
Membuat suasana membuat kesedihan dimana Novita Telah tiada juga tubuhnya Telah dibawa oleh pangeran toro.
Dan beberapa saat mereka bertiga kembali normal, keadaan masih merasakan kehilangan seseorang yang di kenal sangat baik.
Membuat banyak rasa duka yang terjadi pada hari ini, bahkan mereka gak bisa berbuat apa-apa selain melihat kesedihan.
"Tidak... Tidak....ini salahku!!!!" ucap gendar
"Gendar tenangkan dirimu" ucap Alfina
"Tidak Alfina ini salahku" ucap gendar
"Gak gendar ini bukan dirimu" ucap Alfina
"Aku kasihan pada gendar" ucap lida
"Ya kita tahu kalau gendar menyukai Novita, bagaimana itu dia" ucap mey-mey
"Lalu bagaimana lagi, keadaan kita seperti ini dan cukup melampaui balas" ucap lida
"Sepertinya kita banyak bersabar dengan ujian ini" ucap mey-mey
"Apakah kabar ini sudah menyebar?" ucap lida
"Ya aku yakin ini sudah tersebar" ucap mey-mey
"Sepertinya aku khawatir dengan adiknya" ucap lida
"Kamu benar, akan aku kasih tahu pada adikku lewat telepon, pasti sudah di rumah" ucap mey-mey
"Ya aku harap begitu" ucap lida
Di istana kegelapan...
Pangeran toro kembali dan sambil gendong Novita, membuat orang yang ada di dalam terkegut dengan kehadirannya.
"Pangeran toro?" ucap tui
"Ha...dia!" ucap klano langsung bersembunyi
"Lebaynya seperti anak perempuan" ucap reon
"Hei jangan begitu!" ucap klano
"Anakku, kau bawa gadis itu ke sini?" ucap king strong
"Ya ayah aku membawa dia ke sini" ucap pangeran toro
"Hei pangeran kenapa kau membawa dia kemari?!" ucap klano
"Apa urusanmu mau ikut campur" ucap pangeran toro
"Hik!!!" ucap klano
"Kenapa dia tidak bergerak?" ucap tui
"Karena dia sudah mati dan apakah kamu gak melihat lukanya" ucap pangeran toro
"Pasti dia terkena pedang yang menusuk mengenai jantungnya" ucap reon
"Benar sekali" ucap pangeran toro
"Kamu mau melakukan apa dengannya dan apa kau punya rencana?" ucap king strong
"Tentu saja ayah, aku ingin dia bisa berada di pihak kita, selama ini dia sudah banyak membuat kegagalan rencana yang kita buat dengan kecerdasannya, seandainya dia berada di pihak kita dia pasti tidak akan pernah terkalahkan oleh siapapun" ucap pangeran toro
"Hm menarik sekali" ucap king strong
"Lalu sekarang saja dia sudah mati dan tidak hidup lagi" ucap reon
"Soal itu aku bisa melakukannya untuk membuatnya hidup" ucap king strong
"Kalau dia hidup lagi nanti dia akan menyerang kita semua" ucap klano
"Kau salah, sebelum dia benar-benar sadar, aku akan menggunakan kekuatan ini" ucap king strong yang mengeluarkan kristal yang hitam
"Apa itu?" ucap pangeran toro
"Itu adalah kristal hitam yang dimana kita bisa mengkontrol seseorang dengan kristal tersebut" ucap long pin
"Seperti mencuci otak" ucap reon
"Benar, dia pasti akan berada di pihak kita secara penuh" ucap king strong
"Benar yang mulia" ucap long pin
"Baiklah nak bawa dia ke ruangan, aku akan melakukannya segera" ucap king strong
"Baik ayah" ucap pangeran toro
Sisi lain...
Rina yang langsung menghapiri Astri untuk kerumah nya karena suruhan kakaknya, untuk mengajaknya kerumah untuk sementara waktu.
"Astri!" ucap rina
"Loh rina kamu mau apa?" ucap Astri
"Ayo kerumahku" ucap rina
"Tapi kalau kakakku pulang bagaimana?" ucap Astri
"Kakakku bilang bahwa kak Novita itu sedang sibuk jadi sementara waktu kamu di rumahku" ucap rina
"Benarkah itu pesan dari kakakku?" ucap Astri
"Iya jadi ayo kerumahku" ucap rina
"Sebentar ya aku kunci pintunya" ucap Astri
Setelah mengkunci pintu Astri dan rina pergi menuju ke rumahnya.
Di tempat...
King strong sedang menggunakan kekuatan kegelapan untuk memulihkan Novita dimana dia akan menghidupkannya kembali dengan sedikit kekejaman.
Dimana nanti akan memanfaatkan kekuatan milik Novita untuk kejahatannya, membuat king strong begitu ingin menggunakan Novita sebagai pionnya.
"Sekarang aku akan menanamkan kristal ini lalu kau akan menurutiku dan berlutut padaku" ucap king strong
King strong langsung mengambil kristal tersebut dan bersiap untuk menanamkannya ke dalam tubuh Novita.
"Hmmmmm!!" king strong yang langsung memasukkan kristal hitam itu kedalam tubuhnya
Secara tidak lama...
"Haaaaa!!"
Novita langsung tergerit kesakitan karena benda tersebut yang masuk ke dalam tubuhnya.
"Hahahahahaha!!!!"
"Bagaimana?" ucap lida
"Ya adikku sedang membawa Astri ke rumah" ucap mey-mey
"Bearti belum mendengar kabar ini kan?" ucap lida
"Iya dia belum mengetahuinya" ucap mey-mey
"Syukurlah kalau begitu" ucap lida
"Sekarang ini kita aman untuk sementara" ucap Alfina
"Ya aku tidak ingin Astri mendengar kabar ini" ucap lida
"Benar" ucap mey-mey
"Yah aku khawatir adiknya mendengar kabar ini" ucap gendar
"Ya gendar kami sekarang sudah berusaha agar adiknya tidak mendengarnya" ucap mey-mey
Dug...
Dug...
Dug...
"Kamu kenapa gendar?" ucap lida
"Aku merasakan hal tidak enak" ucap gendar
"Gendar tenanglah jangan seperti itu" ucap Alfina
"Aku tahu tapi perasaanku bertambah saja" ucap gendar
"Hum" ucap lida
"Kalian pasti akan musnah" ucap pangeran toro yang muncul
"Kau!!" ucap gendar
"Oh...kau ya kita bertemu lagi ya gendar" ucap pangeran toro
"Kamu kenal?" ucap Alfina
"Ya dia lah yang membuat diriku menjadi jahat" ucap gendar
"Uh...marah banget ya" ucap pangeran toro
"Hei mana Novita!!" ucap lida
"Iya dimana dia!" ucap mey-mey
"Kembalikan dia pada kami!" ucap Alfina
"Humm....berharapnya kalian bisa membuat aku mengembalikan dia pada kalian" ucap pangeran toro
"Errrrr kembali dia padaku!!" ucap gendar
"Hahaha...tidak akan" ucap pangeran toro
"Kurang ajar kamu!" ucap gendar
"Gendar tahan jangan emosi" ucap lida
"Kenapa kalian tidak berubah menjadi element girls" ucap pangeran toro
"Hah!"
"Element girls.... Mereka?" ucap gendar
"Sial mulut rakus" ucap Alfina
"Dia membongkar rahasia kita" ucap mey-mey
"Dia memang bikin muak saja" ucap lida
"Apa benar begitu?" ucap gendar
"Hm...." ucap mey-mey
"Itu sih..." ucap Alfina
"Benar" ucap lida
"Eh?!"
"Lida apa yang kamu katakan?" ucap mey-mey
"Lida kamu..." ucap Alfina
"Tidak ada gunanya kita terus begitu karena ini juga sudah ketahan karena ucapan" ucap lida
"Lida...!" ucap Alfina
"Alfina mungkin ada benarnya kalau sudah keadaan seperti ini kita tidak bisa sembunyikan lagi dan ini baru saja gendar yang tahu" ucap mey-mey
"Huh....baiklah apa boleh buat" ucap Alfina
"Kalau itu benar aku mohon pada kalian agar bisa mengembalikan Novita pada kita" ucap gendar
"Ya kenapa tidak, bukan begitu?" ucap lida
"Benar" ucap mey-mey
"Ha....apa boleh buat, walau kamu memang konyol tapi ada Benarnya" ucap Alfina
"Ayo berubah" ucap lida
Mereka langsung menggunakan alat transpotasi dan mengubah mereka menjadi element girls.
"Akhirnya berubah juga ya~" ucap pangeran toro
"Kami akan membawa teman kami kembali!" ucap hot
"Hm mimpi kamu" ucap pangeran toro
"Haaaaa!!!" ucap soil menyerang ke pangeran toro
"Hn...payah" ucap pangeran toro langsung memhindar
"Dasar bisanya menghindar!!" ucap soil
Kriiiiik!!!
"Ha...apa?!" ucap soil melihat kemuncullan orang berjubah hitam yang menutupi wajahnya
Langsung menyerang baik dengan tendangan maut tersebut sehingga terdampar di tanah, membuat soil tidak bergerak.
"Huh....badanku...sakit" ucap soil
"Soil?!" ucap green yang langsung membantu berdiri
"Siapa dia?!" ucap hot
Orang itu langsung muncul di depannya dengan secara tiba-tiba.
"Ha---!!"
Hot menerima serangan dari orang tersebut dengan terdanpar di tempat, membuat keadaan semakin tidak baik..
"Siapa dia sebenarnya..." ucap green
"Kalau kita tahu pasti aku hajar dia!" ucap soil
"Kalian memang payah sekali" ucap pangeran toro
"Berisik tahu!" ucap hot
"Memang Benar kalian itu payah kalah dari dia" ucap pangeran toro
"Sebenarnya dia siapa..." ucap gendar
BERSAMBUNG......