THE ELEMENTS GIRLS

THE ELEMENTS GIRLS
musuh jadi cinta? part 2



Setelah itu....


Lida sampai di rumahnya dan kebetulan ayah dan ibunya tidak ada di rumah yang jelas ia bisa merawatnya.


"Baiklah klano kita sampai di rumah" ucap lida


"Hm kamu sendirian?" ucap klano


"Ya tapi ayah dan ibuku sedang kerja jadi memang seharian aku selalu sendiri di rumah" ucap lida


"Oh.." ucap klano


"Baiklah aku siaplan makanan buat siang ini jadi jangan kemana-mana oke" ucap lida


"Iya" ucap klano


"Hm wen Tolong temani dia ya" ucap lida


"Huh..baiklah" ucap wen


Wen langsung terbang dan mendarat di meja makan sementara itu klano melihat wen yang secara langsung kontak mata.


"Uh..ada burung?" ucap klano


"Memang aku burung" ucap wen


"Eh...kamu bisa bicara?" ucap klano


"Tentu saja aku bisa bicara" ucap wen


"Memang kamu termasuk burung apa ya?" ucap klano


"Tentunya aku ini burung spesial jadi sudah jelas aku bisa bicara" ucap wen


"Hn menarik" ucap klano


Tidak lama....


"Ini dia makanannya, nah wen ini biskuitmu" ucap lida


"Terima kasih" ucap wen


"Nah klano kamu makanlah masih hangat loh" ucap lida


"Hm terima kasih" ucap klano


"Hm enak" ucap wen


"Wen pelan-pelan makannya nanti tersedak" ucap lida


"Habis enak" ucap wen


"Makanannya enak" ucap klano


"Kamu suka ya" ucap lida


"Bisa di bilang begitu" ucap klano


"Syukurlah, sekarang habiskan ya" ucap lida


"Iya"


.


.


.


.


.


Sisi lain....


Mey-mey langsung mengobati reon karena luka kecil di telapak tangannya Sedangkan rena sangat bingung karena untuk pertama kalinya kakaknya membawa seorang anak laki-laki di rumah ini.


"Kamu kenapa rena kok tatapanmu seperti itu?" ucap mey-mey


"Aku hanya heran saja kak karena untuk pertama kali kakak bawa anak laki-laki di rumah" ucap rena


"Dia sekarang ini sedang tidak membaik jadi kakak memutuskan membawanya ke rumah kita"ucap Mey-mey


"HM ya sudahlah aku setuju saja dengan tindakan kakak"ucap Rena


"Adik baik"ucap Mey-mey


"Adikmu sepertinya anak penurut ya?"ucap Rin


"HM terima kasih"ucap Rena


"Sepertinya adikku sangat menerima pujian mu"ucap Mey-mey


"Dengan senang hati"ucap Mey-mey


Ternyata sikapnya berbeda jauh dengan sifat sebenarnya, reon beda banget dengan sifatnya yang sesungguhnya


.


.


.


.


.


.


.


Sisi tempat ...


Novita membawa pangeran Toro ke rumah dan meletakkannya di kursi sofa yang empuk.


"Terima kasih"ucap pangeran Toro


"Uh ya"ucap Novita


"Kakak!"ucap Astri


"Oh Astri?"ucap Novita


"Kakak sudah pulang ya"ucap Astri


"Iya kakak sudah pulang"ucap Novita


"Kak siapa itu?"ucap Astri yang melihat pangeran Toro


"Itu namanya kak Toro, dia sedang terluka maka kakak membawanya ke rumah"ucap Novita


"Eh...kakak serius mau merawatnya?"ucap Astri


"Iya, tidak masalah bukan?"ucap Novita


"HM...ya tidak masalah"ucap Astri


"Hai kamu adiknya Novita ya?"ucap pangeran Toro


"Iya"ucap Astri


"Kalau boleh tahu siapa namamu?"ucap pangeran Toro


"Namaku Astri"ucap Astri


"Sepertinya kamu mirip dengan kakakmu"ucap pangeran Toro


"Benarkah?"ucap Astri


"Benar"ucap pangeran Toro


"Terima kasih"ucap Astri


.


.


.


.


.


Dan pada besok harinya....


Mereka sibuk mengurus secara masing-masing dimana mereka berusaha untuk membuat suasana tetap tenang.


Saat pertemuan mereka semua berkumpul dan saling membawa mereka sampai sembuh.


"Bagaimana kalian baik-baik saja?"ucap Alfina


"Baik-baik saja"ucap Lida


"Semua berjalan baik kok"ucap Mey-mey


"Kamu khawatir dengan kami?"ucap Novita


"Tentu saja aku khawatir dengan kalian"ucap Alfina


"Sudahlah sekarang saja mereka bertiga sedang amensia maka gak akan melukai kita"ucap Lida


"Iya sih"ucap Alfina


Tiba-tiba....


ZONZU!!!!!


eh...!!!


"Teman-teman ayo berubah"ucap Lida


"Iya!"


Mereka langsung berubah menjadi elemen girls dan langsung menuju keberadaan ZONZU yang tidak jauh dari lokasi.


"Kalian brensek banget!!"ucap Rui


"Uh siapa juga yang mau narapidana wajahmu jelek"ucap soil


"Hei jaga mulutmu itu sialan!!"ucap tui


"Cerewet amat"ucap cool


"Kau!!!, ZONZU serang mereka!!!"ucap tui


menghadangnya dan berusaha untuk tidak mengalah pada musuh.


Haaaa!!!


Soil menghajarnya dan mereka juga saling bertatik untuk melumpuhkan ZONZU.


Uh ..


Namun mereka tidak bisa menahan serangan ZONZU tersebut yang begitu kuat dan mereka tidak bisa berdaya.


"Akhir mereka!"ucap tui


ZONZU!!!


Tidak!!!


Ah---


Hah!


Mereka memperhatikan mereka bertiga yang melindungi yang tidak berdaya.


"Kalian hentikan!"ucap hot


"Jangan khawatir kami ingin lindungi kalian"ucap reon


"Hei jangan bodoh kamu ini cari bahaya"ucap klano


"Kalian harus bangkit dulu"ucap pangeran Toro


"Hei kalian kenapa melindungi lawan kita bodoh!"ucap tui


"Kita?"ucap klano


"Apa maksudnya?"ucap reon


"Omong kosong"ucap pangeran Toro


"Kalian pasti akan menyesal!!!"ucap tui


Hah!!!


"!!!!?"


"Awas kamu ya!!!"ucap hot bangkit


"Aku tidak akan maafkan kamu"ucap green


"HM sepertinya aku setuju dengan kalian"ucap soil


"Begitu ya"ucap cool


Mereka langsung menyerang dan siap mengalahkan ZONZU, dan saat lengah...


"Hot sekarang!!!"ucap green


"Baik, terima ini!!!"ucap hot


Akhirnya berakhir dan di menangkan oleh mereka.


"Berhasil!"ucap Lida


"Omong-omomg dimana mereka bertiga?"ucap Alfina


"Dimana mereka?"ucap Mey-mey


"Entahlah tapi aku yakin mereka sudah dapat ingatannya kembali"ucap Novita


Eh.....!!!


"Masa sih?"ucap Mey-mey


"Kok jadi begitu!!?"ucap Lida


"Bisa saja perkataan Novita ada benarnya"ucap Alfina


"Ya sudahlah mendingan sekarang kembali ke rumah masing-masing"ucap Novita


"Benar ini sudah waktunya pulang"ucap Alfina


"Ayo pergi!" Ucap Lida


.


.


.


.


..


BERSAMBUNG.....