The Greatest Swordman Who Became A Hunter

The Greatest Swordman Who Became A Hunter
Ujian Terakhir



' Batu bintang ini adalah batu yang didapat setelah bintang berusia milliaran tahun meledak. Batu ini terbentak dipusat bintang dan terus menyerap mana selama bintang itu hidup. Setelah meledak, batu ini berhenti menyerap mana dan terpental ke ruang angkasa. Jika tidak diambil maka ruang angkasa sendiri yang akan menyerap mana dari batu ini hingga habis. '


' Terus apa yang harus kulakukan pada batu ini? '


' Serap, seraplah sampai habis. Selama penyerapan mana berlangsung buatlah fondasi yang kokoh diranah Heavenly Dominator. '


' Tapi ini akan membutuhkan waktu puluhan tahun atau mungkin ratusan tahun. Apakah masih keburu? "


' Ada satu tempat dimana aturan waktu melambat. Mungkin saja 1 tahun ditempat itu terasa 1 hari. Karena aturan waktu ditempat itu tidak jelas aku tidak bisa memberikan jawaban yang pasti. '


' Apa itu petir berwarna-warni? '


' Ya itu mirip.... Tunggu kamu tau petir pelangi? '


' Ya, aku pernah tersambar sekali. '


' Jangan pernah terkena petir itu lagi. Karena kemungkinan kamu selamat adalah 0.0001%. Balik ke topik awal. Jika kamu mau menyerap batu itu, maka kamu harus berpamitan dengan adikmu selama waktu yang tidak bisa ditentukan. '


" Karsil, aku akan pergi ketempat itu. Namun apakah kamu bisa mengantarkan adikku kesebuah tempat yang mana aman dan tempat dimana dia bisa tumbuh kuat sendiri? "


Sambil berlutut dengan 1 kaki Karsil mulai mengatakan sebuah kata


" Akanku turuti semua yang tuan inginkan. Hambamu ini tahu 1 tempat yang aman dari jangkauan para monarch dan fallen monarch. Dan juga sebisa mungkin menjaganya. "


Sebelum pergi, Sun Hoo mendekati Sun Young dan memberitahu beberapa hal


" Sun Young, aku harus pergi dahulu. Aku tidak tau kapan aku akan kembali pastinya. "


" Ajak aku, oppa udah bilang kalau oppa akan selalu membawaku. "


" Enggak bisa, yang pasti kamu akan aman. Dan juga aku sudah meminta sebuah alat untuk menyamarkan mukamu. Kamu tidak perlu khawatir kalau ada orang yang akan mengincarmu karena kecantikanmu. "


" Tapi oppa, kamu sudah berjanji... Hiks. "


" Maaf, aku harus melakukan ini demi mengatasi milliaran nyawa yang akan mati. "


Sun Young hanya bisa melihat punggung Sun Hoo yang berjalan menuju sebuah portal dan didampingi Karsil. Sementara dibelakang Sun Young ada bawahan Karsil yang sudah menyiapkan portal


" Nona, apakah kamu sudah siap? "


Didalam hati Sun Young ia berpikir bahwa Sun Hoo tidak mengajaknya karena ia tidak cukup kuat. Ia bertekad saat Sun Hoo kembali ia sudah lebih kuat dari yang sekarang.


" Baiklah, aku sudah siap. "


Disisi Sun Hoo ia dibawa kesebuah pesawat ruang angkasa. Namun pesawatnya terhenti didepan sebuah planet sebesar saturnus dengan cincin yang indah.


" Kita sudah sampai tuan. "


" Hah? Ini tempatnya, bukan tapi ini... "


Mata Sun Hoo langsung terbuka melihat sebuah array yang dapat membuat ilusi sebesar itu.


" Bagaimana mungkin sebuah array membuat ilusi sebesar ini. "


" Ini pekerjaan dari Wieselman, Monarch of Array. Aku yang meminta bantuannya untuk membuat array ini. Sementara tempat ini sama sekali tidak pernah dipakai oleh siapapun semenjak Yang Mulia Apex memakainya ribuan tahun lalu. "


" Jadi tempatnya digua itu? "


" Iya, saya dan pasukan tidak bisa masuk. Setelah anda masuk maka pergerakan waktu akan menjadi sangat lambat didalam. Sementara diluar akan terasa sangat cepat. Semakin dalam anda masuk semakin lama pergerakan waktu didalam. Apa anda ingin meninggalkan pesan sebelum masuk? "


" Ada, usahakan untuk cenggah perang besar dalam waktu dekat. Juga jagalah adikku selama ia hidup sebagai orang biasa. Serta berilah kemampuan untuk berbahasa disana. "


" Baiklah tuan, terimakasih. Semoga anda beruntung. "


" Baiklah. "


Sekarang tersisa Sun Hoo sendirian yang sudah masuk kegua tersebut membawa batu bintang. Ia sudah mencoba untuk menelusuri seluruh gua dengan Qi Sense namun tidak berhasil karena dihalangi oleh sesuatu.


' Master, apa kamu mendengarku? Dimana tempat terdalamnya. '


' Iya, teruslah ambil jalan ke kiri hingga kamu menemukan sebuah kolam. Kemudian mulailah menyerap batu. '


' Baiklah. '


Setelah berjalan 1 jam ia akhirnya menemukan sebuah kolam dan mulai berkultivasi menyerap batu bintang yang ditaruh didepannya.


Disisi Sun Young, ia sampai disebuah planet dan mendarat ditengah hutan dan didampingi salah satu pengawal perempuan Karsil yang diranah Heavenly Reincarnation awal.


" Nona, kita sudah sampai. Apa mau aku antarkan kekota? "


" Tidak usah, tapi kita ada dimana? "


" Kita ada di Zexyr nona, Yang Mulia menyuruh kita untuk mengantar anda kesini. "


" Ah baiklah, jadi apa yang harus aku lakukan disini? "


" Terserah anda nona, jika anda ingin bersantai-santai maka kami sudah menyiapkan uang akan cukup untuk dipakai selama 50 tahun. Namun jika anda ingin ke akademi Zexyr maka itu terserah anda juga. "


" Baiklah, aku mau ke akademi. Oh ya, aku tinggal dimana? "


" Kami sudah menyiapkan rumah untuk anda nona. "


Setengah jam kemudian


" Kenapa besar sekali? "


" Ini masih belum pantas untuk rumah Calon penguasa. "


" Calon penguasa? "


" Tidak ada. Oh ya nona, kami sudah menyiapkan cincin yang hanya cukup nona pakai maka akan memberikan ilusi kepada orang lain. Dan juga yang akan menjaga anda disini ada saya dan 10 orang maid diranah Great Mystical. Apa ada hal yang ingin nona lakukan sekarang? "


" Ah tak ada. Aku mau tidur dulu. Dan juga tolong jadwalkan aku untuk mendaftar ke akademi. Juga besok aku mau berbelanja ke pusat kota. "


" Semuanya sudah ada disini nona. Mulai dari pakaian lokal, makanan, cemilan, perabotan, bahkan kami sudah membeli kereta kuda. "


" Aku mau beli motor. "


" Maaf nona, tidak ada motor disini. "


" Kami bisa buatkan disini. Para maid disini sangat terampil dalam berbagai hal. "


" Ah apakah ada sinyal disini? "


" Itu juga tidak ada, disini masih seperti zaman revolusi industri dimana belum ada sinyal ataupun alat modern lainnya. Namun tuan Sun Hoo sudah memberikan kami banyak peralatan modern seperti solar panel juga kulkas, ac, airfryer, mesin cuci, dan masih banyak lagi. "


" Baiklah, ternyata oppa masih mikirin aku. Kalau gitu aku tidur dulu. Kamu bisa mulai memasang peralatannya besok. "


" Baik nona. "


Sun Young langsung masuk kamar dan tertidur.


Esok harinya, semua peralatan sudah terpasang. Sementara makanan sudah siap untuk disantap.


Tok Tok Tok


" Nona bangun, ini sudah jam 12 siang. Jam 2 nanti anda akan masuk tes akademi. Jadi mohon cepat. "


" Baiklah, tunggu. "


Setelah mandi dan makan, Sun Young langsung pergi ke akademi Zexyr untuk ikut tes. Disana sudah ada 100 murid yang berkumpul dilapangan akademi


" Jadi semua yang disini berusia 20 tahun keatas dan akan masuk ke kelas pertama, namun sebelum itu perkenalkan, saya adalah instruktur sekaligus guru sejarah di akademi. Hannah Ventler. Dan seperti yang kalian ketahui saya juga satu dari 16 Imperial Knights. Baiklah kamu perempuan yang dibelakang. Katakan alasanmu masuk akademi. "


Instruktur Hannah menunjuk Sun Young yang berdiri melamun dibelakang.


" Uuuh saya ingin jadi kuat. "


" Jawaban yang menarik, namun itu bukanlah sesuatu yang ingin kudengar. Tujuan kalian adalah melindungi kerajaan Zexyr dari ancaman elf, orc, dan para monster. Kalian adalah harapan... "


BOOOOM.


Sebuah bola api raksasa jatuh keatas langit-langit kerajaan Zexyr, namun sebuah barrier raksasa berhasil menahan serangan tersebut. Seseorang berlari dan mendobrak pintu lapangan.


BRAKKK


" Hannah, para orc dan elf menyerang secara bersamaan. Kami butuh bantuanmu didaerah tenggara. "


" Baiklah, kalian para murid. Ikuti aku sekarang, ini tugas pertama kalian, cepat kita berangkat. "


Sebuah pesawat tanpa adanya listrik melainkan menggunakan mana muncul diatas para murid dan segera semuanya masuk. Sun Young juga ikut masuk kedalam kapal tersebut.


Ketika sudah berada diperbatasan, Sun Young melihat ratusan orang sedang mempertahankan kota yang sudah berhasil didobrak oleh orc dan elf. Karena rasa kepedulian yang tinggi, ia langsung loncat dari pesawat yang ketinggiannya tak terlalu tinggi dan langsung menebas kepala orc yang sedang ingin membunuh seorang anak kecil.


" Nak, apa kamu tidak apa-apa? "


" AWAS DIBELAKANG! "


SRASHHH


Elf yang sedang ingin menusuknya langsung meninggal ketika Sun Young ternyata sudah dibelakangnya dan menusuk dadanya.


" Kamu pergi dulu, biarkan aku yang mengurus sisanya. "


" Xin Jiang Steps. "


Sun Young berlari cepat menuju kearah para orc yang sedang bertempur dengan para prajurit. Ia melompat dari sebuah karavan keatas bangunan rumah dan langsung membunuh elf yang memanah.


Setelah banyak elf pemanah yang mati, Sun Young turun kebawah dan loncat kesalah satu punggung Orc dan menebas kepalanya. Namun saat sedang membunuh orc, ada seorang elf pria yang menunggangi kuda.


" Hey kamu manusia, berhenti. "


" Oh, telepati? Kakakku pernah bilang bahwa, orang yang bisa melakukannya sudah pasti berada diranah Mystical keatas. Aku tau aku tidak akan bisa menang melawanmu. Namun yang dibelakangmu bisa. "


Sun Young menunjuk Hannah yang sedang memegang raiper dan langsung melesat dan mencekik elf itu. Ia mencoba memberontak dan menusuk Hannah, namun belatinya ditangkis hanya dengan tangan kosong.


" Kamu jangan berpikir untuk kabur. "


KRAAKK


Tangan elf itu dipatahkan dan ia hanya bisa teriak sambil diseret menuju ke alun-alun kota oleh Hannah.


" Kumohon ampuni aku, aku mohon. "


" Kuyakin semua orang yang sudah kau bunuh mengatakan hal yang sama, tapi apa kamu mengampuni mereka? "


Elf tersebut diikat disebuah kayu dan dibakar hidup-hidup ditengah alun-alun bersama 4 elf yang lain.


" Terimakasih. Sun Young, berkatmu, kami bisa fokus membereskan yang ada didarat. Sehingga kami bisa mengatasi para kapten elf ini. "


Popularitas Sun Young meningkat di akademi meskipun ia banyak mendapatkan teman dan meskipun. Dan begitulah Sun Young menghabiskan waktu diakedemi.


6 Tahun Kemudian.


" Nona, anda mendapatkan undangan dari Tuan Muda Baron Ignorde malam ini. "


" Haaah, apa dia tidak bosan mengirim pesan? Abaikan saja, aku akan menjalani tes kelulusan terakhir. " Teriak Sun Young sedang merapikan kerah setelan formal knight miliknya.


" Baiklah. "


Setelah ia merapikan semua barang yang ia butuhkan, Sun Young langsung pergi ke akademi untuk merayakan kelulusannya.


Dipodium, Sun Young berdiri bersamaan dengan 10 orang knight lainnya. Mereka langsung diangkat menjadi knight kelas 2 karena prestasinya yang bagus selama di akademi.


" Dan berikutnya sekaligus yang terakhir. Seorang knight perempuan yang selalu ikut dalam medan pertempuran dan berprestasi di akademi. Park Sun Young. "


Dekan akademi mengalungkan medali dilehernya dan 10 orang knight itu langsung keluar ruangan dan berdiri dilapangan untuk mendengarkan instruksi tes terakhir.


" Tugas terakhir kalian di akademi ada memburu seekor beast yang selama ini dicari oleh para pasukan mercenary dan penjaga kota Cicilia. Monster itu sudah diperkirakan menghilangkan nyawa 27 orang dalam 2 bulan terakhir. Menurut keterangan orang yang selamat, monster itu menyerupai kadal namun berdiri dengan 2 kaki layaknya manusia. Sampai sini kalian mengerti? "


" Mengerti! "


" Baiklah kalian akan berangkat sekarang. Cepatlah masuk ke kapal. "


Mereka diturunkan tepat ditengah hutan belantara. Sementara dari atas gunung yang ditutupi oleh lebatnya pohon, ada seorang wanita yang tersenyum.