The Greatest Swordman Who Became A Hunter

The Greatest Swordman Who Became A Hunter
Dungeon Break London



" Selamat datang. Tuan perdana menteri. Silahkan duduk. "


" Terimakasih tuan Park Kwan Soo. Aku kesini ingin berbicara tentang Dungeon yang ada di London. "


" Meminta bantuan dari Park Sun Hoo? "


" Iya, bisakah anda menghubunginya? "


" Bisa, tapi aku hanya bisa menghubunginya. Tidak bisa membantumu meyakinkannya untuk pergi ke London. Ini alamat rumahnya. Datangi saja sendiri, oh ya jangan kaget ketika datang kerumahnya. "


Didepan rumah Park Sun Hoo


Ding Dong, Ding Dong


" Ya halo siapa? " Jawab suara seseorang perempuan lewat mikrofon bel.


" Kami datang kesini untuk bertemu dengan Tuan Park Sun Hoo. "


" Dia sedang pergi, mungkin akan kembali jam 7 malam nanti. "


" Baiklah kami akan menunggu disini. "


" Bagaimana kalau kalian masuk, masih 1 jam lagi sebelum dia pulang? "


" Baiklah, ini suatu kehormatan untuk kami. "


Pintu gerbang terbuka, 3 orang berjas mulai berjalan kearah rumah. Namun saat mereka mau masuk kedalam rumah, ia kaget karena ada sebuah barrier pelindung tingkat tinggi yang menutupi rumahnya.


Cklek


" Ayo silahkan masuk. Jangan sungkan untuk diminum tehnya. "


" I..ya. "


Mereka kaget melihat Dian Chang yang sedang berkultivasi. Karena aura yang dikeluarkan sangatlah lebih kuat dari hunter rank S yang setara dengan Mystical Reborn.


" Pe...permisi tuan, siapa orang yang berkultivasi disitu? " Tanya James kepada Chang Wu yang sedang nonton TV.


" Nanti tanya saja ke Park Sun Hoo. "


Selama 1 jam, James Welton berbincang-bincang tentang kehidupan masa lalu Sun Hoo kepada Sun Young


" Sun Young, oppa pulang. "


" Ah tuan, Kakakku sudah pulang. Aku akan masuk kamar dahulu. "


" Kamu pasti tuan James Lewis. "


" Ah iya. Aku akan langsung bicara keintinya saja. Sebuah dungeon muncul di London dan perkiraan 4-6 hari lagi akan terjadi dungeon break. Kami ingin meminta bantuan dari anda. Tolong bantu kerajaan Inggris, kami akan berikan apapun yang anda mau selama dalam jangkauan kami. "


" Aku akan membantu, aku akan melihat kondisinya dahulu. "


Sun Hoo berdiri dari sofa dan memejamkan mata sebentar, seketika dihadapan mereka muncul sebuah portal


" Tuan James, silahkan masuk. Kita akan ke London segera untuk mengecek gatenya. "


" Ta..tapi London berjarak ribuan kilometer. "


" Sudah percaya saja dan masuk portal ini. "


Mereka langsung tiba didepan Dungeon Gate tersebut, James yang masih takjub akan kemampuan teleportasi tersebut hanya bisa kagum secara diam-diam. Sun Hoo segera mengecek portal tersebut dari luar.


" Tuan James, evakuasi semua warga minimal sejauh 150 km. Jangan sampai ada 1 orang pun yang tak dievakuasi. Apa kalian sudah mengirim hunter kedalam? "


" Tidak, gatenya tidak bisa dimasuki. Tapi kenapa harus sejauh 150 km? Apa gate ini berisikan bencana bagi London? "


" Aku rasa bukan bencana bagi London saja, tapi seluruh Inggris...tidak, ini bencana bagi seluruh Eropa. Jumlah monster didalam Gate ini tidak bisa kamu bayangkan banyaknya. Jadi segera evakuasi warga mulai dari detik sekarang. "


Pemerintah Inggris langsung menuruti perkataan Sun Hoo, puluhan ribu warga sudah mulai bergerak dengan tertib meninggalkan kota London. Militer juga membantu warga, sedangkan para hunter akan menjaga perbatasan London.


Sementara Sun Hoo pergi membersihkan dungeon yang menjadi tempat persembunyian pasukan para Monarch.


Didalam retakan dimensi, terdapat 2 orang yang sedang melakukan percakapan rahasia.


" Hei Lurcan, apakah kamu yakin akan mengirim Mirdal dan Versilion ketempat itu? "


" Tentu saja, mereka adalah orang yang setara dengan murid si Apex. Jika dia tidak bisa melawannya biarkan aku yang melawannya sekali lagi. "


" Jangan, setelah clonemu hancur. Meridianmu masihlah rusak, perlu berpuluh hingga ratus tahun untuk menyempurnakan meridianmu lagi. "


" Jangan remehkan aku, waktu itu si Apex yang memasuki tubuhnya. Aku yakin jiwanya sudah semakin melemah. Jika ia merasuki tubuh anak itu lagi, aku yakin ia pasti akan lenyap. "


" Terserah kamu saja, jika Apollyon tau rencanamu ia pasti akan melarang ini. Mengirim 2.5 Juta pasukan bukanlah perkara sepele, apalagi pasukan Mirdal dan Versilion tidak lemah seperti pasukan milik Augustus. "


" Tenang saja, semua akan berjalan sesuai dengan rencanaku. Tak usah pedulikan Apollyon. "


Keesokan harinya, puluhan hunter rank S berkumpul didalam gynasium khusus untuk hunter. Pancaran Qi dari latih tanding para hunter itu dapat dirasakan oleh hunter dari luar ruangan.


Sementara Sun Hoo datang karena ingin memberi tugas kepada seseorang untuk menjaga dungeon gate untuk sementara.


" Ah Silahkan ikuti aku tuan Sun Hoo. Tuan Arthur sudah menunggu di Lapangan 4 yang tengah. "


" Terimakasih. "


Sun Hoo mulai berjalan kearah lapangan 4, banyak mata yang melihat Sun Hoo. Sesampainya dihadapan Arthur, ia mulai mengajaknya berbincang.


Arthur Western, seorang hunter rank S dari Inggris dan sekaligus pendiri guild Ragnarok yang merupakan guild terkuat ke 5 didunia. Guild Ragnarok juga guild salah satu guild terbesar di Eropa.


" Senang bertemu dengan anda Tuan Sun Hoo. "


" Senang bertemu denganmu juga, mari langsung ke intinya saja. Aku ingin kamu menjaga dungeon gate sampai 6 hari kedepan. Dan jika seandinya seseorang atau para monster keluar dari portal dungeon itu, segeralah kabur sejauh mungkin. Apa kamu bisa melakukannya? "


" Ah itu bisa. "


" Kalau begitu tolong bantuannya. "


" Eh se..sebelum pergi, apa kamu mau latih tanding dengan kami? "


Sun Hoo melihat sekitarnya dan mengamati semua orang. Nampaknya tidak ada orang yang dibawah ranah Mystical, semuanya Mystical reborn awal dan 5 orang Mystical reborn menengah.


" Kamu saja daritadi sudah berlagak sombong. Jangan remehkan kami. "


" Hahaha nak. Siapa namamu? "


" Vincent, Vin... "


" Nampaknya kamu tidak tahu perbedaan langit dan bumi. Ranah Mystical hanyalah sebuah ranah permulaan, jadi aku akan memberikan kalian semua disini sebuah pelajaran yang akan menyadarkan bahwa seekor semut takkan pernah bisa membunuh gajah. "


Ctek. SWOSHH


Sesaat setelah Sun Hoo menjentikkan jarinya, sebuah tekanan aura menutupi seluruh gedung gymnasium, semua hunter terasa tercekik hingga kesulitan bernafas dan kulit mereka teriris sedikit demi sedikit. Bahkan tembok-tembok gedung tergores. Untungnya ia hanya memberikan tekanan itu selama 5 detik.


" Itulah perbedaannya, jadi jangan belagak superior didepanku lagi. Aku benci hal itu. "


Sun Hoo mulai berjalan keluar gedung sementara semua hunter sedang terbaring dengan keringat dingin.


*****


6 Hari Kemudian.


" Apa pemerintah dan Park sung hoo atau apalah itu telah membohongi kita? Kita sudah menjaga gate ini selama 6 hari. Guildmaster, apa kita sudah boleh meninggalkan tugas ini? "


" Aku akan menelfon perdana menteri dahulu. Kalian waspadalah. "


" Baik Guildnaster. "


Arthur segera menjauh sedikit dari gate dan


" Halo, Tuan James. Apa benar gate ini akan terjadi break? Kamu tidak berusaha membohongi kami bukan? "


" Tidak, kami sudah mengecek bahwa seharusnya hari ini akan terjadi break. Hunter Park Sun Hoo juga sudah siaga di London. Jadi bersiaplah. Oh iya, hari ini berapa hunter yang kamu kirimkan? "


" Sekitar 10 hunter rank A dan 30 hunter rank B, Tuan James. Jangan lupa jika ini semua telah selesai, kamu akan mengizinkan guildku untuk... " Arthur terhenti karena mendengar suara teriakan dari arah depan Dungeon Gate.


" ARGHHHHH, SERANG. "


BOOOOMM


Terdengar suara ledakan dan jeritan orang yang berasal dari arah depan gate. Arthur segera mendekatinya dan ia sangatlah kaget karena ada 1 orang dengan badan yang besar setinggi 2.9 meter dan otot yang juga besar sedang berdiri diatas tumpukan mayat hunter.


" Ho, ada yang datang. Sayangnya ia hanyalah mystical reborn. Versilion, keluarlah. "


Arthur kembali melebarkan matanya ketika melihat ada 1 orang lagi yang keluar, kali ini ia tampak seperti vampir yang ada di TV dengan memegang sebuah mace.


" Kalian pergi, tinggalkan mayatnya disitu saja. Aku akan mengulur waktu. "


" Ta..tapi tuan. "


" PERGI SAJA, INI PERINTAH DARIKU. "


Para hunter yang masih hidup segera meninggalkan tempat itu dan menyisahkan Arthur sendirian.


" Manusia, apa kamu tau dimana yang terkuat itu? " Vampir itu bertanya kepada Arthur menggunakan bahasa Inggris yang sangat kaku.


" Jangan bicara omong kosong, akanku bunuh setidaknya..... "


SWOSHHHHH


Tekanan aura dari Vampir itu menyelimuti tubuh Arthur, meskipun tekanannya berbeda, tapi ia sadar bahwa kekuataan 2 orang itu sudah jauh diatasnya. Keringat dingin mulai menetes deras dari wajahnya.


' Aku tidak bisa, aku tidak bisa melawannya, tekanan ini seperti ditekan Park Sun Hoo. Dimana dia? '


Vampir tersebut mendekat kearahnya dan membisikkan sesuatu kepadanya.


" Manusia, ketahuilah batasanmu. Jawab pertanyaanku sekali lagi, dimana orang terkuat itu? "


" A...apa yang kamu maksud Park Sun Hoo? Aku tidak tau, to...tolong ampuni aku. "


Vampir tersebut kembali berjalan kebelakang. Dan tiba-tiba, semacam gumpulan darah padat berukuran cukup besar melesat kearah Arthur. Ia sadar ia tak akan bisa menghindarinya dan hanya memejamkan mata menunggu kematian.


CRASHHH


Arthur yang belum merasakan bahwa dirinya tertusuk membuka matanya perlahan dan melihat seseorang memegang pedang sedang membelakanginya.


" Tuan Arthur, segera tinggalkan area ini sejauh mungkin. Aku turut berduka cita atas kematian 20 hunter milik Guildmu. "


" Tu....tuan Sun Hoo, te..terimakasih. Terimakasih. "


Arthur yang sudah tidak ditekan dengan pancaran aura tersebut langsung berlari secepat mungkin kearah zona aman yang sudah diberitahu Sun Hoo.


Didepan gate, Sun Hoo berhadapan dengan 2 orang yang diduganya merupakan calon dari Fallen Monarch. Mirdal yang berada diranah Heavenly reincarnation menengah dan Versilion berada di akhir. Mirdal mulai berbicara dengan Sun Hoo


" Serahkan kepalamu dan kami tidak akan menghancurkan seluruh daratan ini. "


" Ditolak, permintaan lain. "


" Kamu akan menyesal. "


Mirdal yang tidak menggunakan senjata dan hanya mengandalkan kekuataan fisiknya menyerang Sun Hoo dengan tinjunya. Sun Hoo menaruh pedangnya dan mulai beradu fisik dengannya.


Tinjuan pertama tersebut berhasil dihindari dengan menunduk dan Sun Hoo langsung menahan 1 tangannya dan meninju bagian samping perutnya. Mirdal langsung terpental kesamping kearah dalam gedung.


BRAAKKK


" Menarik, Keluarlah. " Versilion berkata sambil tersenyum


Sun Hoo menyadari ada yang aneh langsung mundur 2 km kebelakang dan melihat sudah ada puluhan ribu pasukan keluar dari arah gate. Meskipun monster yang keluar dari gate rata-rata tidak begitu kuat dan setara di ranah Qi, ada beberapa monster yang kekuataannya patut diperhitungkan.


" Kalian semua, bangunlah. Kita akan berperang lagi. "


Tanah mulai bergetar, puluhan ribu pasukan Sun Hoo bangkit dari atas tanah dan berhadapan dengan pasukan musuh yang tak terhitung jumlahnya. Untungnya 1/4 pasukan Sun Hoo berada di ranah Mystical dan pasukannya tidak akan pernah bisa mati melainkan terus beregenerasi selama Qi dari Sun Hoo tetap ada. Alpha yang belum menjadi pasukan undead Sun Hoo juga ikut berperang kali ini.


" Aku yang akan menargetkan si badan besar itu, kalian yang berada diatas ranah Saint Mystical akhir serang vampir itu, mengerti? Rage of Asura. " Sun Hoo menarik pedangnya dari sarungnya dan mengejek Mirdel untuk maju kearahnya.


Mirdel pun melesat kearah Sun Hoo dan begitu juga sebaliknya. Sun Hoo berhasil menghindari serangannya lagi dan meninju perutnya hingga ia terpental lagi. Pasukan dibelakang Sun Hoo mulai maju dan berbentrokkan dengan para monster.


Bersambung