
Tak terasa, sudah hari kamis tanggal 1 Desember. Di hari itu, waktunya kelas 7A menampilkan tarian mereka. Setelah berolahraga ( diluar sekolah ), mereka langsung bergegas ke sekolah dan mengganti kostum / pakaian yang telah mereka tentukan masing-masing.
Penuh drama lah pokoknya saat mengganti pakaian. Dan kebanyakan pada pakai batik / sarung gitu. Jadi, batik itu biasanya lepas sendiri. Bikin emosi yah. Disitu juga ada Ibu Far ( ibunya Aylen ). Beliau membantu mereka untuk menggunakan kostum.
Setelah semuanya sudah mengganti pakaian, ibu guru mengatakan "Kelompok Indonesia Jaya ( kelompoknya Gleice ) silahkan tampilkan tarian kalian.
Suasana tiba-tiba menjadi serius saat mereka menari. Disitu mereka menari tari Kecak. "Gleice, jangan kesurupan Gleice" gurau Cassy dan teman-teman lainnya.
Sesudah kurang lebih 3 menit menari, teman-teman dan kakel-kakel memberikan tepuk tangan untuk mereka. Waktunya kelompok selanjutnya untuk menampilkan tarian mereka.
"Selanjutnya kelompok Lintang Laras Seni ( kelompok Lily )" ucap bu guru. Mereka menari tari Zapin. "Wadehh wadehhh slay banget sih" goda Gleice dan yang lainnya.
Yang paling meriah itu dibagian merrka menari secara berpasangan. Disitu, Felzya dan Ways berpasangan.
"Ekhemmm, cieeeeeeeee cieeeeeee Felzya dan Ways kiw kiww" kata mereka semua sambil menggoda. Ibu guru hanya bisa tertawa melihat itu.
Kelompok ketiga yaitu kelompok The Wonderland ( kelompoknya Aylen ). Namanya terinspirasi dari judul lagu yang mereka gunakan untuk musik tarian tersebut yaitu Wonderland 1.
Kelompok ini paling niat sihh. Mereka bahkan sampai sewa baju ( baju adat ). Keren banget.
Mereka pun menampilkan tarian mereka yang sangat menakjubkan. Tiba-tiba Alex datang dan berdiri di depan kelas 7A sambil melihat Aylen yang sedang menari.
"Semangat, Aylen!" seru Alex.
Sekelas dan kakel-kakel : Cieeeeeeeeeeeeee Aylen disemangatin Alex tuhhh. Ekhemmmm!
Ibu Far yang sedang melihat penampilan anaknya mengatakan "Aduhh anakku, cocok banget emang ama Alex". "Yeyyyyyyy, mamamu merestui lohhh Aylen!".
Heboh bangetlah pokoknya. Tepukan yang meriah mengakhirkan tarian mereka.
Alex masuk ke dalam kelas 7A ( kelas Alex lagi jamkos ) sambil membawa tissue dan air.
Alex : /Mengelap keringat Aylen dengan tissue tersebut
Alex : /Memberikan Aylen sebotol air
Aylen : Makasih, Alex
Alex : Iyaaa sama-sama, Aylen
Sekelas : Waduhh waduhhhh romantis banget sihhh
"Mama jadi nyamuk aja ya Aylen, Alex" canda ibu Far.
"Makasih ya, Alex udah jagain Aylen dengan baik" ucap ibu Far berterima kasih pada Alex. "Iya, tante sama-sama" jawab Alex.
Kelompok selanjutnya yaitu "Kencana Budaya" ( kelompoknya Lea ). Mereka menampilkan tari Saman. Semuanya menepukkan tangan karena penampilan mereka yang sangat bagus. Tapi, itu masih latihan. Latihan aja dah bagus banget gimana tampilnya coba. "Aduh latihannya, latihannya" ucap Gleice.
ISTIRAHAT :
Sebelum kelompok Lea menunjukkan penampilan, mereka akan istirahat. Gleice menemani Lea dan Aylen jajan. Dengan sabar dia menunggu.
Tiba-tiba, ada seorang anak lelaki yang berlari dan masuk ke dalam kelas 7A. Kemudian dia bersembunyi di belakang ( tepat di bawah kolong meja Felzya ), di samping Gleice. Siapa lagi kalau bukan Key.
Gleice terkejut dan mengatakan "Heh, Key kenapa kamu disitu??". Key menjawab "Bentar aja ya Gleice, aku lagi main ama temenku". "Hadeh hadehh" jawab Gleice pasrah.
"Temenku yang ngejar aku tadi dah pergi?" tanya Key. "Iya, udah gak ada" balas Gleice. Key mulai berdiri dari tempat itu dengan sedikit mengendap². "Key, Key bilang aja kan kamu mau modus sampe masuk sini" ucap Lea. "Lea, Lea kalo ngomong suka bener" jawab Key.
"Emangnya kamu mau modus ke siapa disini?" tanya Gleice dengan polos. "Ya, kamu lah" kata Key.
Key : /menggit wafer yang dipegang Gleice.
"Eh, bagian situ dah aku gigit!" seru Gleice. "Ohh, ya? Gapapa kok" ucap Key sambil tersenyum. "Secara gak sengaja kalian ******* lohh" seru Aylen dan Lea kompak. "Gapapa ituhh". "Terserahmu deh Key" pasrah Gleice
"Aku mau disini bentar deh" kata Key sambil duduk di kursi Felzya ( sampingnya Gleice ). "Nahh kan, makin modus ae lu" gurau Aylen. "Iya lah, mumpung ada kesempatan" jawab Key.
Gleice mematahkan wafernya ( bekas gigitan Key ) dan memberikannya ke Key.
"Nihh, bekasmu" ucap Gleice sambil memberikan wafernya. "Gak mau" balas Key. "Masa mau dibuang Key? Mubazir" lanjut Gleice.
Key : /memasukkan wafer itu kedalam mulut Gleice.
Gleice tak sempat menutup mulutnya. "Ehh, ehh" kata Aylen dan Lea terkejut. " Kalian..." ucap Lea. "Gara² Key" tuduh Gleice. "Dahlah udah terlanjur juga" lanjut Key. Gleice tetap lanjut memakan wafer tersebut walaupun ia sedikit terkejut.
PULANG :
Kringgggggggg! bel pulang berbunyi. Semua siswa keluar dari kelas sambil menggandeng tas masing-masing. Hari yang cukup melelahkan untuk kelas 7A tapi tetep seru dong.
Aylen, Lea dan Gleice keluar dari kelas mereka dan berjalan melewati lapangan untuk keluar. Ternyata ibu Far sudah menunggu Aylen. "Mama aku dah jemput bye Gleice, Lea" pamit Aylen. "Iya, bye Alex!" seru Gleice dan Lea.
"Aku gabut banget" ucap Gleice. "Iya, sama nih" balas Lea. "Cepet juga ya ternyata hari ini" lanjut Gleice. Tak lama kemudian, Ibu Gleice datang menjemputnya. "Ehh Lea aku pulang duluan ya" pamit Gleice. "Hmmm, OK. Bye Key!" jawab Gleice.
Lea sendiri lagi menunggu penjemputannya. Sudah sekitar 10 menit menunggu, tapi penjemputnya tak kunjung datang. Kemudian, datang seorang lelaki yang mengatakan "Nih, mau es krim gak?" tawar lelaki itu ke Lea. Lea menatap wajah lelaki itu dan benar saja dia adalah Nathan.
"Ehh, mau lah Nath!" seru Lea. Lea ingin mengambil es krim dari tangan Nathan namun, Nathan menghindarkan es krim tersebut dari tangan Lea. "Kamu mau? Bilang apa dulu hayoo??" tanya Nathan sambil bergurau. "Iyaa, makasih ya Nathan" ucap Lea dengan tulus. "Nahh, gitu dong. Nih" jawab Nathan sambil memberikan es krim tersebut ke Lea.
Lea dan Nathan pun duduk menunggu jemputan sambil memakan es krim. "Ehh, Lea sini dulu dong" ucap Nathan. "Kenapa Nath?" tanya Lea.
Nathan : /Mengambil tissue
Nathan : /Mengelap sudut bibir Lea yang terkena es krim
Lea : Eh, sini aja biar aku sendiri
Nathan : /Tersenyum sambil menatap mata Lea
Lea : /Menatap Nathan
Akhirnya mereka malah saling tatap²an. Nathan tetap lanjut membersihkan sudut bibir Lea lalu membuang tissue itu.
Lanjut eps 21 yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa