
"Sepertinya kau begitu manis seperti ini" ucap gendar
"....gendar... Apa..yang....terjadi... Padamu!" ucap Novita
Gendar langsung melempar Novita, yang membuat keadaan tidak baik.
.
.
.
.
.
.
Sisi lain...
"Hm hari ini Novita berangkat lebih awal dari kita" ucap lida
"Ya karena katanya ia masih ada pekerjaan jadi Novita datang pagi-pagi" ucap mey-mey
Bruuuuuk....
"Ng...suara apa itu?" ucap lida
"Aku tidak tahu" ucap mey-mey
"Kalau begitu ayo ke sana" ucap lida
"Iya" ucap mey-mey
.
.
.
.
Haa---!
Novita yang menerima serangan dimana gendar benar-benar melakukan aniaya terhadapnya namun keadaan ini masih belum terlalu rame dan lokasi tempat ruangannya memang jauh dari tempat kelas maupun ruangan guru, dan kebetulan lida dan mey-mey mendengar karena kekuatan yang mengalir jadi jarak sejauh apapun bisa mendengar.
.
...
.
.
.
.
"Huk..huk.."
Novita yang tersedak dan darah segar keluar membuat dirinya susah untuk fokus karena sedikit sakit di kepala.
"Uh.." ucap Novita
"Sekarang aku akan akhiri riwayatmu" ucap gendar
"....gendar... Kamu..." ucap Novita yang perlahan kehilangan kesadaran
Saat kekuatan kegelapan akan mengenai Novita..
Wussss....
"Hah!?" ucap gendar
"Hentikan" ucap mey-mey
"Ha....gendar... Novita!?" ucap lida
Lida langsung ke Novita yang tidak sadarkan diri.
"Kenapa bisa begini?" ucap mey-mey
"Gendar apa yang terjadi pada Novita dan kamu kenapa melakukan padanya?" ucap lida
"Hahaha....." ucap gendar yang tertawa
"Kenapa kamu ketawa?" ucap mey-mey
"Aku hanya membalas kesalahan yang dia buat padaku" ucap gendar
"Kesalahan apa yang kamu maksud?" ucap mey-mey
"Padahal Novita tidak pernah melakukan kesalahan apapun dan dia selalu memberikan kamu senyuman dimana kamu bahagia bukan!?" ucap lida
"Tidak kalian benar-benar tahu apa-apa kesalahan yang pernah dia buat padaku!" ucap gendar
"Lida" ucap mey-mey
"Hn?" ucap lida
"Sepertinya ini bukan gendar yang kita kenali" ucap mey-mey
"Apa, sungguh begitu?" ucap lida
"Iya aku merasa ini bukan dirinya yang sebenarnya" ucap mey-mey
"Sepertinya kalian sudah tahu sisi gelap dia ya~" ucap pangeran toro yang muncul
"Pangeran toro!?"
"Hahaha bagaimana kalian terkegut?" ucap pangeran toro
"Apa yang kamu lakukan pada gendar" ucap lida
"Iya sampai-sampai dia melakukan hal ini!" ucap mey-mey
"Dia termakan dengan dendamnya dan emosi karena cinta" ucap pangeran toro
"Kami tidak akan biarkan kamu seenaknya melakukan hal itu" ucap lida
"Lida ayo berubah" ucap mey-mey
"Hm baik!" ucap lida
Mereka berdua langsung berubah begitu pula dengan gendar yang langsung berubah berjubah hitam dan aura yang gelap.
Haaaaaaaa!!!!
Mereka langsung bertarung Sedangkan pangeran toro yang melihat Novita yang terbaring tak sadarkan diri.
Pangeran toro langsung mendekatinya dengan tangan yang memegang wajah lembut Novita dengan senyuman jahatnya.
"Sepertinya kau benar-benar tepar ya, Novita alias cool girls hmhmhmhm...." ucap pangeran toro
.
.
.
Di saat mendesak soil datang dan menangkis serangan gendar yang cukup kuat.
"Soil!"
"Kalian baik-baik saja?" ucap soil
"Kami baik-baik saja" ucap green
"Dimana cool?" ucap soil
"Dia sekarang ini tidak sadarkan diri" ucap hot
"Kenapa?" ucap soil
"Dia menerima serangan dari gendar sehingga Novita tidak sadarkan diri" ucap hot
"Gendar...?" ucap soil
"Iya dan saat kamu tangkis serangan itu adalah milik gendar" ucap hot
"...Apa, tidak mungkin?" ucap soil melihat sosok gendar
"Sekarang kita harus cari cara untuk menghentikan dirinya" ucap green
"Kamu benar, aku tidak biarkan dia menjadi pion mereka" ucap soil
Mereka langsung bertarung dimana satu melawan tiga orang namun serangan gendar begitu kuat dan begitu sulit untuk mengenai dirinya.
"Ha...!!!"
Mereka langsung terdambar di tanah setelah menerima serangan dari gendar.
.
.
.
.
Sisi lain...
Pangeran toro sedang menyaksikan bertarung mereka dimana dia begitu senang dan dia melirik Novita yang sekarang ini sedang tidak sadar dan pangeran toro langsung mendekat di sisi wajahnya yang begitu membuatnya tertarik pada gadis yang menjadi saingan dirinya.
"Hmhmhm....ini sangat menarik sekali" ucap pangeran toro
"Mmm......"
Pangeran toro mendengar suara tersebut dan itu dari Novita yang mulai sadar.
"Huh..." ucap Novita yang membuka matanya
"Sepertinya kau sadar juga" ucap pangeran toro
"Kau..." ucap Novita
"Bagaimana rasanya setelah tidur" ucap pangeran toro
"Bukan urusanmu" ucap Novita
"Hei...apakah kau tidak lihat teman-temanmu sedang tidak berdaya sekarang ini" ucap pangeran toro
"Teman-teman!" ucap Novita
"Dan kamu tahu pria itu bernama gendar yang sedang melawan mereka hingga tidak berdaya" ucap pangeran toro
"Kau...melakukan semua ini dan kau apakan gendar!" ucap Novita
"aku tidak melakukan apa-apa padanya hanya...dia sedang emosi karena dirimu" ucap pangeran toro
"Apa maksud perkataanmu?" ucap Novita
"Kau bearti tidak sadar rupanya, kau memang sempurna dimata orang namun mengabaikan perasaan seseorang" ucap pangeran toro
"....tidak..mungkin" ucap Novita
"Ya itu benar-benar nyata, kau tahu sekarang dia benar-benar ingin membalas dendam" ucap pangeran toro
"Itu tidak benar dan....ng!" ucap Novita yang berhenti karena kutukan di lehernya
"Sepertinya tanda itu mulai menyiksamu kembali" ucap pangeran toro
"Cukup!!!!, akan aku lakukan ini!" ucap Novita yang langsung berubah
"Sepertinya dirinya sedang emosi, ini menarik" ucap pangeran toro
"Akan aku bebaskan gendar sekarang" ucap cool langsung pergi
"Kita lihat saja bagaimana kisah ini akan menarik" ucap pangeran toro
.
.
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG.....