
kini hubungan sunny dan andra sudah berjalan 3 bulan masa pacaran. Sudah banyak kisah yang mereka jalani selama itu, kenangan manis,dan kadang ada juga saat mereka berselisih, semua menjadi warna indah yang mereka simpan dalam hati. Ayah dan dina pun sudah di beri tahu tentang hubungan mereka, bahkan keluarga andra yang di luar negeri pun sudah tahu hubungan andra dengan sunny, dan mereka sangat bahagia setelelah mendengar cerita andra yang kini sudah bertemu dengan sosok wanita yang sangat di cintainya...walaupun awalnya mereka kaget karena ternyata sunny sudah pernah menikah dan memiliki satu orang putri. tapi demi kebahagiaan andra keluarganya pun akhirnya mengerti dan menerima sunny apa adanya.
Sunny sudah tidak lagi bekerja di supermarket karena andra tidak mau sunny kelelahan, andra mau sunny fokus menemani rara dan dirinya. andra sudah berjanji pada ayah sunny walaupun mereka belum menikah andra akan menanggung semua biaya hidup sunny dan rara, walaupun awalnya ada penolakan keras dari sunny yang berujung perselisihan panjang antara andra dan sunny.
Sunny tidak mau menjadi beban orang lain,dia masih bisa bekerja untuk menghidupi dirinya dan juga rara.sebenarnya dia berhenti bekerja di supermarket itu agar dia bisa fokus lagi berjualan online, tapi sebelum niatnya terealisasi andra langsung memutuskan ingin membiayai kebutuhanya,bahakan andra berhasil meyakinkan ayah sunny agar setuju dengan keputusanya.Sunny tahu kalau andra tulus memberi semua itu akan tetapi sunny merasa terbebani dengan ketulusan andra padanya.Sunny masih merasa tidak pantas mendapatkan ke istimewaan dari laki-laki seperti andra, dia masih merasa dirinya jauh dari kata cocok untuk andra.
aku memang sudah sangat mencintai kamu andra, apalagi dengan semua perlakuan istimewa kamu padaku dan rara yang begitu baik dan tulus, tapi kenapa semakin aku cinta sama kamu, aku merasa semakin tidak pantas ada di sisi kamu.kamu pantas mendapatkan wanita yang jauh lebih baik lagi. aku bukan wanita yang bisa kamu banggakan di depan orang lain andra. sunny terus bergumam dalam batinya. kesediham tersirat jelas diwajahnya.
" sayang,kenapa kamu malah melamun sih? kamu mikirin siapa? aku kan ada di sebelah kamu"
"ahhh,, enggak aku bukanya lagi melamun cuma lagi mikir aja apa besok aku ajak rara ke rumah nenek dari kakeknya saja? soalnya adik mantan suamiku telpon katanya nenek nya rara sakit dan mau ketemu cucunya" akhirnya sunny pun terpaksa berbohong, walaupun sebenarnya memang benar kalau mantan adik iparnya nelpon minta rara datang.
" ohh gitu, yasudah besok kita antar rara kerumah ayahnya "
" kamu mau ikut maksudnya? "
" iya aku ikut, kenapa? "
" enggak kenapa-kenapa sih cuma takut ganggu urusan kamu aja"
"besok aku gak ada jadwal kegiatan sama sekali kok sayang,gimana kalau sudah antar rara kita jalan-jalan ya? "
" kemana? "
"kamu maunya kemana? "
" aku gak tau, soalnya aku belum pernah jalan-jalan ketempat yang sering orang datengin, yang lagi hitz atau yang mahal, paling mall atau ke kolam renang ajak rara itupun yang deket-deket aja"
" gimana kalau kita kepuncak "
" emang ada apa diasana? "
" pemandanganya bagus sayang"
"cuma lihat pemandangan aja? ngapain jauh-jauh ke puncak, di villa kamu juga bagus pemandanganya "
" Bosen dong kalau cuma lihat pemandangan di villa aku.Disana juga kita bisa sewa villa sayang, kita nginep di sana"
" kok nginep sih?"
" enggak mau nginep? ya sudah kita jalan-jalan saja, makan, dan lihat pemandangan "
" iya aku mau asal jangan nginep"
" oke, besok aku jemput pagi ya? jam 8 pagi gimana? "
" iya, "
****
Rara begitu senang saat tahu mau di antar ke rumah ayah dan neneknya, selama ini memang hubungan sunny dengan mantan suami dan keluarganya sangat baik, mereka sepakat akan membesarkan rata bersama agar rara tidak merasa menjadi korban broken home.Sunny juga sudah meminta ijin pada ayah kalau setelah antar rara mau langsung pergi ke puncak dengan andra, dan ayah mengijinkanya.
" bunda om dokter sudah datang " teriak rara.
" hai rara? sudah siap? "
" sudah dong om, aku kan sudah tidak sabar mau ketemu ayah dan nenek"
" kalau begitu, tunggu apalagi ayo kitb berangkat "
" ayo om..!!!! Bunda ayo kita berangkat" ajak rara.
"iya sayang, pamit dulu sama kakek dan tante"
" kakek, tante, rara pamit ya ." rara mencium tangan kakek dan tantenya bergantian.
" iya,rara jangan nakal ya? salam buat ayah dan nenek dari kakek"
" tante sedih deh rara gak ada, soalnya kalau rara gak ada rumah jadi sepi " dina mengusap rambut rara lalu menciumya.
" kakek sama tante tenang aja, rara besok sore juga sudah pulang lagi "
"kalau begitu kami pergi dulu ya ayah,kak"
"saya pamit ayah,kak "
Sunny dan andra bergantin mencium tangan ayah dan kak dina.
****
" sayang kamu mau mampir dulu ke mini market buat beli cemilan? soalnya perjalanan kita lumayan jauh"
" iya dong, aku gak mau kalau harus tutup mulut selama pejalanan, ayo kita belanja pak dokter " sunny mengeluarkan wajah manjanya dan suara anak kecilnya...
" waaahhhh tumben nih " arga melirik ke arah sunny sambil tertawa melihat sunny yang bertingkah manja pada nya.
" tumben gimana maksudnya? "
" tumben kamu manja sama aku sayang, kamu kayak anak kecil, gemesssss aku jadinya " arga mencubit pipi sunny.
" ish,,, sakit "
****
Sunny benar-benar menikmati perjalananya, dia benar-benar terlihat bahagia... di sepanjang perjalanan dia terus bernyanyi dan juga mulutnya tidak berhenti mengunyah semua makanan yang dibelinua tadi. Benar-benar terasa menyenangkan bisa jalan-jalan ketempat yang belum pernah di datanginya. Apalagi ditemani dengan andra, lelaki yang saat ini mengisi hatinya. Sunny berpikir kalau saat ini adalah kesempatanya untuk sedikit melupakan semua bebanya, dia ingin melakukan semua yang dia inginkan,tanpa ragu dan takut. sunny akan menikmati waktunya bersama andra, melupakan keraguan dihatinya yang selama ini selalu menghantui nya. Dia akan sedikit egois, tidak lagi merasa minder.
" sayang, kita nyari restauran dulu ya. sudah masuk jam makan siang kamu pasti lapar "
"waaahhh,, ayo aku sudah gak sabar nih " jawab sunny begitu bersemangat.
" aku senang lihat kamu yang seperti ini, ceria, lepas tanpa beban, manja dan manis "
" aku juga suka "
" kalau begitu kenapa kamu gak seperti ini setiap waktu? kenapa selama ini kamu seperti menahanya? "
" aahhh,,, itu karena aku tidak nyaman "
" sayang, aku mau mulai saat ini kamu jangan lagi menahan semuanya, jadilah diri sendiri.... kamu jangan menyiksa dirimu sendiri.. kamu harus memikirkan kebahagiaan kamu sendiri..Dan yang paling penting, kamu jangan takut karena sekarang kamu punya aku yang akan selalu mencintai kamu, yang selalu ada untukmu, dan selalu menjaga kamu"
"terimakasih,,, aku bahagia saat ini dan semoga selamanya "
" aku akan membuat kamu bahagia selamanya, aku berjanji"
" andra, apa kamu akan selalu seperti ini? kamu gak akan berubah kan? "
" samapi aku mati, aku akan selalu seperti ini...inilah janjiku sayang!!!!!!! Dan aku punya satu permintaan kecil sama kamu sayang"
" permintaan? kamu mau apa memangnya? "
" panggil aku sayang mulai saat ini"
" haah? taa....tapiiii aku gak biasa,,,apalagi di depan orang lain manggilnya"
" sayang,,, aku mohon"
" kamu ada-ada saja ya? aku gak bisa"
" kenapa gak bisa? kamu gak sayang sama aku ya? "
" hadeuhhhh,,, mulai deh keluar jurus anak merajuk nya"
" lagian kamu kenapa susah banget sih panggil aku sayang"
"ya ampun gemesnya kalau lagi marah, iya saaayaaaang mulai saat ini panggilanya sayang deh" sunny mencubit pipi andra.
" kita berhenti dulu ya ?"
"lho kita kan belum sampai di restauran nya"
" aku gak tahan pengen cium kamu sayang,, "
"astaga,,,, kamu ya? yasudah aku cabut lagi deh panggilan sayangnya"
"aduh-aduh jangan donh aku cuma bercanda sayang"
"cepet kita cari makan saja dulu"
" baik nona manis" andra mengedipkan matanya.
***semoga kalian selalu suka dengan ceritanya ya, novel kedua ku sudah reales lho... judulnya* " waktu yang salah "...semoga kalian suka ya?
tks**!!!!!