
Andra memarkirkan mobilnya di halaman rumah sunny. sebelum membuka pintu sunny bertanya pada andra apakah dia akan masuk dulu kerumah atau mau langsung pulang.
" kamu mau masuk dulu ke dalam? " tanya sunny.
" aku langsung pulang aja, sudah malam aku gak mau mengganggu istirahat ayah dan kak dina " jawab andra.
" aa,,, aayaah? " sunny gak percaya andra menyebut ayah nya dengan sebutan ayah.
" iya,, ayah!!! ayah kamu kan otomatis jadi ayah aku juga " jawab andra.
ya ampun kok dia se enaknya memutuskan sih !!!!gerutu sunny dalam hatinya.
" ohhh,yaudah kamu Hati-hati ya di jalan..aku masuk dulu ya..bye!! " sunny pun membuka pintu mobil sambil melambaikan tangan pada andra. lalu melangkah keluar. andra pun membalas lambaian sunny sambil tersenyum.
setelah mobil andra pergi dari halaman rumahnya, sunny pun bergegas masuk kedalam rumah. saat dia membuka pintu dan melangkah masuk kedalam rumah tiba-tiba sunny dikagetkan dengan dua sosok orang sedang duduk di sofa ruang keluarga.
" lho, ayah sama kaka belum pada tiduur? " tanya sunny heran. lalu sunny pun ikut duduk di sofa.
" lagi nungguin kamu dong,iya kan ayah? jawab dina.
" kenapa ditungguin segala sih " sunny tersenyum heran.
" gimana tadi seru gak?kalian ngapain saja? " tiba-tiba ayah menanyakan soal acaranya tadi dengan andra.
" ahhh ya gitu deh,, cuma makan malam sama ngobrol aja kok ayah " sunny menjawab malu-malu...
" terus kalian gimana udah ada status resminya gak ? " goda dina.
" ahhh kakak apaan sih, heuu" sunny sangat gugup mendengar pertanyaan kakanya.
ya ampun kenapa pada kepo sih,, apa aku kasih tahu saja sama ayah dan kak dina kalau aku dan dr. andra sudah jadian? ahhh tapi malu banget pasti,,, sudah ahhh nanti saja bilang nya... sunny terus berbicara dalam hatinya.
" kok malah melamun sih dek? " kata dina.
" siapa yang melamun kak? aku cuma sedikit lelah. aku istirahat dulu ya? " sunny buru-buru mencari alasan agar bisa segera melarikan diri dari pertanyaan-pertanyaan ayah dan kakanya.
" hey, sini jawab dulu pertanyaan kakak dek: teriak dina saat melihat adiknya malah lari masuk kedalam kamar tanpa memberi jawaban pasti.
" ini pasti ada sesuatu deh " ucap dina yakin.
" udah jangan terlalu kepo, kita dukung saja mereka dari belakang " ucap ayah sambil menepuk bahu dina lalu ayah pun pergi ke kamarnya.
" yah, kok pada pergi semua sih?yaudah aku juga mau tidur deh " dina pun pergi ke kamarnya karena semua orang sudah pergi ke kamarnya masing-masing dan meninggalkanya hanya sendirian.
Esoknya,sunny pergi menjemput rara di sekolanya. hari ini kebetulan dia bekerja sift siang. Sunny dan Rara berencana untuk pergi ke toko buku karena peralatan sekolah rara sudah habis dan harus segera membelinya.
" Bunda, apa aku boleh beli buku cerita juga? " tanya rara.
" Iya boleh, tapi Rara harus janji belajarnya tambah rajin ya kalau di beliin buku cerita sama bunda? " jawab sunny.
" oke bunda, aku pasti rajin belajar supaya aku pintar " rara memeluk sunny karena senang telah di ijinkan untuk membeli beberapa buah buku cerita.
setelah selesai berbelanja alat sekolah, sunny dan rara pun beranjak meningggalkan toko untuk kembali pulang ke rumah.
tiba-tiba dering handphone sunny berbunyi, ada satu panggilan masuk dari nomor yang gak di kenal.
siapa yang telpon ya? apa aku angkat saja? pikir sunny dalam hatinya.
" Hallo sayang, kamu lagi dimana? " jawab seseorang diseberang telpon.
" siapa sih, pake panggil sayang segala... jangan main-main deh saya gak ada waktu " jawab sunny kesal.
" kamu gak kenalin suara pacar kamu sendiri? ini aku andra" ternyata yang menelpon andra,
" kamu tahu darimana nomor aku? " tanya sunny heran.
" aku minta sama kak dina, habis kamu gak ngasih nomor kamu sih ya terpaksa aku minta sama kaka kamu" jawab andra terus terang.
" kamu gak minta, buat apa aku yang kasih duluan" bela sunny.
" oke deh aku yang salah .. kamu belum jawab pertanyaan aku, lagi dimana? " tanya andra lagi.
" aku di toko buku antar rara beli peralatan sekolahnya, sekarang udah mau jalan pulang " jawab sunny.
" oh gitu!!! kamu kerja siang hari ini? " andra.
"iya, aku masuk sift siang " jawab sunny malas.
" kamu lagi malas kerja ya? kok suaranya kedengeran lagi gak semangat gitu" tanya andra heran.
" iya lagi dateng setan malas nih, haahaa... bercanda. " jawab sunny.
" yaudah, kamu pulangnya Hati-hati ya... aku bentar lagi selesai jam prakteknya." jelas andra.
" ya udah aku pulang dulu, kasian rara kayaknya udah cape nih " jawab sunny
"Hati-hati.... salam buat rara,,bye!!! "
" iya, makasih.. bye!!! " tutup sunny.
sunny dan rara pun segera pulang kerumah..
Saat sunny sedang menemani rara membaca buku cerita yang tadi dibelinya,tiba-tiba pintu kamar ada yang mengetu.
tok... tok.... tok
""tante ada om andra nyariin" putra memanggil dari luar.
" mau ngapain putra? " tanya sunny.
" kok tante tanya sama aku sih,, tanyain aja langsung sama om andra nya " jawab putra.
" bunda om dokter mau ketemu bunda, udah bunda keluar gih... aku bisa kok baca buku ceritanya sendiri " rara pun menyuruh sunny untuk segera menemui andra.
saat keluar kamar sudah nampak andra sedang duduk di sofa ruang keluarga, dia sedang mengobrol dengan putra. melihat kedatangan sunny andra langsung tersenyum. dia sudah sangat rindu pada pacarnya itu, padahal semalam baru bertemu, tapi untuk andra setiap detik kerinduanya pada sunny selalu besar, dia ingin selalu bersama dengan wanita yang di cintainya,,,,
" kita ngobrol di ruang tamu aja yuk? " ajak sunny. andra pun mengangguk setuju.
sunnu dan andra semakin dekat,,,, cerita semakin seru gak nih?
terimaksih untuk like nya.
ikutin terus ya cerita sunny dan andra.
tks!!!!