THE ELEMENTS GIRLS

THE ELEMENTS GIRLS
benar-benar nyeselin part 2



Novita dan adelfino, mereka berdua sedang jalan-jalan di sekitar sekolah ini dan tampak tidak ada masalah selama keliling ini.


"Sepertinya kau hebat ya mengetahui banyak hal"ucap adelfino


"Itu karena aku selalu mengenal lingkungan"ucap Novita


Tiba-tiba ada bola yang mengarah namun Novita menangkap bola itu dengan salah satu tangan dengan kuatnya.


"Hei Kalian..."


"....ketua OSIS..!!?"


"Uh ketua OSIS, oh ternyata dia ketua Osis pantas muka mereka begitu ketakutan"adelfino


"Apakah kalian gak bisa hati-hati?"ucap Novita


"...m-maaf...k-k-ketua..OSIS"


"Baiklah sekarang lebih baik kalian ganti baju olahraga, sekarangkan sudah ganti jam pelajaran bukan?"ucap Novita


"Benar"


"Sekarang bubarlah dan kembali ke kelas"ucap Novita


"Baik.."


Mereka langsung bubar tanpa bertentangan sama sekali, membuat adelfino begitu terkegut dengan apa yang dia lihat.


"Luar biasa, sekali perintah mereka langsung bubar diri, HM... semakin menarik saja gadis ini"adelfino melirik


"Tuan jeklano?"ucap Novita


"Ngh?"ucap adelfino


"Apa kita bisa melanjutkan kelilingnya?"ucap Novita


"Oh...ya, HM... Novita lebih baik kau panggil aku adelfino saja ya, oke"ucap adelfino mendekat wajah Novita


"Hn baiklah kalau itu kemauanmu"ucap Novita


"Hm?, Kenapa dia tiba-tiba memintaku untuk memanggil namanya saja ya?, Mungkin dia tidak enak saja"Novita berfikir


"Hm...dia ini benar-benar memiliki wajah yang dingin tapi cantik, sangat membuatku semakin tertarik" adelfino


.


.


.


.


.


..


Beberapa saat kemudian....


Mereka berkeliling sampai jam istirahat tiba, membuat banyak orang yang memperhatikan mereka, jelas geritan mereka begitu nyaring di telinga.


Novita dan adelfino Duduk berdua di tempat sehingga semakin begitu banyak geritan yang terdengar.


"Huh..."Novita yang mengeluh mendengar suara itu


"Berisik sekali ya"ucap adelfino


"Ya sangat berisik di telinga"ucap Novita


"Apakah kamu terbiasa seperti itu?"ucap adelfino


"Bukan biasa lagi tapi sudah rutinitas"ucap Novita


"Oh... begitu ya"ucap adelfino


"Ya"ucap Novita


"Yah...Memang orang populer itu terkadang harus terbiasa dengan situasi seperti ini"ucap adelfino


"Hm"Novita yang merespon


"Omong-omong, kamu pernah memainkan piano di Inggris bukan?"ucap adelfino


"Ngh... benar, bagaimana kamu tahu?"ucap Novita


"Aku masih ingat 9 tahun yang lalu ada seorang pinalis junior yang terkenal dengan bernama Novita Milka"ucap adelfino


"Kamu tahu rupanya?"ucap Novita


"Benar"ucap adelfino


"Yah itu sudah lama sekali"ucap Novita


"Kenapa semenjak itu kau tidak pernah muncul lagi?"ucap adelfino


"Aku ingin memfokuskan pendidikanku serta adikku yang masih membutuhkan saya"ucap Novita


"Tapi sayang sekali untukmu ya"ucap adelfino


"Itu menurutmu tapi bagiku itu bukan masalah besar"ucap Novita


"Mengesankan sekali, seperti kau tidak ragu mengambil keputusan"ucap adelfino


"Karena saya yakin apa yang saya putuskan"ucap Novita


"Hm... begitu"ucap adelfino


"Saya pernah dengar kamu pernah mengikuti cerdas cermat tingkat Nasional"ucap Novita


"Ya benar, gak hanya itu sekarang aku sudah pernah mengikuti cerdas cermat tingkat internasional"ucap adelfino


"Oh.."Novita yang paham sejenak


"Mengesankan bukan?"ucap adelfino


"Tidak juga"ucap Novita


"Huh?"ucap adelfino


"Wah sepertinya dia meremehkan diriku ya, licik juga"adelfino menatap serius pada Novita


"Ada apa menatapku seperti itu?"ucap Novita yang heran


"Ha... tidak apa-apa kok"ucap adelfino


"Sepertinya dia tersinggung apa yang saya katakan, hah... benar-benar gak bisa menerima kenyataan"Novita yang keluh


Tiba-tiba....


Novita!


Lida yang langsung memeluk dengan lengketnya dan begitu manja, sehingga Novita terkegut dengan kehadiran Lida yang secara tiba-tiba.


"Huh...Lida ini berat"Novita yang menahan beban temannya


"Dasar bisanya mengganggu saja"ucap adelfino


"Hei apa katamu tadi itu?!"ucap Lida


"Kamu itu pengganggu serangga kecil"ucap adelfino


"Errr...dasar cowok sok ganteng!"ucap Lida


"Apa?!!"ucap adelfino


"Aduh...."Novita keluh melihat mereka bertengkar


"Mereka debat kembali"ucap Mey-mey


"Mey-mey bagaimana ini kalau terus begini, mereka gak akan akur"ucap Novita


"Yah, Lida dan adelfino memang sulit untuk membuat mereka damai"ucap Mey-mey


.


.


.


.


.


.


.


Setelah kejadian berdebat itu...


"Huh, mereka sama-sama singa banget"ucap Novita


Novita memilih istirahat sejenak dari keributan kedua orang tersebut sehingga ia harus mencari tempat yang nyaman untuk ketenangan batin.


!!!?


"Tch, sial...."


Novita memegang pundaknya dimana kutukan kembali aktif sehingga terasa sakit.


Puk!


?!!


"Hei kau kenapa?"Ucap adelfino


"...HM tidak apa-apa" Novita yang kembali ke posisi semula


"Apakah kau sedang sakit?"ucap adelfino


"Hm... tidak kok, aku baik-baik saja"ucap Novita yang masih menahan reaksi kutukan dengan wajah yang tenang


"Oh benar"ucap adelfino


"Iya, kalau begitu aku pergi dulu sampai jumpa"ucap Novita merangkak pergi


"Ng..hn..ya"ucap adelfino


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Di tempat yang cukup jauh....


Ugh...huh ..huh...


Novita menahan rasa sakitnya yang di mana tempat yang cukup jauh dari pemukiman semua siswa hanya dirinya yang ada di sini.


"Bagaimana rasanya menerima kutukan... enak bukan..."ucap pangeran Toro yang tiba-tiba datang


"...?!!" Novita terkejut


"Kenapa hah..."ucap pangeran toro


"Mau apa lagi kamu!"ucap Novita


"Aku hanya berkunjung dan melihat rival duelku ini, tampaknya kutukan semakin bereaksi sangat keras"ucap pangeran Toro yang meraih gerah baju Novita


"Lepaskan"ucap Novita langsung menjauh


!!


Bruk!


Novita langsung ambruk karena reaksi tanda kutukan semakin memanas sehingga terasa mati rasa.


"Hmmmm kenapa heh"ucap pangeran Toro


....Ng...hah!!


"Sepertinya ini akan menarik sekali dan ayahku telah melakukan hal yang sangat menarik untuk di saksikan olehku, dia pasti menerima cengkraman nadi lain he..."


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung......