
Di istana kegelapan....
"Huh...bosan sekali di sini" ucap klano
"Seperti biasanya kau pasti bosan saja yang kamu bicara" ucap tui
"Ya sepertinya aku sama sepertimu" ucap reon
"Hei tumben sekali kau sejalan pikiranku" ucap klano
"Aku pikir kalian berdua sama juga denganku" ucap pangeran toro
"Wah hahaha...pangeran toro kau juga" ucap klano
"Sepertinya aku punya ide" ucap tui
"Apa?" ucap mereka
"Kenapa kalian gak bersama dengan para element girls" ucap tui
"Apa?" ucap reon
"Masa iya kita bersama mereka" ucap klano
"Hm...tidak ada salahnya idemu ada hal yang sangat membuatku mendapatkan ide" ucap pangeran toro
"Apa itu?" ucap klano
"Kenapa kita gak buat mereka lupa diri" ucap pangeran toro
"Lupa diri?" ucap klano
"Ya kita akan buat mereka tidak bersama-sama dan mereka akan sulit untuk bersatu" ucap pangeran toro
"Lumayan juga" ucap reon
"Oh yeah akhirnya aku bisa balas dendam padanya" ucap klano
"Maksudmu hot girls?" ucap reon
"Benar sekali" ucap klano
"Baiklah sekarang kita mulai saja" ucap pangeran toro
.
.
.
.
Saat mereka keluar dari istana kegelapan, mereka menuju ketempat dan mencari keberadaan mereka akan tetapi cuaca tidak baik juga mendung.
"Mendung banget" ucap reon
"Hrrrr berisik amat tuh petir" ucap klano
"Sudah kosentrasi kita ini masih harus mencari mereka" ucap pangeran toro
Saat mereka sedang bicara tiba-tiba....
Petir langsung menyambar mereka bertiga dan membuat mereka jatuh ke laut.
.
.
.
Lida dan lainnya akhirnya bisa kembali ke bumi setelah menemui ratu dan para peri.
"Akhirnya kita bisa kembali" ucap lida
"Iya" ucap mey-mey
"Teman-teman sepertinya kita ada di pantai" ucap Alfina
"Ups sepertinya ratu mengirim kita gak di rumah" ucap lida
"Sepertinya begitu" ucap Novita
Saat mereka melihat sekelilingnya...
"Hah!" ucap ren
"Ada apa ren?" ucap mey-mey
"...it...u bukan...nya.." ucap ren
"Ha....!"
Mereka melihat sosok klano, pangeran toro dan reon yang berkeletak di pinggir pantai.
"Bukannya mereka?" ucap Alfina
"Klano?" ucap lida
"Reon?" ucap mey-mey
"Pangeran toro?" ucap Novita
"Mereka akan aku hajar mereka bertiga!" ucap Alfina
"Tunggu Alfina" ucap lida
"Kenapa kamu menghentikanku" ucap Alfina
"Lihat, mereka gak baik" ucap lida
"Lida ini kesempatan kita untuk menghajar mereka" ucap Alfina
"Alfina!" ucap Novita
"Hn?" ucap Alfina
"Itu tidak baik, kamu jangan main hakim sendiri" ucap Novita
"Tapi mereka sudah-
" aku tahu mereka Telah membuat kita di hajar tapi sekarang apakah adil kalau mereka keadaan seperti ini pantas di hajar?"ucap Novita
"Hah..aku mengalah apa yang kamu bilang" ucap Alfina
"Baiklah sekarang kita bawa mereka di bawah pohon itu" ucap mey-mey
"Baik"
.
.
.
.
Setelah mereka membawanya...
Mereka mengobatinya Sedangkan Alfina dia hanya diam dan tidak ingin melakukan apapun ia menemani patner mereka.
"Sekarang kita hanya menunggu mereka sadar" ucap mey-mey
"Lida apa mereka gak bahaya?" ucap wen
"Iya mey-mey kamu gak khawatir kalau kamu di serang" ucap ren
"Tidak kok wen" ucap lida
"Merekakan gak sadar" ucap mey-mey
"Jangan khawatir semua akan baik-baik saja" ucap Novita
.
.
.
.
Dan setelah beberapa saat kemudian....
Mereka bertiga sadar dan semua begitu melihatnya bahwa mereka sudah bangun.
"Huh...dimana ini" ucap klano
"Siapa aku?" ucap reon
"Dan siapa ya...aku" ucap pangeran toro
"Heh!"
Mereka terkegut melihat apa yang terjadi pada mereka bertiga bahkan entah kenapa.
"Loh kok?" ucap lida
"Mereka lupa?" ucap mey-mey
"Apa mereka amensia?" ucap Novita
"Apa?"
"Huh..hm kamu siapa?" ucap klano
"Namaku lida" ucap lida
"Kamu siapa?" ucap reon
"Aku mey-mey" ucap mey-mey
"Kamu manis ya" ucap reon
"Huh..." ucap mey-mey malu
"Kamu siapa?" ucap pangeran toro
"Aku Novita" ucap Novita
"Dan..aw..." ucap pangeran toro
"Jangan bergerak, tanganmu cedera sebentar ya aku obati" ucap Novita yang mengobati tangannya yang cedera
"Hum..kamu baik ya orangnya" ucap pangeran toro
"....terima kasih" ucap Novita
"Alfina apa mereka benar-benar gak ingat apa-apa?" ucap lob
"Sepertinya begitu, mereka benar-benar gak ingat apa-apa dan aku percaya kalau mereka terluka juga" ucap Alfina
.
.
.
.
.
Setelah itu....
"Bagaimana ini apa kita akan bawa mereka ke rumah?" ucap lida
"Lebih baiknya begitu" ucap Novita
"Lalu kalian mau merawatnya?" ucap Alfina
"Ya sampai mereka bisa sembuh saja" ucap mey-mey
"Tapi kalau mereka ingat bagaimana?" ucap wen
"Tenang wen semua akan baik-baik saja" ucap lida
"Mereka gak akan meyakiti kita kok" ucap mey-mey
"Baiklah jadi lida kamu akan merawat klano?" ucap Alfina
"Iya" ucap lida
"Kamu bagaimana mey-mey kamu akan rawat reon?" ucap Alfina
"Iya Alfina" ucap mey-mey
"Kamu Novita bagaimana sama begitu?" ucap Alfina
"Hm" Novita yang setuju
"Baiklah kalian bisa melakukannya tapi hati-hati saja" ucap Alfina
"Iya Alfina kami pasti akan mendengarkan kamu" ucap lida
"Baiklah" ucap Alfina
"Ayo klano kita ke rumah" ucap lida
"Hn iya" ucap klano
"Reon ayo ke rumah" ucap mey-mey
"Baiklah" ucap reon
"Toro, ayo kerumah" ucap Novita
"Iya" ucap pangeran toro
Mereka membawanya ke rumah masing-masing.
"Apa mereka akan baik-baik saja ya?" ucap lob
"Yah..aku harap mereka baik-baik saja" ucap Alfina
.
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG.......