Special

Special
3. Hai



Sesampainya di rumah, Gleice baru saja teringat nanti sore tepat pukul 15:30 ia akan latihan lagi. Sebenarnya dia malas, namun apa boleh buat??


Setelah Shalat dzuhur, Gleice makan siang sambil mengerjakan pr nya. Ibu Gleice berkata "Kerja pr nya nanti aja makan dulu" Gleice menjawab "Gabisa mah, soalnya ini pr nya banyak banget terus harus dikumpul besok"   Ibu Gleice hanya menggeleng²kan kepalanya sambil melihat anaknya.


Makanan Gleice sudah habis namun, pr nya belum selesai juga. Gleice mencuci piringnya dan melanjutkan pekerjaanya.


"Alhamdulillah!!!!" Ucap Gleice dengan semangat "Akhirnya tinggal 2 soal lagi"  Gleice melihat jam waker yang ada di meja belajarnya. Ternyata udah jam 15:00. Tak lama kemudian adzan terdengar dari masjid di sebelah rumah Gleice.


Setelah adzan, Gleice Shalat ashar dan bersiap². Ibu Gleice pun bersiap² untuk mengantar anaknya ke tempat latihan.


Sesampainya di tempat latihan (masjid Agung dekat rumah nenek Gleice) ternyata baru dua teman latihan Gleice yang ada disana.


Tak lama kemudian, Gleice melihat teman lelakinya yang membantunya kemarin saat terjatuh. Key duduk disamping Gleice dan berkata "Hai, nama kamu siapa?" 


"Owh hai, nama aku Gleice. Kalo kamu??"  Kata Gleice sembari bertanya balik ke Key. "Namaku Key"  ucap Key.


"Makasih ya, kemarin udah bantuin"  kata Gleice berterima kasih pada Key.  "Ah gapapa santai aja"  ucap Key sambil tersenyum


Dari koridor di masjid itu, terdengar suara peluit. Siapa lagi kalau bukan pelatih mereka. "Eh kalian berdua! jangan pacaran disini! Cepet pemanasan"  ucap pelatih ke Gleice dan Key dengan tegas.


Setelah mendengar ucapan dari pelatihnya, Key melihat Gleice sambil tersenyum dan mengajak Gleice untuk latihan.


Habis pemanasan, semuanya berlari hingga 5 putaran.


Sesudah itu semuanya membuat 1 barisan memanjang untuk menunggu giliran menendang target.


Key berada di belakang Gleice. Entah kenapa, Key memegang pundak Gleice dengan kuat. Sebentar lagi giliran Gleice untuk menendang target namun, Key masih memegang pundak Gleice.


Tepat pada pukul 17:00, waktunya mereka beristirahat.


Gleice meminum airnya. Ia melihat Key yang sedang bermain bersama teman²nya. Key menatap Gleice balik.


Gleice langsung memalingkan wajahnya.


Istirahat selama 30 menit sudah selesai waktunya latihan kembali. Latihan kedua sama dengan latihan pertama.


Gleice takut karena Key tepat dibelakangnya. Ia takut Key akan memegang pundaknya lagi. Tapi syukurlah Key tak memegang bahu Gleice.


Pukul 17:30, mereka pulang dari tempat latihan. Ternyata saat Gleice melihat di jalan, ibunya sudah menunggunya. Gleice pun berjalan cepat menghampiri ibunya.


"Takut jatuh lagi yaa"  Goda Key sambil tertawa kecil. 


Gleice pun ikut tertawa dan tersenyum sambil melihat Key.


Gleice sudah naik di motor, sebelum Key naik di motor penjemputnya, dia melambaikan tangannya pada Gleice. Gleice melambaikan tangannya kembali ke Key.


HADEH HADEHHH


Lanjut eps 4 yaaaaaaaaaaaa


Mohon sabar yaaa untuk tunggu episode epidode baru atau bab bab baru. Soalnya mau ulangan semester nih jadi gak bisa rajin rajin upload maaf banget ya. Aku harap kalian bisa suka sama karyaku ini masalahnya aku baru pemula. Maaf banget kalo karyaku gak bagus menurut kalian