
Di istana kegelapan...
"Sial aku gagal!!" ucap reon
"Wah ada yang lagi kesal tuh" ucap klano
"Diam aku tidak mau mendengar kata-kata siapapun" ucap reon
"Uh..dasar keras kepala" ucap klano
"Sudahlah jangan ganggu dia nanti nambah lagi masalahnya" ucap tui
"Yalah" ucap klano
"Klano!!!'
" uh..raja ada apa memanggilku"ucap klano
"Aku memberikan tugas padamu untuk menyerang seseorang" ucap raja strong
"Pada siapa yang aku serang" ucap klano
"Hot girls kau harus membuatnya tersiksa" ucap raja trong
"Ow...baiklah aku akan membuat sedikit permainan dengaannya" ucap klano
Klano langsung pergi ke bumi...
.
.
.
.
..
Di jam sekolah...
"Ayo pulang" ucap lida
"Iya sebentar aku bereskan bukuku" ucap mey-mey
"Baiklah,hm..bagaimana dengan Novita apa ia akan pulang hari ini?" ucap lida
"Katanya ia pulang agak sore dan nanti aku akan menemani adiknya ke rumahku" ucap mey-mey
"Dia sibuk sekali ya" ucap lida
"Namanya juga seorang ketua osis pasti ia ingin melakukannya dengan sempurna" ucap mey-mey
"Ow..begitu baiklah ayo" ucap lida
"Iya" ucap mey-mey
Mereka pulang dan meninggalkan sekolah...
.
.
.
.
.
Di jalan...
Lida dan mey-mey bertemu dengan teman mereka yaitu alfina.
"Teman-teman" ucap alfina
"Hai Alfina" ucap lida
"Maaf ya terlambat" ucap alfina
"Tidak kami baru saja keluar dari sekolah" ucap mey-mey
"Oh..hm..dimana Novita?" ucap alfina
"Dia ada kegiatan osis" ucap lida
"Lalu?" ucap Alfina
"Ia pulang agak sore dan adiknya aja akan di jemput sama mey-mey untuk menemaninya ke rumahnya" ucap lida
"Ya aku mengerti astri memang harus di temani" ucap Alfina
"Baiklah kita lanjutkan perjalanan" ucap lida
"Ya"
Mereka pergi ke rumah masing-masing dan mey-mey menjemput adik Novita untuk ke rumahnya.
.
.
.. ..
..
.
.
Selah itu...
Klano melihat sosok hot dari kejauhan dan melihat diri lida yang berbentuk sipilnya.
"Hehehe..sekarang ayo kita buat permainannya" ucap klano
.
.
.
.
Sesampai di rumah..
"Aku pulang" ucap lida
"Eh..rumah sepi amat?" ucap wen
"Mungkin ayah dan ibuku belum pulang" ucap lida
"Ha..begitu" ucap wen
"Oh..bagaimana kita makan cemilan" ucap lida
"Baiklah" ucap lida
Lida menaru tasnya dan mengambil cemilannya dan untuk wen adalah biskuit gandum.
"Nah ini dia" ucap lida
"Wah..biskuit gandum" ucap wen
"Selamat makan"
Mereka makan cemilannya.
"Hm...enaknya" ucap lida
"Biskuit gandum ini enak sekali" ucap wen
Beberapa saat...
Mereka selesai dengan makan cemilannya dan lida ke kamar untuk meredahkan rasa lelahnya.
"Uh..lelah" ucap lida
"Ah..kenyang" ucap wen
"Ya selagi ini aku mau mandi nih" ucap lida
"Silakan saja aku mau istirahat" ucap wen
"Baiklah aku keluar" ucap lida
Lida keluar dari kamarnya dab ia mau mandi berendam dengan air hangat tentunya...
"Uh pasti segar" ucap lida
Namun lida begitu melihat sosok di dekat pintu rumahnya dan baginya itu tidak ia kenali.
"Siapa kamu?" ucap lida
"Wah kayaknya ada yang pura-pura gak kenal ya" ucap klano
"Klano!?" ucap lida
"Hehehe" ucap klano
"Mau apa kamu!" ucap lida
"Ya aku akan melakukan sebuah permainan" ucap klano
"Permainan katamu!?" ucap lida
"Dimana kau akan merasakan siksaan padamu!!" ucap klano
"Apa!!" ucap lida
Klano langsung membuat lida ke bawa sebuah iluasi dimana lida menerima siksaan.
Lalu tidak lama wen datang dan melihat lida yang terlihat sakit dan alangkah terkegut ia bertemu dengan klano.
"Hm..burung merah ya" ucap klano
"Tch dasar payah!!!"
Wen terbang ke klano namun ia di halang sebuah dinding yang memisahkan dirinya dengan lida.
"Bagaimana ini aku gak boleh diam kalau begitu aku minta bantuan dari lainnya" ucap wen
Wen terbang dengan cepat dan mencoba mencari orang yang mudah ia temukan.
.
...
.
.
Novita merasa legah pekerjaan osisnya sudah selesai beberapa dokumen sudah dia kerjakan dengan baik.
"Uh selesai juga saatnya aku jemput Astri di rumah mey-mey pasti sudah menungguku" ucap Novita
Novita dengan cepat ia menutup ruangan osis lalu ia keluar dari sekolah dan string burung biru sudah menunggunya di luar.
"Maaf ya sudah menunggu lama" ucap Novita
"Ya tidak apa-apa" ucap string
"Bagaimana adikku di rumah mey-mey?" ucap Novita
"Dia baik-baik saja dan adikmu begitu bahagia bersama temannya" ucap string
"Uh..baiklah kita pulang" ucap Novita
"Oi!!!"
"Loh suara itu?" ucap string
"Wen?" ucap Novita
"Novita tolong ada bahaya!!" ucap wen
String langsung merasakan ada aura negatif.
"Bahaya apa wen katakan?" ucap Novita
"Lida lida!!" ucap wen
"Sepertinya temanmu dalam bahaya" ucap string
"Sungguh begitu!" ucap Novita
"Iya pokoknya tolong lida" ucap wen
"Tapi di mana dia sekarang?" ucap Novita
"Dia ada di rumah" ucap wen
"Kenapa ada di rumah?" ucap string
"Di rumah ada klano yang sedang menyakiti lida!!" ucap wen
"APA!!" ucap Novita
"Iya jadi tolong dia" ucap wen
"Baiklah aku akan kesana dan kalian kasih tahu pada lainnya" ucap Novita
"Baiklah" ucap wen dan string
.
.
.
.
.
.
Dengan tampa basa basi Novita langsung lari ke rumah lida yang sekarang dalam bahaya.
Dengan buru-buru Novita dengan berlari cukup cepat karena kebiasaannya lari pagi.
Ia akhirnya sampai di rumahnya dan saat ia mau masuk, Novita melihat aura hitam di sekitar rumah lida.
"Kenapa jadi begini, aku harus masuk" ucap Novita
Dengan sedikit mendorong akhirnya ia bisa masuk dengan sedikit paksa dan saat di dalam begitu gelap dan suram.
"Ya ampun ini gelap sekali"
Novita menggunakan senter hp miliknya untuk memberi keterangan saat ia mencari keberadaan lida.
"Lida..."
Alangkah terkegut Novita melihat temannya yang sekarang di kurung sebuah prisai yang kuat.
"Lida sadar kamu" ucap Novita
"Wah musuh berbuyutan dari pangeran toro sudah datang" ucap klano
"Kau!?" ucap Novita
"Hehe terkegut" ucap klano
"Lepaskan lida sekarang!" ucap Novita
"Uh...benarkah berharap sekali dengan mudahnya aku lepaskan dia" ucap klano
"Kamu!! Eng??"
Novita mendengar geritan dari lida yang begitu meronta kesakitan.
"Lida kamu baik-baik saja!!" ucap Novita
"Dia itu gak akan mendengarmu" ucap klano
"Apa maksud kamu!" ucap Novita
"Dia sekarang ini sedang aku sisksa di alam bawah sadarnya" ucap klano
"Kamu!!!"
Novita berubah menjadi cool girls dan menghempaskan perang esnya namun itu tidak mempan pada klano sama sekali.
"Apa!?" ucap Novita
"Eh..mana mungkin aku di kenai dengan kekuatan yang lemah sepertimu padahal kau itu paling cerdas dan begitu sedikit kuat" ucap klano
"Kamu beraninya mengejekku!!" ucap Novita
"Ha.. Dasar payah" ucap klano
Klano langsung menyerang cool girls dengan sekali serangan.
"Uh.." ucap Novita
"Hahaha bagaimana enak bukan Aw!!" ucap klano
"Ng??" ucap cool
"Cool!!" ucap soil
"Kalian datang" ucap cool
"Tentu saja" ucap soil
"Lida apa yang terjadi padanya" ucap green
"Nanti aku jelaskan sekarang kita harus membebaskan lida dari penghalang ini" ucap cool
"Bagaimana dengan pukulanku" ucap soil
"Cobalah" ucap cool
"Ha..berharapnya" ucap klano
Soil menggunakan kekuatan pukulannya namun hingga berkali-kali iq gak bisa memecahkannya.
"Ini terlalu kuat" ucap soil
"Hahahaha!!" ucap klano
"Tenang kita gunakan gabungan elemen kita untuk membebasknnya" ucap cool
"Itu ide yang hebat" ucap green
"Ayo kita coba" ucap soil
Mereka menggambungkan kekuatan elemen mereka dengan kekuatan yang besar sehingga me.bentuk kekuatan yang sangat kuat.
"Ayo sekarang!!" ucap cool
Mereka langsung menghantam dinding tersebut..
"Hei jangan jangan jangan lakukan itu!!! Wah!!!"
Akhirnya klano terpental cukup jauh dan lida akhirnya bisa di bebaskan.
Dan keadaan di sekitar menjadi membaik lagi dan keadaan juga normal kembali seperti semula.
"Uh..."
"Lida kamu sudah sadar" ucap mey-mey
"Mey-mey dan lainnya?" ucap lida
"Ada apa?" ucap Novita
"Kenapa lida?" ucap Alfina
"Kalian bisa kesini bagaimana?" ucap lida
"Ha..kami itu di kasih tahu" ucap Alfina
"Dan kamu itu tadi dalam bahaya makannya kami ke sini"ucap Novita
" ya aku mengerti dan aku minta maafnya membuat kalian khawatir"ucap lida
"Ha..lida" ucap Alfina
"Memang begitu sifatnya" ucap Novita
"Begitu namannya lida" ucap mey-mey
"Ha...kalian"
Mereka begitu senang dengan hari ini...
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG.....