
2 Bulan kemudian.
" Hah, didalam alam jiwa master terasa 2 tahun. Tapi disini hanya 2 bulan. Tunggu aku Sun Young, oppa akan bawa kamu pulang dan membantai mereka. "
Didepan portal daerah Gangbuk.
" Ah Dian Chang, Chang Wu, dan Baek Un , maaf waktu itu meninggalkan kalian digedung sekteku. Aku ingin meminta bantuan kalian. "
" Katakan saja, apa yang perlu kita bantu? "
" Ketika sampai disana, tolong jaga adikku. Ini orangnya. "
" Ah, kami mengerti baiklah. Apa kita akan pergi sekarang? "
" Ya. "
Didepan rumah keluarga Gu, sore menjelang malam
Tok Tok Tok
" Sia... "
SRASHHH
" ADA PENYUSUP!!! "
" Bacot. "
JLEEEB
Dikamar patriak
BRAKKK
" Patriak, gawat. Seseorang menerobos masuk. "
" APA? Berapa orang? "
" 4.. mereka berjumlah 4 orang. "
" Kirim pasukanlah, bodoh. "
" Me...mereka semua mati. "
" Segera perintahkan prajurit elit. Kalian tunggu sebentar aku akan memanggil leluhur untuk jaga-jaga. "
" Baik, tuan. "
Ditengah lapangan.
" Dian Chang, datang sekitar 5 orang dengan tingkat
Mystical Emperor dan 2 orang Saint Mystical awal dan 1 menengah. Bersiaplah. "
" SIAPA YANG BER... "
CRASHHHH
Seorang tetua dengan ranah terendah mati dengan keadaan kepala yang hancur karena ditekan Qi Sun Hoo.
" Apakah kalian bisa melawan mereka? "
" Nak Sun Hoo, apakah kamu meremehkan kita? "
" Hahaha, baiklah. Selamat bertarung. "
Ketika Dian Chang, Chang Wu dan Baek Un bertarung, Sun Hoo hanya duduk menonton pertarungan. Sebenarnya Sun Hoo tidak menemukan keberadaan adiknya dirumah ini jadi ia perlu mencari tahu terlebih dahulu.
" Chang Wu, aku akan pergi kearah timur. Ada 1.000 tamu datang kesini, kalian urus disini dahulu. Jangan bunuh mereka dulu, mengerti?"
" Baiklah. "
ZRAKK
Sun Hoo menyobek ruang dan langsung muncul didepan gerombolan tersebut.
" Halo, selamat malam. Apa bala bantuan sudah mulai datang? "
" Apa kamu orang yang menyerang kediaman Gu? "
" Apa kamu bala bantuan untuk keluarga Gu? "
" LANCANG!! Bunuh dia. "
" Lotus Flowery Finger Sword. "
ZRASHHHHH
Tebasan dahysat keluar dari jari Sun Hoo diikuti oleh wangi bunga lotus. 1.000 orang itu mati dengan badan yang terbelah dan tak ada satu orangpun yang selamat dari tebasan itu. Selesai mengurus mereka.
" Bangkitlah dari tubuhmu. "
Sesudah mengambil 1.000 undead, Sun Hoo kembali kekediaman Gu.
" Nak, kami sudah membereskan mereka. "
" Bagus. Hei, dimana patriakmu? "
" Tunggulah leluhur datang dan membunuh kalian. "
" Aku akan bertanya diman.... "
Cuihhhh
Orang tersebut meludah dimuka Sun Hoo dan membuat Sun Hoo mulai naik pitam. Sun Hoo menggunakan Qinya memasukan pil anti pendarah kemulutnya dan memaksa memakannya, kemudian ia mencabut lidah dan mematahkan rahang bawah orang tersebut.
Tak sampai disitu, Sun Hoo memotong kedua kaki dan tangannya, orang itu yang masih bisa merasakan sakit yang luar biasa tapi ia tidak bisa berteriak. Sun Hoo juga meremukkan tulang punggungnya dan membuat ia cacat. Setelah itu baru menggantungnya didepan aula pertemuan.
" Selanjutnya, dimana patriakmu? " Sun Hoo bertanya kepada tetua yang lain
" To...tolong jangan bunuh aku. "
" Makanya jawab dengan cepat. "
" Se..sedang memanggil leluhur. "
" Dan dimana semua tuan muda kalian? "
" LEPASKAN DIA!!! "
Sebuah aura membunuh dari seseorang tiba-tiba muncul
" Hahahaha ternyata seranah denganku. Oi, kakek beritahu dimana adikku? "
" Adik? Tanya setelah kamu mat..... "
BAAAAMMMMM
" Banyak bacot tidak menyelesaikan masalah. "
" Ughhhh, nak kamu membuatku kesal. "
ZRASHHH, ZRASHHHH, ZRASHHHH
Pertarungan terjadi, Sun Hoo terus menerus mengarahkan tebasan dari Lotus Flowery Finger Sword kearah leluhur gu. Namun ia berhasil menghindari semuanya.
" Rasakan teknikku. Flipping Palm Hand. "
SWOOOSHHH. Sun Hoo maju dengan cepat sebelum diremukkan oleh Qi yang dipadatkan menjadi telapak tangan raksasa.
BAAAMMMMM
" 1.000 Palm Destro... "
ZRASHHHHH
Sebelum mengeluarkan skill, tangan kanan leluhur gu itu sudah terpotong dan membuatnya langsung jatuh ketanah.
" Arghhhh, nak apa maumu? "
" Dimana adikku? "
" Si..siapa namanya? "
" PARK...SUN....YOUNG. "
" Si...siapa dia? Aku tidak pernah mendeng... "
" Leluhur... aku tau dia. Gadis itu sudah kita jual ke raja negara Dixi. "
Mendengar perkataan itu, Sun Hoo mengeluarkan aura membunuhnya dan menekan semua anggota keluarga Gu dengan aura tersebut.
" Apa aku baru saja mendengar kata jual? "
" Te..tenang dulu tuan. "
" Aku bertanya sekali lagi, apa adikku benar-benar dijual belikan seperti barang? "
" I...ya. Ma..maafkan kami tuan "
" Chang Wu, Dian Chang. Tangkap semua orang ini "
" JIKA KAMU BERAN.... " Teriak leluhur Gu medengar ucapan Sun Hoo
ZRASHHHH
Tebasan dikeluarkan jari Sun Hoo dan menggores pipi leluhur Gu, tebasannya juga menghancurkan rumah utama dikediaman Gu.
" Jika kamu berani berkata lagi, aku takkan segan untuk membantai seluruh keluargamu mengerti? "
" Apakah kamu akan berjanji akan hal itu? "
" Cepat jangan buat aku menunggu. Ah Chang Wu, kumpulkan semua orang didalam 1 aula. Tak peduli wanita, pria, atau anak-anak. Kumpulkan mereka semua. Aku akan menyelesaikan masalah ini sebelum 24 jam. "
Istana kerajaan Dixi.
" Nak, seharusnya rajanya ada dibangunan itu. "
" Baiklah diam disini. Domain dome, bangkitlah semua. "
Ribuan prajurit dan penjaga istana yang baru saja mati melawan undead jiwa Sun Hoo bangkit dari tubuh mereka. Sekarang Sun Hoo mempunyai lebih dari 5.000 pasukan undead dengan tingkat terendah diranah Qi Transcendent. Domain dome yang dipasangkan diseluruh area istana sebesar 20 km² menjaga agar semua orang dari luar tidak bisa masuk dan didalam tidak bisa keluar.
" HENTIKAN, apa yang kamu mau? "
" Dimana adikku. Berikan dia padaku, sebelum aku yang mencari sendiri. "
" Si...siapa nama adikmu? "
" PARK SUN YOUNG, cepat antarkan dia dihadapanku. "
" A...ku tidak tahu. "
" Maka matil... "
" TUAN, JANGAN BUNUH RAJA. ADIKMU BERADA DITANGANKU JADI JANG.... "
SRASHHHHH
" Lama, aku sudah menemukan adikku. Tunggu ajalmu disini. "
Dipenjara bawah tanah kerajaan.
BRAKKK
" SUN YOUNG, OPPA DISINI. "
" Op...oppa? OPPA, Aku disini, tolong bantu aku... hiks. Aku takut."
Sun Hoo yang melihat kondisi adiknya yang sudah kurus dan tak dirawat langsung menghancurkan besi penjara dan memeluknya sambil menangis. Tak hanya adiknya, ada puluhan gadis yang terkurung diruangan yang sama dan keadaan yang sama.
" M..maaf, maaf oppa telat. Maaf. "
" Oppa, aku takut. Mereka... "
" Tenang, sekarang kamu tidur dulu ya. Makan pill ini, abis ini oppa janji semuanya bakal aman. Kalian semua keluarlah, kalian sudah bebas. "
" Oppa jangan pergi lagi. "
" Gak bakal, oppa janji gabakal pergi dari sisi kamu lagi. Makan dulu pillnya. "
Seluruh tubuh Sun Young langsung dicek olehnya. Nadi, aliran darah, lebam, semua langsung dibereskan oleh Sun Hoo tanpa sedikitpun. Sesudah itu, Sun Hoo menggendong adiknya keluar dari penjara itu
Tak, Tak, Tak
Sun Hoo keluar dari penjara melewati tangga sambil menggendong adiknya yang tertidur pulas dengan keadaan yang kurus, berantakan, dan penuh lebam. Tubuh Sun Hoo mengeluarkan aura membunuh yang intens, bahkan ini pertama kalinya ia seperti ini.
Raja dixi yang melihat Sun Hoo berjalan mengeluarkan aura membunuhnya sambil menggendong adiknya membuatnya semakin ketakutan
" Dimana bala bantuan dari negara Fu, Tian, dan Qin? Kenapa mereka belum datang? "
CRASHHHHH
Badan dari utusan kerajaan diangkat keudara dan dipecahkan oleh Qi Sun Hoo hingga menjadi bubur.
" Akhhhhh, To...tolong ampuni. Aku ti..dak tahu dia adikmu. "
" Tidak tahu? "
" I....ya. "
ZRAASHHHHHH
Tebasan yang sangat kuat menghancurkan istana milik raja itu.
" Aku juga tidak tahu itu istanamu. "
Tak, Tak, Tak
Sun Hoo mendekat dan memotong tangan raja itu dan mengambil darahnya
" Descendent Bloodseeker. "
Seketika Sun Hoo dapat mengetahui lokasi dari semua keturunan dari raja Dixi.
" Hymn perintahkan 200 bawahanmu, bawa semua keturunan orang ini kehadapanku. Dan zhang yi, bawa raja ini denganku. "
SWOOOONG
Qi Sense Sun Hoo merasakan ada total 50.000 pasukan datang dengan kuda dari arah utara menuju kearahnya. ¾ dari mereka sudah berada diatas Qi Transcendent. Bahkan ada total 10 orang berada diranah Saint Mystical dan 6 Half Heavenly awal datang.
" Prajuritku, bersiaplah. kita akan berperang. "
Sun Hoo menyobek ruang dan langsung berdiri diatas tembok utara, bersama sekitar 4.800 tentaranya menghadap 50.000 pasukan yang sedang menuju kemari.
Bersambung