The Time To Be Rich | TBR

The Time To Be Rich | TBR
TBR - Siapa Pria Tua yang Tampan ini?



"Silahkan Tuan. dipilih mana yang sekira anda cocok untuk anda" kata Karyawati tersebut..


terdapat 20 baju yang di bagi menjadi 4 dan tersapat banyak warna-warni Jas yang umum digemari oleh banyak pemilik Perusahaan..


"Aku mau yang ini dua set. dan yang ini 2 set juga" Kata Rog dengan pilihannya jatuh kepada Warna Hitam dengan dasi Putih dan sebaliknya..


"Tuan. Apakah anda ingin mencobanya?" Tanya Karyawati dengan sopan


"berikan satu saja untuk ku coba selebihnya bungkus saja" Kata Rog yang setuju akan saran karyawati tersebut.


Rog mengambil Jas berwarna hitam serta mengambil sunglasses dari yang ia dapat dekat Ruang ganti baju...


...


...


Sssrreet(Suara hordeng tergeser)..


Seorang Pria berusia 45 tahun itu keluar dengan penampilan barunya tersebut dan membuat karyawati yang menemaninya tak dapat berkata-kata sedikitpun...


"Nona. Bagaimana penampilan saya?" Tanya Rog dengan Tenang dan berwibawa..


"Anda sungguh tampan. Tuan" Kata Karyawati itu dengan jujur


'Aku Pria Tua berusia 45 tahun dibilang tampan oleh Gadis berumur 20 tahun? hmm.. jangan bercanda' Gumam Rog yang tak mempercayai apa yang dikatakan oleh karyawati tersebut..


Rog menuju sebuah kaca besar yang tepat berada di dekat Ruang Ganti dan alangkah terkejut melihat sesosok didalam kaca tersebut..


"Hohoho. siapa pria tampan ini? apakah diriku?" Kata Rog yang setengah terkejut karena tak percaya bahwa hanya dengan penampilan yang sedikit diubah membuat ketampanan tiba-tiba muncul..



beginilah visual Rog. Pria berusia 45 tahun namun tibuh layaknya kaum muda)..


"Aku mau ini dan yang bungkus lainnya. jadi totalnya berapa?" Tanya Rog dengan santai


Dengan uang 2 Miliar tidak sulit bagi dirinya memakai pakaian yang formal ala kantoran agar orang lain melihat dirinya sebagai Pria yang berwibawa dan Tegas dalam Bisnis dan Kehidupan...


"Mari Saya menghitung belanjaan anda di kasir. Tuan" Kata Karyawati tersebut..


"Siapa pria tua tampan ini? bukankah itu keterlaluan?" Tanya seorang wanita yang terpanah akan ketampanan Rog..


"kamu benar. Ketampanan ternyata tidak mengenal umur yah" Kata wanita 2..


Semua orang Terkejut sekaligus kagum akan tampannya Rog seakan awet bagi mereka..


"Silahkan" Kata Rog dengan mencabut tag price dari belakang lehernya..


Tek


tak


tek


tak(Karyawati itu mengetik dan mengkalkulasi kan harga di mesin kasir)..


"per 1 set adalah seharga Sebesar


Rp: 2.700.000(Rp: 2 Juta 700 Ribu. 2.7Jt).. jadi total harga keseluruhan nya adalah Rp:10.800.000 (Rp: 10 Juta 800 Ribu. 10.8Jt). Metode pembayarannya. Tuan?" Tanya Karyawati dengan jujur menjumlahkan harga sesuai price tag..


Rog terkejut mendengar harga yang sampai 10 juta 800 ribu hanya untuk 4 setelan Pakaian


[Tuan. Toko yang anda masuki adalah tokoh Gucci sehingga harga sesuai dengan pada kualitas yang dijual] Kata Sistem memberi tahu..


'Pantas saja mahal. 10.8 Juta lumayan bagi ku hidup bisa sampai 2 atau 3 tahun kalau di irit-irit kan' gumam Rog


"Tuan? Tuan? maaf sebelumnya. dengan metode apa anda membayar?" Tanya Karyawati yang melihat Rog tampak bagaikan patung..


"Ahh Maaf saya melamun. bisakah pakai Kartu Debit ERTA Bank?" Tanya Rog dengan menunjukkan Kartunya


"Tentu Tuan" Kata Karyawati itu dengan tersenyum


Rog menyerahkan kartu tersebut lalu karyawati itu menerima dan segera memasukkan ke mesin EDC ATM untuk melakukan proses pembayarann..


[TING! Pembayaran Anda Sebesar 10.800.000 Telah Berhasil! Kami harap anda datang Kembali!] suara tiba-tiba muncul dari mesin EDC..


Karyawati itu tak lupa mengembalikan Kartu beserta struk belanja agar menjaminkan kepada pelanggan bahwa apa yang mereka beli ada sebuah keaslian..


"Terimakasih Telah Berbelanja di Gucci Shop Cabang Jakarta. Puri Indah Mall. Semoga Anda sehat selalu. Tuan Pelanggan!" Kata Karyawati dengan sedikit membungkuk Hormat..


Sedangkan Rog berjalan dengan menentengkan Belanjaan yang berlogo Gucci dan orang melihatnya pun tahu kalau Rog baru saja keluar dari toko yang menurut strata sosial kebawah melihatnya sebagai toko mewah...


...----------------...


...BYE ...


...----------------...