The Greatest Swordman Who Became A Hunter

The Greatest Swordman Who Became A Hunter
Dungeon Tier-2



Beberapa hari yang lalu saat Sun Hoo berkultivasi, ia selalu merasa ada yang janggal dari Aura Qi di bumi ini. Karena seperti Aura Qi dibumi ini dihisap oleh sebuah array.


Setelah selesai berbicara dengan Darren. Sun Hoo langsung keluar dari rumahnya dan terbang untuk mencari array yang menghisap Qi dibumi ini.


Setelah berkeliling bumi selama 2 hari. Sun Hoo menemukan Array yang menyerap Qi tersebut. Array tersebut terpasang di kutub utara dan jika dilihat, array ini sudah ribuan tahun menyerap aura


' Array yang sangat kuat, mungkin saja ini adalah array tingkat 5 lebih. '


Sun Hoo mencoba mendekati array tersebut, namun tiba tiba array penyembunyi dan pelindung yang tingkatannya lebih dari tingkat 5 muncul dari bawah tanah. Array ini berbentuk seperti sebuah kubah yang berdiameter 5 km.


Tanah mulai bergetar, tiba-tiba tanah tempat Sun Hoo injak mulai bergeser seperti sebuah pintu ruang terbuka. Sun Hoo terbang dan menjauh dari pintu tersebut.


Es yang berada diatasnya permukaan mulai jatuh ke dalam lubang berdiameter 25m tersebut. Dan Qi Sense milik Sun Hoo sama sekali tidak bisa melihat kedalam lubang tersebut.


Tiba-tiba sebuah monster campuran antara basilisk dengan sebuah naga keluar terbang dari lubang bawah tanah tersebut. Dengan panjang 40 meter, mo


SWOOOOSSHHHHHH


Sun Hoo sama sekali tidak bisa mengira-ngira kekuataan binatang ini, binatang tersebut terbang berhadap-hadapan dengan Sun Hoo yang juga sedang terbang.


Tiba-tiba binatang tersebut mulai berbicara.


" Manusia, katakan apa tujuanmu datang atau tempat ini akan menjadi kuburmu. "


" Aku datang untuk menghancurkan array penghisap Qi ini. Dan coba saja kalau bisa. "


" Penghisap Qi ini tidak boleh dihancurkan atau bumi ini akan kacau. Pergilah. "


" Bagaimana kalau aku tidak mau? "


" Kalau gitu, bagaimana kamu menjalani ujian untuk menjadi penerus tuanku yang selanjutnya. "


Sun Hoo diam sebentar


" Apa ada hadiah? "


" Aku tak tau manusia, aku hanya menjaga pintu ruangan ini. "


" Baiklah. "


Setelah mengatakan itu, binatang tersebut langsung menyerang Sun Hoo, sekarang Sun Hoo menyadari kekuataannya. Mungkin saja binatang ini berada di ranah yang sama dengannya.


Sun Hoo terpental ratusan meter, ia juga sedikit terluka.


" Binatang sialan, sebelum menyerang beritahu dulu. "


Sun Hoo terbang dengan cepat ke arah monster tersebut, listrik dan api mengelilingi tubuh Sun Hoo. Ketika sudah didekat monster tersebut, Sun Hoo mendekat sambil mengeluarkan pedangnya dan menebas badan monster


Secepat kilat, tebasan itu menebas kulitnya hingga berdarah. Monster tersebut langsung mengerang.


RROOOOOOOAAAAARRRRRRR


Sun Hoo mulai menyerang lagi, ia terbang dan melesat dengan kecepatan penuh dan mencoba menebas bagian perut monster tersebut, namun monster tersebut langsung menggunakan ekornya untuk menangkis Sun Hoo.


Ia terpental lagi beberapa puluh meter.


" Monster sialan. "


Sun Hoo mengelap darah dibibirnya kemudian terbang menjauh dan dibelakangnya tiba-tiba muncul ribuan pedang. Sun Hoo langsung mengarahkan ribuan pedang itu ke arah naga dan ketika sudah mendekat. Ribuan pedang itu diubah menjadi sebuah bom.


BOOOOOOMMMMMMMM.


Seperti 1000 bom lebih dijatuhkan, Sun Hoo langsung membuat gumpalan Qi kecil yang padat ditangannya dan mengarahkan ke arah monster tersebut.


Karena asap dari pedang bom tersebut, monster itu belum sempat melihat apapun, tiba tiba. Ledakan yang setara dengan bom atom hiroshima mendarat tepat dimuka monster tersebut.


Array tersebut dipenuhi dengan asap. Es yang berada dipermukaan mencair semua. Monster tersebut terkena luka bakar yang lumayan parah. Tak hanya monster tersebut, tapi artefak pelindung yang dipakai Sun Hoo mengalami kerusakan 92%.


Monster tersebut menyerah dan berbaring diatas tanah dengan keadaan lemah.


" Manusia, kamu sangatlah kuat. Kekuataanmu memang belum sekuat masterku, namun kamu sudah berhasil mengalahkanku. Sekarang kamu dapat memasuki ruangan bawah tanah masterku. "


Sun Hoo kemudian mengambil Pil Penyembuhan tingkat 4 miliknya sebanyak 5 buah dan memberikannya kepada monster tersebut. Setelah itu, ia masuk ke dalam ruang bawah tanah tersebut tanpa melihat kebelakang.


Sesampainya didasar lubang tersebut, Sun Hoo menemukan sebuah gerbang yang cukup besar. Gerbang tersebut terbuka sendirinya dan muncul sebuah suara gema berasal dari ruangan difalam gerbang tersebut.


" Nak, kamu cukup kuat untuk mengalahkan Ego. "


" Siapa kamu ?!! Dan juga siapa Ego?! "


" Hahahaha, Ego adalah peliharaanku yang baru saja kamu kalahkan. "


" Dan kamu? "


" Hahaha, aku adalah Chu Tian. "


" Chu Tian? "


" Iya, bagaimana keadaan bumi diluar? "


" Ya selain munculnya Dungeon Gate tidak ada masalah lain, kecuali Dungeon yang bertambah susah. "


" Syukurlah mereka belum datang. "


" Tunggu, apa maksudmu mereka? "


" Nampaknya kamu sudah mengetahui sendiri. "


" Tunggu, maksudmu Fallen Monarch? "


" Iya betul. Fallen Monarch. "


" Ada apa dengan mereka? "


" Tunggu bagaimana kamu semua tahu itu? "


" Karena aku dan teman-temanku pernah ikut berperang melawan mereka. "


" Dibumi? "


" Tidak, kami berperang di tempat yang jauh dilangit sana. "


" Kalian menang atau kalah? "


" Kami tidak kalah. Kami seri. "


" Dan kenapa kamu berada di tempat seperti ini, kenapa kamu tidak menjaga bumi? "


" Karena aku sudah meninggal. Aku dan teman temanku dikejar oleh seorang Fallen Monarch bernama Yudex. Jadi nak, apakah kamu mau menyelamatkan semua orang yang ada dibumi? "


" Tentu saja, tapi jika kamu sudah meninggal kenapa kamu masih bisa berbicara. "


" Itu semua akan kujawab nanti.Kemari dan mendekatlah ke pilar yang ada ditengah ruangan ini. "


Sun Hoo melihat sebuah pilar yang merupakan tempat dipasangnya array penghisap qi. Seketika dari samping pilar tersebut keluar Aura Qi yang sangat banyak dan tiba-tiba suara itu muncul lagi.


" Sekarang tugasmu adalah menyerap semua Aura Qi yang telah kukumpulkan selama ribuan tahun. "


Sun Hoo langsung mengeluarkan banyak Pil Pengumpul Qi tingkat 5 dan mulai berkultivasi untuk menyerap Aura Qi yang sangat banyak itu.


6 minggu sudah berlalu, di pesisir selatan Hawaii


" Jendral, USS Nimitz sudah sampai di pesisir utara dan USS Carl Vinson sudah berada di pesisir selatan. Totalnya ada 131 kapal sudah mengelilingi kepulauan Hawaii ini. " teriak seorang prajurit Amerika Serikat yang sedang memberikan informasi kepada seorang jendral.


" Semua sudah siap? "


" Sudah, Jendral. "


" Apakah Rail Gun X-1 sudah siap? "


" Sudah, Jendral. "


Jendral tersebut berjalan menuju arah microphone dan berkata


" Turunkan Helikopternya. "


Ini adalah pembersihan monster Dungeon break Tier-2, yang terjadi seminggu yang lalu di Honolulu, Kepulauan Hawaii. Untungnya 20 menit setelah Dungeon ini muncul, pemerintah memaksa semua warga yang berada dipulau tersebut untuk pindah sementara karena pemerintah sudah mendeteksi akan terjadinya Dungeon Break. Ratusan kendaraan transportasi laut dan udara baik milik pemerintah atau swasta digunakan untuk mengevakuasi warga


Helikopter yang mengangkut ratusan hunter dari guild Mercenary, Phoenix, Hades, dan beberapa guild besar lainnya sudah mulai mendarat dipantai


Sekitar 420 Hunter mulai dari Rank A-SS diturunkan.


Semenjak dunia mengenal kultivasi, dunia akhirnya


tahu cara memperkuat diri dengan cara lebih efisien dan cepat dibandingkan dengan cara pernapasan mana yang dikembangkan oleh Amerika Serikat yang telah dipakai seluruh dunia.


Sekarang jumlah hunter Rank-SS didunia melonjak menjadi 21. Dan hunter Rank-S juga bertambah 56 orang.


Para hunter yang berkumpul setelah keluar dari helikopter dan mereka sedang mendengarkan rencana dari Guild Master Mercenary yang merupakan hunter Rank-SS terkuat yaitu Verdian Kornovski dan juga kapten raid kali ini.


Semua hunter mulai bergerak setelah mendengar arahan dari Verdian Kornovski dan mulai menuju ke tengah pulau yang merupakan Dungeon Gate dari Dungeon Tier-2.


Ketika mereka sudah mulai meninggalkan pantai, tiba-tiba ada sekitar 30 monster yang tiba-tiba keluar dan menghadang para hunter. Monster tersebut adalah Anomaly


Nama "Anomaly" sendiri bukan dibuat oleh manusia, tetapi monster ini sendiri yang memberitahu namanya.


" TAHAN.... " Verdian mengangkat tangannya keatas sambil berteriak.


" Guild Master, ada apa? " Tanya Wakil Guild Master Mercenary yaitu


" Sepertinya.... mereka ingin berkomunikasi dengan kita. "


Verdian mulai berjalan 3 langkah dan mulai berkata.


" Apa yang kamu inginkan? "


" Kieeeek, manusia, kamu pintar juga. Yang aku mau adalah melawan yang terkuat dari kalian dan juga, prajuritku mau melawan kalian. "


" Aku yang terkuat. "


Seketika monster tersebut langsung menyerang Verdian. Verdian yang terserang dibagian tubuhnya terpental ke arah kanan dan menghancurkan bangunan.


Setelah Verdian terpental ke sebuah rumah, portal muncul dibelakang para Anomaly dan ada sekitar 85 Anomaly yang keluar dari portal itu. Bersamaan dengan keluarnya para monster, portal yang berada ditengah pulau menghilang.


Verdian yang sedang duduk setelah terpental kearah tembok tersenyum dan berkata.


" Hahahahah, takku sangka berkultivasi dengan sebuah mana stone dapat membuat kekuataan orang melonjak dan kekuataanku yang sekarang sudah lebih kuat dibandingkan 1 bulan yang lalu. Hahahaha. "


Verdian terus tertawa sambil mengeluarkan auranya. Aura yang dipancarkannya adalah Aura yang setara dengan seorang kultivator tingkat Qi Transcendent Menengah.


Secara reflek, monster tersebut juga mengeluarkan auranya yang setara dengan Qi Transcendent Akhir.


Krek Krekk, Krekk Krek


" Aku sudah lupa bagaimana rasanya adrenaline yang terpacu, tapi terimakasih telah mengingatkanku lagi. " kata Verdian yang mulai berdiri dan berjalan mendekat kearah monster tersebut sambil membunyikan kepala dan jari-jari tangannya.


Verdian dengan tubuh besar dan tinggi 2.27 m menundukkan kepala dan tersenyum kepada monster tersebut sambil mengeluarkan aura ditubuhnya. Tak mau kalah monster tersebut juga mendongak dan mengeluarkan auranya.


Aura dari 2 sosok ini, membuat para hunter dibarisan paling depan yang adalah hunter rank-S merasa tak nyaman dan sedikit tertekan. Adegan itu direkam lewat kamera yang ditaruh di helm seorang hunter rank-A.


Seluruh dunia melihat adegan tersebut dan berharap agar Verdian Kornovski, Hunter terkuat nomor 1 didunia menang melawan monster yang membuat semua orang dibumi ini cemas.


Bersambung