
Di suatu hari...
Berita terkini para elemen muncul di kota dan mereka menyelamatkan kota dari bahaya dan kami telah sempat berwawancata dengan mereka kami tayangkan untuk para permisa.
"Ya kami melakukannya" ucap hot
"Kami melakukan ini demi keselamatan" ucap green
"Ya kami Tidak ingin sampai membahayakan orang lain" ucap soil
"Hm bagaimana dengan anda"
"Aku melakukan ini untuk menjalankan tugasku saja" ucap cool
"Lalu apa pendapatkan anda mengenai tragedi ini?"
"Semua ini sudah jelas ulah musuh yang ingin menguasai bumi" ucap cool
"Lalu kami ingin tahu siapa nama kalian?"
"Saya hot"
"Saya green"
"Saya soil"
"Dan kamu siapa?"
"Aku cool"
"Wow mengenai kesempatan ini kalian memang hebat dan apakah kalian akan mengganggapi orang yang suka dengan kalian?"
"Hm soal itu kurang tahu ya?" ucap hot
"Kami Sepertinya kurang tahu" ucap green
"Kurang tahu" ucap soil
"Tidak tahu" ucap cool
"Misalkan ada orang yang ingin sekali bertemu dengan kalian, apa yang kalian lakukan?"
"Aku akan melakukannya"hot
"Aku juga sama" ucap green
"Aku juga ingin membuat mereka tersenyum" ucap soil
"Bagaimana denganmu sendiri cool?"
"Aku kurang tahu soal mengenai itu apakah saya akan sempat atau Tidaknya itu tergantung kondisinya" ucap cool
"Oh..apakah Kamu begitu sibuk?"
"Sepertinya ya saya agak sedikit sibuk" ucap cool
"Saya sempat mendapatkan info bahwa banyak orang menyukai kalian terutama kamu cool bagaimana itu pendapatmu?"
"Aku ucapkan terima kasih yang telah menyukai saya dan saya mohon untuk memaklumi kesibukan saya karena mungkin saya agak jarang ada waktu kosong" ucap cool
"Lalu mendapatkanmu bagaimana hot?
" saya sangat mengucapkan terima kasih pada kalian yang suka denganku dari berbagai aksiku dan aku akan melakukan apa yang kalian ingin asalkan tahu kondisi kami semua"ucap hot
"Lalu kami green?"
"Saya senang ada yang menyukai saya dan saya harap kita bisa bersama-sama dan bertemu secara langsung" ucap green
"Oh..itu manis sekali dan kamu soil?"
"Ya saya senang sekali dan saya juga sama seperti green yaitu bisa bertemu dengan langsung untuk mereka semua" ucap soil
"Lalu bagaimana mendapatkan kalian dari salah satu kalian yaitu cool, apakah benar dia begitu sibuk?"
"Ya dia begitu sibuk"ucap hot
"Itu benar dia sibuk sekali"ucap green
"Dari antara kami cool memang yang paling sibuk dari kami" ucap soil
"Apa kalian memakluminya?"
"Ya kami memakluminya" ucap hot
"Benar" ucap green
"Ya walau begitu dia adalah yang terbaik dari kami semua" ucap soil
"Oh...begitu, oke permisa sampai di sini dulu dan sampai jumpah di berita berikutnya"
.
.
.
"Wah...cool itu keren sekali" ucap pia
Pia adalah keponakan ibunya lida dan dia di rawat rumah sakit karena penderita gagal gingal maka ia harus di rawat di rumah sakit.
"Seandainya aku bisa bertemu dengan cool" ucap pia
.
.
Di sisi lain....
Lida datang ke rumah sakit dan menjenguk keponakan ibunya yang di rawat tersebut.
"Hai pia" ucap lida
"Oh..kak lida?" ucap pia
"Kamu sedang apa?" ucap lida
"Aku sedang gambar" ucap pona
"Hm Apa itu ganbar cool?" ucap lida
"Iya benar dan kak lida tahu kalau aku suka dengan cool dan terutama saat melakukan aksinya, uh..keren sekali" ucap pia
"Lalu kamu gak suka dengan hot?" ucap lida
"Ya aku suka juga tapi yang Paling aku favoritkan adalah cool" ucap pia
"Uh.." ucap lida
"Aku ingin sekali bertemu dengannya" ucap pia
"A..pia?" ucap lida
"Aku ingin sekali kalau cool itu ada di sini dan bertemu denganku" ucap pia
.
.
.
.
Di perjalanan...
Lida pulang dari rumah sakit dan tampa sadar di salan ia bertemu dengan Novita.
"Hm lida?" ucap Novita
Mereka akhirnya jalan bersama...
"Oh iya Novita" ucap lida
"Ya?" ucap Novita
"Aku mau bicara denganmu boleh?" ucap lida
"Boleh" ucap Novita
"Ibuku punya keponakan dan dia menderita gagal ginjal" ucap lida
"Uh..maksudmu penyakit gagal ginjal?" ucap Novita
"Iya dan sebenarnya harus di oprasi namun sayangnya dia gak mau di oprasi" ucap lida
"Kenapa?" ucap Novita
"Dia bilang sangat takut dan dia sempat memberontak" ucap lida
"Memang keponakan ibumu berapa usianya?" ucap Novita
"Ya masih 10 tahun" ucap lida
"Hm masih muda sekali dan kok bisa menderita gagal ginjal?" ucap Novita
"Yang aku tahu keponakan ibuku pia dia menderita gagal ginjal sejak umur 8 tahun karena kelainan jadi dia harus mencuci darah bahkan sekarang semakin parah dan dokter memberi saran agar segera di oprasi secepat mungkin" ucap lida
"Hm aku turut sedih mendengarnya" ucap Novita
"Iya terima kasih, kamu tahu dia punya impian yang sangat ia wujudkan" ucap lida
"Apa?" ucap Novita
"Dia ingin bertemu denganmu" ucap lida
"Ha apa katamu?" ucap Novita
"Iya dia ingin sekali bertemu denganmu dalam bentuk cool dan kamu tahu dia menyukai aksimu dan baginya kamu itu keren di matanya" ucap lida
"Uh lalu?" ucap Novita
"Dia ingin kamu ada di sisinya dan siapa tahu itu membuat dorongan untuknya agar mau di oprasi, aku sungguh mohon padamu Novita" ucap lida
"Hm..lida kamu tahu sendiri aku gak punya waktu kosong seperti kamu dan lainnya, aku lagi banyak kerjaan dengan osisku dan begitu menumpuk" ucap Novita
"Novita sesibuk apapun itu sempatkanlah untuk orang yang memperlukan dirimu" ucap lida
"Hm terima kasih nasrhatmu dan mungkin lain kali waktu" ucap Novita
"Novita..." ucap lida
.
.
.
.
Sisi lain...
Lida kembali ke rumah dan Seperti biasa dia makan dan belajar tak lupa memberikan biskuit buat wen.
"Ini makannya" ucap lida
"Hm terima kasih kelihatannya enak" ucap wen
"Ya makanlah" ucap lida
"Hmhm enak sekali" ucap wen
"Enak ya" ucap lida
"Iya..a..lida kamu kenapa?" ucap wen
"Tidak apa-apa" ucap lida
"Apa karena masalahmu dengan Novita?" ucap wen
"Hm bisa di bilang begitu" ucap lida
"Uh kenapa ya Novita selalu begitu" ucap wen
"Wen aku tahu soal Novita dan selama di sekolah dia memang di kenal sangat sibuk dengan osisnya sehingga dia pulang sangat sore dan belum lagi dia mengurus adiknya di rumah" ucap lida
"Uh...begitu ya" ucap wen
"Lalu bagaimana ya buat Novita ada waktu dan pia bisa melihatnya" ucap lida
"Tenanglah pasti ada keajaiban" ucap wen
"Aku harap begitu" ucap lida
.
.
Di rumah lain...
Novita begitu berkutat dengan beberapa dokumen dari osis membuat dirinya semakin sibuk bahkan adiknya melihat kakaknya yang begitu sibuk menyelesaikan tugasnya.
"Kakak.." ucap Astri
Astri begitu gak tega melihat kakaknya yang sedang sibuk dengan tugasnya tapi apa daya dia juga gak bisa menggangu pekerjaan kakaknya dan Astri memutuskan ke kamarnya.
Sedangkan string melihat tuannya yang sedang mengerjakan tugasnya dengan begitu serius.
"Uh.." ucap Novita yang begitu lelah
"Kamu kenapa?" ucap string
"Aku hanya lelah kok" ucap Novita
"Hm aku tahu kamu pasti memikirkan sesuatu bukan?" ucap Novita
"Hah aku jadi ingat dengan kata lida tadi" ucap Novita
"Aku rasa ada benarnya kamu harus sempatkan waktumu pada orang yang membutuhkanmu" ucap string
"Ha..lalu apa yang harus aku lakukan" ucap Novita
"Sudahlah jangan di pikirkan selesai saja pekerjaanmu lalu istirahat" ucap string
"Terima kasih sudah memberikan tahu padaku" ucap Novita
"Iya" ucap string
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG.....