
Gruduk Gruduk Gruduk.
" Hymn, aku yang akan mulai serangan pertama. "
Hymn yang berada dalam wujud aslinya menampakkan diri dan membuat puluhan ribu prajurit musuh ketakutan.
Musuh yang membawa 50.000, percaya diri dengan jumlah mereka dan terus mendekat kearah Sun Hoo. 6 jendral dengan ranah Heavenly berada dipaling belakang
Ketika jaraknya sudah beberapa ratus meter, Sun Hoo mengangkat kakinya yang dipenuhi dengan Qi dan menginjak ketanah dengan keras.
BRAKKKK
Tanah yang tadinya datar langsung bergetar dan membentuk gelombang seperti ombak yang menyapu ribuan prajurit yang membuat mereka jatuh ketanah.
" Hymn, sekarang! "
Api yang keluar dari mulut Hymn membakar para prajurit yang jatuh didepan dan membuat mereka menjadi abu. Prajurit yang belum mati berusaha kabur kebelakang
" Kapten Squad, kenapa kamu mundur? Suruh mereka maju lagi. "
" Tuan, naga besar itu memusnahkan sekitar 2.000 pasukan secara instan. "
" Biarkan aku yang maju. "
Satu dari enam jendral menerobos maju kedepan dengan membawa tombaknya menuju kearah Hymn
SWOSSHHH
" Rasakan Thorn Spe.... "
JLEBBB
" Bodoh, kamu bahkan tidak menduganya. Bagaimana kamu bisa menjadi jendral dengan otak seperti ini. "
" Kam...KAMU MATILAH!!! "
Sebelum jendral tersebut menusuk tubuh Sun Hoo dengan tombak, Undead ketua kultus iblis membunuhnya terlebih dahulu.
SRASHHHH
" Kerja bagus, mulai sekarang kamu akan menjadi Guardian ke 1 ku. "
Disisi seberang.
" Apa yang kalian tunggu? Maju, serang dia. "
3 Jendral dengan ranah Heavenly Reincarnation awal dan 2 menengah terbang diudara menerjang menuju kearah Sun Hoo.
" Augustus, Zhang Yi, Zhang Er, Guardian 1 maju. Dan kamu, bangkitlah dari kegelapan. "
Jiwa jendral yang sebelumnya mati keluar dari tubuhnya.
" Jangan takut mereka tidak begit.... "
BAMMM.
Hymn yang berada dipaling depan langsung menghantan seorang jendral dengan ekornya.
ROOOOAAAAAAARRRRRRR
Raungan naga yang menggelegar terdengar hingga berpuluh-puluh kilometer. Para prajurit yang menyerbu menutup kuping karena raungan yang dapat memecahkan gelendang telinga mereka. Sementara dari pihak Sun Hoo mereka semakin berkobar untuk maju.
Para prajurit yang terus maju mengendarai kuda akhirnya mulai berbentrokkan dengan prajurit Sun Hoo. Sementara Sun Hoo beserta yang lainnya bertarung dilangit.
ZRASHHHHH.
" Kemari kamu. "
Sun Hoo yang melawan jendral yang paling mendominasi dari mereka, sama sekali tidak menunjukan tanda kelelahan.
" Kamu lambat. "
Sreeet
" Kurang cepat. "
Sreeet
" Apa segini kemampuan terbaikmu? "
Sreeet
Daritadi Sun Hoo bermain dengan kecepatan dan mengiris-iris bagian tubuhnya dengan pedang.
" BERHENTI BERMAIN DAN LAWAN AKU DENGAN SERIUS!!! "
Mendengar tantangan dari jendral itu, Sun Hoo langsung berhenti dan tersenyum.
" Baiklah, kalau itu maumu. Heavenly Phantom Blizard Step. "
SWOSH....SWOSHH....SWOSHHH
Jendral itu kaget karena Sun Hoo hilang dari pandangannya dalam sekejap.
" Sword of Annihilation. "
ZRASSHHHHHHH
Pasukan musuh yang sebelumnya bertarung, terdiam tak bersuara. Ketika melihat tebasan yang diarahkan kelangit itu menyobek ruang hampa.
" Ap..apa ia barusan menyobek ruang hampa? " Kata seorang prajurit di ranah Mystical Reborn yang gemetar ketakutan
" KABUR!!! Para jendral sudah mati. " Teriak kapten squad
Sun Hoo dengan sigap mengaktifkan Dommain dome miliknya hingga sejauh 100 km dan membuat pasukan pusuh terperangkap didalam.
" Kalian yang mati, bangkitlah dari kuburmu. Dan bunuh mereka semua. "
" T..tidak jang... "
SRASHHH, SRASHHH, SRASHHH
***
1 Jam kemudian
Sun Hoo yang sudah menyelesaikan urusannya kembali ke halaman istana untuk menemui adiknya yang sedang makan.
" Sun Young. "
Sebelum menyelesaikan kata-katanya, Sun Young langsung memeluk Sun Hoo sambil menangis.
" I...ibu dia. "
" Iya aku tau, aku tau. Jangan menangis. "
" Kenapa....kenapa oppa gak ada disitu waktu itu? Ke..kenapa? "
Sun Young menangis sambil memukul-mukul dada Sun Hoo. Sun Hoo yang tak bisa berbuat apa-apa, hanya bisa meneteskan air matanya dan mengusap kepala adiknya.
" Sun Young, liat aku. Aku pasti akan membalaskannya, maaf. Selama ini aku mendaftar menjadi hunter dan hanya pergi-pergi ke tempat antahberantah. Namun kali ini, aku akan memburu mereka. Aku janji jadi gak ada yang bakal nyakitin kamu lagi dan bakal membalas mereka semua. Oppa janji. "
Sesudah menenangkan Sun Young, Sun Hoo kembali ke kediaman Gu.
" Ah nak Sun Hoo, apa itu adikmu? " Tanya Dian Chang yang penasaran.
" Iya, siap-siap kembali. Dan untuk kalian keluarga Gu, Leluhur kalian sudah menyetujui kontrak jiwa denganku, aku telah menunjuknya sebagai Kaisar Dixi baru dan telah membunuh semua keturunan dari kaisar Dixi sebelumnya. Aku mau kalian segera menjadi Dinasti terkuat dan segera siapkan jutaan pasukan untukku. "
" Perang mahadahsyat. Oh ya, aku telah memberikannya puluhan teknik bertarung, buku panduan membuat array, buku panduan alkemis dan banyak bahan serta ratusan ribu pill. "
" Te..terimakasih. Kami akan melakukan sebaik kami. "
" Ayo kita pulang. "
" Baiklah Tuan. "
Ketika sudah pulang, Sun Hoo kembali kerumahnya dan memasak makanan untuk adiknya. Mereka makan dimeja bersama.
" Sun Young, Oppa sudah memikirkan. Kamu harus belajar kultivasi, selain bermanfaat untuk menjaga diri, kamu juga bisa hidup ratusan-ribuan-hingha puluhan ribu tahun. "
" Baiklah, aku tidak menjadi beban untuk oppa terus. "
Setelah selesai makan, mereka keluar kehalaman dan duduk ditengah-tengah halaman.
" Sun Young bermeditasilah, apakah kamu bisa merasakan banyak cahaya putih kecil yang melayang diudara? "
" Iya, banyak sekali. "
" Coba seraplah cahaya yang melayang ini melalui pori-pori dan tarikan nafas. "
" Oke. "
Dalam hitungan detik, dari tubuh Sun Young mengeluarkan hempasan angin.
" Selamat Sun Young kamu masuk ke Qi Flowing awal. "
" Qi Flowing? "
" Iya, itu ranah paling awal. "
" Oppa ada diranah apa? "
" Ranah yang lebih tinggi. "
" Apa oppa lebih tinggi dari Ahjussi Darren? "
" Darren hanyalah serangga dimataku. Mana bisa dibanndingkan. "
" Kalau begitu ada berapa ranah sebenarnya. "
" Ah iya aku lupa menjelaskan. Dimulai dari Qi Flowing, Qi condentation, Qi Transformation, Qi Solidation, Qi Transcendent, Mystical Reborn, Great Mystical, Mystical Emperor, Saint Mystical, Heavenly Reincarnation, Heavenly Dominator, Heavenly DemiGod dan Heavenly God. Mereka semua terbagi menjadi awal, menengah dan akhir.
Oppamu sudah diranah Heavenly Reincarnation. "
" Ahhh jauh sekali. "
" Jangan menyerah. Kamu berbakat kok, dengan bantuanku kamu bisa di ranah Qi Condentation dalam waktu 1 Bulan percayalah. "
Selama 1 bulan, Sun Hoo hanya berada dirumah membantu adiknya berkultivasi. Ia menyediakan segala sumber daya yang dibutuhkan adiknya mulai dari skill, pill, dan lain-lainnya.
***
Di Amerika
Puluhan presiden dunia berkumpul disatu tempat rahasia dibawah gedung putih. Rapat ini sangat rahasia bahkan yang tahu hanya presiden saja dan para presiden didatangkan kesini secara rahasia tanpa ada media didunia ini yang tahu.
" Tuan Presiden, tamunya sudah datang. "
" Ah silahkan masuk. "
Seorang wanita berusia 20 tahunan yang berasal dari Swedia.
" Selamat datang nona Eva. "
" Silahkan duduk. "
Wanita itu duduk disofa dan mengambil surat yang diambil dari saku bajunya dan menaruhnya dipangkuannya. Ia mulai meramal dihadapan para presiden.
" Baiklah aku akan melihatnya. "
Eva yang mendapatkan skill menerawang mulai menerawang akhir dari bumi ini. Ia memejamkan matanya dan mulai tidur.
Ia melihat benua amerika, eropa dan afrika yang sudah hancur dan menjadi lautan api, sedangkan benua Asia dan yang sisa 1/3nya masih terdapat kehidupan.
Namun ia tiba-tiba terbawa untuk melihat pemandangan kota Washington DC yang penuh dengan ratusan juta monster sedang bertempur melawan ratusan juta pasukan dengan sayap putih.
Ketika mereka bertarung dahysat, sesosok pria muncul dari sebuah portal dengan membawa sebuah tali yang diikatkan 6 kepala. Ia tidaj biaa melihat mukanya karena skill tersebut hanya menunjukkan kejadian dan tidak memberikan detail spesifik.
Sesaatnya ia keluar dari portal, ia mengeluarkan tebasan dahysat yang sampai menyapu bersih seluruh bangunan dan para prajurit yang bertempur didepannya sampai ratusan kilometer jauhnya dan membuat ratusan kilometer didepan menjadi lahan yang tandus. Setelah itu, dari bawah tanah pria itu muncul jutaan pasukan berwarna hitam yang seperti semangat untuk berperang.
Melihat dari jumlahnya, ia tidak akan bisa menang melawan milyaran pasukan dihadapannya, pasukan orang itu juga tidak sampai 1:100 dari pasukan yang dihadapannya. Namun orang ini mengacungkan pedangnya kepada 6 orang, 3 dengan pakaian emas dan 3 lagi tidak memakai pakaian berwarna gelap.
Eva tiba-tiba melompat waktu beberapa puluh jam kemudian, ia melihat tampilan orang itu yang mana tangannya sudah putus 1 dan masih mengacungkan pedangnya kepada 2 Orang yang satu berpakaian armor warna emas dan yang satunya lagi armor berpakaian hitam.
" Haaah, Haaah, Haaah. "
" Non...nona Eva, ada apa? "
" Pe....perang. Perang mahadahsyat. "
" Perang? Bisakah kamu beritahu kami lebih detail. "
" Seorang manusia, dia...dia..... "
Eva yang menangis mulai menitihkan air matanya membuat para presiden bingung.
" Nona Eva, tolong tenanglah. Kamu bisa menceritakan perlahan. "
" Dia yang berjuang sendirian melawan milyaran pasukan bahkan saat ia terluka, ia masih berdiri. "
" Ah apa kamu tahu siapa pria itu? "
" Ti...tidak. Hikss... "
" Kemudian apa yang terjadi dengan bumi? "
" Hancur. "
Para presiden yang mendengar perkataan itu sangat kaget. Namun presiden Amerika, Jonathan mulai mengajukan pertanyaan lagi meskipun ia sangat kaget.
" Bisakah kamu menjelaskan lebih detail? "
" Benua Amerika, Eropa, Afrika, Antartika hancur. Yang tersisa hanyalah benua Asia yang sudah 2/3nya menjadi lautan api. "
Pernyataan itu membuat para presiden lebih terkejut lagi.
" Omong kosong apa itu? Apa kamu membawa dukun hanya untuk mengucapkan omong kosong ini? " Teriak Presiden Mesir
" Ya, wanita ini harus mempertanggung jawabkan perkataannya. " Saut presiden kanada.
Jonathan yang geram berteriak langsung berteriak
" DIAM!!! Apa kalian lupa berapa ramalan yang ia katakan menjadi kenyataan. Total 16 dari 16 ramalan yang ia katakan menjadi kenyataan. "
" Tapi itu hanya ramalan. "
" DIAM! Nona Eva, apakah kamu bisa memberikan petunjuk siapa orang itu? "
" Maaf aku tidak tahu. Aku akan pergi dulu. "
Eva yang berjalan sempoyongan langsung pingsan setelah melakukan ramalan besar itu.
Bersambung