
Dan pada malam harinya....
Lida sedang di kamarnya bersama wen, tampak sekarang ini lida tampak sedih karena kejadian yang dimana lida bertengkar dengan Novita karena akibat masalah hal sepele yang dimana itu membuat Novita tidak menyukai perkataan yang tidak sengaja di lontarkan dan pada akhirnya Novita mendengarnya yang jelas itu membuat hubungan mereka retak maka bisa di bilang sangat darurat sekali karena ini bisa membuat keretakan kerja tim maka wen yang lain sudah berusaha untuk bisa mengembalikan komunikasi antara lida dan Novita agar mereka bisa kembali membaik bahkan entah bagaimana agar mereka saling bicara kembali.
Solusi itu belum terlaksanakan karena lida yang masih tertekan karena merasa Telah mencewakan Novita Sedangkan Novita sendiri dia sekarang ini tidak banyak bicara dan bahkan lebih beribawa seolah tidak memperdulikan sesuatu termasuk pada lida yang bertatapan sangat dingin bagaikan es yang sangat super dingin, jelas memang itulah sifat Novita yang sedang tidak stabil dalam emosinya memang luarnya biasanya.
"Harus apa ya, lida begitu kecewa sekali bahkan Novita sangat tidak peduli apa yang lida rasakan, seandainya ada jalan keluarnya"
Wen yang prihatin pada lida
Lida yang berbaring di kasur miliknya yang empuk juga begitu tidak bernafsu apapun.
Di sisi lain...
String melihat tuannya yang lebih banyak diam juga lebih beribawa dari sebelumnya bahkan epresi dari Novita sangat sulit terbaca sekali karena tidak menunjukkan rasa apapun, baik dari segi senang, sedih, apapun marah, semua itu Novita selalu memasang wajah yang sangat datar dan dingin bagaikan tidak bisa di bongkar oleh apapun yang memggangu pikirannya.
Bahkan adiknya selalu bertanya dengan kondisi maupun siakapnya yang begitu berubah drasis dari biasanya namun Novita tetap berusaha membuka pikirannya pada adiknya agar seolah dirinya baik-baik saja, jelas Novita begitu banyak diam dab berkata singkat sekali.
Membuat string khawatir dengan Novita karena tidak seperti biasanya sikap Novita yang seperti itu, setahu dirinya Novita walau bersikap dingin tapi dia masih menunjukkan sisi lembutnya pada orang-orang di sekitarnya namun semua itu Telah tertutup karena kejadian bertengkaran yang melibatkan dirinya itu membuat dia berubah hingga string melihat Novita yang bertemu dengan seorang pria seperti gendar, dia tidak menanggapinya sama sekali bahkan sampai-sampai tidak peka sama sekali terhadap gendar, bahkan ia sempat mendengar perkataan gendar yang menyempatkan untuk menyendiri bahwa ia percaya bahwa Novita sekarang ini sedang tidak stabil emosinya dan gendar berfikir bahwa ia lebih baik memberikan ruang untuk Novita agar bisa tenang kembali seperti sedia kala.
String berfikir begitu dan ia begitu setuju apa yang di katakan oleh gendar dan tindakan dari anak laki-laki itu Telah tepat apa yang harus dia lakukan, bahwa string yakin Novita bisa tahu apa yang di rasakan oleh terhadap anak laki-laki yang bernama gendar tersebut.
"Huh..." Novita yang berbaring yang tergelam dalam pikirannya sendiri
Jelas string bisa melihat Novita yang berusaha melepaskan rasa lelahnya yang ada du benaknya.
"Bagaimana caranya agar tuan bisa kembali seperti sedia kala dan bisa baikkan dengan lida lagi bahkan aku tahu bahwa tuan dekat dengannya dan tidak bermaksud untuk menyakiti perasaan lida ataupun gendar" string yang khawatir
Hari terus berlalu dan beberapa hari kemudian, lida dan Novita semakin buruk hubungan mereka sebagai teman bahkan sekarang mereka semakin jarang bertatap muka ataupun bertemu satu sama lain kecuali saat bertarung karena ada zonzu yang ingin berulah, namun bertarung mereka begitu tidak baik bahkan sampai-sampai green dan soil membantu mereka bahkan mereka khawatir dengan hot dan cool yang tidak berhubungan baik sehingga mereka bingung harus berbuat apa agar mereka bisa balikkan dan saling bicara seperti dulu yang selalu dekat walau Novita yang diam tapi masih angkat biacara dengannya namun sekarang Novita tidak berbicara sepatah apapun namun dia hanya menggunakan bahasa tubuh sebagai tanda bicaranya dan itu hanya di pahami oleh Alfina/soil dan ia memberikan tahu pada green soal sikap bahasa tubuh dari Novita tersebut.
Seiring waktu mey-mey juga semakin mengerti bahasa tubuh dari Novita yang tidak ingin bicara sama sekali, itu membuat lida tidak semangat dengan sikap Novita yang beribawa tersebut.
Dan pada besok harinya.....
Lida dan mey-mey berangkat seperti biasanya namun kali ini mereka tidak bersama Novita karena sudah berangkat pagi-pagi, mey-mey yakin bahwa Novita bermaksud untuk menenangkan pikirannya dari masalahnya terhadap lida juga memperbaiki situasinya.
"Lida.." ucap mey-mey
"Uh?" ucap lida
"Jangan bengong, perhatikan jalanmu" ucap mey-mey
"Iya maaf" ucap lida
Lida hampir saja menabrak sebuah tembok dan untungnya mey-mey memegang tubuhnya sebelum menabrak tembok di depannya.
"Ya sudah lah sekarang jangan seperti itu dan coba fokus soalnya kita ada ujian hari ini" ucap mey-mey
"Hah ujian?, ujian apa?" ucap lida
"Apa kamu lupa hari ini kita ada ujian pratek olahraga" ucap mey-mey
"Eh....?" ucap lida
"Kenapa, kamu lupa?" ucap mey-mey
"Hm..." ucap lida yang lupa
"Hah...sudah aku duga hal ini terjadi, hari ini kita ada praktek lompat jauh" ucap mey-mey
"Hm baiklah" ucap lida yang berjalan
"Huh sepertinya aku kurang yakin kalau lida baik-baik saja" mey-mey yang khawatir
Sisi lainnya...
Alfina yang sedang berada di taman sekolahnya yang sekarang ini sedang memikirkan sahabatnya yang sedang tidak berhubung baik dengan lida bahkan lob yang sedang bersamanya yang ikut berfikir dengan Alfina.
"Hm Alfina?" ucap lob
"Ya?" ucap Alfina
"Bagaimana caranya agar lida dan Novita bisa baikkan lagi?" ucap lob
"Hem...aku juga bingung harus berbuat apa sekarang ini, dan dari sifat keduanya sangat bertolak belakang" ucap Alfina
"Huh...?" ucap lob
"Kamu tahu lida begitu periang dan selalu ceria walau situasi apapun sedangkan Novita dia begitu dingin dan beribawa sekali bahkan ia tidak begitu peka terhadap siapapun, itulah yang membuatku bingung untuk mencari solusinya karena kedua dari sifat mereka yang beda jauh sekali" ucap Alfina
"Hm begitu ya, dan aku sempat berbicara dengan wen dan string untuk mengetahui lida dan Novita" ucap lob
"Kamu dapat info apa dari mereka dan bagaimana dengan mereka apa baik-baik saja?" ucap Alfina
"Tidak, mereka bilang bahwa sekarang mereka benar-benar tidak berhubungan baik bahkan lida maupun Novita tidak saling bertatap wajah satu sama lainnya" ucap lob
"Ini buruk sekali, kalau mereka terus begitu ini bisa membuat kerja tim kita semakin buruk" ucap Alfina
"Iya aku berfikir begitu" ucap lob
"Kamu tahu bukan beberapa waktu lalu mereka berdua tidak bertarung dengan baik bahkan mereka saling acuh seolah tidak ingin saling bertemu" ucap Alfina
"Huh semakij bingung untuk membuat mereka balikan" ucap lob
"Iya" ucap Alfina
"Sepertinya ada yang sedang khawatir dengan sahabatnya..."
Alfina terkegut dan mencari asal suara tersebut dan ia melihat ternyata ada pride yang memperhatikan mereka.
"Pride?!" ucap Alfina
"Hehehe bertemu lagi ya" ucap pride
"Dasar kau tukang penyamar anak kecil!" ucap Alfina
"Huh apa yang kamu tahu fu.." ucap pride
"Kalau aku boleh berkata, aku tahu apa yang kamu rencanakan sekarang ini" ucap Alfina
"Hm...?" ucap pride
"Kau pasti sedang membuat kedua temanku bertengkar satu sama lainnya bukan!?" ucap Alfina
"Fufufufu...menarik sekali sepertinya kau tahu" ucap pride
"Karena dari awal aku sudah curiga denganmu saat kau muncul" ucap Alfina
"Ternyata kau tidak tetipu sama sekali" ucap pride
"Ha...aku tidak akan di tipu semudah itu" ucap Alfina
"Sepertinya kau melupakan sesuatu dimana aku sudah merencanakan dimana kau tidak mengetahui yang sebenarnya" ucap pride
"Apa maksudmu itu?" ucap Alfina
"Kau akan tahu nantinya dimana mereka akan saling bertarung satu sama lainnya" ucap pride
Graaaa!!!
Namun pride sudah pergi dan menghilang di hadapannya..
"Tcih...sial dia kabur, sepertinya aku harus mencari solusi secepatnya" ucap Alfina
BERSAMBUNG.....