..


"Dan saya juga berterimakasih kepada guru-guru yang telah mensupport saya sebagai Guru BK sementara selama 1 bulan penuh ini. 1 selama bulan penuh ini saya mendapatkan Banyak murid-murid yang tidak dapat saya expressikan dalam bentuk kata-kata.. murid-murid yang telah temui itu adalah cerminan dari para wali murid. Sombong. Kikir. Angkuh. Dan masih banyak hal lainnya. Sungguh saya sulit mengatakan hal ini namun ini lah yang saya temukan. saya perpikir Sekolah adalah tempat murid-murid menimba ilmu bukan membawa rokok dalam kelas. Saya perpikir bahwa seorang beasiswa adalah murid teladan dan pintar namun saya menyadari bahwa Beasiswa mereka hanya menyatakan bahwa mereka pintar dan prestasi namun tidak dengan akhlak Mulia dan sikapnya jauh dari kata seorang yang pintar dalam akademik.. Saya juga perpikir bahwa murid-murid hanya nilai-nilai nya biasa aja namun bagi saya itu adalah terbaik.. Karena murid-murid ini adalah keseimbangan dalam eko sistem kelas" Kata Rog dengan panjang lebar


Lalu Jessica memberi perintah untuk menurunkan layar yang dimana berisikan nama-nama yang telah dikeluarkan secara Resmi oleh Sekolah dengan attidude dan serta bukti-bukti untuk mengkuatkan tindakannya tersebut..


"layar sebelah kiri. Adalah nama-nama siswa - siswi beasiswa prestasi. mengapa saya keluarkan mereka? Pertama.. Mereka adalah sombong dan angkuh.. Menganggap diri mereka telah pintar namun mereka hanya sekelompok orang bodoh dan menyepelekan orang lain. serta saya juga menemukan 70% beasiswa prestasi ternyata adalah orang berpenghasilan 5 - 10 Juta keatas bekerja di perusahaan terkenal dan jabatan yang cukup stabil membuat sasaran beasiswa prestasi ini tidak tepat. Dan juga sebagian nama-nama ini tidak menunjukkan karakteristik seorang siswa & siswi terpelajar. Mereka menganggap bahwa cukup belajar saja namun melupakan etika dan sikap dalam memberikan kesan kepada orang lain tentang diri mereka sendiri" Kata Rog lalu menjelaskan nama-nama di layar sebelah kiri..


Rog lalu minum Air sejenak lalu dirinya beralih ke layar sebelah kanan nya..


"Nama-nama ini yang akan dikeluarkan. serupa dengan alasan sebelumnya. Namun nama-nama ini pembuat onar dan lebih-lebih nya lagi orang tua dari murid-murid ini seakan tuli dan buta dengan apa yang dilakukan oleh anak-anak mereka.. 30% bullying terhadap siswa - siswi beasiswa tak jarang juga mereka memalaki uang murid-murid dari gedung Timur. Entah mengapa saya melihat kasus pertama ini adalah lucu. orang tua dari murid-murid tersebut adalah orang kaya dengan kekayaan 1 miliar keatas namun mereka meminta kepada murid-murid beasiswa prestasi yang murid-murid itu anggap murid miskin namun murid kaya raya memalaki nya.. bukankah ini lucu? Hahaha" Kata Rog dengan tak lupa untuk tertawa..


Guru-Guru Dan wali murid Beasiswa Prestasi juga ikutan tertawa sebagai bentuk ekspresi mereka untuk menjatuhkan harga diri dari wali murid kaya raya tersebut..


Beberapa wali murid yang kaya raya terlihat gelap diwajah mereka semua dan seakan tak terima dengan penghinaan yang didapat namun mereka tak dapat melakukan apapun


"70% dari kasus ini adalah. ancaman kepada guru-guru. Kenyamanan sekolah berkurang. Dan nama murid yang paling atas dalam daftar ini pernah berkata kepada seorang Guru bahwa Aku bisa menutup sekolah atau membuat mu dipecat dari sekolah ini jika aku mau. jika kamu tidak mau menunduk di kaki ku maka lakukanlah !" Kata Rog dengan tegas mengulangi perkataan murid tersebut..


"dan bayangkanlah seorang Guru yang sedang hamil tanpa sengaja menabrak murid tersebut lalu mereka meminta Guru hamil tersebut menunduk. ini adalah paling gila yang kalian dengarkan begitu juga saya.. Namun beruntung. Guru hamil ini diselamatkan oleh Guru lainnya. yaitu Guru Matematika kita tercinta. Beliau adalah Bapak Tanto Reno Marsudi. beliau selain Guru matematika juga memiliki kuasa dari perguruan silat se-Indonesia. Dengan kuasa dan ilmunya. bapak Reno memilih menjadi Guru dan selalu menolong guru-guru yang kesusahan dalam menghadapi anak-anak murid nakal tersebut. Terimakasih Bapak Reno" kata Rog dengan tegas dalam memperkenalkan Guru matematika sekolah tersebut...


"Terimakasih. Terimakasih. Terimakasih" Kata Pak Reno dengan sedikit membungkuk sebagai bentuk hormatnya kepada hadiran..


Dan lagi-lagi wali murid yang melakukan untuk seorang Guru yang hamil untuk menunduk di kaki hanya bisa memasang beton di kuping nya tebal-tebal untuk menghindari cibiran dan suara panas dalam hal memalukan ini..


Rog lalu menjelaskan bahwa sebagian besar juga anak-anak murid itu melakukan aksi tawuran dan lainnya bahkan ada yang setingkat kasus kriminalitas yang dapat dipenjarakan dan sekolah tak kuasa akan hal tersebut..


"Dan saya tegas kan kembali kepada kalian semua! Wali Murid. Murid-murid. Dan para Guru-guru sekalian. Jangan Pernah sombong. Angkuh atau bertingkah kalau diri anda tinggi karena tindakkan sejenis itu tidak akan kata Toleransi untuk hal tersebut. Jika saya melihat atau mendengar kasus serupa yang anda lihat dan dengar saat ini.. maka jalan satu-satunya adalah Di keluarkan secara tidak hormat dan nama anak anda tidak akan saya masukkan sebgai Murid yang tak direkomendasikan sehingga Seluruh se-Kerajaan Indonesia tidak akan menerima anda! anda mau membawa anak untuk belajar di luar negeri? Sayangnya. Itu tidak akan juga berlaku. mulai dari sini. Bersikap lah seperti manusia yang memperlakukan manusia bukan manusia memperlakukan manusia lain sebagai manusia atau sesuatu yang rendah dari itu" Kata Rog


"Sekolah ini bukan milik Investor atau tangan-tangan orang tua kalian! ingat sekali lagi. Sekolah ini Milik saya. AFI Bank adalah jembatan perantara Saya dan Sekolah. Bu Jessica adalah kepala Sekolah sekaligus eksekutor untuk menjalankan sekolah ini dengan baik. Guru-Guru sekolah ini sebagai kuping dan mata saya. Mereka akan melaporkan apabila ada tindakan yang di luar batas. NO Bully. Karena ini bukan sekolah anda.. Jangan merendahkan orang lain. Karena anda juga manusia yang sama tercipta dari tanah yang sama" Kata Rog


"dan Ya. Wali-wali murid di daftar list ini bisnis mereka akan di hancurkan oleh Saya selaku AFI Bank. Saya terkejut bahwa orang tua mereka miliki bisnis yang sepenuhnya didanai oleh AFI Bank yang saya pimpin dan saya miliki ini. Terimakasih" kata Rog


pidato Rog yang berlangsung hampir 2 jam ini menerima tepukan tangan meriah dari para Guru dan wali murid Beasiswa Prestasi.. Hanya beberapa wali murid prestasi & orang kaya karena anak-anak mereka di keluarkan bahkan orang tua murid kaya sekarang juga dimiskinkan oleh Pemilik AFI Bank!


'dasar anak sialan tak tahu di untung!' gumam salah satu orang tua yang kaya raya itu sedang menahan emosi marahnya karena dirinya miskin disebabkan oleh Anak mereka


......................


...BYE ...


......................


Kata: 2.3K


Ini adalah bab terbesar sebagai penutup series Guru


Selanjutnya adalah plot yang baru. Kira-kira apa yang akan hadapkan oleh Rog?


Yuk ikuti Novel ini terus!


Btw kalau mau mendukung kepada sebagai author Novel ini bisa melalui untuk menonton iklan (tanpa skip) atau



Atau bisa berikan uang receh kalian kepada saya melalui Gopay dengan nomor & nama yang sesuai di gambar diatas


(Jujur. Saya belum bisa menerima sedikit keuntungan dari NovelToon. jadi mohon bantuan kalian! 🙏)


^^^Terimakasih ^^^