THE ELEMENTS GIRLS

THE ELEMENTS GIRLS
labirin kegelapan part 1



Suatu tempat...


Lida, mey-mey dan Novita makan bersama di tempat kantin karena sudah jam makan siang dan terkadang ada-ada saja para pria merujuk Novita dengan rayuan mereka untuk bersama dengannya namun Novita tidak menghiraukan sama sekali.


"Novita sepertinya tidak begitu menghiraukan mereka?" ucap lida


"Ya begitulah mungkin ia tidak ingin ambil pusing" ucap mey-mey


Mereka melihat Novita berusaha tidak membuat keributan dan juga ia berusaha menolaknya berkali-kali.


"Maaf ya aku tidak bermaksud menolaknya tapi aku sudah makan kok" ucap Novita


"Udah nanti aku akan belikan apa saja buatmu"


"Novita kau mau bersamaku bukan"


"Eh....Novita itu maunya sama gue!!"


"Eh..enak saja"


Membuat mereka saling merebutkan Novita yang sedang duduk manis dengan lida dan mey-mey..


"Repot juga ya" ucap lida


"Iya" ucap mey-mey


"Ha.." ucap Novita


.


.


..


.


.


.


Di istana kegelapan..


"Ha!! Kalah lagi!!" ucap tui


"Hei hei datang datang udah bawel banget sih" ucap klano


"Kamu tahu aku kalah dari mereka lagi dan merusak rencanaku tahu!!" ucap tui


"Ha...mereka itu memang sulit juga" ucap reon


"Kalian tahu musuh yang sudah membuat kacau rencana kita!" ucap tui


"Pasti cool girls bukan.." ucap pangeran toro


"Pangeran??" ucap tui


"Wah datang si pangeran" ucap klano


"Ada apa pangeran datang??" reon


"Ya aku mendengar tui dikalahkan dan pasti salah satu mereka sangat cerdas melawan" ucap pangeran toro


"Ya benar" ucap tui


"Aku tahu pasti cool yang si gadis jenius itu" ucap pangeran toro


"Bagaimana pangeran tahu??" ucap klano


"Tentu saja aku tahu segalanya karena aku bisa melihat kalian saat melawan mereka" ucap pangeran toro


"Apa pangeran punya rencana?" ucap reon


"Tentu saja ada" ucap pangeran toro


"Apa itu pangeran katakan" ucap tui


"Kalian tahu rencanaku adalah membuat mereka terpisah juga terjebak dalam kegelapan di mana mereka gak akan bisa bertemu lagi" ucap pangeran toro


"Maksud pangeran apa?" ucapĀ  tui


"Iya katakan saja" ucap klano


"Hah..kalian gak tahu rupannya" ucap pangeran toro


"Maksud pangeran itu adalah labirin bukan?" ucap reon


"Ha ya benar sekali ucapanmu" ucap pangeran toro


"Labirin?" ucap klano


"Bilang gak tahu lagi" ucap tui


"Memang kenapa dari pada sok tahu" ucap klano


"Apa kamu bilang!!" ucap tui


"Ush...berisik saja kalian berdus" ucap reon


"Labirin merupakan sebuah permainan di mana kita harus mencari jalan keluar, selama mereka berjalan akan membuatnya pusing saat menemukan jalan keluar karena labirin itu bagaikan teka-teki" ucap pangeran toro


"Ide pangeran hebat" ucap tui


"Hebat" ucap reon


"Ha..ya aku akui kau hebat juga idemu" ucap klano


"Ya..ya ya..kalian tahu apa kelemahan dari cool" ucap pangeran toro


"Apa?" ucap tui


"Dia itu takut dengan kekuatan kegelapan" ucap pangeran toro


"Maksud pangeran?" ucap klano


"maksudku adalah...cool itu akan menjadi lemah bila dia berada di kegelapan" ucap pangeran toro


"Sungguh pangeran?" ucap tui


"Tentu saja karena waktu itu aku pernah melihat kalau dia itu akan lemah bila berada di kegelapan" ucap pangeran toro


"Rencana yang licik juga" ucap reon


"Hah..pangeran memang hebat" ucap tui


"Siapa dulu aku gitu" ucap pangeran toro


"Ya..ya..sampai kapan pangeran diam saja" ucap klano


.


.


.


.


Setelah itu mereka kembali ke kelas karena sudah makan siang.


Semua murid tampak memperhatikan pelajaran yang ada, sampai beberapa saat kemudian akhirnya jam pelajaran telah selesai.


Lida,mey-mey dan Novita pulang bersama karena kebetulan Novita Tidak ada kegiatan organisasinya membuat lida bahagia.


"Untuk sekarang kamu pulang bareng juga Novita" ucap lida


"Ya begitu lah" ucap Novita


"Mungkin ini keberuntungan kamu Novita" ucap mey-mey


"Benar ya sekian lama aku tidak ada kegiatan yang cukup padat" ucap Novita


"Baiklah ayo pulang" ucap lida


Mereka melakukan perjalanan hingga bertemu dengan alfina yang juga pulang dari sekolahnya membuat suasana menjadi rame.


.


.


.


.


Setelah sekian lama mereka akhirnya terpisah ke jalan masing-masing.


Novita menuju ke rumahnya dan membuka pintu.


"Aku pulang"


"Kakak"


"Kamu sudah terlalu lama menunggu ya"


"Tidak kok"


"Hm..kamu bawa tas untuk apa?"


"Kakak apa aku boleh menginap di rumah rena?"


"Eh..kamu mau menginap??"


"Iya boleh ya kakak"


"Ha..ya ya boleh"


"Asyik"


"Tapi ingat jangan membuat keluarga temanmu merepotkanmu ya"


"Tenang saja kakak aku janji tidak melakukan hal aneh"


"Baiklah kakak izinkan"


"Hore terima kasih kalau begitu aku pergi, dah kakak"


"Dah. " ucap Novita


Adiknya langsung pergi dan hanya tinggal dirinya yang berada di rumah seorang diri.


"Ha..gak apa-apa lagi pula untuk hari ini saja dan besok itu libur jadi gak apa semoga dia tidak membuat merepotkan"


Setelah itu Novita membersihkan diri sedangkan string sang patner menikmati air minum yang di berikan oleh Novita sebelum ke kamar mandi.


"Hm..enak air minum ini" ucap string


Setelah itu datang Novita yang sehabis mandi dan mengeringkan rambutnya yang basah.


"Bagaimana apa segar mandinya?" ucap string


"Ya lumayan membuatku segar" ucap Novita


"Wah..aku mengantuk"


"Ya baiklah tidurlah aku mau makan dulu ya"


"Baiklah"


String tidur sedangkan Novita ke dapur untuk makan malam karena masih jam 7 malam.


Kali ini ia makan seorang diri karena adiknya yang sedang menginap di rumah temannya dan ia tidak khawatir karena ada mey-mey yang mengawasi mereka berdua maka ia tidak akan melarangnya.


"Ha..akhirnya selesai"


Setelah makan malam ia membereskan piringnya lalu ia bergegas ke kamar namun...


"Kenapa ini kok jadi.."


Alangkah terkegut Novita melihat keadaan di sekitarnya berubah menjadi Seperti ada di labirin.


"Apa ini sebuah labirin??"


"Ya bisa di bilang begitu"


"Kau!!"


"Ya sudah lama ya"


"Kamu mau apa kemari!"


"Ya aku hanya ingin bermain dengan dirimu yang pintar ini"


"Tch kau ini merepotkan aku saja!!"


.


.


.


.


BERSAMBUNG....