
Semenjak pertemuan itu sunny dan dokter andra belum pernah bertemu lagi. sunny masih bolak balik rumah sakit untuk menemani tante nya walaupun dia sendiri sibuk dengan pekerjaanya dan juga mengurus anak semata wayangnya.
sunny waktu itu menikah di usia 19tahun, yah termasuk menikah muda, ibu nya sudah meninggal, dia kini tinggal dengan ayah dan juga kakanya, dia 6 bersaudara. usianya kini baru menginjak 28 tahun.
sunny bekerja di supermaket, walaupun gajihnya tidak sebera tetapi sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan anak dan juga dirinya. dan rara juga setiap bulan mendapat jatah biaya hidup dari ayah nya atau mantan suami sunny.
ayah sunny sudah tidak muda lagi, beliau sangat menyayangi anak bungsunya itu lebih tepatnya sejak perceraian sunny ayah nya bertambah khawatir, beliau ingin melihat anaknya segera menemukan pendamping hidup yg bisa menjaga, mencintai, menafkahi dan juga membingbing sunny dan rara. sudah sering ayah dan kakaknya menanyakan dan menyuruh sunny agar segera melepas status janda.bukan tidak ada yg mau sama sunny hanya saja sunny selalu menolak dgn alasan dia masih belum siap.
sunny bukanya gak mau menikah lagi tapi sampai saat ini dia belum menemukan orang yg bisa mengisi hatinya, terlebih dia takut kelak suaminya tidak bisa menerima rara anak nya. karena memang sulit sekali mencari lelaki yg bisa menerima dia dengan status janda beranak 1.
Hari ini dia kebetulan sedang off day,makanya dia berencana untuk menjenguk tantenya di rumah sakit.
Sunny : " kak, hari ini aku mau ke RS lihat tante, aku titip dulu rara yah? " sunny berbicara pada Dina kaka No 4.
kak Dina : " iya dek, tenang aja rara kan udah besar, jadi kamu gak usah khawatir. oh iya kaka titip salam sama tante ya, nanti kaka juga mau nengok kalo weekend" jawab dina.
Sunny : "okey siap kakak ku yg baik" sambil mencium tangan kakanya, dan mencium kening rara anaknya.
Sunny. :"mama pamit ya sayang, awas jgn nakal ya? kak aku pergi ya? " dina pun mengangguk meng iyakan.
Sunny pergi kerumah sakit mengendarai sepeda motor kesayanganya, waktu yg dibutuhkan untuk pergi ke rumah sakit dari tempat tinggalnya hanya 15 menit.
setibanya di bassment rumah sakit sunny langsung memarkirkan motornya. Lalu sunny bergegas menuju lift.
satu persatu orang keluar di setiap lantai, lantai 1,,,lantai 2,,,3,4,5,6,saat lift tertutup menuju lantai selanjutnya penumpang hanya tinggal 2 orang yaitu sunny dan seseorang berada di samping kanan nya.
greepppp sunny merasa tanganya di pegang orang di sampingnya, reflek sunny pun menoleh. Sunny terkejut dengan apa yg dia lihat. Dokter ini lagi!!!!!!
Sunny mencoba melepaskan tanganya dari genggaman dr. andra,
Sunny : " Lepasin dok !!! "sunny menengadahkan kepalanya melihat dr. andra yg memang bertubuh tinggi.
Dr. andra : " enggak, aku enggak akan lepasin lagi, kita harus bicara sunny, ada banyak hal yg harus kita bicarakan " andra berkata lembut dengan mata yg begitu memancarkan harapan yg tulus.
Sunny : "enggak ada yg harus kita bicarakan dok, kita tidak ada urusan dan gak akan ada urusan, kita tidak pernah saling mengenal dokter. "sunny masih berusaha melepaskan tangan dari genggaman tangan andra yg erat dan sedikit sakit.
Dr. Andra : " panggil aku Andra sunny!!! apa kamu tidak ingat namaku? aku bahkan selalu mengingat namamu, menyebut namamu di setiap hembusan nafasku!!! " andra terdengar lirih.
siapa nih yg penasaran dgn kelanjutan dari kisah sunny dan dr. andra? apakah mereka pada akhirnya akan bersatu? lalu sebenarnya kenapa kok andra bisa mengenal sunny?
kalo kalian penasaran kasih aku like and komen ya? yg banyak agar aku semangat nih.
happy readding guys