
Hari kamis, SMP 1 akan mengikuti lomba futsal di MAN. SMP 1 akan melawan MTS
Masih pagi aja Aylen dan Lea udah ngebahas soal lomba futsal itu. Ya, mereka berencana untuk menonton pertandingan futsal
"Aylen, lo jadi nonton futsal kan?" tanya Lea
"Jadi dong, kan ada cowok gue" jawab Aylen
"DIHH, mentang-mentang ada cowoknya" gurau Gleice
"Ohh ya Gleice, lo beneran gak mau pergi bateng kita nonton futsal? Ada Alice juga" tanya Lea
"Hmmm, gak deh soalnya hari ini gue les" jawabnya
"Yahahaha, kasian deh. Kita dong healing" gurau Aylen
"Healing-healing tai kambing" balas Gleice
SKIP
Istirahat :
"Aylen, nanti kita ketemuan dimana? Jam berapa?"
"Kita ketemuan di depan SMP 3 aja jam 2 lewat gitu lah" balas Aylen
"Aylen, jemput gue dong" pinta Alice sambil memelaskan mukanya
"Iya, iya nanti gue jemput lo tapi gue minta izin dulu sama emak gue"
"Gue yang gak nonton diam aja deh" gumam Gleice
"Makanya nonton, Gleice. Lo bolos les aja" ucap Aylen
"Nahh, bener tuh" lanjut Lea
"HEH, parah banget bisa-bisa digeplak juga gue ama emak gue" balas Gleice
"Lahh, gue sering bolos kok. Gue kadang pura-pura sakit terus gak les" lanjut Aylen
"Ya, kan itu kalo alasannya sakit. Masa gue bilang mau nonton futsal? Bisa-bisa disemprot gue"
SKIP
Di rumah :
( Chat Lea, Aylen dan Gleice di grup Slayyyyy )
Lea : AYLENNNNN
Lea : Lo beneran pergi, kan?
Aylen : Iya lahh
Aylen : Tapi gue minta maaf yah kalo gue datangnya rada terlambat
Lea : Ngoghey
Di sisi lain :
Jam menunjukkan pukul 2 siang, waktunya Gleice bergegas pergi ke tempat lesnya bersama Lily
Sesampainya di tempat les, Gleice dan Lily pikir mereka akan terlambat ternyata belum.
Evelyn masih saja duduk bersama seorang wanita di ruang tunggu
"Evelyn, kelas 7 belum masuk?" tanya Gleice
"Belum nih, daritadi aku tungguin" jawab Evelyn
"Lohh, kalian kelas 7?" tanya wanita itu
"Iya, bu" kompak mereka bertiga
"Kelas 7 udah masuk daritadi" seru wanita itu
"OHH YA, ini yang di dalam ruangan les kelas 7 bu?" tanya Evelyn
"Iya" jawab wanita itu
Evelyn, Gleice dan Lily bergegas masuk ke ruangan les dan benar saja mereka sudah terlambat.
Gleice berhenti sejenak melihat anak naru di tempat les itu. Ternyata dia Chyntia. Dia bukan hanya anak baru di tempat les Gleice tapi ia juga anak baru di SMP 1. Sekarang dia duduk di kelas 7E dan seperti yang kalian tau bahwa ia adalah orang yang ditaksir oleh Key
Gleice duduk bersebelahan dengan Lily. Ia membuka resleting tasnya lalu mengambil tempat pensil, buku lks mtk dan 2 buku catatan
Gleice melihat Chyntia dari ujung rambut hingga mata kakinya. Berasa meneliti
"Gleice, sini deh" panggil Aylen
"Dia Chyntia, kan? Anak baru itu" bisik Lily
"Iya, itu Chyntia" jawab Gleice
"Denger-denger, Key ngecrushin dia" ucap Lily
"Lahh, lo tau dari mana?" tanya Gleice
"Katanya Alice sih gitu" lanjut Lily
"Iya, Key suka ama dia" kata Gleice
"Rada gak nyangka sih"
...****************...
Lea menunggu Aylen dan Alice yang belum juga datang. Menunggu cukup lama
"Ini 2 anak kemana sih?" gumam Lea
"Mereka siap-siap atau pergi melayat dah, lama banget" lanjutnya
Beberapa menit kemudian, Aylen dan Alice datang diantar oleh ibu Aylen
"Nunggu lama, nak?" tanya ibu Aylen
"Iya lumayan lama, tante" jawab Lea
"Aduhh, maaf ya nak soalnya Aylen mandi ampe 30 menitan gak keluar-keluar. Ini juga Alice cuma mau nonton orang main futsal tapi sibuk banget ngatur rambutnya" rinci ibu Aylen
"Ihh, gak ada. Aku gak mandi ampe 30 menit" bantah Aylen
"Gak pala lu, berak aja ampe 20 menitan. Tadi malah mandi sambil konser berasa jadi idol k-pop" lanjut ibu Aylen
"IHH"
"Dahlah, mama mau pergi dulu. Dadahh" ucap ibu Aylen
"Dadahh"
Aylen, Lea dan Alice berjalan ke MAN. Ya, jarak antara MAN dan SMP 3 tidak jauh, sangat dekat
Sampainya di MAN, ternyata sudah banyak penonton yang ingin melihat pertandingan futsal. Pemain-pemainnya juga sudah siap
Aylen, Lea dan Alice mengambil tempat duduk untuk menonton. Sore itu akan menjadi sore yang terbaik bagi mereka, tidak bagi Gleice
Di sisi lain :
"Jadi setelah kalian masukkan ini ke rumusnya, tinggal kalian tambah terus dikali" kata-kata itu dengan mudah keluar dari mulut pak Rafael tapi tidak mudah untuk dimasukkan ke otak mereka
"Rumusnya panjang banget ajg" seru Gleice
"Gleice, kamu ngerti gak?" tanya Velly
"Ngerti kok cuma gak paham aja" gurau Gleice
"Ya, itu gak ngerti dong" lanjut Niluh
"Iya lah, kalian pikir aku ngerti?? Caranya aja panjang banget sepanjang harapan orang tua" balas Gleice
"Gleice, bantu gue yah kalo gue gak bisa" ucap Velly
"Lo pikir gue ngerti? Yang masuk diotak gue cuma perbandingan senilai ama yang berbalik nilai" jawab Gleice
"Lo masih mending yah, gue gak ngerti sama sekali" seru Velly
Beberapa menit kemudian :
"Baiklah, berhubung materi pertama sudah selesai sekarang kita masuk ke materi selanjutnya yaitu Aritmetika Sosial"
"Astaghfirullah, cobaan apa ini ya Allah?" keluh Gleice
"Yok bisa yok" seru Vanessa
...****************...
Tepat pukul 3 sore lomba dimulai. Ya, Spensa FC (Dari SMP 1) melawan MTS -8 (Dari MTS)
...****************...
"Jadi, persentase keuntungan Ibu Dewi adalah 7%"
"Sampai disini ada yang ingin ditanyakan?" lanjut Pak Rafael
"Tidak, pak"
"Ok, kalo begitu kerjakan uji kompetensi 1 halaman 28 no 1-5" ucap Pak Rafael
"Nadifa, lo ngerti gak?" tanya Velly ke Nadifa
"Harus banget ya ditanya? Ya, gak lah" jawab Nadifa
Velly, Niluh, Vanessa, Gleice, Evelyn, Lily, Nadifa dan Keiko sedang berjuang menjawab soal-soal yang diberikan oleh pak Rafael tapi, berbeda dengan Chyntia yang bersantai-santai sambil memainkan hpnya
...****************...
Lomba dimulai. Aylen menyemangati pacarnya. Siapa lagi kalau bukan Alex
"SPENSA FC!!!!!" seru penonton yang mendukung SMP 1
"MTS -8!!!!" ternyata pendukung MTS juga gamau kalah
Yang lain lagi pada menyemangati tim tapi tidak dengan dua sejoli yang bernama Khalil dan Alice. Sepanjang lomba, mereka ngebucin mulu. Aylen dan Lea berasa jadi nyamuk
Baru juga permulaan dah 1-0 aja. MTS -8 mendapat poin 1 sedangkan Spensa FC belum poin sama sekali
"Astaga, gue ramal Spensa FC kalah" ucap Lea, cenayang
"Hmm, keknya sih iya" lanjut Aylen
"Gue itu pesulap ungu janda, jadi lo gak usah ragukan keahlian gue dalam meramal" lanjut Lea, bangga dengan dirinya sendiri
"Apresiasi diri banget dah lo"
"Iya lah, kita tuh harus bangga dan apresiasi ama diri sendiri" ucap Lea
"Dihh"
Beberapa menit kemudian, mereka berdua lapar. Aylen teringat bahwa ia sudah membeli beberapa snack di minimarket
"Alice, minta tolong ambilin snack gue disamping lo dong" pinta Aylen
Alice tak merespon permintaan Aylen
"Alice?" gumam Aylen
Aylen membalikkan badannya dan melihat Alice. Ternyata Alice sedang berbicara dengan Khalil
"ALICE!"
ASTAGHFIRULLAH" kagetnya
"Ambilin snack gue, b*ngs*t" seru Aylen
"Ohh ya, ini" jawab Alice sembari mengambilkan kantong yang berisi beberapa snack
"Daritadi kek" geram Aylen
Aylen dan Lea memakan snack mereka sambil menonton pertandingan itu
...****************...
"Chyntia, kamu ngerti caranya gak?" tanya Velly
"Gak" jawab Chyntia
"Ohh, gatau jawabannya toh. Tapi kok santai-santai aja sambil main hp?" tegas Vanessa
Yang lainnya tersenyum dan menahan ketawa mendengar perkataan Vanessa
"O-oh, gak" jawab Chyntia, terbata-bata
Tiba-tiba terdengar suara pintu ruangan itu yang dibuka, ternyata yang membuka pintu ruangan tersebut adalah pak Rafael
"Jadi, bagaimana? Sudah?" tanya pak Rafael
"Kita belum pak, susah. Tapi Vanessa sudah" jawab Evelyn
"Coba bapak liat" pinta pak Rafael, ingin melihat cara kerja Vanessa
Vanessa memberikan bukunya
Akhirnya, Pak Rafael menjelaskan cara mengerjakan soal-soal yang ia berikan kepada murid-muridnya
"Baiklah, berhubung sudah jam segini ( 3:30 sore ) waktunya kalian pulang. Kita lanjut materinya di pertemuan selanjutnya" ucap Pak Rafael
Semuanya memotret apa yang ditulis di papan dan pergi, keluar dari ruangan itu
Gleice memasukkan cara pengerjaan soal yang ditulis di papan itu ke swnya
( Chat Lea dan Gleice )
Lea : /ngereply swnya Gleice
Lea : Dadah, aku lagi healing
Gleice : Fak lo
Lea : Nonton bola
Lea : Ada kak Alfy tauuuu
Gleice : Ohh ya? Kak Alfy crushnya Lily itu, kan?
Lea : Iya
Lea : /mengirim foto kak Alfy
Gleice : WAHHH, harusnya Lily nonton
Lea : Sayang banget dia les
Gleice : Yang sabar deh, ly
( Chat Aylen dan Gleice )
Aylen : /ngereply swnya Gleice
Aylen : Kasian deh lo
Gleice : Fak lo
Gleice : Gapapa, semakin kesini gue semakin bodoh
Aylen : Les jadi pintar ❎
Les jadi bodoh ✅
Gleice : Itulah gue
(Chat kak Rasya dan Gleice)
Kak Rasya : /ngereply swnya Gleice
Kak Rasya : Yang latihan panas-panas bilek :
Gleice : Yang sabar dehh
...****************...
Sesuai dengan dugaan, Spensa FC kalah. Ternyata apa yang dikatakan oleh pesulap ungu janda tadi benar
"Nahh kan, kalah. Cowok lo tuhh gak bisa main" seru Lea
"Iya, payah banget" jawab Aylen
Alex keluar dari lapangan sepak bola itu dan menghampiri Aylen
"Cihhh, payah banget mainnya" gurau Aylen
"Percuma aku nonton" lanjutnya
"Dihh, dasar. Kalo gak mau terima kalah dan menang ngapain nonton?" tanya Alex
"Apa jangan-jangan kamu ada cowok baru??" duganya
"HEH, gak lah" seru Aylen
"Hmmm, mencurigakan" ucap Alex
Tiba-tiba, Lea datang menghampiri Aylen dan mengatakan
"Woy ajg, itu emak lo udah ada!" seru Lea
"Ohh, ya. Aku pulang dulu ya, Alex" pamit Aylen
"Lo gak pamit gitu ke gue?" tanya Lea
"BYE B*TCH" seru Aylen ke Lea sambil berjalan menghampiri ibunya
"FAK LO CEWEKNYA ALEX" seru Lea, berharap ibu Aylen mendengar itu
"Iya tuhh, tante dia pacarnya Alex lohhh" goda Khalil
"Ohh, ya? Nanti saya tanya dehh" jawab ibu Aylen
"Apaan sih? Gak ya" balas Aylen
SKIP :
Selasa, 14 Februari 2023
Ya, hari itu dikenal dengan Valentine atau hari kasih sayang. Banyak orang yang memberikan coklat ke orang yang mereka sayangi. Lea dan Gleice sudah berencana dari awal Februari tuk saling bertukar coklat di hari tersebut
Seperti biasa, Gleice datang pagi-pagi. Ia memasuki sekolah dan naik ke lantai atas. Di lantai atas masih sangat sepi, sunyi, menakutkan
Gleice berjalan ingin mendekati kelasnya
"Ehh, dek"
"ASTAGHFIRULLAH" kaget Gleice. Ternyata lelaki yang memanggilnya ialah kak Rasya
"Ehh, maaf dek gak sengaja ngagetin" ucap kak Rasya
"Iya, gapapa kak" jawab Gleice
"Kakak mau tanya kamu kelas 7A, kan?" tanya kak Rasya
"Iya kak"
"Ahh, kalo gitu kamu pasti kenal dengan anak yang namanya Gleice" lanjut kak Rasya
Gleice terkejut dengan hal itu. Ia mencoba untuk tidak menjadi seorang Gleice
"Ohh, iya kak emangnya kenapa?" tanya Gleice
"Gleice itu sebenarnya yang mana sih? Aku penasaran"
"Ahh, sayang banget kak dia belum datang" ujar Gleice dengan alasannya
"Yahh, kalo gitu kasih tau aku ya kalo dia udah ada. Aku penasaran soalnya" kata Kak Rasya
"Ohh, ok kak"
"Nama kamu siapa?" tanya kak Rasya
Gleice terdiam sejenak mendengar pertanyaan itu dan menjawab
"Nama aku Sunny, kak" balas Gleice, menyamarkan namanya
"Hmm, ok deh Sun. Makasih ya" ucap kak Rasya
Setelah itu, kak Rasya pergi menuju kelasnya. Gleice deg-degan, berasa diinterogasi
Akhirnya, Gleice turun ke lantai bawah dan mengambil kunci kelasnya
Ia membuka kelasnya dan masuk sambil mengucapkan salam. Setelah itu, ia mempelajari materi-materi pelajaran PPKN karena di hari itu, 7A akan melaksanakan ulangan harian. Bukan hanya ulangan harian, mereka juga akan melaksanakan praktek pelajaran SBK. Ya, mereka akan melukis di bahan kayu
Saat belajar, Kelfy masuk ke kelas dan mengucapkan
"Assalamualaikum" ucapnya
"Wihh, rajin banget lo" goda Kelfy ke Gleice
"Rajin apaan, gue tertekan" kata Gleice
"Dahlah, semangat belajarnya. Gue mau nyapu" ucap Kelfy
"Ya, makasih. Semangat juga nyapunya" balas Gleice
Gleice keluar, ternyata ada Lily yang ingin masuk kelas
BRUKKKK
"Ajg, lo Ly" seru Gleice
"Ihh, lo juga gak liat-liat ya k*nt*l"
Saat keluar ternyata ada Lea. Waktunya Gleice memberikan coklatnya
"Ehh, Lea" ucap Gleice
"Gue dah bawa coklat buat lo" kata Gleice
"Hah, emang kita mau tukaran coklat?" tanya Lea
"Kurang ajar lo, jangan pura-pura lupa" seru Gleice
"Iya, iya nihh" ujar Lea sambil memberikan coklat putih untuk Gleice
"Yeyyy, makasihhh" ucap Gleice
"Ini juga nih" lanjut Gleice sembari memberikan coklat untuk Lea
"Yeyyy, akhirnya setelah sekian lama gak pernah dapat coklat. Makasih ya, Gleice"
Kringgggg
Bel masuk
Praktek SBK :
Semuanya menggabungkan beberapa meja dan mengambil beberapa kursi untuk membentuk kelompok
Gleice, Nerth, Lea, Lily dan Zelfya sekelompok. Mereka mengahabiskan waktu untuk berusaha melukis di triplex yang sudah dibagi-bagi menjadi bentuk yang kecil
Mereka semua akur namun, ada yang emosi ama gambarnya sendiri, putus asa dan lain-lain. Contohnya Lea
"Sumpah ini gambar gue kok gini sih" keluh Lea
"Heh, itu dah bagus ya b*ngs*t" seru Felzya
"Tau tuhh, daritadi ngeluh mulu padahal dah bagus" lanjut Lily
"Lo ngeliat pake mata dong jangan pake mata kaki, masa kek gitu lo bilang jelek?" kata Gleice
SKIP
Istirahat :
"Gleice, temenin gue dong" melas Aylen
"Iya, iya" pasrah Gleice
Aylen dan Gleice pergi ke kooperasi. Aylen membeli air minum dan meminta Gleice untuk menemaninya.
Setelah membeli air, mereka bertemu dengan Alex
"Ehh, Aylen" sapa Alex
"Iya, Alex" sapa Aylen
Lagi dan lagi Gleice menjadi nyamuk
"Ini, coklat buat kamu" kata Alex sambil memberikan 5 batang coklat untuk Aylen
"Astaga, ini gak kebanyakan?" tanya Aylen
"Gak, dong" ucap Alex
"Ohh ya, barang yang kamu suka tapi kamu belum beli apa aja?" tanya Alex
"Hmm, aku pengen kalung sama schedule book" jawab Aylen
"Ehmm, ok dehh"
"Aku pergi dulu ya, Aylen. Byeee"
"Bye"
"Hadehhh, jadi nyamuk lagi gue" gumam Gleice
"Ehh, kita ke atas yok Gleice" ajak Aylen
"Udah, ke atas aja sendiri. Dah minta nemenin beli air tapi pas ada pacarnya gue langsung jadi nyamuk" lanjut Gleice, ngambek
Gleice naik ke lantai atas meninggalkan Aylen
"GLEICE!"
Lanjur eps 39 yaaaaaaaaaaaa