sunny and dr. andra

sunny and dr. andra
mulai membuka hati



" Dokter ada perlu apa kesini?" sunny menanyakan maksud kedatangan andra kerumahnya malam-malam.. padahal tadi sore baru pulang setelah mengantar sunny. " ya aku mau main saja, emang gak boleh ya? " andra bertanya balik pada sunny. " enggak juga, cuma dokter emang gak kerumah sakit? "jawab sunny..... "aku gak ada jadwal hari ini"jawab andra santai " oh iya sunny, mulai sekarang kamu jangan panggil aku dokter, panggil saja andra biar sedikit santai kedengaranya" pinta andra. " iya andra " jawab sunny malas.


sunny dan andra mengobrol di teras rumah, sedangkan di ruang tamu ayah dan kak dina duduk sambil sedikit mencoba menguping apa yang sedang dibicarakan oleh anak muda. mereka penasaran obrolan seperti apa sampai terdengar mereka sesekali tertawa.


" mereka mulai akur kayanya ayah! " ...


"iyah, kedengaranya seru juga tuh obrolanya sampai sunny ketawa gitu"ayah terlihat begitu bahagia melihat perubahan yang terjadi antara andra dan sunny,,


" sunny besok kamu kerja apa? "tanya andra.


"aku masuk pagi, kenapa emangnya? "


"kalau boleh aku mau ajak kamu ke villa, boleh? "andra bertanya ragu.


"yah boleh aja, paling sore aku bisanya" jawab sunny.


"okey, besok jam 7 aku jemput kamu ya?"andra begitu senang karena sunny menerima ajakanya.


" ohh yaudah okey" jawab sunny santai.


andra pun berpamitan kepada ayah sunny dan kak dina, dan langsung meminta ijin kepada ayah agar besok bisa mengajak sunny ke vilanya, ayah pun mengijinkan...


"sunny aku pamit dulu... besok kamu siap-siap ya jam 7 malam aku jemput.. "


"iya,, " jawab sunny singkat.


 


Hari ini andra praktek pagi di rumah sakit, pasien sudah lumayan banyak yang mendaftar.... andra pun sudah bersiap di ruangan nya. satu persatu pasien selesai andra periksa...


 


"dokter sudah jam istirahat, apa dokter mau lanjut dengan pasien selanjutnya atau mau istirahat dulu? " tanya salah seorang suster pada andra.


" lanjut saja sampai selesai sus, saya mau ada urusan jadi ingin cepat beres, ga apa-apa kan suater? " andra takut suster nya merasa keberatan kalau jam istirahat mereka di undur.


" gak apa-apa dok, ya sudah saya panggil pasien selanjutnya kalau begitu" suster itupun pergi keluar dan mulai memanggil lagi pasien-pasien yang belum mendapatkan giliran pemeriksaan.


Kini jam sudah menunjukan pukul 5 sore, sunny baru saja beres mandi, dan akan segera bersiap,dia sedang sibuk memilah baju mana yang cocok dia pakai nanti malam.


" aduh pakai baju yang mana ya? " sunny masih memilih tumpukan baju yang sekarang sudah menggunung di atas tempat tidurnya.


" aduh aku bingung gini kak, harus pakai baju yang mana ya? semuanya sudah ketinggalan zaman " ,,,, gerutu sunny.


" emang mau pergi kemana? sampai kamu bingung pakai baju gitu? oohh iya, kan mau makan malam romantis ya? "kak dina mencoba untuk menggoda sunny.


" apaan sih kak, orang cuma kerumah andra doank " sunny mengelak dengan suara terbata.


" dek, kok sekarang udah gak nolak lagi sih kalo andra ngajakin keluar? "


tanya dina.


" aku kan sekarang temenan sama andra, ya gak salah kan kita menjalin hubungan baik dengan siapa saja? " jawab sunny, matanya tidak berani untuk bersitatap dengan dina,,, dia terlihat sangat gugup dan salah tingkah di saat kakanya menatap dia penuh curiga..


" tapi aku kok lihat ada benih-benih suka ya? "


sindir kak dina.


" kaak dinaaaaa " teriak sunny sambil lemparkan bantal ke arah dina,, dina pun lari keluar kamar menghindar dari lemparan sunny.


aku juga gak tau kenapa setelah dokter andra ngajakin mengobrol,makan bareng, dan dia berusaha deketin rara, ayah dan anggota keluarga lainya semua pagar pertahanan aku kayaknya gak sekuat dulu,, dan jantung ini berdetak keras saat ada dia.. walaupun aku berusaha tenang tetap saja gak bisa nahan gugupnya.... biar saja semua mengalir apa adanya,,, toh jodoh di tangan tuhan. sunny...


"ehhh malah melamun sih,,, aku belum siap-siap,,, nanti keburu andra datang " sunny pun segera bersiap, dia memilih baju dres selutut berwarna hitam, dengan sepatu hells yang tidak terlalu tinggi,rambutnya dia ikat satu... sambil menenteng tas slingbag berwarna putih sunny keluar kamar menuju ruang keluarga.diasana sudah ada ayah, dina, rara, dan putra anak dari kakaknya dina. " waaah tante cantik dan wangi banget,, pangling aku " putra langsung memuji sunny begitu melihat tantenya keluar dari kamar.


" ahhh perasaan biasa saja deh " elak sunny.


" bener bunda terlihat cantik, maksudnya tambah cantik " kata rara memuji ibunya.


" makasih sayang" sunny mencium kening rara.


tidak lama kemudian terdengar suara bel.


**TING... TONG.....


*maaf aku jarang update, masih dalam masa pemulihan.


semoga kalian suka ya dengan episode ini


tks***!!!!!!!