Special

Special
46



"Nihh, pake helm" ucap Alex sambil memberikan helm ke Aylen


"Ok"


Aylen mencoba membuka kunci helm itu namun tak bisa


"Sini, biar aku bukain" ujar Alex


Alex membuka kunci helm itu dan memasangkan helm tersebut ke kepala Aylen. Aylen tersipu malu


Gleice, Alice, Lea dan Lily hanya bisa menjadi penonton saat melihat kebucinan dua sejoli itu


"Hadehh, mulai lagi nih mereka" ucap Lea


"Dah ah, dipikir kita gak liat" lanjut Lily


SKIP


Hari ini adalah hari Selasa. Kita liat ada drama apa lagi di hari ini


Gleice duduk di bangkunya dan membaca buku pelajarannya karena bosan, sedangkan Kelfy menyapu karena di hari itu jadwalnya piket


Tak lama kemudian, Aylen datang dan mengucapkan salam


"Assalamualaikum"


"Waalaikummussalam" jawab Kelfy dan Gleice


"Tumben lo dateng cepet" ucap Kelfy


"Haha, jarang-jarang kan gue dateng cepet? Tadi gue dianter ama Alex makanya datengnya cepet, kalo emak gue yang anter, pasti datengnya lama" rinci Aylen sekaligus pamer karena ia diantar oleh pacarnya


"Dihh, mentang-mentang ada pacar lu, pamer mulu kerjaannya" kata Gleice


"Hahaha kasian, makanya cari pacar" seru Aylen


"Dosa gobl*k" seru Kelfy dan Gleice


"Ehh, iya yah"


Tak lama kemudian, teman-teman mereka yang lain datang, dah mulai rame nih


"WOIII!" seru Lucky ke Gleice


"Manggil yang baik-baik dikit kek" ujar Gleice


"Tau gak? Tadi gue ketemu ama Freya, Hammy dan temen-temen mereka lainnya" lanjut Lucky


"Terus, lo dicie-ciein?" tanya Gleice


"Iyalah, gak usah nanya lagi bang" kata Lucky


"Haha, kasian. Semangat Lucky" ucap Gleice


"Kapan sih mereka mpls?" tanya Lucky


"Keknya bukan Juni" jawab Gleice


"Gue sebenarnya dah gak sabar Hammy masuk sekolah ini" lanjut Lucky


"HAH? LO SUKA YA SAMA HAMMY?!" seru Gleice, terkejut


"Bukan gitu ajg, gue gak sabar gitu lohh, komporin dia, HAHAHAHAHA" licik Lucky


"Terserah lo deh, Luck. Yang penting lo bahagia" ujar Gleice


"Nanti gue mau ke SD lo" ucap Lucky


"Lo mau ngapain dah kesana? Perasaan lulusan disana juga bukan" ujar Gleice


"Gue mau main bola pas pulang sekolah"


"Main bola sore-sore kek, ini malah main bola pas pulang sekolah. Gue cepuin pak Asdi lo" ancam Gleice


"Dihh, main cepu-cepu"


KRINGGGG


Bel masuk berbunyi, waktunya belajar. Jam pertama kelas 7A yaitu PPKN


"Assalamualaikum" salam bu Herlina


"Waalaikummussalam, bu" jawab siswa kelas 7A


"Ada pr?" tanya bu Herlina


Semuanya pun menjawab


"Ada bu, uji kompetensi 3 halaman 35"


"Ok, sebelum belajar, kita periksa dulu prnya bersama-sama" ucap bu Herlina


Setelah itu, mereka memeriksa tugas bersama-sama dan memulai pelajaran


"Hari ini, kalian kerjakan uji kempetensi 1 halaman 42. Ibu mau pergi dulu karena ada urusan. Dan juga untuk Gery sebagai ketua kelas, ibu minta jaga kelasmu dengan baik" rinci bu Herlina


"Baik, bu" jawab Gery


"Ok, ibu pergi dulu. Jangan keluar kelas sebelum bel istirahat"


Ibu Herlina pergi meninggalkan kelas 7A. Siswa-siswa kelas 7A pastinya sangat bahagia, lumayan lahh, jamkos


"Sumpah, gue males banget ngerjain tugas" keluh Felzya


"Sama sih, tapi gue kerjain aja biar nanti gak ada beban tugas" kata Gleice


"Nahh, bener. Lo kerjain aja, nanti gue nyontek" ucap Felzya


"Ihh, beban lo, dasar" kata Gleice


"Kelzya, lo ngerjain tugas dari bu Herlina?" tanya Reys


"Maaf, gue terlalu males ngerjainnya. Gue nyontek ama si Gleice yang baik hati dan tidak sombong ini" jawab Felzya


"Lo juga nyontek yah, gak usah sok-sokan lo" kata Felzya


"Behh, nih anak dua beban semua ya Allah, cobaan apa yang Engkau berikan kepada hamba?"


KRINGGGG


Bel istirahat berbunyi. Aylen, Lea, Gleice, Alice dan Lily nongkrong di depan kelas, tepatnya di koridor lantai atas


Gleice melihat-lihat ke arah kelas 8A, ternyata ada dua sejoli yang merasa dunia milik berdua. Siapa lagi kalo bukan kak Salsa dan kak Rasya


"Wehh, liat tuh. Kak Rasya ama kak Salsa berduaan mulu dah. Kasian banget temen-temennya yang kiat jadi nyamuk" ucap Gleice


"Gue aja disini dah ngerasa jadi nyamuk, apalagi temen-temennya" lanjut Lea


"Masih bingung sih. Soalnya kak Rasya bilang dia 17:32 pride, ehh malah pacaran ama temen sekelasnya. Hadehhh, pintarnya sangking pintarnya jadi bodoh" rinci Lily yang kesal dengan sikap kak Rasya


"Lawak banget emang kak Rasya. Mana dia friendly banget lagi, kak Salsa gak cemburu gituh?" heran Aylen


Tiba-tiba, Khalil datang melewati mereka dan mengelus kepala Alice


"Woi, apa-apaan ajg. Kita masih disini lohh" seru Lily


"Mending kita masuk deh, disini penuh dengan hawa-hawa kebucinan" ucap Lea


"Tapi kalo kita ke dalem kelas, malah ada hawa-hawa negatif dari neraka karena disana banyak setan yang menyerupai manusia" rinci Aylen


"Ahh, bodo amat lah. Gue gak mau jadi nyamuk mulu, mending kita masuk ke kelas deh" lanjut Gleice


Dan akhirnya, Aylen, Lily, Lea dan Gleice masuk ke dalam kelas mereka dan duduk di bangku masing-masing


"Ehh, gue bawa snack lohh, ada minuman juga" kata Aylen


"Ohh, ya? Minimal bagi-bagi lahh" pinta Lea


"Nihh" Aylen mengeluarkan plastik dari tasnya yang berisi snack dan minuman


"Bentar, lo dapet dari siapa?" tanya Gleice


"Dikasih ama Alex" jawab Aylen


"Nahh, kan dah gue duga" kata Lily


"Hehe, mending kita makan snacknya deh" tawar Aylen


"Yok lah"


PULANG :


Saat pulang, mereka menunggu penjemput mereka seperti biasanya. Tiba-tiba Facy datang menghampiri Aylen, Lea, Lily, Alice dan Gleice


"Hai semuanya" sapa Facy


"Hai Facy. Ohh ya, bukannya lo mau cerita sesuatu yah ke gue, tentang apa?" tanya Aylen


"Tentang Gleice" ucap Facy


Gleice dan yang lainnya sedikit terkejut


"Jadi gini, ada temen sekelas gue yang tempat lesnya sama dengan si Gleice. Nahh, temen sekelas gue ini tuh ngebicarain tentang Gleice ke gue. Dia bilangnya tuh *Ehh, Facy. Lo kenal Gleice anak kelas 7A itu kan? Tempat les gue sama ama dia. Gue liat-liat sih, dia kek orang bodoh gitu soalnya pendiam terus kadang suka nyanyi-nyanyi sendiri*. Nahh, terus gue jawab *Mungkin dia kek gitu karena dia emang kurang bisa bergaul ama temen baru. Lagipula, dia juga hobinya nyanyi. Emang salah ya kalo dia nyanyi?* " rinci Facy


"Wahh, ternyata gue famous juga yah, ada aja yang bicarain gue di belakang" gurau Gleice


"Siapa sih orangnya?" tanya Lea


"Gue gak bisa kasih tau" jawab Facy


"Keknya gue tau deh orangnya siapa" gumam Aylen


"Siapa?"


"Vanessa gak sih? Dia kan mulutnya emang pedes banget, mana dia suka julidin orang lagi" kata Aylen


"Gue juga mikir gitu sihh" jawab Lily dan Lea


Gleice terdiam dan merenungi hal itu. Tiba-tiba Lea bertanya


"Are you crying?"


"No, I'm not. Lagipula ngapain gue nangis" jawab Gleice


"Nahh, bener tuh. Gak usah di dengerin yah omongan orang-orang kek gitu. Mereka iri tuh ama lo" lanjut Lea


Tiba-tiba Alex datang dan menghampiri pacarnya yaitu Aylen


"Aylen, ayok pulang" ajak Alex


"Ayok"


"Guys, gue pulang duluan, yah" pamit Aylen


"Nih anak dua kalo bucin bisa dikondisiin gak sih?" keluh Lea


DI RUMAH LEA :


Lea bosan dan mulai memainkan handphonenya. Ternyata ada pesan dari Nathan. Lea langsung melihat pesan itu


( Chat Lea dan Nathan )


Nathan : Lea


Nathan : Lo sibuk gak?


Lea : Gak, emangnya kenapa?


Nathan : Biasalah, gue mau ngajak lo jalan-jalan


Lea : Hmm, boleh juga. Gue bosen dirumah mulu


Nathan : Ok, nanti gue jemput habis Ashar, ya


Lanjut eps 47 yaaaaaaaaaa