
Di ujian praktek...
Lida melakukan lompatan yang dimana sekarang ini adalah gulirannya, saat berlari mey-mey memperhatikan lida yang sepertinya tidak fokus membuat mey-mey khawatir.
Dan benar saja saat lida melompat lida tidak sengaja tergelincir saat mendarat sehingga kakinya keseleo.
"Lida!" ucap mey-mey
Mey-mey langsung ke lida yang tampak khawatir sehingga ia langsung mencoba melihat cedera yang di alami lida.
"Kamu tidak apa-apakan lida dan apa sakit?" ucap mey-mey
"Aku tidak apa-apa kok, aw!" ucap lida yang menahan sakit
"Lida?" ucap mey-mey
"Mey-mey" ucap pak guru
"Iya pak?" ucap mey-mey
"Bawa lida ke uks ya" ucap pak guru
"Baik pak, lida ayo ke uks" ucap mey-mey
"Iya...aw!" ucap lida
"Pelan-pelan saja jalannya dan aku menuntunmu oke" ucap mey-mey
"..i-iya" ucap lida
Dari dalam gedung...
Ternyata Novita melihatnya dimana lida mengalami cedera saat olahraga berlangsung.
"Hn dasar ceroboh" Novita yang kembali ke kelas
Saat di uks...
"Bagaimana udah baikkan?" ucap mey-mey
"Ya aku sekarang baik" ucap lida
"Lida sekarang ini jangan terlalu banyak bergerak ya sampai cederamu sembuh" ucap dokter di uks
"Hm baiklah" ucap lida
"Nah mey-mey Tolong jaga dia ya" ucap dokter
"Baik" ucap mey-mey
"Baiklah saya tinggal ya" ucap dokter
"Iya" ucap mey-mey
Setelah dokter itu keluar...
"Lida kamu tadi benar-benar gak fokus sekali" ucap mey-mey
"Huh...maaf" ucap lida
"Seperti biasa kamu selalu begitu" ucap mey-mey
"Iya deh maaf" ucap lida
Beberapa saat kemudian....
Lida sekarang ini sedang sendiri di uks karena mey-mey kembali ke kelas untuk mengikuti pelajaran.
"Hum bosan sekali di sini" ucap lida
"Lalu kenapa gak bersaing dengan temanmu..." ucap pride
"!!?"
Lida melihat sosok pride yang ada di atasnya.
"Pride!!?" ucap lida
"Uss...lebih baik kau diam sajadan jangan berisik" ucap pride
"Hn.." ucap lida yang diam
"Aku bertanya denganmu oke.." ucap pride
Lida mengangguk paham
"Oke, sekarang aku tanya apakah sekarang kau masih bicara dengan temanmu..." ucap pride
"Siapa?" ucap lida
"Siapa lagi kalau bukan Novita" ucap pride
"Huh aku tidak pernah lagi bertatap muka dengannya" ucap lida
"Sepertinya kau membencinya?" ucap pride
"Ya...sedikit sih karena aku tidak suka sikapnya yang seperti itu terhadapku!" ucap lida
"Kalau begitu kenapa kamu tidak membalas dendam padanya" ucap pride
"Apa?" ucap lida
"Ya kau harus melampiaskan rasa amarahmu serta rasa bencimu terhadap dirinya" ucap pride
"Tidak" ucap lida
"Hm kenapa begitu?" ucap pride
"Karena aku tidak ingin melukainya walau aku mempunyai rasa benci ataupun amarah" ucap lida
"Harusnya kau melakukannya payah.." ucap pride
Tampa sadar....
"Huh...."
Ternyata pride melakukan cuci otak terhadap lida lewat perkataannya tampa di sadarinya membuat matanya menjadi suram seperti tidak bernyawa.
"Nah lida sekarang kau harus bertarung dengan Novita dan tunjukkan padanya bahwa kau begitu benci padannya" ucap pride
"Baiklah pride" ucap lida
"Bagus, ini akan menarik sekali fufufufu....fu" ucap pride
Berselang lama....
Akhirnya Novita biasa pulang lebih awal dari sebelumnya dimana ia tidak pulang terlalu sore dan Novita berencana membeli kebutuhan yang habis di rumah.
"Sepertinya aku harus beli kebutuhan hari ini, huh?"
Tiba-tiba di jalan Novita melihat lida yang menatapnya dengan kosong dan melihat dirinya dengan bersikap sedikit arogan.
"Huh maaf lida aku tidak punya waktu berbicara denganmu" ucap Novita yang mulai jalan
Namun...
"Huh..hei apa maksudmu melakukan itu?" ucap Novita
Lida mendorong Novita dengan tatapan yang tajam dan begitu benci terhadap Novita.
Tiba-tiba lida langsung berubah menjadi hot dengan bentuk yang sedikit berbeda dimana ada corak hitam di sekujur tubuhnya dan seperti ada tato di sekitar area matanya dan Novita merasa ini bukan lida.
"Hah!?"
Novita langsung menghindar dari ayunan pedangnya hingga mereka kejar-kejaran, Novita berusaha menjauh darinya bahkan dirinya benar-benar dalam bahaya.
Sisi lainnya...
Mey-mey dan Alfina sedang berbincang satu sama lainnya.
"Bagaimana dengan lida?" ucap Alfina
"Dia kurang baik, sekarang ini dia sedang cedera" ucap mey-mey
"Cedera kenapa?" ucap Alfina
"Tadi dia mengalami kecelakan kecil sehingga kakinya keseleo" ucap mey-mey
"Hm begitu ya" ucap Alfina
"Aku bingung harus apa untuk membuat lida dan Novita kembali normal" ucap mey-mey
"Hm ya aku sama" ucap Alfina
"Jadi kamu juga berfikir begitu?" ucap mey-mey
"Ya kamu tahu aku berfikir bahwa kedua sifat mereka itu sangat beda jauh sekali" ucap Alfina
"Hm kalau di pikir iya Novita dan lida memiliki sifat yang bertolak belakang" ucap mey-mey
"Dan lob bilang sekarang lida dan Novita benar-benar tidak berhubungan baik" ucap Alfina
"Iya sampai sekarang mereka berdua tidak saling bertemu terkecuali saat bertarung saja" ucap mey-mey
"Bertarung saja mereka tidak fokus sekali" ucap Alfina
"Bahkan lida hampir saja melukai Novita" ucap ren
"Dan itu membuat situasi bertambah buruk" ucap Alfina
Tiba-tiba....
"Wen string?!" ucap mey-mey
"Loh kalian, ada apa kok seperti terburu-buru" ucap Alfina
"Gawat...gawat...gawat!!!" ucap wen
"Gawat kenapa?" ucap Alfina
"Lida dan Novita sekarang ini sedang saling kejar-kejaran" ucap string
"Dan mereka sepertinya akan saling bertarung satu sama lainnya" ucap string
"Apa!!"
"Tch sial!"ucap Alfina
" ada apa Alfina kamu sepertinya kesal? "Ucap mey-mey
"Aku merasa ini ulah pride" ucap Alfina
"Apa, bagaimana itu terjadi?" ucap mey-mey
"Soalnya pride sempat berbicara denganku dimana dia memberi tahu padaku bahwa lida dan Novita akan saling berselisihan" ucap Alfina
"Kalau begitu ini darurat" ucap lob
"Sepertinya aku merasa ada energi negatif" ucap ren
"Apa?" ucap mey-mey
"Dimana?" ucap Alfina
"Tidak jauh dari tempat keberadaan kita saat ini" ucap wen
"Sial sepertinya pride pasti membuat kita undur-undur waktu" ucap Alfina
"Kita tidak boleh pesimis dulu dan kita harus yakin kalau kita bisa melakukannya" ucap mey-mey
"Ya kamu benar, kita lakukan semampuh kita tampa ada hot dan cool yang membantu kita seperti biasanya" ucap Alfina
"Baiklah apa yang kalian lalukan ayo segera pergi" ucap wen
"Baik!"
BERSAMBUNG.....