The Greatest Swordman Who Became A Hunter

The Greatest Swordman Who Became A Hunter
Menstabilkan Kekuataan



Matahari menyorot kamar Sun Hoo membuat Sun Hoo bangun.


" HOAAAAAM sudah 2 hari setelah penyerangan Jeju, aku penasaran berapa lama untuk menembus batasan ranah dan menerobos ke Ranah God Form. "


Sun Hoo melakukan makan dan mandi kemudian ia segera berkultivasi.


Setelah 2 jam berkultivasi lebih


" Astaga batasan antara ranah God Tribulation dan ranah God Form sangat besar. Berbeda dengan ranah God Transformation dan God Tribulation yang seperti aquarium dan kolam renang, ini seperti kolam renang dengan sebuah danau. Lebih baik aku bertemu organisasi kemarin saja dan bertanya lebih lanjut. "


Sun Hoo terbang ke langit dan menuju tempat kemarin.Sesampainya, diruangan bawah tanah tersebut, saat ia membuka pintu, semua orang terdiam dan hanya memandang Sun Hoo dengan tatapan ketakutan.


Selama Sun Hoo berkultivasi, ia merasakan puluhan orang dari organisasi tersebut berusaha mengkhianatinya dan itu salah satu alasan ia datang ke tempat itu.


" Halo semuanya, mari berkumpul ada yang ingin aku bicarakan dengan kalian. "


Sun Hoo mengumpulkan semua orang diruangan tersebut dan mulai berkata.


" Aku tahu ada puluhan dari kalian yang mencoba mengkhianatiku, lebih kalian maju mendekat biar kulihat siapa saja, dan jika kalian tidak maju dan mengaku akan kubunuh. "


Semua orang hanya menatap satu sama lain untuk beberapa saat dan ada sekitar 20 orang maju


" Oke, aku akan hitung sampai 5 jika kalian tidak ada yang maju lagi maka akan kubunuh. 1.. 2.. 3.. 4.. 5.. "


Setelah menghitung sampai 5 hanya ada 7 orang yang maju, Sun Hoo hanya terdiam dan mulai memeriksa jiwa setiap orang selama 5 menit. Setelah selesai ia hanya tersenyum dan berkata


" DAPAT "


Sekitar 18 orang merasakan sakit yang sangat luar biasa. 18 orang tersebut hanya mengerang kesakitan dan mulai berkata untuk mengampuni mereka. Tetapi Sun Hoo tersenyum dan berkata


" Apa untungnya bagiku untuk memlihara pengkhianat? "


Sun Hoo menghentikan rasa sakit mereka dan menunggu jawaban mereka.


" Ka kami dan bersedia setia mengikuti tuan. "


Jawab 8 orang dari mereka.


' Dari 8 orang ini ada 1 ranah God Transformation, 1 ranah God Reincarnation, 2 Qi Transcendent, 4 Qi Solidation, dan sisanya Qi Transformation. '


" Aku sudah banyak mendengar itu. "


Sun Hoo langsung memusnahkan jiwa 8 orang tersebut karena selama di Murim, Sun Hoo sudah sering mendengar kata tersebut dan ujung-ujungnya memberontak. Itu membuat ia kesal hingga ia mempelajari cara membuat pil yang ia namakan Pil Budak karena dapat mengontrol hidup mati seseorang, tetapi Sun Hoo belum sempat memberikan ke orang yang berada didunia Murim karena ia baru berhasil membuat Pil itu sekitar 1 bulan sebelum ia balik ke bumi. Dan selama 1 bulan itu, ia hanya membuat ribuan pil dan mempelajari teknik pedangnya.


Semua orang langsung ketakutan dan gemetar.


" Baiklah, karena aku tidak mau membuang-buang pasukan cukup itu saja, kalian yang tidak mengkhianatiku akanku perlakukan kalian dengan baik. "


Sun Hoo memanggil Darren untuk berbincang diruangan yang berada disamping aula tersebut.


Sun Hoo menanyakan semua hal yang ingin ia ketahui kepada Darren tentang organisasi ini


Darren menjelaskan nama Organisasi ini adalah 'Choosen' dan ia menjelaskan bahwa setidaknya ada total ada 218 orang yang berada diorganisasi ini, tapi tak semua orang yang ada diorganisasi adalah praktisi bela diri , juga ada Blacksmith, healer, pembuat pill, pembuat segel dan masih banyak lagi dan total dari mereka semua yang bukan praktisi bela diri atau ahli sihir ada 89.


Di organisasi ini ada tingkatan yang berbeda yaitu mulai dari tingkat 1 sampai 7. Untuk 14 orang sebelumnya, mereka berada di tingkat 6 dan 7. Dan untuk orang praktisi bela diri atau ahli sihir biasanya mulai dari tingkat 3. Dan yang bukan praktisi bela diri atau ahli sihir mulai dari tingkat 1 sampai 3.


Organisasi bersembunyi dibalik Perusahaan AZ. Dan tujuan organisasi 'Choosen' adalah menjaga bumi. Sama seperti Sun Hoo sebelumnya, 3 bulan lalu semua orang diorganisasi ini telah bertemu dengan orang yang sama di gunung saat Sun Hoo bangun dari pingsan setelah penerobosan ranah yang membuatnya langsung berada diranah God Tribulation akhir.


Setelah sudah memahami keadaan organisasi ini, Sun Hoo menyerahkan Organisasi ini kepada Darren dan Tang Fei untuk diurus, kemudian Sun Hoo pulang ke rumah untuk makan, mandi dan berkultivasi.


Setelah berkultivasi dikamarnya hingga tengah malam, Sun Hoo tiduran dikasur sambil berpikir


Sun Hoo memikirkan dengan matang bahwa ia harus segera mematangkan kekuataannya secepat mungkin, karena Emperor Monster sudah setara dengan seorang yang berada di ranah God Realm dan jumlah mereka ada 100 lebih. Tidak memungkinkan bagi Sun Hoo untuk melawan musuh dengan kekuataanya sekarang.


Sun Hoo segera tidur setelah memikirkan apa yang harus ia lakukan kedepannya.


Esok pagi Sun Hoo menelpon Park Kwan Soo


" Halo Park Kwan Soo, Uhmmm mungkin untuk 1 atau 2 bulan kedepan, aku akan berdiam diri didalam rumah, kalau butuh sesuatu, kamu bisa menelponku atau kamu datang ke rumahku. Dan untuk masalah biaya rumah ini, uangnya sudah aku transfer ke rekeningmu. Coba cek. "


" Oke sudah masuk. Ya sudah, lagian dungeon di Jeju sudah semuanya hilang berkat kamu. Dan juga, cobalah untuk membuat akun sosial media, karena penggemarmu bertambah banyak. Mengerti? "


" Iya Iya, sampai jumpa. "


Setelah selesai menelpon, Sun Hoo mengeluarkan 5 buku teknik dan mulai berkonsentrasi untuk menstabilkan kekuataan miliknya.


Tapak penghancur surga, Tebasan pedang ilahi, Tinju hitam utara, Petir pembunuh massal, Dan yang terkuat dari itu semua adalah Pusaran dimensi cakrawala.


Teknik Pusaran Dimensi Cakrawala adalah teknik terlarang Murim yang dibuat oleh seorang praktisi God Form. Teknik ini sangat kuat dan membuat musuh ditingkatan manapun tidak akan keluar hidup-hidup setelah terkena teknik ini, sehingga setiap salinan buku dari teknik ini dibakar tak tersisa. Namun keberuntungan Sun Hoo sangat tinggi, ia menemukan buku ini digua yang tersembunyi yang tertutup oleh Array tingkat 4 sayangnya teknik ini hanya dapat dipakai setelah mencapai ranah God Tribulation menengah, karena pemakaian Qinya yang sangat tinggi.


Digua itu, Sun Hoo juga menemukan beberapa teknik yang kemudian Sun Hoo ambil dan ia pakai termasuk Teknik Hujan pedang miliknya dan Tribulation Sword miliknya. Tak hanya itu, pedang yang ia pakai sekarang juga dari gua tersebut.


2 bulan telah berlalu, tidak ada yang spesial terjadi dibumi. Kekuataan Sun Hoo sudah stabil dan sekarang kekuataannya sudah setara dengan God Tribulation Akhir, setelah ia berkultivasi dan sehari hanya tidur 5 jam selama 2 bulan. Tak hanya itu, ia juga berhasil menguasai 5 teknik baru tersebut.


Sebelumnya, sistem membatasi penggunaan teknik/skill yang hanya 10 skill. Baik itu pasif maupun skill untuk menyerang. Namun sekarang batasan itu sekarang sudah dihapus dan Sun Hoo dapat mempelajari skill tanpa harus menggunakan skill itu ribuan kali.


Selama Sun Hoo berkultivasi, ia juga sering mengunjungi kantung ruang yang sebelumnya dimasuki oleh monster dari Abyss. Sun Hoo terus bertanya semua hal tentang monster, dan para Monarch dan Fallen Monarch kepada para monster. Namun mereka juga tidak tahu banyak mengenai para Monarch.


Sun Hoo menghela nafas kemudian ia bangun dari kasurnya dan bersiap-siap pergi ke rumah adiknya.


Tok tok tok


" Ibu, Sun Young............. "


" Iya, tunggu. " teriak ibunya dari dalam rumah yang segera membukakan pintu.


" Ibu, Sun Young dimana? " Sun Hoo duduk disofa dan minum teh yang disediakan ibunya


" Oooh, dia lagi mau pulang. Kamu 2 bulan kemana aja? Ibu sama Sun Young udah tanya ke Asosiasi Hunter Korea, nama kamu gak kedaftar. "


" Uhuuuk, uhuuk, uhuk. Oooh a aku pakai nama lain soalnya. "


' Sial aku lupa minta ke Park Kwan Soo untuk dibuat identitas palsu. '


Pintu terbuka dan Sun Young pulang.


" Ibuu, aku pul... Eh oppa ada disini. 2 bulan kemana aja? Udah punya pacar ya? "


" Jangan Ngadi-ngadi deh. Aku minta cuti 3 bulan. Jadi aku bakal tinggal disini. Bolehkan? "


" Ooooh ya udah, boleh. Gimana kalo oppa temenin aku ke agensi besok, maukan? "


" Ya udah. Sekalian paginya aku mau beli mobil, soalnya aku gak punya. "


" Oppa mau beli mobil apa? Aku pilihin yang bagus deh buat Oppa. "


Esok Paginya....


Bersambung