
Tak Lama Qi Ling juga telah selesai menyuling Pil dan meyerahkannya kepada manager Zhan dan kembali ke Ruang tunggunya.
Dan di lanjutkan pada peserta lain.
Sekarang tersisa 3 peserta yang masih menyuling Pill dan Waktu yang tersisa juga kurang dari 10 menit.
"Kringg...Kringg.." Terdengar bunyi lonceng dari barisan ke 10 yang tak lain adalah Jin.
Jin perlahan berdiri dan berjalan Ke arah Manager Zhan. Pill yang ia buat berwarna Putih Bersih. dan tidak ada aroma yang keluar dari Pill yg Jin buat.
Manager Zhan yg melihat itu mengerutkan kening, dia lalu melihat Jin dan berkata "Anak muda apakah Kau sedang mempermainkan ku? Apa ini masih bisa di sebut Pill.Tidak ada aroma dam Energi kehidupan di dalam Pill yang kau buat" Ucap manager Zhan sambil menunjuk Pill yang Jin pegang.
Jin yg mendengarkan ucapan maneger Zhan malah mengerutkan keningnya, Jin tidak habis pikir maneger Zhan tidak memahami pemurnian Pill, Pill ditangannya belum di murnikan.
Lalu Jin memurnikan Pill yg ada di tangannya. Perlahan-lahan kulit Pill berwarna putih Itu terkelupas, tadinya warna putih bersih sekatang berubah menjadi warna emas dengan corak awan di Pillnya, Aroma Dari Pill tersebut menyebar luas Ke seluruh Paviliun.
Pill tersebut penuh dengan energi kehidupan yang membuat semua orang disana sangat nyaman, bahkan manager Zhan tidak terkecuali.
"Manager Zhan, Tolong nilai Pill ku sekarang." Ucap Jin yang memecah lamunan dari Manager Zhan.
Manager Zhan yang tersadar dari lamunannya merasa malu, kemudian mulai menilai Pill yang telah Jin buat.
Setelah beberapa saat Tangan Manager Zhan bergetar hebat sambil berteriak "Ini...INI Pill Emas dengan corak di Pill. Ini Pill yg hanya ada di Legenda!!!"
Mendengar Pernyataan dari Manager Zhan, seisi Paviliun langsung bergema.
"Apa!!" Teriak seluruh Penonton yang hadir disana.
"Pil Emas yg memiliki corak pada Pill? kau pasti bercanda." Ucap salah satu penonton A tak percaya.
"Pil Emas yg memiliki corak pada Pill. merupakan Pill yg hanya ada dalam Lagenda dan itu di Pill tingkat tinggi yang keberadaannya sudah hilang dari dunia ini, bagaimana anak muda sepertinya bisa menyuling Pill tersebut." Para peserta juga tidak mau percaya.
"Untuk membuat Pill Emas Penyembuhan tingkat Langit yg memiliki corak pada Pill itu di tahap 10 dan di butuhkan paling minim seorang Alkemis yg sudah melampaui tingkat Grandmaster. dan juga keberadaan Alkemis yg melampaui tingkat Grandaster di dunia sudah tidak ada, Aku telah mengenal beberapa tokoh Alkemis yg terkenal tapi tak pernah mendengar namanya. Juga usia pria ini sangat muda, sungguh mustahil untuknya mencapai Alkemis di tingkat ini di usianya yg masi mudah" Ucap Tuan Hun Ge Ikut berkata, dia orang yang berpengetahuan yg luas, ia langsung tahu Pill yg di buat oleh Jin.
"Bahkan seorang Alkemis Grandmaster saja sangat sulit untuk mencapai level selanjutnya dari tingkat Grandmaster." Ucap Tuan Hun Ge menjelaskan.
Semua orang yang mendengar penjelasan dari Tuan Hun Ge langsung mengangguk-angguk kepala tanda setuju dengan pendapat terakhir dari Tuan Hun Ge.
"Dasar orang-orang awam, jika kalian tidak percaya aku akan menyuling kembali Pill seperti ini? Buka mata kalian dan lihat baik-baik orang-orang awam" Ucap Jin yg merasa kesal karena mereka tak percaya kalau dia yg menyuling Pill tersebut.
Lalu Jin berjalan kembali ke arah Tungku Pill, dia mulai menyuling Pill seperti tadi, tapi Jin melakukannya dengan sangat cepat.
Jin mengeluarkan Api Neraka dari tangannya kemudian mengarahkan Api tersebut ke dalam tungku, setelah itu terlihat bahan bahan yang tadi di masukan oleh Jin mulai meleleh dan cairannya terbang di atas tungku. Api Neraka Perlahan-lahan mulai proses penyatuan dari bahan Pill.
Setelah terbentuk Pillnya, Jin meneteskan sedikit qi murninya, terlihat sebuah Pill berwarna Emas dengan corak awan di Pillnya, sama seperti tadi aroma yang keluar dari Pil tersebut sangat harum.
Seluruh proses penyulingan tersebut terjadi dengan sangat cepat dan singkat, Semua orang di sana tercengang melihat Proses Alkimia yang sangat mengagumkan. Diam-diam semua orang bergidik ngeri melihat hal itu terjadi.
Hanya 10 menit, Dia berhasil membuat Pill yg ada dalam Lagenda itu hanya dalam waktu 10 menit saja? bukankah itu terlalu tidak masuk akal. Semua orang tercengang melihat serangkaian kejadian tersebut.
Semua orang tercengang Jin hanya terkekeh pelan dan menatap mereka semua."Sekarang kalian percayakan? Pil ini memang buatanku, Kenapa sekarang kalian hanya diam saja seperti orang bodoh." Ucap Jin yg mengejek.
"Orang-orang awam seperti kalian mana bisa mengerti Alkimia dengan Baik, Pill tahap 9 adalah batasan yg bisa kalian Alkemis benua ini buat, saja sudah sangat bangga, bersikap sombong dengan hanya Pill tahap 9? bukankah kalian terlalu besar kepala?" Ucap Jin yang terus menerus memprovokasi semua orang.
"Nak, bukankah ucapan mu itu sudah keterlaluan? meskipun kau orang jenius dalam Alkimia, bersikap sombong itu ada batasnya." Seorang Pria tua dengan rambut putih di bangku penonton menatap Jin dengan penuh amarah.
Orang itu bernama Long Tian pria yg kelihatan berumur 50 tahun tapi Jin tahu kalau Umurnya yg sebenarnya sudah 1000 tahun, karna bagi Kultivator untuk naik ke tingkatan memerlukan usaha bertahun-tahun untuk menerobos tingkatan. Dia juga memiliki basis Kultivasi di tingkat Pendekar Surga tahap 7.
Dia juga orang yang paling banyak bicara dan menghina Jin, Jin yg kesal melihat itu langsung menekannya dengan basis kultivasinya di tingkat Pendekar Berlian Tahap 9.
Pria tua yg mendapatkan tekanan itu memintakan darah dari mulutnya karna jauhnya tingkat Kultivasinya antara mereka, pria tua itu tertegun karna selain jenius Alkemis dia terjata juga seorang yg jenius di basis Kultivasi,, bukan jenius tapi Monster.
"Sial aku tak bisa bersikap sombong, aku bisa mati jika dia berencana untuk membunuh ku" Batin Long Tian yg terdiam begitu tekanan Aurah Kultivasi menghilang.
"Hanya seorang semut beraninya banyak bacot di depanku." Ucap Jin kemudian mengeluarkan Aura penindasan di Kultivator tingkat Pendekar Surga tahap 5 kepada seluruh penonton, parah staaf dan meneger Zhan juga orang-orang yg memiliki basis Kultivasi di tingkat Pendekar Roh sampai tingkat Pendekar Langit Tahap 3.
Paviliun Surga Obat bergetar hebat setelah mengalami penindasan yang dikeluarkan Oleh Jin. Tembok Paviliun mulai retak satu persatu di ikuti getaran yang terjadi di atas tanah.
Long Tian tahu bahwa penindasan ini bukan basis Kultivasi sebenarnya dari Jin. Keketika seluruh orang yang berada di Paviliun satu persatu pingsan tak kuat menahan Aura dari milik Jin, dan yg tak pinsan memintakan darah dari mulutnya. Bahkan Manager Zhan yang berada di Ranah Pendekar Langit tahap 9 mengalami sakit yang luar biasa di dadanya lalu memintakan darah.
Hanya Long Yi yang dapat menahan Aura dari milik Jin tersebut karna Long Tian melindunginya, long Tian tidak mengalami penindasan dikarenakan Jin menurunkan basis Kultivasinya di tingkat Pendekar Surga Tahap 5. Long Tian menatap Jin tak suka, karena Aurah penindasan milik Jin juga hampir mengenai Long Yi, jika dia telat sedikit Long Yi akan pinsan atau muntah darah.
Melihat Ekspresi tak suka di wajah Tua Long Tian tersebut Jin hanya tersenyum sinis dan berkata, "Ada apa pak tua? Kenapa kau menatapku dengan tatapan tak suka" Ucap Jin
"Pak tua Kau memiliki kau memiliki 2 tahap diatas ku, tapi Kau bahkan tak bisa menekan ku dengan aura mu. Kau sunggu seperti orang bodoh saja" Ucap Jin berpura-pura lemah dan tertawa lepas.
"Ku...ku...kurang ajar kau bocah, beraninya kau menyinggung Yi'er. Aku berniat me...me..mengampuni mu tapi kau sendiri yang mencari ke...ke...kematian mu, rasakan ini" Ucap Long Tian terbata-bata karena takut pada Jin, walau takut tapi dia tetap memberanikan diri untuk bersiap untuk menyerang.
"Sudahlah paman... sudah cukup hentikan pertarungan ini." Ucap Long Yi yg tak melihat wajah Long Tian yg ketakutan, dan tidak mengerti dari intonasi suara milik Long Tian dia berpikir itu hanya nada marah.
"Tapi Yu'er pria ini sungguh sudah lancang terhadap mu, dia harus di beri hukuman agar mengetahui dia tak bisa menyinggung orang yg berstatus tinggin." Ucap Paman Tian menjelaskan, walaupun dia takut tetapi demi melindungi Long Yi dia bersedia untuk mengorbankan nyawanya.
"Cukup Paman, apa Paman tidak merasa aneh.. Dirinya hanya seorang di tingkat Pendekar Surga tahap 5 tapi ia masih bersikap arogan terhadap Paman yang suda di tingkat Pendekar Surga tahap 7." Ucap Long Yi
"Ituu...." Ucap Long Tian yg sulit untuk menjelaskan.
"Lebih baik paman kembali tanah Suci, Ayah pasti sedang sibuk disana lebih baik paman membantunya dari pada mengawasi ku disini." Ucap Long Yi sambil menarik nafas.
"Tapi Yi'er ini adalah perintah dari ayah mu... Paman tak bisa meninggalkan mu disini sendirian." Balas Paman Tian seolah olah tak mau kembali ke tanah suci.
"Huhh.... terserah paman saja, aku tak tahu harus berkata apa lagi." Ucap Long Yi yang cukup kesal. Ia kemudian berjalan ke arah Jin yang berdiri diam disana.
Tanah Suci merupakan tempat Klan Long berdiri, Klan Long sediri merupakan Klan tersembunyi di benua selatan yg merapan salah satu Klan Kuno terkuat Leluhur Klan Long sediri sudah berada pada tingkat Pendekar Mistic tahap 7, dan untuk Patrick atau ayah Long Yi berada pada tingkat Pendekar Berlian tahap 8.
Sedangkan untuk Sakte-sakte Besar di benua selatan Leluhurnya berada di tingkat Mistic tahap 2 dan Patrick berada di tingkat Pendekar Berlian tahap 5, parah penatua dan tetua berada di tingkat Pendekar Langit tahap 9 sampai tingkat Pendekar Surga tahap 9.
"Ehmm.... Aku minta maaf atas apa yang telah Paman ku perbuat." Ucap Long Yi menundukkan kepalanya.
"Hah." menghela nafas sebentar Jin mulai berkata, "Aku juga tak ingin melanjutkan masalah ini lebih jauh, walaupun Pamanmu selalu mengejek ku sebaiknya kita lupakan masalah yang terjadi tadi." Ucap Jin dingin
Tanpa menghiraukan ucapan dingin milik Jin sambil tersenyum Long Yi kemudian memperkenalkan Namanya, "Namaku Long Yi, kalo boleh tahu siapa namamu?!."
"Namaku Jin" Ucap Jin yg tidak menutupi nama aslinya.
Long Yi yg melihat kalau Jin orangnya tidak mudah berbicara. Ia tersenyum kemudian berkata.
"Bisakah kita berbicara setelah selesai turnamen ini tentang Alkemis, jika kau berkenan kau bisa mencari ku di penginapan Indah di pusat kota." Setelah selesai berkata seperti itu Long Yi kemudian mendekat Ke Long Tian dan Pergi meninggalkan Paviliun.