
"Aku sudah lama menunggu kedatangan kalian" ucap Yue Jin.
Para murid akademi terdiam saat melihat Yue Jin, perasaan mereka bercampur aduk antara takut dan kaget, karena pemandangan di depan mereka itu benar-benar mengerikan.
Di hadapan mereka saat ini terdapat tumpukan mayat yang cukup tinggi, sementara Yue Jin sedang duduk santai di atas tumpukan mayat itu dengan tubuh yang berlumuran darah.
Yang membuat mereka kaget adalah, Yue Jin terlihat begitu santai dan tidak merasa jijik sedikitpun, bahkan posisi duduknya terlihat seperti raja yang tengah duduk di singgasananya.
Padahal, tempat duduknya bukanlah singgasana nan megah, melainkan tumpukan mayat prajurit kerajaan yang menggunung, dan mayat yang ia duduki adalah mayat raja kota.
"Ada apa? Kenapa kalian malah diam saja? Bukankah tujuan kalian datang ke sini adalah untuk membunuhku?"
"Sial! Dia adalah iblis! Tidak mungkin kami mampu menghadapi iblis sialan ini."
Fiuuuhhh!
Yue Jin menghela napas panjang, kemudian menarik kedua pedangnya yang menancap di tubuh mayat di bawahnya, lalu ia berdiri dari tempat duduknya itu.
"Baiklah, jika kalian tidak ingin memulainya, maka izinkan aku yang memulai pertarungan kita."
Setelah menyelesaikan ucapannya, Yue Jin langsung menghilang dari pandangan. Detik berikutnya, Yue Jin telah muncul tepat di hadapan salah seorang murid akademi.
Pada saat yang bersamaan, Yue Jin juga melancarkan serangannya. Seketika itu juga, kepala murid itu langsung terpenggal, bahkan ia tidak sempat bereaksi dengan kemunculan Yue Jin.
Murid-murid lainnya langsung merespon dan mencoba menjauh dari Yue Jin, namun beberapa dari mereka tidak sempat menghindar, karena serangan Yue Jin sangatlah cepat.
"Atur formasi!" ujar salah seorang murid.
Para murid yang masih selamat kemudian membentuk lingkaran dan mengelilingi Yue Jin, lalu mereka semua melepaskan aura kekuatannya secara bersamaan.
Gabungan aura kekuatan dari puluhan murid itu sangatlah besar, tekanan yang dihasilkan bahkan mampu membuat tanah bergetar, namun Yue Jin masih saja terlihat santai.
"Lemah!"
Woshh!
Aura kekuatan terpancar dari tubuh Yue Jin, walaupun hanya sendirian, namun aura kekuatannya mampu menekan aura gabungan yang dilepaskan oleh para murid akademi Chen Xin.
Tidak hanya mampu menekan aura mereka, aura kekuatan itu juga berhasil membuat para murid mengalami luka dalam, juga terkena tekanan intimidasi yang besar dan mengerikan.
Setelah itu, Yue Jin kembali menghilang dari pandangan mereka semua, sesaat setelahnya, satu-persatu para murid akademi mulai berjatuhan dengan kondisi kepala yang telah terpenggal.
Hanya dalam hitungan detik, puluhan murid akademi yang tersisa berhasil dibinasakan oleh Yue Jin, dan tidak lupa, ia menyerap jiwa mereka semua untuk meningkatkan kekuatannya.
Disisi lain.
"Apa yang harus kita lakukan?"
"Tidak ada jalan lain, kita harus turun tangan untuk membunuh pemuda itu!"
Sepuluh murid elit yang awalnya hanya diperintahkan untuk mengawasi pertarungan, akhirnya memutuskan untuk turun tangan dan menghadapi Yue Jin secara langsung.
Seharusnya, mereka diizinkan untuk turun tangan jika jumlah murid sebelumnya sudah banyak berkurang, namun yang terjadi benar-benar diluar dugaan mereka semua.
Pada awalnya, mereka berpikir jika pertarungan itu akan berlangsung selama beberapa jam, tapi pertarungan malah selesai hanya dalam beberapa detik saja.
Selain itu, mereka tidak sempat membantu seratus murid yang sebelumnya, karena sebelum mereka sempat melakukannya, Yue Jin sudah lebih dulu membunuh mereka semua.
"Akhirnya kalian keluar juga!"
"Oh, jadi kau sudah menyadari keberadaan kami?"
"Yah, tidak masalah apakah kau menyadari keberadaan kami atau tidak, tapi kesalahanmu adalah, kau tidak langsung kabur dari sini."
Yue Jin hanya menanggapi dengan mengangkat sudut bibirnya, ia tidak juga menyangka jika para murid itu masih bisa sombong setelah menyaksikan pembantaian yang ia lakukan.
"Kabur? Apa kau tidak salah dengar?"
"Benar! Kau tidak salah dengar!"
"Seharusnya kau kabur selagi memiliki kesempatan, karena kami berbeda dari murid-murid sebelumnya."
"Hahahaha!" Yue Jin kembali mengeluarkan tawanya yang mengerikan.
"Kau tidak pantas..."
Slash!
Sebelum perkataannya selesai diucapkan, sebuah tebasan yang sangat cepat tiba-tiba dilancarkan oleh Yue Jin dan sesaat kemudian, tubuh murid elit itu terbelah menjadi dua.
"Aku sudah mendengar banyak ocehan hari ini, jadi bisakah kita bertarung saja?"
"Keparat! Bersiaplah untuk mati!"
Sembilan murid elit yang masih langsung mengeluarkan senjatanya, kemudian mereka bergerak dengan kecepatan tinggi mendekati Yue Jin yang masih diam ditempatnya.
Slash!
Slash!
Serangan bertubi-tubi terus dilakukan oleh para murid tersebut, namun anehnya, tidak satupun dari serangan mereka yang bisa mengenai dan menyentuh tubuh Yue Jin.
Padahal, Yue Jin hanya berdiri diam ditempatnya dan tidak melakukan apapun, tapi serangan mereka justru tidak mengenai apapun dan hanya melewati udara kosong.
"Ada apa ini?"
"Kenapa serangan kita tidak bisa mengenainya?"
"Karena kalian hanya menyerang bayangan!" ujar Yue Jin yang tiba-tiba muncul dari dalam bayangan salah seorang dari mereka.
Sama seperti sebelumnya, Yue Jin langsung melancarkan serangan sedetik setelah dirinya muncul, sehingga musuhnya tidak memiliki kesempatan untuk menghindar.
Murid lainnya tidak tinggal diam, mereka melancarkan serangan kearah Yue Jin. Tapi lagi-lagi, serangan mereka tidak mengenai apapun, karena Yue Jin sudah menghilang lagi.
"Gunakan kekuatan kalian untuk menemukannya!"
Sebelumnya, keberadaan Yue Jin memang mudah diketahui oleh murid akademi, itu karena kekuatannya masih terbilang rendah dan hanya sedikit lebih tinggi dari murid akademi.
Tapi, setelah menyerap jiwa jendral Zhen dan ratusan jiwa prajurit kerajaan, kekuatannya pun sudah semakin besar, dan keberadaannya juga semakin sulit untuk dirasakan.
"Sial! Aku tidak bisa merasakan keberadaan-nya!"
Kepanikan melanda para murid tersebut, padahal mereka adalah murid elit yang dilatih secara khusus, sehingga tidak akan merasa takut ataupun panik saat dalam pertarungan.
Tapi yang terjadi saat ini justru sebaliknya, mereka terlihat sangat panik dan sangat ketakutan, karena lawan yang mereka hadapi bukanlah seorang spiritualis biasa.
"Hahahaha, benar! Sudah seharusnya kalian merasa takut padaku!" suara Yue Jin menggema, namun sosoknya tidak terlihat sedikitpun.
"Dan setelah ini, aku akan menyebarkan rasa takut ini ke seluruh dunia!"
Slash!
Slash!
Dhuaaar!
Dengan masih bersembunyi dalam kegelapan, Yue Jin mulai membantai mereka satu-persatu, hingga akhirnya, semua murid elit itu berhasil dibunuh oleh Yue Jin.
"Terima kasih karena sudah menyerahkan jiwa kalian secara sukarela padaku" gumamnya, lalu menyerap jiwa mereka semua.
Woshh!
Boom!
Energi spiritual yang sangat padat berputar-putar di sekitar tubuh Yue Jin, kemudian meledak dan menghancurkan apapun, begitu juga dengan istana kerajaan yang ikut runtuh karenanya.
Setelah tidak ada lagi yang bisa ia lakukan, Yue Jin kemudian melangkahkan kakinya meninggalkan halaman istana yang telah porak-poranda.
Ketika melintasi jalanan kota, langkah Yue Jin terhenti di salah satu bangunan yang sudah hancur sebagian, bangunan itu adalah sebuah toko yang menjual pakaian.
"Aku harus mengganti baju" gumamnya, lalu masuk ke toko tersebut.
Setelah memilih dan mengambil beberapa helai pakaian, Yue Jin kemudian melanjutkan perjalanannya, namun sebelum meninggalkan toko, ia meletakkan beberapa keping koin emas di meja kasir.
"Aku mungkin jahat, tapi aku tidak suka mencuri, dan semoga saja bayaran ini cukup."