sunny and dr. andra

sunny and dr. andra
kecemasan ayah



Sementara di tempat lain yaitu rumah sunny terlihat ayah sunny berdiri di depan pintu,,, wajahnya terlihat cemas, dia tidak henti melihat ke arah gerbang rumah nya berharap terdengar suara motor anaknya,,,,


ayah. : " ini sudah terlalu lama,,, kenapa mereka masih belum pulang juha " ayah bergumam sendiri, dia lalu duduk di sofa ruang tamu, pintu sengaja tidak di tutupnya agar dia masih bisa melihat keluar memastikan kedatangan anak bungsunya dan cucu kesayanganya. ....


ayah. : " din,, dina?... " ayah memanggil anak sulungnya, kaka sunny yg bernama dina. ..


kak dina. : " iya ayah,,, apa ayah perlu sesuatu ? ".... dina mengusap bahu ayah nya lembut.... lalu dia ikuy duduk di sofa dekat ayah nya.


ayah. : " cepat telpon adikmu, kenapa sudah hampir jam 7 malam masih belum pulang,,,, ayah khawatir din... " ayah berucap penuh ke khawatiran


dina terdiam sebentar, lalu dia pun beranjak mendekti ayah nya.


kak dina. : " ayah,,, (dina memeluk ayahnya)


tadi kan sunny sudah kirim pesan sama dina,,, ayah juga tahu kan kalo sunny tadi bilang pulang nya agak malam, karena dia mau mengajak rara seneng-seneng dulu mungpung dia libur kerja.... "


ayah. : " tapi dia pergi dari siang tadi,, sebelum jam makan siang dia sudah pergi din... sekarang sudah mau jam makan malam belum pulang juga...masa dia mau makan malam di luar juga,, ,,mereka cuma seorang wanita muda dan anak kecil,,, malam-malam dluar,, bahaya... ayah khawatir din... " ayah masih sangat gusar,,,, dia tidak mau anak nya kenapa-kenapa,,,,


kak dina. : "ssssttttt ayah gak boleh berpikiran jelek ajhh,,,, ayah doain aja mereka pulang dgn selamat,,, " dina mengusap punggung tangan ayah nya dengan lembut.


Dina sangat tahu seperti apa perhatian ayah sama adik nya,,, dia tidak iri sama sekali, karena memang adiknya membutuhkan perhatian dari semua keluarganya,,, mengingat bagaimana ia harus berjuang menata hidupny, membesarkan anaknya,,,, dina tau kalo ayah suka menyarankan adiknya untuk segera mencari pasangan hidup,,, dan jangan salah pilih lagi,,, itu yg terpenting,,, berbeda dengan ayah nya yg sedikit overprotektive karena yaaa namanya juga seorang ayah sama anak nya,,, ,dina kakaknya lebih cenderung seperti memposisikan diri menjadi sahabat sunny,, dia selalu berpikir dari sudut pandang sesama wanita dan juga ibu,,, dina selalu jadi tempat curhat sunny,,, dina memang pengganti ibu untuk adik2nya karena dia yg tertua, tapi dia tidak ingin membuat adiknya terlalu menganggap dia sosok ibu bagi mereka,,


Di mall terlihat andra sedang menggendong rara,,, rara tertidur di dalam bioskop,, maka dari itu andra menawarkan diri untuk menggendong rara, walaupun ada penolakan dulu dari sunny,, dia kekeh akan menggendong rara sendiri,,, dia merasa mampu menahan berat badan rara, anak 8tahun yg memiliki berat badan lebih dari 30kg,,,,, haahaa tentu saja andra membiarkan kekeras kepalaan sunny itu,,, dia ingin melihat seberapa kuat nyonya ini mengangkat anal nya,,,


andra berdiri d depan kursi yg dari tadi dia duduki,, tangan andra seperti sudah ancang2 karena takt sunny kepayahan dan menjatuhkan tubuh rara ke lantai,,,


tetapi kali ini han lebih memilih menurut,,dilihatnya ibu muda ini bersusah payah mengangkat anaknya,,,


thor sakit tman-teman jadi maaf segini dlu ya.... tks!!!!!