
"Akhirnya aku bisa mempelajari buku ini. Tunggu buku 1 laginya judulnya apa ya. "
Buku "Petir Pembunuh Massal" adalah buatan pendahulu yang telah mencapai ranah God Tribulation dan dapat mengendalikan petir. Buku ini didapat Sun Hoo saat sedang mengumpulkan herbal di Gunung dan tak sengaja menemukan Goa yang tertutup oleh Array dan berisikan makam dari pendahulu yang telah mencapai ranah God Tribulation.
"Ahh aku ingat nama buku "Tapak Penghancur Surga", lebih baik membaca buku "
Sun Hoo membaca buku "Petir Pembunuh Massal" dari malam hingga pagi.
"Astaga aku baru saja membaca tahap pertama dari 10 tahap. Bagaimana situasi di Jeju sekarang ya? "
Sun Hoo menyalakan TV dan melihat penyerangan Jeju yang dibagi menjadi 3 kelompok yang tiap kelompok dipimpin oleh Hunter tingkat SS dan penyerangan dari 3 arah yaitu utara, barat dan timur. Sementara bagian selatan dijaga oleh militer dari berbagai negara beserta hunter yang berada diatas kapal. Penyerangan berjalan lancar dan hanya mendapat sedikit korban dari pertempuran. Tetapi selama ini, Abyss belum mengeluarkan 1 monster pun
"Sudah kuduga, tidak akan ada masalah. Lebih baca lagi dan akan ku lihat perkembangannya saat sore nanti. "
Sun Hoo membaca bukunya lagi. Dan mempelajari Tahap ke 2. Dan sekarang sudah sore hari.
"Huh, tahap keduanya lumayan susah untuk dipahami. Hmm bagaimana keadaan Jeju sekarang. "
Sun Hoo melihat artikel di Hp bahwa para Hunter berhasil menutup 2 Dungeon Rank B dan C di utara dan timur. Sementara di barat ada sedikit kendala. untuk menutup dungeon rank A.
"Seharusnya tentara juga ikut bergerak, hmmm sepertinya tidak memerlukan bantuanku. "
Sun Hoo merasa lelah, ia masak,mandi dan tidur.
Sun Hoo tidur dan bangun, seperti rutinitas biasa ia mencuci muka, gosok gigi, dan makan dan membuka berita.
Dikatakan bahwa Hunter bagian barat sudah berhasil menutup Dungeon rank A dan Hunter bagian Utara dan Timur masih terus maju tanpa adanya kendala. Dan kelompok Utara sudah semakin dekat dengan Abyss
Kemudian setelah membaca berita, Sun Hoo mencoba lagi memahami tahap ke 2 dari buku tersebut.
Namun saat ia sedang memahami tahap ke 2, suara telepon dari HP Sun Hoo berbunyi
Dreeeet, dreeeet
"Halo dengan si.... "
"Hei Sun Hoo, ini Park Kwan Soo, cepat datang kesini. secepatnya. Cepat. "
"Bicara pelan-pelan ada apa? "
Sun Hoo yang sedang duduk langsung mengambil remote tv dan menyalakan
Sun Hoo membuka matanya dengan lebar saat melihat puluhan naga, ribuan semut dan ratusan monster berwujud Gorilla dengan tinggi 6 Meter keluar dari Abyss. Membantai ratusan hunter. Tak hanya itu, mereka juga kebal terhadap ledakan dari senjata militer, dan monster tersebut
"Astaga, apakah ini yang dimaksud waspada oleh orang itu? "
Sun Hoo langsung bergegas mengambil jaket dan memakai topengnya. Dengan kecepatan penuh sambil menelpon Park Kwan Soo, ia terbang ke arah Jeju.
Tak ada setengah jam, Sun Hoo sudah sampai di kapal dimana Park Kwan Soo berada. Semua hunter yang berada dikapal tersebut kaget melihat Sun Hoo terbang?
"Ada apa? Cepat katakan! " Kata Sun Hoo
"Sun eh..... Tuan Mask Hunter yang berada di timur dan barat terjebak sementara Kelompok hunter di utara berhasil kembali namun hanya 30% dari mereka meninggal dan 10% hilang, sisanya luka-luka. Makhluk dari Abyss semua masuk kembali setelah menghancurkan 30 kapal perang milik Amerika dan Rusia di Selatan"
"Tunggu disini,aku akan bantu mereka! Siapkan transportasi untuk mengangkut mereka di Timur dan barat. Cepat!"
Sun Hoo melesat dengan kecepatan penuh ke atas langit membuat kapal tersebut bergoyang akibat hembusan anginnya. Saat berada diketinggian 5000 Kaki, Sun Hoo mulai memindai Pulau Jeju menggunakan Qi Sense miliknya untuk menemukan para Hunter yang terjebak.
Sun Hoo membersihkan ratusan monster yang menghalangi jalan dan jika dilihat dari satelit, hanya ada asap karena Sun Hoo membuat kepulan asap dari langkah kakinya dan saat asap menebal, ia membunuh semua monster yang ada dibelakang.
Butuh waktu 2 jam untuk mengevakuasi semua hunter. Berkat bantuan Sun Hoo 2 Hunter Rank SS yang merupakan harta Internasional yaitu Ivan Vasily dan Chen Jiu Qing berhasil selamat. Setelah membantu mengevakuasi ia menuju kapal Park Kwan Soo untuk bertanya
" Hey Park Kwan Soo, apakah boleh ini menjadi tempat pertempuran saya? "
"Hey apa kamu gila? Mereka berjumlah ribuan, dan masih ada 1 gate rank S dan 4 Gate Rank A yang belum ditutup. "
"Boleh atau tidak, cepat jawab. "
Park Kwan Soo melihat ke mata Sun Hoo bahwa ia yakin dapat menyelesaikan masalah ini sendirian.
"B Bo Boleh. " Park Kwan Soo mengucapkan kata itu dan hanya berharap bahwa Sun Hoo dapat mengatasi masalah ini.
Sun Hoo kali ini menunjukan kekuataanya, namun bukan kekuatan penuhnya.
Ia terbang menuju Jeju dan dilihat dari semua orang saat Sun Hoo terbang, petir mengikutinya, awan berubah menjadi gelap, Tiba-tiba sebuah cahaya terang muncul dari Sun Hoo dari depan Sun Hoo. Saat cahaya tersebut diikuti Petir yang ikut turun saat cahaya tersebut mengarah kebawah dan membuat sebuah ledakan
Boooom
Jutaan mata memandang pertarungan Sun Hoo dengan Ribuan Monster yang disiarkan lewat helikopter yang terbang jauh dari pertempuran tersebut.
Sementara di Kapal, seseorang sedang berbicara dengan, Park Kwan Soo, ia adalah Gong Tae Ok yaitu Hunter nomor 1 Se Korea Selatan dan nomor 4 Se Asia.
"Hey, Presiden Park Kwan Soo, apakah ini hunter itu masih seorang manusia? "
Park Kwan Soo menjawab sambil melihat sebuah ledakan dari Pulau Jeju.
"Tidak peduli ia masih manusia atau bukan, yang terpenting adalah Pulau Jeju tersebut tidak dihancurkan olehnya. "
Di Pulau Jeju, Sun Hoo sudah membunuh ratusan monster hanya dengan 1 kali tebasan Mountain Slasher miliknya yang sudah ia kurangi kekuataannya 50%.
'Astaga padahal sudah kukurangi 50% kekuataannya, Apakah pulau ini maaih bisa diperbaiki setelah kuciptakan cekungan sedalam dan selebar ini. '
Sun Hoo mengeleng-gelengkan kepalanya karena ia sudah membuat cekungan berbentuk lurus sedalam 20m dan sepanjang 400m lebih. Namun Sun Hoo tiba-tiba merasakan ada hawa dari ribuan monster yang berada di ratusan Qi Condentation dan ratusan Qi Transformation menuju ke arahnya.
'Semut lagi, kali ini kekuataannya mungkin kubuat 35% saja, agar tidak menimbulkan kerusakan. '
Sun Hoo mengangkat pedangnya ke atas dan ia menurunkan ribuan pedang lewat jurus Raining Thousands of Mana Swords. dan Ia mengubahnya menjadi Tribulation Swords. Seketika saat ribuan pedang tersebut menyentuh sesuatu, ledakan besar yang berjumlah ribuan terjadi.
Seluruh dunia yang sedang menyaksikan pertempuran dahsyat tersebut membuka matanya lebar-lebar saat melihat ribuan pedang yang jatuh tersebut menjadi ribuan bom.
Suara Bom tersebut terdengar sampai ratusan kilometer jauhnya. Bom tersebut membunuh ribuan monster yang berlari kearahnya.
Sun Hoo mendarat saat melihat sebuah dungeon break rank A. Ia tidak tahu cara menutup dan menelpon Park Kwan Soo.
"Hei bagaimana cara menutup dungeon break? "
"Uuhhh, kamu tinggal bunuh bosnya, karena dungeon break, pasti bosnya keluar, kamu cari dan bunuh baru dungeonnya menutup. "
"Oke. "
Sun Hoo menutup teleponnya dan menggunakan Qi Sense miliknya kemudian ia tersenyum.
" Ketemu Kau. "