The Greatest Swordman Who Became A Hunter

The Greatest Swordman Who Became A Hunter
Pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat



Sun Hoo memasuki Array teleportasi dan Menghilang.


Suara klakson berbunyi kencang. Sun Hoo sedang terbang di langit New York. Sun Hoo mulai mencari gedung yang sudah dikasih tahu oleh pembunuh sebelumnya.


Setelah mencari 1 jam. Akhirnya Sun Hoo menemukan gedung tersebut. Gedung tersebut berada ditengah-tengah kota Metropolitan New York.


' Jadi ini adalah Guild, " Hades Guild ". Kalau tidak salah, Hades Guild adalah guild nomor 6 di dunia. Tak ku sangka bahwa dibalik mereka ada Organisasi Pembunuh yang kuat. '


Sun Hoo mengecek seluruh gedung dengan Qi Sense miliknya


" Ketemu kalian, tikus. "


Sun Hoo mendeteksi 200 orang setidaknya adalah hunter rank-A di lantai 50-55. Ia masuki gedung dari lantai paling atas.


Sun Hoo memasuki gedung, saat baru memasuki gedung ia dihalangi oleh seseorang yang merupakan Hunter rank-A.


" Hey, siapa kamu. Mengapa kamu dari atap gedung? Tunjukan identitasmu! "


" Hoho, ada serangga. Aku tidak perlu membalikkan badan, cukup jawab pertanyaanku dan akanku ampuni nyawamu. Dimana pemimpin kalian? "


" Kamu tidak pantas bertemu dengannya. Siapa kamu?!! Cepat balik badan! "


Sun Hoo membalikkan badan dan dalam kedipan mata ia sudah ada didepan mata orang tersebut.


Sun Hoo menusuk titik akupuntur pita suaranya dan menggenggam kepala orang tersebut.


' Soul Examiner '


Seluruh ingatan orang tersebut dibaca oleh Sun Hoo menggunakan Skill Soul Examiner yang ia pelajari saat ia berada dirumah adiknya selama beberapa minggu.


Skill Soul Examiner adalah skill terlarang Murim dan sudah hilang ribuan tahun. Namun ia temukan skill ini disebuah ruangan rahasia di Sekte Kunlun yang telah tertimbun oleh tanah ratusan meter. Awalnya ia tidak ingin mempelajari skill ini, karena saat ia mempunyai sistem, sistem membatasi penggunaan skill.


' Oooh jadi, pimpinan organisasi ini adalah Steven Johnson. Ia ternyata adalah Hunter SS-Rank peringkat ke 5. Menarik. '


Sun Hoo langsung mendatangi ruangan Circle Tables dimana semua eksekutif berada di ruangan tersebut.


BRAKKK


Sun Hoo menedang pintu ruangan tersebut. Terdapat 7 orang, 4 Laki-laki dan 3 perempuan duduk dibelakang meja berbentuk bulat. Dan mereka semua adalah rank-S keatas.


" Halo tikus-tikus. " Sun Hoo berteriak dari belakang topeng miliknya.


" Hahahahha targetnya mendatangi kita, baik siapa yang akan maju terlebih dahulu. "


" Aku yang akan maju dulu, akan merasakan maceku " Suara dari seorang wanita


(T/L : Mace itu tombak tapi tumpul. Kalian bisa googling buat liat bentuk dari mace. )


Wanita tersebut maju dengan tombaknya dan mengarahkan ke arah dada Sun Hoo, tapi...


Krakkk


Mace tersebut pecah seperti kaca dibadan Sun Hoo. Karena Sun Hoo telah mempelajari pengerasan tubuh Diamond Body Enchantment dan mencapai tingkat ke 10 yang membuat tubuhnya 250x lebih keras daripada berlian.


Semua orang diruangan tersebut langsung berdiri dan bersiaga.


" Kamu ini wanita loh, baru aku sapa sudah langsung menghajar aku. "


Sun Hoo mengambil pedang dari sarungnya dan memotong kedua tangan wanita tersebut.


" Sekarang aku beri kesempatan. Menyerah dan beritahu aku siapa yang membayar kalian untuk membunuhku atau akanku bantai semua anggota kalian beserta orang kesayangan kalian. "


" Banyak bacot, kita serang bersama. Ayo maju. "


Mereka ber 6 mulai dari pedang, Ilusi, Jarum racun, kapak, dagger mengarah kebadan Sun Hoo.


Clang, semuanya hancur.


" Ups, senjata kalian hancur dan ilusimu juga hancur. "


" Jangan menyerah, dia pasti sudah..... "


Dalam kedipan mata, semua jari ditangan kiri mereka terpotong


" Ku beri kesempatan terakhir. Siapa yang membayar kalian untuk membunuhku. "


" Ka...kami a...kan ja...jawab. "


" Jangan putus-putus dan cepat jawab. "


" Itu adalah pemerintah amerika. Mereka yang melakukannya, ampuni kami. "


" Siapa? "


" Pemerintah Amerika. "


" Aku juga tau bodoh, tapi siapa yang menelpon atau menghubungi kalian? "


" Presiden Amerika Serikat, Jonathan Gallagher. "


" Oke, dan sekarang untuk mengampuni nyawa kalian bagaimana? "


" Ehhh, A...apa? "


" Mengampuni nyawa kalian, jawab tanpa putus-putus biar cepat. Oke? "


" Kami akan melakukan apapun. "


" Apapun? Kalian yakin? "


" Iya, kami yakin. "


" Maka, aku mau seluruh harta kalian dan anggota kalian juga dan ingat sampai kalian tidak mendapatkan apa apa. Kemudian kalian akan menjadi budakku bagaimana? "


Mereka saling memandang dan berkata.


" Ka...kami yang ada diruang ini bersedia tetapi aku tidak menjamin anggota kami mau melakukan apa yang kau katakan. "


" Baiklah, kalian keluar obati jari kalian dan sekalian bawa si wanita yang memakai mace itu untuk diobati, dan semua anggota kalian telah kubangunkan dari ilusiku. Aku akan menunggu jawaban kalian dalan 30 menit. Pisahkan siapa yang mau dan siapa yang tidak mau. Ingat jangan coba kabur dariku, sekarang kalian keluar dari ruangan ini dan jangan biarkan seseorang masuk sampai aku keluar. "


Mereka segera keluar dan mengumpulkan semua anggota yang berjumlah 200 yang berada digedung tersebut. Sedangkan Sun Hoo melanjutkan untuk menggabungkan Skill 5 Steps of Ultimate Slash dengan Mountain Slashernya.


' Hampiiiir, Ughhhhh dibagian mana salahnya. Sepertinya langkah ke 5. '


Sun Hoo fokus untuk menggabungkan dan akhirnya berhasil.


' Akhirnya sekarang sudah pas 30 menit lebih baik keluar dulu. '


Sun Hoo keluar dari ruangan tersebut dan 7 orang tersebut sudah selesai memisahkan semua anggotanya. Sun Hoo mendekat.


" Hey kalian 7 orang, apakah ini tidak ada lagi? "


" I-iya Tuan. "


" Oke baiklah, total orang yang berada disini ada 263 dan 56 orang menolak untuk menjadi budakku. Baiklah. "


Sun Hoo mengambil pedangnya dan menggunakan skill Golden Draw Sword.


56 orang tersebut kepalanya terpotong dari tubuhnya dalam kedipan mata. 207 orang yang memilih untuk menjadi budak Sun Hoo tercengang dan takut terhadapnya.


" Oke, kalian sudah melihat bukan? Tidak perlu kujelaskan lagi, maka aku akan mulai memperkenalkan diri. Tapi sebelum aku memperkenalkan diri aku mau kalian makan pil berwarna hitam ini. Efek sampingnya akan membuat kalian panas. "


Sun Hoo membagikan 207 pil tersebut dan membuat array teleportasi di tembok ruangan tersebut.


" Apakah kalian sudah memakan pil tersebut? "


" Sudah. "


"Oke, sekarang kalian akan melihat hal yang sama sekali tidak bisa dijelaskan atau ditiru oleh sains. "


Sun Hoo menyelesaikan array teleportasi yang mengarah kerumahnya. Semua orang sangat takjub.


Sun Hoo memanggil Darren dan semua orang uang berada di rumahnya untuk masuk kedalam array tersebut.


Setelah semua berkumpul Sun Hoo memberikan pil budak kepada orang yang belum diberi dan mulai memperkenalkan diri.


" Oke, kalian pasti bertanya ini apaan. Aku akan menjelaskan. Kami adalah Organisasi tanpa nama. "


" Tan.... Pa Nama? "


" Tidak, kami organisasi yang tidak mempunyai nama, dan sebelum aku memperkenalkan diriku aku akan menjelaskan asal usul organisasi ini jadi ini dimulai dari........... "


' Tu-tuan Sun Hoo, bu-bukannya nama organisasi kita adalah ' Choosen '? ' Bisik Darren ke Sun Hoo yang memotong pembicaraannya


' Berisik, aku tidak suka nama tersebut setelah kupikir-pikir. Lebih bagus organisasi tanpa nama. '


' Baik, Tuan Sun Hoo. '


" Oke, jadi semua bermulai dari...... "


Sun Hoo berbicara singkat mengenai organisasi dan darimana kekuataan ini berasal.


" Nah sekarang, Darren beserta 50 orang ini akan menjadi atasan kalian. Dan aku ingin kalian mengumpulkan semua orang di seluruh organisasi kalian kesini. Akanku tunggu 2 hari kalau tidak, aku akan...... akanku pikirkan nanti. Dan nanti portalnya akanku pindahkan ke markas organisasi tanpa nama di Korea. Dadah. "


" Baik, Tuan. "


Sun Hoo memasuki portal dan segera ke markas besar organisasi untuk memindahkan portal. Setelah itu, ia pergi ke rumah untuk bersantai.


' Qi di bumi sangatlah sedikit. Jika seperti ini terus, aku tidak yakin bisa membuat kemajuan yang besar. Hedeh, aku sudah lama tidak membaca komik, apa lebih baik aku nonton drama dulu. Kata Sun Young ada banyak drama bagus. '


Akhirnya malam itu Sun Hoo bersantai menonton drama.


Esok Pagi.


Sun Hoo berpakaian seperti biasanya dan ia menggunakan topeng.


' Jadi yang pertama datang ke Amerika datang ke Gedung Putih. Bertemu dengan Presiden, meminta penjelasan dan kompensasi, pergi mengambil harta yang telah dikumpulkan, dan lanjut menonton drama '


Sun Hoo menuju markas besarnya dan memasuki array teleportasi. Kemudian ia pergi ke gedung putih dengan taksi.


" Jadi ini gedung putih? Tak terlalu buruk, Sekarang ini adalah wilayah amerika, untung aku cukup pandai dalam menggunakan bahasa inggris. "


Sun Hoo berjalan menuju gerbang namun dihentikan oleh seorang penjaga.


" Tolong tunjukan identitas anda. "


" Saya ingin bertemu presiden karena sebuah urusan. "


" Mohon pergi dari sini. "


" Uuhh, saya adalah Hunter Mask dari Korea. "


" Saya ulangi mohon pergi dari sini. "


" Hey, aku serius. Aku sebenarnya tidak ingin menarik perhatian ta.. "


" PENJAGAAA, seret orang ini keluar. "


" Hei, bagaimana jika ki..... " Seorang penjaga menarik tangan Sun Hoo


Sun Hoo yang telah ditarik mendorong kedua penjaga yang menariknya hingga beberapa meter.


" Sekali lagi aku akan berkata, panggil pimpinanmu bahwa Hunter Mask dari Korea Selatan ingin bertemu dengan Presiden Jonathan Gallagher. "


" SEMUA PENJAGA TANGKAP DIA!!! "


" Semut sialan, aku sudah beri kalian peringatan. Tapi kenapa masih tidak didengar? Kalau begitu, jangan minta maaf karena yang mulia ini akan main kasar. "


Sun Hoo mengeluarkan pedangnya dan bersiap untuk menebas kepala penjaga yang menyuruh untuk menangkapnya. Tapi semua terhenti saat seseorang keluar dari gedung putih dengan 20 tentara disampingnya.


" BERHENTIII, Tuan Mask silahkan ikuti aku. "


" Akhirnya datang juga. "


" Kita akan berbincang diruangan saya, Tuan Mask. "


Itu adalah suara Jonathan Gallagher, seorang pria berusia 58 Tahun yang merupakan Presiden Amerika Serikat dan ia juga presiden perusahaan HuntersArmory yang merupakan saingan dari AZ dalam menjual kelengkapan hunter.


Bersambung