The Strongest Cultivator In The Universe

The Strongest Cultivator In The Universe
34. Satu Serangan



Setelah sejam kedua kubu itu bertarung kubu dari Klan Qi Ling tampak sudah sangat kelelahan.


Awal ceritanya mereka ingin mencari ramuan untuk disuling menjadi Pill Kultivasi, Qi Ling mendengar kabar kalau di hutan kabut ada ramuan langka yg bisa meningkatkan basis Kultivasi, lalu dia meminta Master Kong untuk menemaninya mencari ramuan tersebut.


Saat sampai ke kedalaman hutan mereka bertemu hewan roh Singa Bersayap Biru dan bawahannya,


Kelompok itu bertarung melawan bawahan Singa Bersayap Biru mereka berhasil melukai salah satu bawahan Singa Bersayap Biru, Singa Bersayap Biru melihat mereka melukai bawahannya sangat marah dan mulai menyerang mereka.


Serangan dari Singa Bersayap Biru itu membuat salah satu orang dari Klan Qi mati, empat dari mereka juga tak kalah menyedihkan mereka terluka parah.


Kembali ke saat ini


Melihat pertarungan yg tak seimbang itu Master Kong menyuruh untuk berkumpul.


"Qi Ling, kau dan yg lainnnya telan Pill ini. Ini akan mengisi Qi kalian yang hilang dengan cepat." Master Kong tersebut memberikan Pill pada Qi Ling lalu dia juga menelan Pill yg serupa.


Saat ini adalah titik kritis mereka jika tidak bisa mengalahkan hewan Roh Singa Bersayap Biru tersebut mereka akan mati. Mereka sudah mencoba melarikan diri tapi kecepatan Singa Bersayap Biru tersebut sangatlah cepat!


Mereka membentuk pertahanan dan menyerang bawahan Singa Bersayap Biru dan bertahan dari serangan Singa Bersayap Biru, "Aku tak ingin mati di sini. Aku masih ingin menikah," Ucap salah Seorang dari Klan Qi yg putus asa.


"Jika kamu tak mau mati maka bertahanlah sekuat tenaga mu" Balas Qi Ling


Slashh...


Kejadian di depan mereka membuat mereka tercengang lantaran seluruh bawahan Singa Bersayap Biru langsung terpotong-potong seperti kue. Mereka mengedarkan pandangan mereka tapi tak bisa melihat siapapun.


Mereka tak ingin lengah walaupun seluruh Bawahan Singa Bersayap Biru sudah terbunuh, bagaimana jika manusia? Tidak mungkin orang yg terkena tebasan itu masih bisa hidup.


"Kalian terlihat sangat menyedikan, kalian bahkan tidak bisa mengalahkan sekelompok semut ini" Ucap Jin sambil mengejek.


Serempak sekelompok orang tersebut melihat ke arah suarah itu, mereka mendapati seorang pemuda tampan dengan baju yg sangat elegan, wajahnya yg tersenyum mengejek kepada mereka.


"Kau... Jangan meremehkan kami, kami bisa menghadapi hewan roh ini sendirian tanpa perlu bantuan mu!" bentak Qi Ling dia memakai artefak pelindung. Qi Ling langsung mengenali Jin saat dia melihat Jin.


Master Kong yg sudah melintas di dunia Kultivator sudah merakan pahit manisnya kehidupan, itu tak marah tapi menghentikan Qi Ling itu dan dia maju sambil memberi salam


"Sebelumnya terimakasih atas bantuannya, jika tidak kami khawatir kemungkinannya kami tidak akan selamat." Master Kong menangkupkan tinjunya lalu melanjutkan berbicara, "Aku Master Kong dari Master Alkemis dari Klan Qi, boleh aku tau nama junior?"


Wajar saja jika Master Kong tidak tahu nama Jin karna saat turnamen Alkemis dia tidak hadir di turnamen Alkemis di Paviliun Surga Obat.


"Kau ingin tahu nama ku?." Ucap Jin sombong


"Wii boca jaga sikap mu, Master Kong nama pemuda arogan itu Jin, dia menyuling Pill yg mempunyai corak, waktu turnamen Alkemis di Paviliun Surga Obat" Ucap Qi Ling yg tidak suka dengan sikap Jin.


Master Kong yg mendengar ucapan Qi Ling kalau Jin dapat membuat Pill yg memiliki corak sangat kaget, sepengetahuannya Pill yg mempunyai corak itu Pill yg hanya ada dalam Lagenda Pill tahap 10, yg bahkan dia ataupun Guruhnya saja tidak dapat membuatnya


Master Kong lalu menangkupkan tinjunya lebih hormat pada Jin, "Maaf senior atas kelancaran junior ini" Ucap Master Kong, dia tahu di dalam profesi di bidang apapun mereka yg mencapai sesuatu yg mustahil di bidang yg mereka lakoni maka mereka akan berada di atas orang tersebut, mereka akan memanggil orang tersebut dengan sebutan Senior karena itu terdengar lebih sopan.


Karna meman pemahaman Alkemis Jin sudah sangat tinggi bahkan orang-orang dunia atas tak bisa mencapainya.


Tapi hari ini kejadian sangat langka terjadi di depan matanya, pasalnya Master Kong merupakan salah satu Alkemis terbaik di Kekaisaran Han jadi dia tidak akan mau menangkupkan tinjunya dengan hormat pada orang lain bahkan kepada Patrick dan Leluhur Klan Qi tapi hari ini Qi Ling melihat kejadian langka tersebut


"Master ini...in" Ucap Qi Ling terputus karena di ****** oleh Master Kong


"Qi Ling mana sopan santun mu, seseorang yang dapat meramu Pill tahap 10 itu sudah merupakan pencapaian yang luar biasa, tingkatan di profesi Alkemis sudah sangat tinggi, jika tidak memanggilnya Senior lalu apa?" Ucap Master Kong dengan menjelaskan


"Bukankah itu hanya Pill tahap 10? Bahkan jika Master Kong mau pasti bisa membuatnya" Balasnya dengan jawaban yang bodoh.


"Dasar bodoh kau terlalu meninggikan ku, bahkan sampai aku matipun aku tidak akan bisa meramu Pill tahap 10 bahkan guruh ku pun tidak akan bisa" Ucap Master Kong menjelaskan.


Jin yg mendengar percakapan kedua orang tersebut lalu angkat suara "Hai kalian masih mau bercakap-cakap lebih baik lakukan nanti, jika kalian masih mau hidup di depan boss hewan roh itu, dia sudah mau menyerang"


Singa Bersayap Biru melesat dengan cepat menuju ke arah mereka, Qi Ling dan orang-orang dari Klan Qi terlihat sangat ketakutan.


Master Kong mulai ragu untuk menghadapi Singa Bersayap Biru, berbeda dengan Jin, dia tidak takut justru dia memancarkan sinar mengesankan dari matanya, artinya sifat maniak Petarung sudah keluar.


"Lihat diri kalian terlihat sangat menyedikan, kalian hadapi sisa hewan roh itu biarkan aku saja yang melawan Singa Bersayap Biru yg sedang kemari" Ucap Jin meremekan anggota Klan Qi, lalu dia tertawa lalu menerjang dengan sembrono ke arah Singa Bersayap Biru.


Orang lain akan menggangapnya gila atau arogan tapi bagi Master Kong mengetahui kekuatan milik Jin bukan kaleng-kaleng, dia bisa mengalahkan Singa Bersayap Biru itu sendirian.


Yah memang Jin akan mudah untuk mengalahkan Singa Bersayap Biru itu sendirian, Jika ada yang mengetahui Tingkat basis Ranah milik Jin akan membuat mereka ketakutan dan menyebutnya Raja dari para Moster.


Saat Singa Bersayap Biru yg terbang sudah sampai di area jangkauan serangan, Jin mengangkat lengannya dan memukul kepala Singa Bersayap Biru dengan keras dengan hanya mengunakan 40% kekuatan Fisik puncak.


Boooommm...


Saat pukul itu mendarat di kepala Singa Bersayap Biru itu langsung melesat ke tanah dan membuat tanah retak dan tergali hingga sedalam beberapa meter kebawah, kepala dari Singa Bersayap Biru sudah hilang, kejadian tersebut membuat kelompok Klan Qi tercengang dan menjatuhkan rahang mereka ke tanah.


"Ba... bagaimana bisa dia mengalahkan hewan roh yg berada pada tingkat 8, sedangkan dia hanya berada pada Ranah Pendekar Langit tahap 1!" Ucap sala seorang dari Klan Qi berbicara dengan tergagap melihat kekuatan Jin.


Yang lainnya berkeringat dingin saat melihat kejadian tersebut, Qi Ling sampai terduduk saat melihat kejadian tersebut.


Kelompok Klan Qi hanya bisa menebak-nebak Ranah milik Jin karena bisa mengalahkan Singa Bersayap Biru dengan mudah. Mereka saja yg masih melawan sisa bawahan Singa Bersayap Biru saja sudah sangat kesusahan bagaimana dengan Singa Bersayap Biru ini? Mungkin mereka semua mati.


"Inti dan daging hewan roh dari Singa Bersayap Biru ini pasti sangat mahal, belum lagi tulangnya sagat keras, ini sangat baik untuk kultivator yang mengkonsumsinya!" Salah satu anggota Klan Qi berkata dengan senang, namun di balik kesenangannya dia segera ingat bahwa yang membunuh Singa Bersayap Biru ini adalah Jin.


"Kalian jaga sopan santun kalian, yg mengalahkan hewan roh ini Senior, jadi terserah Senior mau apakan mayat Singa Bersayap Biru ini" Ucap Master Kong mengingatkan mereka.


"Tak usah ribut, Master Kong kau saja yg putukan mau di apakah mayat Singa Bersayap Biru ini" Ucap Jin tidak peduli.


"Ta...tapi senior Singa Bersayap Biru ini dibunuh olehmu," ucap Master Kong dengan bingung.


Jin menatap Master Kong lalu berkata dengan riang seperti biasanya, "Ambil saja aku tidak membutuhkannya."


Kata-kata ini membuat kelompok Klan Qi diam-diam senang,


"Terima kasih Senior, aku akan membagikannya saat kita sampai di Klan" Ucap Master Kong yg berterima kasih pada Jin lalu memasukkan tubuh Singa Bersayap Biru ke dalam Cincin Penyimpanan.