
Di sekolah....
Teo, Renia dan Astri sedang memperhatikan guru mereka.
"Oke besok ada acara di kelas, dimana kalian mengundang seorang kakak dan menunjukkan sebuah hal yang istimewa bagi kalian selama ini" ucap pak guru
"Pak kalau ada gak punya seorang kakak bagaimana?"
"Hm..kalian bisa mengabil kebaikan dari kisah mereka" ucap pak guru
"Oh begitu"
"Baik bapa harap kalian bisa melakukannya menyampaikan hal yang membuat istimewa bagi kalian" ucap pak guru
"Baik pak guru" ucap semua murid
Jam bel berbunyi...
Teo, Renia dan Astri pulang dan jalan bersama.
"Apa yang hal istimewa bagi kakak ya, kalian bagaimana?" ucap teo
"Hal istimewa dari kakakku sih dia sangat suka tanaman juga baik pada semua orang, kalau kamu bagaimana dengan kakakmu" ucap Renia
"Kalau aku sih, hal istimewa dari kakakku dia sangat rajin, kerja keras dan di siplin" ucap Astri
"Hm bagaimana kalau kita selidiki hal apa yang keistimewa yang di miliki oleh kakak kita bagaimana" ucap teo
"Benar juga sih itu ide yang cermelang" ucap Renia
"Kalau begitu kita lakukan" ucap Astri
"Iya" ucap mereka berdua
Di rumah masing-masing mereka memperhatikan kakak mereka apa yang hal istimewa bagi mereka dari kakak mereka.
Di rumah Teo
Teo sedang memperhatikan kakaknya yang sedang yang ia lakukan lalu Teo berfikir bahwa dari istimewa kakaknya adalah jago olaraga.
"Jadi kakak sangat pintar soal olaraga" ucap teo..
Di rumah Renia..
Renia melihat kakaknya sedang menyiram bunga dan merawat dengan baik.
"Kakak memang orang baik dan kakak suka tanaman rupanya ya itu adalah istimewa dari kakak" ucap Renia
Di rumah Astri
Astri juga memperhatikan kakak yang sedang belajar di kamarnya juga melihat dia sangat di siplin juga rapih.
"Ini pasti akan menjadi istimewa dari kakak" ucap Astri
Setelah itu teo, Renia dan Astri bertemu untuk mengusul soal istimewa dari kakak mereka bagi hal yabg sangat mereka kagumi.
"Bagaimana kalian udah tahu tentang kakak kalian" ucap teo
"Tentu saja sudah" ucap mereka berdua
"Kalau begitu ayo di susun untuk membuat kalian di hari istimewa bersama kakak kita" ucap teo
"Ayo"
Mereka bertiga membuat sebuah kalimat di kertas mereka dan akan mereka bacakan di depan kelas mereka.
"Oh iya apa kalian sudah bilang belum kalau kakak kita harus ke sekolah besok" ucap teo
"Hm...belum" ucap Renia
"Sama" ucap Astri
"Sudah aku duga" ucap teo
"Ya sudah nanti kalau ini sudah selesai kita beri tahu pada kakak kita bagaimana?" ucap Astri
"Itu bagus" ucao Renia
"Baiklah kita selesaikan ini" ucap teo
Mereka berdua setuju..
setelah selesai mereka memutuskan memberi tahu pada kakak mereka di rumah.
"Kakak" ucap teo
"Ya ada apa tumben memanggilku biasanya tidak" ucap Alfina
"Aku mau bicara" ucap teo
"Biacara apa?" ucap Alfina
"Apa kakak besok bisa ke sekolahku" ucap Alfina
"Kakak Tidak tahu bisa atau tidak" ucap Alfina
"Kakak tolong sih sekali saja menerima undangan ini" ucap teo
"Kakak sudah bilang kakak kurang tahu" ucal Alfina
"Uh dasar kakak menyebalkan" ucap teo langsung keluar
"Teo!" ucap Alfina
Di sisi lain
"Kakak" ucap Renia
"Oh renia ada apa?" ucap mey-mey
"Aku mau bilang sesuatu" ucap Renia
"Apa itu?" ucap mey-mey
"Apa kakak besok bisa ke sekolahku" ucap Reina
"Memang apa ada acara di sekolahmu" ucap mey-mey
"Iya" ucap mey-mey
"Hm kakak kurang tahu apa kakak bisa atau tidak" ucap mey-mey
"Jangan bilang gak bisa" ucap Renia
"Kakak belum menjawabnya" ucap mey-mey
"Aku tahu kakak pasti gak bisa datang huh" ucap Renia yang langsung keluar
"Renia!" ucap mey-mey
Sisi lainnya
"Kak" ucap Astri
"Hm" Novita merespon
"Aku mau bilang ke kakak" ucap Astri
"Soal apa?" ucap Novita
"Apa besok bisa ke sekolahku" ucap Astri
"Hm..kakak kurang tahu soalnya jadwal kakak sibuk" ucap Novita
"Jangan bilang besok kakak gak bisa" ucap Astri
"Kakak tidak bermaksud begitu" ucap Novita
"Bilang aja gak bisa" ucap Astri langsung ke luar
"Astri!" ucap Novita
Teo, Renia dan Astri bertemu kembali dalam kondisi yang tidak mendukung.
"Teo, Renia kalian kenapa" ucap Astri menagis
"Kakak kami kelihatannya gak bisa hadir dan kamu juga kenapa" ucap teo
"Aku juga sama kakakku kayaknya gak bisa hadir" ucap Astri
Aura negatif mulai terbentuk dari mereka.
"Hm...ini pasti menarik" ucap klano
Alfina, mey-mey dan Novita mencari adik mereka sampai mereka bertemu.
"Alfina, mey-mey kalian sedang apa?" ucap Novita
"Aku sedang mencari teo adikku" ucap Alfina
"sama aku sedang mencari Renia" ucap mey-mey
"Hah...hah...aku juga mencari Astri" ucap Novita
"Kelihatannya kita sama-sama sedang mencari adik" ucap Alfina
"Kita bagaimana bekerja sama untuk menemukan adik kita" ucap Novita
"Ide yang bagus" ucap mey-mey
"Tunggu apa patner kita juga mencari adik kita?" ucap Alfina
"Ya aku menyuruh Ren membantuku" ucap mey-mey
"Sama string juga mencari adikku" ucap Novita
"Kita tunggu mereka datang" ucap Alfina
Alfina, mey-mey dan Novita menunggu patner mereka.
Saat patner mereka datang
"Ada denyut kegelapan lagi" ucap lob
"Eh!" ucap mereka
"Ayo cepat ke sana" ucap Ren
Mereka langsung ke lokasi kejadian itu dan sesampai di sana mereka melihat ada Zonzu juga di sisi lain ada adik mereka di sana yang tidak sadarkan diri.
"Kau lagi" ucap Alfina
"Apa kau mengambil Aura negatif dari mereka!" ucap Novita
"Benar sekali" ucap klano
"Semua!" ucap lida datang
"Lida"
"Ayo berubah"
"Oke"
Mereka berubaj menjadi elemens girls dan bersiap bertarung.
"Yah"
Mereka bertarung dan mencoba memurnikan zonzu.
"Tch zonzu ini sangat kuat" ucap soil girls
"Aku akan mencoba membekukannya" ucap cool girls
Elemens girls.... Pecahan es!
Cool membuat zonzu itu membeku.
Elemens girls.... Shot payer!
Akhirnya kembali Normal
"Awas kalian!" ucap klano langsung pergi.
Mey-mey, Alfina dan Novita langsung ke tempat adik mereka dan akhirnya mereka siuman.
"Akhirnya mereka sadar" ucap lida
"Kakak aku minta maaf" ucap teo
"Aku juga kakak" ucap Renia dan Astri pada kakak mereka
"Kami sudah memaafkan kesalahan kalian" ucap mey-mey
"Apa kakak bisa datang ke sekolah besok" ucap mereka bersamaan
"Tentu saja bisa" ucap jawab Alfina, mey-mey dan Novita
Pada esok harinya di sekolah..
"Oke sekarang teo" ucap pak guru
"Baik bapak" ucap teo
"Apa kamu mengundang kakakmu" ucap pak guru
"Tentu, kakak ayo" ucap teo
"Oke" ucap Alfina
Hal yang istimewah dari kakakku bernama Alfina dia sangat jago berolaraga dan dia walaupun marah tapi berniat baik padaku jadi gak semua omongan itu bearti benci.
Alfina hanya tersenyum pada adiknya.
"Bagus tepuk tangan"
Semua tepuk tangan
"Oke sekarang Renia" ucap pak guru
"Ayo kakak" ucap Renia
"Oke" ucap mey-mey
Renia memulainya
Hal istimewa bagiku dari kakakku bernama mey-mey adalah dia kakak yang sangat baik juga dia sangat perhatian padaku apapun yang terjadi dia kakak yang hebat, aku ucapkan terima kasih kakak.
Mey-mey tersenyum dan senang mendengar kalimat dari Renia.
"Bagus tepuk tangan"
Semua tepuk tangan
"Sekarang Astri" ucap pak guru
"Baik guru, kakak ayo" ucap Astri
"Hm" Novita mengangguk ke arah adiknya
Astri memulainya.
Hal yang istimewah bagiku dari kakakku bernama Novita adalah dia kakak yang sangat hebat, aku sendiri merasa takjub apa yang di lakukan kakakku selama ini, ia selalu mengajariku bila ada kesulitan yang kurang aku pahami, kakakku sangat pintar melakukan apapun walau ayah dan ibu tidak di rumah, kakak adalah sosok yang sangat hebat di mataku juga bagiku dia pahlawan bagiku, aku ucapkan terima kasih kakakku yang telah baik padaku selama ini.
Novita tersentuh apa yang di kata-kata Astri.
Semua bertepuk tangan
Setelah acara kelas itu...
"Astri kakakmu tadi cantik banget"
"Kakaknya renia juga senyumannya sangat manis"
"Terima kasih" ucap Renia dan Astri
"Hei bagaimana dengan kakakku" ucap teo
"Kakakmu sangat hebat olaraganya"
"Hehehe terima kasih" teo
Alfina, mey-mey dan Novita menghampiri mereka semua.
"Eh kakak" ucap teo
Semua teman-teman dari kelas mereka tampak melihat kakak dari teo, Renia dan Astri.
"Kalian sedang obrol" ucap mey-mey
"Iya kakak" ucap Renia
"Wah...baik sekali"
"Hm kelihatannya kalian asyik mengobrol" ucap Novita
"Iya kakak cuma memuji saja" ucap Astri
"Wah kakak dari Astri sangat cantik dan baik lagi"
"Seandainya dia kakakku"
"Oke ayo pulang" ucap Alfina
"Oke kakak" ucap teo
"Kita juga pulang ayo" ucap mey-mey
"Baiklah" ucap Renia
"Hm tunggu bagaimana kalau hari ini kita beri mereka hadiah karena sudah tampil tadi" ucap Novita
"Ide yang bagus" mey-mey
"Baiklah" ucap Alfina
"Aku akan traktir kalian kok" ucap Novita
"Sungguh" ucap teo
"Iya" ucap Novita
"Asyik" ucap teo
"Hm dasar, kalau ada yang traktir pasti gak terlewatkan" ucap Alfina
"Tidak apa-apa Alfina untuk kali ini" ucap Novita
"Ayo" ucap mey-mey
"Astri"
"Iya"
"Apa kami boleh...
"ayo nanti juga kakak akan traktir kalian juga" ucap Novita
"Wah...terima kasih"
"Sama-sama" ucap Novita
Akhirnya mereka bahagia atas pernampilan dari adik mereka masing-masing.
Bersambung....