
" kamu mau masuk ke dalam dulu? " tanya sunny pada andra, yang ditanya tidak menjawab dia mematung di depan pintu sambil memandang sunny.." hallo??? " sunny melambaikan tanganya di depan muka andra. "ehhh maaf, kamu bilang apa? " andra menjawab sunny gelagapan karena kaget. "kamu mau masuk dulu apa langsung berangkat? " sunny bertanya untuk kedua kalinya... " kita langsung berangkat aja" jawab sunny... " yaudah ayo, aku udah pamit sama ayah tadi " sunny pun berjalan keluar di ikuti andra dari belakang. andra membantu sunny membukakan pintu mobil untuk sunny,,,
ini kenapa dibukain sih,,aku juga bisa kali buka sendiri... pikir sunny dalam hati.
" emang kita mau ngapain ke villa? " tanya sunny memecah keheningan saat mobil sudah lama melaju tapi tidak ada obrolan apapun dari mereka, membuat suasana jadi sedikit tegang. " kita makan malam aja berdua,,, " jawab andra sambil melirik sekilas pada gadis disebelahnya.
Akhirnya mereka tiba di villa milik andra, tepatnya di villa inilah andra tinggal... sunny sudah kedua kalinya datang kesini...sunny masih merasa sedikit deg-degan kalau masuk kesana lagi, karena dia tahu di dalam sana banyak sekali lukisan dirinya,, mengingat cerita andra soal hubunganya yang ternyata sudah terjalin dengan andra sejak lama. sunny masih belum bisa mengerti semua yang andra jelaskan dulu, tapi sekarang dia tidak akan ambil pusing lagi, selama andra masih bersikap normal padanya semua akan sunny anggap wajar.
" kamu tinggal sendirian? " sunny bertanya pada andra setelah dia kini duduk di sofa ruang tamu.
" iya, aku di kota ini hidup sendiri,,,tanpa sodara, bahakn teman" jelas andra.
" pasti kesepian banget ya tinggal di villa sebesar ini sendirian? kamu gak punya pembantu? "
" ada, 2 orang!!! bu inah yang beres-beres, sama suaminya pak yanto yang tugasnya rawat kebun "
" berarti kamu gak sendirian dong disini, giman sih" gerutu sunny karena kesal andra sudah berbohong.
" mereka gak tinggal disini, mereka di faviliun belakang villa " jelas andra.
" ohhh maaf aku kira mereka tinggal disini juga, heehee" sunny tersipu malu sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal.
"sudah masuk jam makan malam, sini ikut aku keteras belakang " andra mengulurkan tangan ke arah sunny.
" aku bisa jalan sendiri " tolak sunny. andra hanya tesenyum mendengar penolakan sunny.
Di taman belakang villa sudah disiapkan meja makan dengan dua kursi, lilin terlihat berjejer di sana membuat suasana begitu romantis, sunny tertegun melihat pemandangan itu.
"kamu suka? " tanya andra.
"aahhh,, suka sih tapi.... "jawab sunny ragu.
"tapi kenapa? " tanya andra heran.
"kenapa kita makanya seperti ini? "tanya sunny.
"biar romantis" jawab andra sambil tersenyum ke arah sunny.
deg.... deg... aduh kok aku jadi gugup gini sih..batin sunny.
Andra mempersipahkan sunny duduk di kursi yang sudah dia dorong. lalu andra duduk di kursi depan sunny.
"kamu pasti udah lapar kan? kita langsung makan aja" ajak andra.
" iii.. yaa..! " jawab sunny pelan.
Suara biola dengan alunan merdu nan romantis mengiringi acara makan malam mereka. sunny yang sedari tadi diam karena gugup membuat andra khawatir. dia hanya mengocek hidangan yang ada di depanya.
" kamu kenapa? apakah makananya gak enak? " tanya andra heran.
"ahhhhh,,, enak kok enak... hee" jawab sunny gugup. andra masih terlihat tidak yakin dengan jawaban sunny.
" kenapa dok? ehh maksud aku kenapa andra? " tanya sunny.
" aku ganti aja ya menu nya? kamu dari tadi gak makan makanan yang di piring kamu"
Makan malam pun selesai,, semua hidangan sudah di bereskan oleh pelayan sewaan dari restauran terkenal. kini mereka berdua duduk santai di kursi taman,sambil menikmati pemandangan malam... suasana nya begitu tenang dengan langit yang terang bertabur bintang, sedangkan di bawahnya terlihat sinar lampu berkerlap kerlip dari kendaraan dan rumah-rumah.
" sunny apakah aku boleh menanyakan sesuatu? " andra memulai percakapan..
"mau tanya soal apa? "jawab sunny.
"apakah kamu berniat untuk menikah lagi?"andra memberanikan diri menanyakan hal itu pada sunny, walau dalam hatinya dia takut sunny tersinggung,marah dan gak mau bertemu lagi.
" kenapa kamu menanyakan hal itu? "sunny balik bertanya.
" aku hanya ingin tau aja!!!"jawab andra sekenanya.
" kalau aku sudah menemukan orang yang tepat, ya kenapa enggak" jawab sunny yakin.
" emang kamu cari orang yang seperti apa? " seliksik andra.
" yang setia, bertanggung jawab, sayang anak dan keluargaku.. dan yang paling penting jujur" jelas sunny.
" apa aku masuk kriteria kamu? " kini andra semakin yakin untuk menanyakan hal pokok dari niatnya malam ini mengajak sunny ke villanya. andra memandang sunny lekat, sinar matanya yang tulus dengan ucapanya membuat jantung sunny kini seperti memantul tak terkendali.
" kenapa kamu menanyakan hal itu? " bukanya menjawab andra,sunny malah balik bertanya.
" jawab saja" andra masih lekat memandang sunny.
" kamu orang baik, tampan, dan juga dokter hebat, pastinya kamu itu kriteria semua wanita lah " jawab sunny gugup.
"termasuk juga kriteria kamu? " andra masih kekeh dengan pertanyaanya, walaupun sunny tidak menjawab dengan jelas.
" iyaaaa" sunny menjawab dengat sedikit meninggikan suaranya.
kenapa sengaja banget sih dia, mau bikin aku malu ya.. gerutu sunny dalam hatinya.
"terimakasih kamu sudah mau menerima aku jadi suami kamu" andra menggenggam erat tangan sunny, ada senyum bahagia di wajahnya. sunny yang mendengar ucapan andra langsung protes tidak setuju, karena kapan dia bilang menerima andra untuk menjadi suaminya.
" siapa yang terima kamu jadi suami? jangan seenaknya deh" sunny memprotes andra.
"lho, kamu kan bilang aku masuk kriteria kamu.. jadi kita udah resmi jadi calon suami istri" jawab andra senang.
"bukan gitu,, jadi suami istri itu gak secepat itu, maaksud aku kita kan belum kenal lama jadi harus pendekatan dulu" sunny mencari alasan agar andra bisa mengerti.
"okey kita pacaran saja dulu, supaya kamu bisa kenal aku lebih lama. kalau aku kan udah 8tahun kenal kamu jadi gak ada masalah kalau langsung nikah juga" andra memutuskan sepihak.
" kenapa jadi gini sih, kenapa jadi pacaran kita? " protes sunny, dia cemberut sambil melotot ke arah andra.
" kamu maunya langsung nikah aja gitu? okey aku siap" tanya andra.
" enggak, kita pacaran aja" jawab sunny cepat.
andra pun memeluk sunny bahagia, akhirnya kini dia sudah resmi berpacaran dengan sunny.
kenapa jadi gini, kok aku mau sih pacaran sama dia? yasudahlah aku coba aja, kalau gak cocok kita bisa putus kan. Batin sunny.
terimakasih atas dukungan readers semua, jangan lupa like, komen, dan jadikan novel ini favorite kalian ya!!
Tks!!!!