THE ELEMENTS GIRLS

THE ELEMENTS GIRLS
keinginan part 2



Pada esok harinya Novita begitu berangkat lebih awal bahkan ia mengerjakan pekerjaan osisnya di kelas sambil menunggu jam bel masuk, string melihat tuannya yang begitu sibuk sekali dengan kegiatannya.


"Novita..." ucap string


.


..


.


Di sisi lain..


Pia sedang melukis sosok yang dia favoritkan yaitu cool girls yang sangat mengkagumi sosok cool yang sedang bertarung, ada yang sedang melakukan kekuatan es dan masih banyak lagi itu membuatnya ingin sekali melihat cool secara langsung di depannya.


"Aku ingin sekali bisa bertemu dengan cool" ucap pia


.


.


.


Di sekolah lida dan mey-mey sedang menulis buku dan mey-mey melihat lida yang tidak fokus.


"Lida" ucap mey-mey


"A..iya ada apa?" ucap lida


"Kamu kenapa begitu gak fokus?" ucap mey-mey


"Ya maafkan aku" ucap lida


"Kamu sedang mikirkan apa sih lida katakan saja padaku" ucap mey-mey


"Ini masalah keponakan ibuku" ucap lida


"Oh siapa namannya?" ucap mey-mey


"Namannya pia, dari kemarin ia ingin melihat cool secara langsung" ucap lida


"Maksudmu Novita?" ucap mey-mey


"Iya dan ingin sekali bertemu dengannya" ucap lida


"Lalu apa kamu sudah bicara dengan Novita?" ucap mey-mey


"Sudah tapi...susah" ucap lida


"Kenapa?" ucap mey-mey


"Dia bilang lagi banyak pekerjaan dan ia gak punya waktu kosong" ucap lida


"Ya aku tahu itu tapi kenapa Novita Tidak mencobanya" ucap mey-mey


"Aku Tidak tahu soal itu dan aku lihat juga kemarin dia membawa dokumen yang cukup banyak" ucap lida


"Hmp begitu ya" ucap mey-mey


"Mey-mey bagaimana ini pia pasti sedih dan dia gak akan mau di oprasi" ucap lida


"Lida aku yakin pasti nanti mendapatkan keajaiban dan kita bisa melelehkan hati Novita dengan begitu ia pasti akan mau" ucap mey-mey


"Iya terima kasih" ucap lida


.


.


.


Di istana kegelapan...


Pangeran toro sedang melihat di bumi lewat bola ajaib dan saat ia melihat ada seorang anak yang sedang sedih dan ia juga melihat Aura negatif.


"Uh...Sepertinya akan menarik nih, aku akan samperin saja dan membuat kehancuran hahahaha!!"


.


...


.


Sekian lama kemudian...


Lida memutuskan pergi ke rumah sakit untuk melihat kondisi keponakan ibunya dan saat di sana....


Zonzu!!!"


"Ha..suara itu.." ucap lida


"Ada zonzu" ucap wen


"Berasal dari rumah sakit" ucap lida


"Gawat keponakan ibumu ada di rumah sakit itu bukan!" ucap wen


"Astaga iya wen beri tahu yang lain dan aku akan berubah" ucap lida


"Baiklah" ucap wen


"Yosh ayo kita berubah" ucap lida


.


.


.


.


Setelah lida berubah dia langsung ke tempat kejadian dan di sana ia melihat sosok pangeran toro yang sedang bersama zonzu


"Ayo hancurkan mereka semua!!" ucap pangeran toro


"Hentikan!" ucap hot


"Ha..pengacau pestaku" ucap pangeran toro


"Hentikan semua ini!" ucap lida


"Hahaha coba lihat siapa yang di sana" ucap pangeran toro


"Ha..pia!!" ucap hot


"Hahaha Sepertinya dia begitu kecewa sekali ya dan malang sekali" ucap pangeran toro


"Akan aku beri kamu pelajaran!" ucap hot


"Ha kalau bisa, zonzu serang dia!" ucap pangeran toro


"Zonzu!!!"


Hot langsung mengahajarnya dan tidak lama green dan soil datang untuk membantu hot.


"Kalian!" ucap hot


"Wah gak adilnya bertarung seorang diri" ucap soil


"Hot kamu baik-baik saja" ucap green


"Aku baik-baik saja" ucap hot


"Loh dimana cool?" ucap soil


"Dia belum datang" ucap hot


"Apa!?"


"Dimana dia bukannya membantu di sini" ucap soil


"Mungkin dia masih sibuk" ucap green


"Kita berusaha dulu" ucap hot


"Baiklah"


.


.


.


.


Sisi lain..


Novita masih berkutat dengan dokumennya dan dia masih harus selesaikan 1 dokumen lagi.


"Uh..satu lagi" ucap Novita


"Novita!!" ucap wen


"ih wen ada apa?" ucap Novita


"Gawat ini buruk" ucap wen


"Novita aku merasakan aura negatif" ucap string


"Apa bearti ada zonzu di luar sana?" ucap Novita


"Iya dan lainnya sedang menghadapinya" ucap wen


"Oh...., Tidak mereka pasti menungguku di sana" ucap Novita


"Novita..." ucap wen


"Ya?" ucap Novita


"Aku mohon selamatkan mereka" ucap wen


"Tentu aku akan memenuhinya karena itu tugasku sebagai ELEMEN girls!" ucap Novita


"Ya" ucap wen


.


.


.


.


Mereka sedang bertarung dan mereka tampak ambruk..


"Hahahaha apa ini kekuatan kalian sangat lemah sekali!!" ucap pangeran toro


"Sial" ucap soil


"Pia.." ucap lida


Tidak lama cool datang dan langsung menendang zonzu yang cukup keras.


ZONZU!!!


"Apa?" ucap pangeran toro


"Cool!"


"Aku ada di sini" ucap cool


"Dasar kau hanya membuat masalah saja" ucap cool


"Sepertinya orang-orang tampak menyukai elemen girls tapi sayang  ada orang yang menolak untuk memenuhi permintaan pada seseorang" ucap pangeran


Toro


"Apa katamu!" ucap cool


"Kau lihat di sana ada anak yang ingin sekali bertemu denganmu dan kau malah membuat dirinya kecewa sekali" ucap pangeran toro


"Tidak mungkin..." ucap cool


"ZONZU SERANG COOL!!"ucap pangeran toro


" Zonzu!! "


"Wa-haaaa----!"


"Cool!!"


Cool terlempar dan ambruk di salah sat ruangan di rumah sakit dan saat dirinya mau berdiri..


"!?"


Cool menemukan sebuah kertas yang berceceran dan berserakan Tidak sengaja , cool melihat salah satu coretan gambar yang berisi gambar dirinya dan banyak sekali membuat cool sedikit tersentuh dan juga ia menemukan tulisan yang bertulis bahwa pia ingin sekali bertemu dengan dirinya.


"Sepertinya aku membuatnya sedih" ucap cool


Tidak lama cool langsung muncul secara tiba-tiba dan menghajar zonzu dengan tampa ampun.


"Apa!!!" ucap pangeran toro


"Semua!" ucap cool


Mereka langsung memurnikan dan berhasil membuat suasana kembali normal.


.


.


.


.


"Akhirnya" ucap lida


"Lida" ucap Novita


"Ya?" ucap lida


"Aku..minta maaf padamu" ucap Novita


"Apa?" ucap lida


"Aku ingin meminta maaf padamu soal kemarin" ucap Novita


"Iya Tidak apa-apa kok kitakan teman" ucap lida


"Benar" ucap mey-mey


"Ayolah cerialah Novita" ucap Alfina


"Iya" ucap Novita


"Senangnya" ucap lida


"Oh iya lida" ucap Novita


"Apa?" ucap lida


"Aku akan menampakkan diriku sebagai cool di depan pia dan aku akan memenuhi permintaan darinya" ucap Novita


"Sungguh!!" ucap lida


"I-iya" ucap Novita


"Terima kasih" ucap lida


"Sudahlah sekarang kalian pergilah ke pia dan aku akan datang setelah kalian sampai di kamarnya" ucap Novita


"Oke" ucap mereka


.


.


.


Lidan,mey-mey dan Alfina datang ke kamar pia yang sedang merenung.


"Pia" ucap lida


"Eh kak lida" ucap pia


"Pia aku membawa teman-temanku ini mey-mey dan itu Alfina" ucap lida


"Hai"


"Hai juga" ucap pia


"Kamu kenapa merenung tadi" ucap lida


"Tidak kok" ucap pia


"Masa, kalau kamu gak mau mengaku maka aku tidak akan berikan sesuatu yang sangat spesal untukmu" ucap lida


"Yang spesal?" ucap pia


"Iya" ucap lida


"Apa coba?" ucap pia


"Hm..tapi nanti kamu pasti harus mengaku kepada seseorang" ucap lida


"Ih..siapa sih kak lida" ucap pia


Tiba-tiba....


Tuk....tuk...tuk..


"Uh Sepertinya sudah datang" ucap lida


"Siapa?" ucap pia


"Masuklah hehehee" ucap lida


Secara perlahan pintu mulai terbuka dan tampa di sangkah orang yang datang adalah cool girls, orang yang di favoritkan oleh pia.


"A....c-coo!" ucap pia yang tersenyum lebar


"Hallo" ucap cool


"D-d-dia b-benar-benar ada di sini" ucap pia


"Hm apa kamu pia?" ucap cool


"I-iya kenapa Kakak tahu namaku?" ucap pia


"Tentu saja aku tahu dari salah satu orang terdekatmu dan tentunya orang yang sayang padamu" ucap cool


"Hehehee" ucap lida


"Jadi kak lida melakukan ini?" ucap pia


"Iya" ucap lida


"Oh iya aku dengar kamu takut di oprasi ya?" ucap cool


"Iya" ucap pia


"Kenapa?" ucap cool


"Sangat seram sekali" ucap pia


"Kamu tahu kalau kamu gak di oprasi nanti nyawamu dalam bahaya dong" ucap cool


"Kok begitu?" ucap pia


"Kamu ingin tahu alasannya?" ucap cool


"Kenapa?" ucap pia


"Nanti kalau gak di oprasi nanti kamu gak akan sembuh dan kamu harus berani menghadapi semuanya yang menghalangi jalanmu" ucap cool


"Benarkah?" ucap pia


"Iya kalau kamu gak sembuh nanti malah gak bisa lihat aku dong nantinya" ucap cool


"Ha enggak mau" ucap pia


"Jadi kamu mau di oprasi bukan?" ucap cool


"Iya aku mau di oprasi" ucap pia


Membuat lida langsung senang mendengar kata-kata dari pia yang akhirnya mau di oprasi.


"Kalau begitu janji?" ucap cool


"Iya janji" ucap pia


.


.


.


Setelah beberapa hari kemudian....


"Hai semua" ucap Novita


"Ha hai Novita" ucap lida


"Hai" ucap mey-mey


"Lida bagaimana kondisi keponakan ibumu?" ucap Novita


"Sudah sedikit membaik setelah pia di oprasi dan kondisinya semakin baik" ucap lida


"Syukurlah" ucap Novita


"Aku senang mendengarnya" ucap mey-mey


"Novita terima kasih sudah memberikan dorongan pada pia" ucap lida


"Iya" ucap Novita


.


.


.


.


.


BERSAMBUNG.....