
Yue Jin dan kedua teman Bai Qi nampak diam sembari memikirkan penawaran tersebut, dan setelah beberapa saat berlalu, mereka memutuskan untuk menerima tawaran itu.
Menurut Cao Ren dan kedua temannya, pertarungan itu pasti akan mereka menangkan, karena bagaimanapun juga, jumlah mereka lebih banyak daripada Yue Jin yang sendirian.
Dan jika mereka memenangkan pertarungan tersebut, maka mereka akan mendapatkan tambahan kekuatan, terlebih lagi, ada peraturan yang akan selalu mengikat Yue Jin.
Sementara menurut Yue Jin, penawaran itu tidaklah terlalu buruk, karena dengan adanya penawaran tersebut, ia akan mendapatkan tiga bawahan kuat yang juga memiliki kekuatan kegelapan.
"Kalian tentukan saja kapan pertarungan itu akan dimulai" ucap Yue Jin setelah diam cukup lama.
"Besok, di hutan bagian barat" sahut Lu Yan.
"Tidak masalah."
"Tapi kita harus berangkat setelah ini, karena jaraknya sangat jauh" ucap Lu Yan, namun hanya ditanggapi dengan anggukan oleh Yue Jin.
Beberapa saat kemudian, makanan serta minuman yang mereka pesan-pun datang, lalu ketiganya melanjutkan obrolan sembari menyantap makanannya masing-masing.
***
Keesokan harinya.
Sesuai dengan perjanjian, mereka berempat kini sudah berada di hutan bagian barat, jaraknya pun sangat jauh dari kota, sehingga tidak akan ada yang mengetahui keberadaan mereka.
"Kalian ingin maju satu-persatu atau maju bersama-sama?" tanya Yue Jin.
"Kami bukan orang yang suka menindas orang lain, jadi kami akan maju satu-persatu" jawab Cao Ren.
"Sayang sekali, tapi aku lebih suka jika kalian maju bersama-sama."
"Teman, kau mungkin memiliki kekuatan yang besar, tapi bukankah tidak baik jika terlalu menyombongkan diri?"
"Sombong atau tidaknya, itu tergantung bagaimana kalian menanggapinya."
"Kalau begitu, kami tidak akan segan-segan lagi!"
Walaupun sedikit tersinggung dengan perkataan Yue Jin, namun mereka bertiga tidak terlalu menghiraukannya, karena mereka yakin jika Yue Jin akan bungkam saat pertarungan itu selesai.
Woshh!
Setelah itu, mereka bertiga melepaskan aura kekuatan secara bersamaan dan seketika itu juga, tubuh mereka diselimuti oleh sesuatu seperti api namun berwarna hitam pekat.
Tidak hanya itu saja, suasana di tempat itu-pun langsung berubah mencekam, bahkan para monster spiritual yang ada di sekitar tempat tersebut, langsung melarikan diri karena takut.
"Lumayan juga, tapi itu saja masih belum cukup untuk mengalahkan-ku."
"Cihh.. Aku ingin melihat sampai sejauh mana kesombongan-mu itu akan bertahan" sahut Lu Yan, kemudian melesat kearah Yue Jin dan diikuti oleh kedua temannya.
Setelah cukup dekat, mereka bertiga kemudian berpencar. Cao Ren menyerang dari sisi kiri, sementara Bai Qi dari sisi kanan dan Lu Yan langsung menyerang dari depan.
"Luar biasa, sepertinya kalian sudah biasa bertarung bersama" puji Yue Jin.
"Kau benar! Kami memang sudah sering melewati banyak pertarungan bersama!"
"Yah, mungkin itu memang benar, tapi ada satu hal yang harus kalian ketahui, aku sudah melewati begitu banyak pertarungan, sampai aku tidak bisa menghitungnya lagi" sahut Yue Jin.
Setelah itu, Yue Jin menghilang ditelan oleh kegelapan dan sesaat kemudian, Yue Jin muncul tepat di hadapan Lu Yan sembari melayangkan serangan kearahnya.
Dengan kecepatan yang sangat luar biasa, tentunya sangat sulit bagi Lu Yan untuk menghindari serangan tersebut, dan mau tidak mau, ia harus menerima bogem mentah milik Yue Jin.
Dhuaaar!
Pukulannya yang sangat keras membuat Lu Yan terlempar cukup jauh, tubuhnya terus melesat dengan kecepatan tinggi hingga menabrak sebatang pohon sampai hancur dan roboh.
Disisi lain.
Cao Ren dan Bai Qi nampak kaget melihat kemampuan Yue Jin, namun hal itu tidak menghentikan niat mereka untuk menyerangnya dari dua arah yang berbeda.
Ketika hampir mencapai Yue Jin, mereka berdua langsung menyerangnya, tapi sayangnya, serangan mereka berdua berhasil ditahan dengan sangat mudah oleh Yue Jin.
Detik berikutnya, Yue Jin melompat mengikuti tubuh Bai Qi dan Cao Ren yang masih melayang di udara, dan saat ia berhasil mencapai mereka, Yue Jin kemudian melancarkan serangannya.
Woshh.
Dhuaaar!
Kejadian yang sama juga dialami oleh Bai Qi dan Cao Ren, pukulan Yue Jin yang sangat kuat dan keras membuat tubuh mereka berdua jatuh dengan kecepatan tinggi ke daratan.
Hantamannya yang cukup keras menimbulkan ledakan yang lumayan besar, bahkan berhasil menciptakan lubang yang cukup besar dan dalam serta sedikit retakan di tanah.
"Ayolah, aku masih belum puas bermain-main dengan kalian" ucap Yue Jin.
"Cihh.. Kau pasti akan menyesal karena sudah meremehkan kami bertiga!" ujar Cao Ren.
Setelahnya, Cao Ren dan kedua temannya kembali melat mendekati Yue Jin, tapi mereka tiba-tiba saja berhenti setelah berada beberapa meter dari tempat Yue Jin berada.
Kemudian, mereka bertiga membentuk sebuah segel tangan secara bersamaan. "Formasi ilusi, penjara kegelapan abadi!" ucap ketiganya.
Energi spiritual yang sangat besar terpancar dari tubuh mereka bertiga, kemudian energi itu berpencar hingga membentuk sebuah kubah hitam berukuran cukup besar.
"Selama ini, belum pernah ada yang bisa lolos dari formasi gabungan kami. Jadi, sebaiknya kau menyerah sekarang" ucap Bai Qi.
Yue Jin yang terkurung di dalam kubah hitam, hanya tersenyum mendengar perkataan Bai Qi, kemudian ia mengangkat tangan kanannya ke udara.
"Formasi ilusi ini tidak akan bisa menahan-ku."
"Hancurkan!" ujar Yue Jin.
Woshh.
Tidak lama kemudian, energi spiritual yang sangat besar terpancar dari tubuh Yue Jin, bahkan energi spiritual yang ia lepaskanlah sampai memenuhi seluruh kubah hitam tersebut.
Krak!
Dhuaaar!
Beberapa saat kemudian, terdengar suara retakan dari kubah hitam tersebut, dan beberapa detik setelahnya, kubah hitam yang mengurung Yue Jin itu-pun meledak dan hancur.
Pada saat yang bersamaan, kekuatan kegelapan milik Yue Jin menyebar ke segala arah, merubah suasa menjadi lebih mencekam dan membuat tempat itu seakan diselimuti kegelapan.
"Kekuatan macam apa ini?"
"Kegelapan yang ia miliki jauh lebih besar dari kita bertiga."
Tubuh mereka bergetar saat melihat dan merasakan betapa mengerikannya kekuatan milik Yue Jin, dan saat ini, ketiganya telah kehilangan semangat untuk bertarung.
"Kenapa kalian diam saja?" tanya Yue Jin.
"Kami mengaku kalah, tidak mungkin kami bisa mengalahkan mu, Yue Jin" jawab Cao Ren.
"Kalian tidak akan tahu hasilnya sebelum mencoba" sahut Yue Jin yang masih ingin bermain dengan mereka.
"Kau benar! Tapi ada kalanya dimana kita harus menyadari jika ada batasan yang mustahil untuk dilewati."
Yue Jin hanya menanggapi perkataan Bai Qi dengan anggukan pelan, kemudian menarik kembali aura kekuatan kegelapan yang telah ia lepaskan sebelumnya.
Setelah itu, Cao Ren dan kedua temannya langsung berlutut di hadapan Yue Jin, mereka bertiga mengakui Yue Jin sebagai Tuannya, juga mengucapkan sumpah setia padanya.
Walaupun hasil akhirnya tidak sesuai dengan perkiraan mereka, namun mereka tidak menyesal sedikitpun, karena mereka mengetahui jika Yue Jin adalah sosok yang sangat kuat.
Namun, yang mereka sayangkan adalah, mereka bertiga harus melupakan tujuannya yang ingin mendamaikan dunia, karena tujuan Yue Jin berbanding terbalik dengan tujuan mereka.
"Mulai sekarang, kalian hanya akan menuruti perintahku!"
"Baik, Tuan."