sunny and dr. andra

sunny and dr. andra
pantang menyerah



clara meringis seraya mengusap pipi kananya yang terasa perih dan panas karena tamparan keras andra. sebenarnya rasa sakit di pipinya tidak seberapa di banding dengan rasa sakit yang terasa sangat pedih dan menyayat yang ia rasakan di dalam hatinya. Andra tiba-tiba menampar pipi nya,padahal clara merasa yakin kalau berita yang di sampaikanya ini akan berhasil membuat andra berterima kasih padanya dan sunny sudah pasti akan di tinggalkan andra.


" kenapa kamu melakukan ini ndra? " tanya clara lirih, air mata menetes di kedua pipinya.


" kamu masih bisa menanyakan alasanya? kamu belum sadar dengan kesalahan besar kamu, heuh? " andra masih berteriak.


" sayang, sabar dulu ya? kamu jangan emosia terus dong. biar aku yang urus clara. kamu masuk ke kamar ya? " sunny mencoba menenangkan andra.


" enggak!!!" andra menolak ide sunny. lalu berjalan mendekat ke arah clara.


" dengar baik-baik ya clara, sebelum kamu tahu soal siapa sunny aku jauh lebih tahu segala hal tentang wanita yang akan menjadi istriku ini. kamu pikir aku akan terprovokasi heuh? " suara andra terdengar menahan emosi.


" apa? ja.. jadi kamu sudah tahu kalao wanita ini bukan seoranh gadis? enggak mungkin,, kamu gak sebodoh itu andra, mana mungkin kamu mau menikah dengan seorang janda andra. " suara clara mengeras dibpenuhi dengan ketidak lercayaan dan emosi yang menggelap.


" haahaa.... itu faktanya clara, bahkan aku sudah sangat mencintai dia sebelum dia juga mencintaiku, aku yang mengejarnya duluan clara. " jawab andra sinis.


" enggak,,, aku gak percaya. " jawab clara yakin.


" itu urusan kamu untuk tidak percaya... aku tidak peduli karena itu tidak akan merubah apapun. " jawab andra dingin.


" aku yakin kamu hanya main-main sama dia,, aku yakin kamu sebentar lagi akan tinggalin dia. ya, pasti seperti itu.... aku akan menunggu saat-saat itu. " ucao clara yakin.


" kamu terlalu percaya diri clara. " ucap Andra dingin.


" kamu tunggu saja, kamu pasti akan segera di campakan sunny. " clara menatap tajam ke arah sunny.


setelah itu clara beranjak pergi meninggalkan villa,entah apa yang ada dipikiran clara. yang jelas saat dia masuk kedalam mobilnya dia langsung berteriak prustasi. mungkin karena ambisinya untuk mendapatkan andra lah yang membuat dia yakin suatu saat dia bisa menyingkirkan siapapun penghalangnya termasuk sunny.


***


" kamu Kenapa dek, sehabis pulang dari rumah Andra kaka lihat kamu kok melamun terus. " tanya dina.


" enggak kenapa-kenapa kok kak, aku cuma lelah saja. " jawab sunny.


" oh iya dek, besok kan anak-anak libur sekolah dua hari, rencananya kakak sama ayah mau nginep dirumah tante yang ada di bogor, katanya mau ada selamatan bayi. rara boleh gak kakak ajak? "


"ohh gitu, ya boleh aja kak kalau rara nya mau sama kakak gak kerepotan. emang kapan berangkatnya? "


" nanti sore, terus kamu mau ikut gak?"


" aku besok mau ke acara temen yang mau nikah kak. "sunny berbohong pada kakaknya, sebenarnya dia merasa malas pergi jauh-jauh disaat hati sama pikiranya memikirkan sesuatu hal.


" yasudah, kamu Hati-hati dirumah ya? "


" siap kakak ku yang cantik, aku siapin keperluan rara dulu ya? "sunny beranjak pergi meninggalkan kakaknya untuk menyiapkan keperluan rara.


" jangan lupa bawa pakaian hangat dek, bogor kan sering hujan. " teriak dina.


anak ini masih saja gak bisa terbuka, sudah ketahuan lagi ada masalah juga. untung tadi andra telepon jadi aku sudah tau apa masalahnya, semoga kamu bisa lewatin ini yak dek, kakak yakin andra bisa jagain kamu. Batin dina.


***


sunny kini hanya tinggal sendirian di rumah, setelah dina,anaknya, suaminya dina, ayahnya, dan rara berangkat sunny hanya diam di kamar sendirian.


Dia masih memikirkan semua perkataan clara waktu di villa andra.


apa benar kalau andra itu hanya main-main sama aku? kalau sudah bosan dia pasti ninggalin aku begitu saja? kalau di pikir-pikir sih emang ada benarnya juga ucapan si clara itu, mana mungkin andra yang sempurna mau nikah sama aku yang banyak kekuranganya ini. sunny terus saja mengoceh di dalam htatinya.


" stop sunny, dari pada kamu terus-terusan mikirin hal ini, lebih baik kamu cari kesibukan.tapi apa ya? ohh mendingan aku nonton drama,tapi sebelum nonton aku ke supermarket beli cemilan sma softdrink. "sunny berbicara pada dirinya sendiri.


***


" kamu, kenapa kamu kesini? " tanya sunny


andra yang baru saja turun dari mobil hanya tersenyum seraya mengangkat satu kantong kresek di tanganya, lalu berjalan mendekati sunny.


" itu apa? " sunny menunjuk kantung kresek di tangan andra.


" camilan kesukaan kamu donk, kamu pasti lagi siap-siap untuk pergi keauper market buat beli ini kan? "


" kamu kok serem sih. " sunny menyipitkan matanya curiga.


" lho kok serem, maksudnya serem gimana?"


tanya andra heran.


" serem bisa tahu pikiran aku" jawab sunny


andra tertawa mendengar jawaban sunny,


" kamu tuh ya, ini bukanya serem tapi kita itu emang sudah sehati sayang. " andra mencubit gemas pipi sunny.


" kamu bisa aja ya, yasudah kita masuk kedalam gak enak banyak yang lihatin. "


" gak usah, " andra menarik lengan sunny.


" kok gak usah, kamu gak mau mampir dulu emangnya? " tanya sunny heran.


" soalnya kamu mau aku bawa ke villa, kamu menginap disana selama keluarga kamu di bogor. "


" kok kamu tau sih keluarga aku lagi pada ke bogor? oohhh aku tau, pasti kak dina kan? "


andra menjawab dengan menganggukan kepalanya.


" gak mau, aku di rumah saja. aku berani kok sendirian dirumah, gak usah khawatir. " tolak sunny.


"ohh kalau begitu aku yang akan menginap disini temenin kamu. " jawab andra.


" ehhh gak usah, apa kata tetangga kalau kamu tinggal disini. " sunny menarik lengan andra saat andra akan beranjak masuk kedalam rumahnya.


" iya aku menginap di villa. " akhirnya sunny memilih untuk setuju menginap di villa selama kelurarganya di bogor.


" tunggu aku bawa dulu pakaian ganti. "


" gak perlu, semua sudah aku siapin di villa.kita langsung berangkat saja. " andra menarik lengan sunny mengajaknya untuk masuk kedalam mobil.


sunny yang hendak menanyakan apa maksud dari ucapan andra soal semua sudah disiapkan pun hanya bisa pasrah. karena andra langsung mengangkat telunjuknya memberi tanda agar sunny berhenti berbicara. dasar tukang maksa. gerutu sunny dalam hatinya.


Bersambung........


******


haiiii semua maaf ya thor liburnya kelamaan, tapi sekarang thor usahain dalam seminggu akan up 1 atau 2 episode....


jangan lupa like and koment nya ya.....


dukung terus novelnya ya....


terimakasih......