The God Of Darkness

The God Of Darkness
Chap 08. Dua guru akademi



Seiring dengan berjalannya waktu, murid akademi berhasil dihabisi satu-persatu oleh Yue Jin, dan hanya menyisakan dua orang murid yang masih bertahan.


"Apa yang harus kita lakukan sekarang?"


"Jika ada kesempatan, sebaiknya kita kabur dari sini, karena tidak mungkin kita bisa menang melawan iblis sialan itu!"


"Kau punya rencana?"


Pemuda itu menggeleng pelan, "bertahan sampai ada kesempatan untuk melarikan diri."


"Baiklah!"


Mereka berdua kemudian melesat maju dan langsung menyerang Yue Jin, namun masih sama seperti sebelumnya, serangan mereka selalu berhasil dihindari dengan mudah oleh Yue Jin.


"Sepertinya mereka berencana untuk melarikan diri" gumam Yue Jin dalam hatinya.


Meski terlihat tidak mengetahui apapun, namun Yue Jin dapat menembak apa yang akan dilakukan oleh kedua murid itu, dan tentunya, dia tidak akan membiarkan mereka melakukannya.


"Jangan harap kalian bisa lari dari kematian!" ujar Yue Jin, lalu menciptakan sebilah pedang lagi di tangan kirinya.


Setelah itu, Yue Jin melesat dengan kecepatan tinggi dan langsung melancarkan serangan, tapi kedua murid itu sudah bersiap untuk menyambut serangan Yue Jin.


Ketika hampir mendekati keduanya, Yue Jin tiba-tiba saja tersenyum dan tidak lama kemudian, Yue Jin menghilang ditelan oleh kegelapan.


"Dimana dia?!"


"Aku di sini!" ujar Yue Jin seraya menebas kedua pemuda tersebut.


Slash!


Dengan sekali tebasan menggunakan kedua pedangnya, Yue Jin berhasil membunuh mereka berdua dan tidak lupa, ia juga menyerap sisa-sisa spirit milik para murid tersebut.


"Akhirnya selesai juga, sekarang waktunya untuk melanjutkan perjalanan."


Wushh!


Ketika hendak melanjutkan perjalanan, aura kekuatan yang sangat mengintimidasi tiba-tiba saja menerpa tubuhnya, dan hal itu membuat Yue Jin terpaksa menghentikan langkahnya.


"Jadi kau sampah yang sudah membunuh murid-murid akademi?!"


"Si-siapa kalian?" tanya Yue Jin pada dua pria yang baru saja muncul tidak jauh darinya.


"Siapa kami tidaklah penting!" jawab salah seorang dari mereka.


"Itu benar! Yang harus kau tahu adalah, sebentar lagi kau akan kehilangan nyawamu!" sahut pria yang satunya lagi.


Yue Jin tidak mengatakan apapun lagi, ia hanya fokus menahan tekanan yang menimpa tubuhnya, juga memikirkan kedua pria yang tiba-tiba saja menghampiri dirinya.


Dari penampilan dan perkataan mereka sebelumnya, Yue Jin tentu bisa menebak jika kedua pria itu adalah guru akademi, namun masalahnya adalah, ia tidak menyangka jika mereka akan muncul.


"Gawat, aku harus mencari cara untuk pergi dari tempat ini."


"Baiklah, aku tidak suka berbasa-basi, jadi katakan pada kami, bagaimana kau ingin mati?!"


Yue Jin masih diam dan tidak mengatakan apapun, ia hanya fokus mencari cara untuk melarikan diri dari cengkeraman kedua pria kuat yang berada didepannya itu.


"Tidak mau jawab, ya? Kalau begitu, aku akan langsung membunuh-mu!" ujar Ling Zhan, salah seorang guru di akademi Chen Xin.


Setelah itu, Ling Zhan mengangkat tangannya ke udara, lalu ia menciptakan sebilah pedang dengan energi spirit miliknya. Kemudian, ia melemparkan pedang itu ke arah Yue Jin.


Wushh.


Dhuaaar!


Dibawah tekanan intimidasi yang menimpa tubuhnya, Yue Jin berusaha sekuat tenaga untuk menghindari serangan itu, meski berhasil, namun ia masih terkena dampak dari ledakannya.


"Si-sial!"


"Ao Ming, apa kekuatanmu sudah melemah?" tanya Ling Zhan.


"Lihat, bocah itu masih mampu bergerak di bawah tekanan yang kau ciptakan."


"Cihh! Dia hanya beruntung!" ujar Ao Ming, "dan sepertinya kau-lah yang sudah melemah!" lanjutnya.


"Hahahaha! Bagaimana kalau kita bertaruh?"


"Tidak masalah."


Kedua guru akademi itu melepaskan aura kekuatan yang jauh lebih besar untuk mengintimidasi Yue Jin, lalu setelah itu, keduanya memaksa Yue Jin untuk menghindari serangannya.


Sementara Ao Ming dan Ling Zhan sedang bersenang-senang, Yue Jin nampak sedang berusaha mati-matian untuk bertahan dari serangan kedua guru akademi Chen Xin tersebut.


Tidak hanya bertahan, Yue Jin juga berusaha untuk melarikan diri dari tempat tersebut, namun apa daya, kekuatan spiritnya seakan ditahan dan dibelenggu oleh kekuatan mereka.


"Sial! Ini tidak menyenangkan sama sekali!" ujar Ling Zhan.


"Jadi, apa yang kau inginkan?" tanya Ao Ming.


"Apa lagi? Bunuh saja sampah tidak berguna ini!" ujar Ling Zhan.


Ao Ming mengangguk setuju, lalu keduanya menyiapkan serangannya untuk membinasakan Yue Jin yang sudah terluka parah.


Sementara itu.


"Apa aku akan mati sekarang?"


"Tidak! Aku tidak ingin mati konyol seperti ini dan kalaupun harus mati, aku harus membawa mereka berdua!"


Yue Jin yang awalnya fokus bertahan dari tekanan yang menimpa tubuhnya, kini justru mengumpulkan seluruh kekuatan spirit kegelapan dalam dirinya pada satu titik.


"Mati kau, sampah!" ujar Ling Zhan.


Wushh!


Dhuaaar!


"Ling Zhan, menghindar!"


Ledakan dahsyat terjadi ketika serangan Ao Ming dan Ling Zhan menghantam tubuh Yue Jin, dan pada saat yang bersamaan, kekuatan kegelapan yang begitu besar juga meledak dari tubuhnya.


Kekuatan kegelapan yang dilepaskan oleh Yue Jin tidak hanya membuat ledakan itu menjadi lebih dahsyat, tapi juga berhasil membuat Ling Zhan terluka cukup parah.


Beruntung, Ao Ming langsung menyadari apa yang dilakukan oleh Yue Jin, sehingga ia berhasil menciptakan pelindung pada saat yang tepat, jika tidak, Ling Zhan mungkin sudah tewas.


"Si-sial, bocah itu hampir saja merenggut nyawaku!" ujar Ling Zhan yang nampak kesal.


"Diam-lah, aku akan menyembuhkan luka-mu" sahut Ao Ming, lalu mengobati luka temannya itu.


***


"Si-sial, aku hampir saja mati!" ujar Yue Jin sembari menyandarkan tubuhnya di dinding gua.


Pada saat serangan Ling Zhan dan Ao Ming hampir mengenai dirinya, Yue Jin sengaja melepaskan kekuatan kegelapan untuk mengelabui mereka berdua, agar ia punya celah untuk melarikan diri.


Awalnya, Yue Jin tidak yakin apakah bisa melarikan diri dari mereka atau tidak, namun berkat gelombang spirit kegelapan dalam kristal hitam, Yue Jin akhirnya berhasil pergi dari sana.


Disela-sela mengatur napasnya, Yue Jin mengeluarkan kristal hitam yang sebelumnya ia simpan.


"Aku selamat berkat kristal hitam ini" gumam Yue Jin sembari memandangi kristal di tangannya itu.


Ketika dirinya melepaskan spirit kegelapan, kristal hitam itu tiba-tiba saja merespon kekuatannya dan kemudian, kegelapan menelan tubuhnya dan membawanya pergi dari sana.


Saat ditelan oleh kegelapan, Yue Jin dapat merasakan jika kegelapan dalam kristal itu sangat berbeda, bahkan kegelapan itu lebih mengerikan dari spirit kegelapan yang ia miliki.


Dan karena itu juga, Yue Jin akhirnya mengetahui cara untuk menyerap kegelapan dalam kristal itu, hanya saja, ia masih ragu apakah tubuhnya mampu menampung kegelapan itu atau tidak.


"Hah" Yue Jin menghela napas panjang untuk menenangkan pikirannya, "aku harus mencobanya! Lagipula, tidak ada pilihan lain selain menyerap kekuatan ini."