
" Apa kamu sudah siap? "
Apex memasukkan pedangnya kedalam sarung dan hanya menggunakan jarinya untuk membuat sebuah pedang qi.
" Lotus Flowery Finger Sword. "
Zrashhh
Tebasan keluar dari jari Apex itu diikuti dengan wangi bunga lotus yang wangi. Sun Hoo yang dirasuki masternya Apex, terus menyerang Lurcan tanpa henti dengan Lotus Flowery Finger Sword
Zrashhh, Zrashhh, Zrashhh
Karena tak melihat celah untuk melawan balik, Lurcan hanya bisa terus menghindar dari tebasan tersebut sambil menunggu momentum yang pas.
" Hei bocah, berhenti menghindar. "
" Berhent... "
Zrashhh, Apex melihat sebuah kesempatan dan langsung terbang mencekik Lurcan
" keoouukkhh, ma...tilah. "
Puluhan duri es raksasa telah terbentuk dan semuanya mengarah
" 360° Style Finger Slash. "
Zrash.... Crashhh.
Semua duri es tersebut hancur, Apex yang tidak bisa melihat karena pandangannya terhalangan oleh kristal es dari pecahan duri tersebut. Terdengar suara Lurkan yang menggema didalam kubah es miliknya.
" Meskipun kekuataanmu aslimu tak terkalahkan, namun kamu berada di tubuh seorang Heavenly Reincarnation awal. "
" Naif sekali. "
SWOOONGGG
Qi yang telah dimodifikasi keluar dari tubuh Sun Hoo dan langsung bisa mendeteksi segala sesuatu yang ada di kubah es milik Lurcan. Qi tersebut langsung mendeteksi keberadaan Lurcan. Dengan respons cepat, Apex mulai mengejar Lurcan dengan Lotus Flowery Finger Swordnya
" Sini maju lagi. "
" Ice Spear. "
Namun semakin lama gerakan Apex semakin melambat.
" Sialan nampaknya ini sudah batas kekuataanku. "
" Matilah.... "
Apex yang sedang mengangkat tangannya kearah langit membuka sebuah portal yang sangat besar bahkan melebihi sebuah gunung.
" Akanku balikkan kata itu kepadamu. "
Grudukkk...
Tanah disekitar mulai bergetar keras, serta diikuti oleh langit yang menjadi gelap. Nampak sebuah batu raksasa yang diselimuti api yang membara jatuh dari portal tersebut. Yang membuatnya lebih kaget lagi adalah tak hanya satu, tapi ada ribuan asteroid baik berukuran besar ataupun kecil jatuh kearahnya dari portal yang sangat besar.
Lurcan langsung dengan sekuat tenaga menghancurkan dan menghindar asteroid yang terus berjatuhan tanpa henti
" Uhukkk, sialan membuka ruang ini ternyata masih susah untuk ditubuh seorang Heavenly Reincarnation. "
BOOOOM, BOOOOM, BOOOOM
Melihat sebuah kesempatan, Apex mengeluarkan Sword of Annihilation miliknya dan diarahkan tepat untuk membelah badan Lurcan.
Tebasan kali ini puluhan kali lebih dahsyat daripada milik Sun Hoo. Seketika setelah tebasan ini diarahkan, cahaya yang sangat terang muncul. Dengan kecepatan hampir secepat cahaya, tebasan ini tak hanya membelah tubuh Lurcan menjadi 2, juga membuat sebuah jurang dengan kedalaman terdalam 160 meter sepanjang 450 Km.
Apex kemudian mendekati mayat lurcan dan melihat sebuah manik kecil.
" SIALAAAN. Aku seharusnya sudah menyadari, dalam jangka waktu 1500 tahun lebih tidak mungkin ia berada diranah yang sama. "
' Master ada apa? '
' Sialan, itu hanya clone dirinya saja. '
' Clone? '
' Iya, namun kabar baiknya adalah jiwanya akan terluka sangat serius karena clonenya terbunuh. '
' Master, cepat tangkap Augustus. '
' Sabar. '
SWOOOOOONG
Apex mengeluarkan Qi Sense miliknya hingga menutupi planet, bahkan sampai ke gua-gua terdalam pun masih dapat terjangkau. Melihat kekuataan dari Apex, Sun Hoo hanya bisa diam tak berkata.
" Ketemu. "
Apex langsung membuka portal dan muncul disamping Augustus yang sedang memulihkan diri digua.
" Bagaiman mung... "
Saat Apex keluar dari portal, tercium wangi lotus dan tanpa disadari kaki Augustus sudah terbelah.
Srashhh
" ARGHHHH, kakiku. "
" Jawab pertanyaanku atau aku yang cari sendiri. "
" Ja..jawab aku pilih jawab. "
" Baik, berapa jumlah pasukan disisi kalian. "
" A...aku tidak tau jumlah persisnya. Tapi itu mungkin ada 250-300 Juta mulai dari tingkat rendah hingga tingkat tertinggi. "
" Apa tujuanmu dan Lurcan kesini. "
" A...ku tidak tahu. "
" Jawaban itu tidak memuaskanku, akanku beri 1 kesempatan lagi. Apa tujuan kalian? "
" Me...mencari harta dari Yang mulia 'Apex'. "
" Bagaimana kalian tahu hartanya ada diplanet ini. "
" I..itu diberitahu oleh Lord Apollyon. "
" Apollyon? Menarik, seberapa kuat dia sekarang. "
" A..aku tidak tahu. "
" Jujurlah dan hidupmu akanku pikirkan lagi. "
" A..aku sama sekali tidak tahu. To..tolong ampuni aku. "
" Baiklah, pertanyaan terakhir. Bagaimana keadaan dibumi? "
" Bu...bumi? Uhhh, tidak ad... "
SRASHHH, Arghhhh
" Sudah kukatakan lebih baik jujur. "
Apex meraih kepala augustus dan mulai mencari kedalam jiwanya.
" Soul Seeker. "
Apex yang melihat ingatan dari augustus tiba-tiba tersentak dan batuk mengeluarkan darah
" Uhukk, sialan si Apollyon telah mengunci ingatan terpentingnya. "
Gemuruh mulai bermunculan dari langit, Lurcan menyadari sesuatu dan keluar dari gua tersebut dan melihat ke arah langit. Awan dari puluhan kilometer berkumpul dan membentuk sebuah wajah.
" HAHAHA, lama tidak berjumpa. Mas..Ter. "
" Hei bocah, kamu sudah berhasil mencapai ranah DemiGod? "
" Haha pak tua, bagaimana kecepatan kultivasiku? 1500 tahun dan menembus ranah ini. "
" Terserahmu, Apollyon. "
' Bocah, akanku serahkan kendali atas tubuhmu. Setelah kamu mulai mengontrol tubuhmu, cepat sobek ruang dimensi dan segera masuk. '
' Baiklah. '
Zrakkk
Sun Hoo yang sudah mengambil alih tubuhnya langsung secepatnya menyobek ruang dimensi dan kabur dari pandangan Apollyon.
' Master, kemana kita akan pergi sekarang? '
' Berita buruk. '
' Dari ingatan Augustus, dia adalah calon dari Fallen Monarch ke-6 dan masih ada 3 calon lainnya. Masing-masing dari mereka memegang kendali pasukan sebanyak 500.000 pasukan mulai dari berbagai tingkatan. Untungnya dari 500.000 pasukan itu tidak ada yang sekuat mereka. Untuk berita buruknya, mereka akan menyerang bumi secara besar-besaran dalam waktu 5 tahun lagi. Dan setidaknya mereka akan menyiapkan 5 juta pasukan. '
' Apa masih ada lagi? '
' Aku tidak bisa mencari lebih jauh lagi dari ingatan Augustus. Sekarang aku akan mengajarkanmu sebuah skill, Apa kamu tahu undead? '
' Iya, aku pernah melawan puluhan ribu dulu. '
' Apa kamu mau mempelajarinya? Teknikku lebih kuat yang pernah kamu lawan dulu. Biasanya undead hanya memiliki kekuataan 1/10 dari kekuataan aslinya, tapi teknikku bisa memperoleh kekuataan penuhnya dan para undead ini tidak bisa mati hanya dengan serangan biasa. '
' Apa sekuat itu? '
' Iya. Apa kamu tertarik, dulu aku mempunyai ratusan ribu pasukan undead. '
' Kemana mereka sekarang? '
' Mereka sudah mati. '
' Ah, maaf. Jadi kapan aku bisa memulai pembelajarannya? '
' Sebentar akanku kirim melalui jiwaku. '
Skill tersebut langsung masuk kedalam otak Sun Hoo dan membuat kepalanya sakit.
' Argh, dari dulu sampai sekarang masih membuat kepala sakit. '
' Nak, apa sudah bisa melakukannya? Jika sudah bisa, aku membawa mayat Augustus dan mayat dari Hymn didalam cincin ruangmu. Keluar dari dimensi ruang ini dan mulai membentuk jiwa dari mereka. '
' Ah baiklah. '
Membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mencari sebuah celah ruang yang menuju ke sebuah tempat.
2 Bulan kemudian
" Ughh, gua ini semakin lama semakin bau. Harusnya aku tinggal menyuruhnya keluar. Augustus keluarlah. "
Dari bawah tanah sebuah tubuh merangkak keluar. Diikuti dengan aura yang cukup kuat.
" Tampilanmu mirip seperti sebelumnya, hanya saja sebuah aura yang mirip seperti asap hitam ini menutupi seluruh badanmu kecuali mukamu. Hymn, keluarlah. "
Sun Hoo mengeluarkan mereka dan memasukannya lagi.
" Sudah 2 bulan dan aku tidak pernah merasakan orang dengan tingkatan Saint Mystical keatas. Sekarang aku sudah mencapai ranah Heavenly Reincarnation menengah. Aku penasaran seberap kuat aku yang sekarang. Qi Sense. "
SWOONGGG
Meskipun tak seleuas milik Apex, namun Qi sense miliknya sudah berhasil menjangkau area sejauh 80.000 km².
" Mungkin aku harus bertanya kepada master setelah ia memulihkan jiwanya. Sekarang ada 2 orang dengan ranah Qi Transcendent 20 Km dari sini. "
Sun Hoo langsung menyobek ruang dan sampai dibelakang mereka tak hampir 1 menit.
" Permisi, halo gadis cantik. "
" Siapa kamu? Apa kamu bandit atau mesum? "
" Tidak, apakah aku boleh bertanya? "
" Maaf kami sedang terburu-buru. "
" Tu..tunggu, aku ingin bertany... "
2 perempuan tersebut meninggalkan Sun Hoo sendirian.
" Sombong sekali, setidaknya ada kota berjarak 100 km dari sini. Lebih baik aku ke kota saja. "
Sesampainya Sun Hoo dikota, ia berusaha mencari-cari informasi tentang apa yang terjadi di planet ini.
Namun yang terjadi adalah sebuah kultus iblis dan kultus kegelapan berusaha menaklukkan seluruh daratan dan memaksa 8 Grandmaster Martial art untuk berperang. Dan kota bernama Red Clouds dan dijaga oleh Sekte tingkat menengah yaitu sekte Red Bloom. Kota ini merupakan salah satu dari tambang Giok dan Mana Stone terbesar di seluruh daratan
" Hmmm, sebelumnya para warga tidak ada yang mengetahui tingkatan dari 8 Grandmaster ini. Kebetulan sekte Red Bloom juga sedang membuka lowongan murid, lebih baik aku mencoba mendaftar ke sekte Red Bloom dan menyamar sebagai murid untuk mendapatkan informasi. "
Didepan pintu sekte yang ramai, Sun Hoo mengantri untuk mendaftar ujian masuk sekte. Namun saat sedang mengantri, puluhan murid sekte yang terluka datang.
" Berikan jalan, ada yang sekarat! "
Seorang tetua sekte keluar dari pintu gerbang
" Nak Yuan, Bagaimana hasilnya? "
" Tetua maaf, kami tidak menyangka mereka mempunyai ahli di ranah Great Mystical. "
" Tak apa. Cepat masuk dan obati yang terluka. "
' Tetuanya hanya setingkat Great Mystical menengah. '
Seusai giliran Sun Hoo, ia sekarang berada tempat tes masuk sekte. Beberapa gadis yang ikut dan juga senior sekte juga mulai melihat Sun Hoo.
" Nak, sekarang pukulah batu ini sekuat tenaga. "
' Aku tidak boleh menggunakan Qi sama sekali. Dan mengurangi kekuataanku. Coba 1/10.000 kekuataanku. '
" Haaap, Baaam. "
Semua orang diruangan tersebut melihat Sun Hoo.
' Apakah aku memukul terlalu kuat? '
" Nak, selamat kamu lulus sebagai murid luar peringkat rendah. Dan dari pukulan ini, kamu pasti berada di tingkat Qi Flowing akhir. Meskipun peringkatmu paling rendah, tapi janganlah menyerah "
" Ah, iya makasil. "
' Tak apa, aku harus tetap low profile. '
Saat baru keluar dari ruangan tes, sebuah lonceng yang menggema bunyi.
Teng....Teng....Teng....
Ratusan murid yang sudah memakai seragam keluar dari ruangan dan berlari menuju tembok kota.
" Hei kamu, ikut kita cepat. "
" Ada apa? "
" Kultus iblis datang dengan 5.000 pasukan. "
" Tapi aku baru masuk ke sekte. "
" Jika kota ini hancur, maka sekte akan hancur. Jika sekte hancur apa gunanya kamu masuk kedalam sekte. "
" Ba...baiklah. "
Ribuan kultivator sudah berada didepan gerbang. Sementara Sun Hoo yang sudah menggunakan Qi Sense tahu bahwa setidaknya ada 10.000 pasukan yang datang dan ada 10 orang diranah Great Mystical dan 1 Mystical Emperor
' Dipihak sini hanya ada 7 Great Mystical dan 1 Mystical Emperor yang merupakan ketua Sekte. Bagaimana cara mereka nelawan mereka? Apa aku harus ikut campur? Tunggu 2.000 km dari sini ada pertarungan besar. Lebih baik aku cek saja. '
Sun Hoo mencari tempat sepi didalam ruangan di tembok kota dan langsung menyobek ruang dan sampai dalam 5 menit. Sesaatnya ia keluar dari ruang dimensi, ia melihat 2 orang kembar yang sedang mengepung seorang kakek memakai baju putih sambil memegang pedang.
" Kamu takkan bisa membunuhku, dasar orang gila. "
" Hei, Baek Un. Berhenti menyerang dan berikan kami surat itu. "
" Flowery Blossom Secret Technique. "
" Hei Zhang Wu berhenti, apakah kamu tidak merasakan kehadiran lain disini? "
Sebuah tebasan diarahkan kearah Sun Hoo yang sedang bersembunyi dibalik semak-semak. Namun tebasan tersebut berhasil ditangkis Sun Hoo
" Oi sialan, bikin kaget tau. "
" Siapa kamu? Kamu dapat menangkis tebasanku. "
" Bukan urusanmu, kakek apa kamu salah satu dari 8 Grandmaster. "
" Uhuk, iya betul. Siapa kamu nak? "
" Itu akan kujawab nanti. Sekarang kalian berdua, apa benar kalian mengumpul semua warga di ibukota dan membantai mereka baik anak-anak maupun wanita? "
" Jika kubilang iya. Apa yang kamu lakukan? Apakah kamu akan membunuh kami? Hei bocah, apa kamu tidak tahu siapa pemimpin kami?"
" Itu tergantung jawabanmu. Jawab cepat. "
Aura membunuh Sun Hoo keluar dan langsung diarahkan ke 2 orang itu.
" Masih diranah Saint Mystical awal sudah berani sombong hah? Kamu bahkan tidak bisa merasakan kultivasiku tapi sudah berani mengancamku? "
Bersambung