Special

Special
21.Jumat



Hari Jumat, waktunya sekolah seperti biasanya. Jam 6:20 tampaknya Aylen, Gleice dan Lea sudah siap untuk berangkat. Mereka datang bersamaan.


"Ehh, kalian lagi" ucap Aylen. "Wahh, kita datang barengan apa kita jodoh?" kata Gleice mengada². "Heh, apa-apaan! Ada orang ketiga gitu?" tanya Lea. "Ya Allah, aku bercanda". Candaan Gleice rada... dahlah gak usah dibicarakan.


Pagi itu, langit cukup mendung. Pertanda hujan akan turun. Dan benar saja, sekitar 5 menit kemudian hujan turun. Wajah Gleice tampak khawatir mendengar rintik-rintik hujan. Lea dan Aylen pun bertanya "Gleice, kamu kenapa?". Gleice menjawab "E-eh, aku gapapa kok".


Lea dan Aylen bingung dan khawatir dengan sahabatnya itu. Tiba-tiba terdengar pengumuman "Assalamuailakum dan selamat pagi anak-anak, hari ini kita tidak jadi senam karena cuaca yang kurang mendukung" ucap seorang guru melalu mic.


Sekelas : Puji syukur! ALHAMDULILLAH!!


Saat yang lainnya tampak senang karena gak jadi senam, Gleice masih tampak khawatir. "Gleice kenapa?" tanya Felzya ke Aylen dan Lea. "Gatau tuh, tadi dah aku tanya tapi dia jawab dia gapapa" jawab Aylen.


MASUK :


Jam pertama di kelas 7A adalah pelajaran IPA. Seperti biasanya, diawali dengan absen. Hujan semakin deras, Gleice benar-benar takut sekarang. Dia mencoba menenangkan dirinya.


Tangannya tremor dengan sendirinya. Felzya semakin khawatir dengan itu "Gleice, kamu gapapa kan?" tanya Felzya. "I-iya, a-aku gapapa" jawabnya. Tiba-tiba petir menyambar sangat keras.


Sekelas :/Terkejut


Gleice : AAAAAAAAAAAAA /sambil menutup telinganya


Sekelas : /Ngeliatin Gleice


Gleice mengeluarkan air matanya setelah berteriak sangat keras. "Gleice" ucap Felzya. Sekujur tubuh Gleice bergetar dengan sendirinya. Ibu guru bertanya "Gleice kamu kenapa Gleice?". Gleice terdiam tak menjawab pertanyaan itu.


Bibirnya tampak pucat, dia tiba-tiba pingsan. Ia pun segera dibawa ke UKS.


Gleice : /Terbangun


"Alhamdulillah, akhirnya kamu bangun juga nak" ucap bu Qia penjaga UKS. "Kamu kenapa bisa pingsan, nak?" tanya bu Qia. "Aku gatau bu tadi aku tiba-tiba pingsan" jawab Gleice. "Karena petir tadi ya?" lanjut bu Qia. "Iya, bu" balas Gleice.


Setelah itu, Gleice diberikan teh hangat dan menenangkan dirinya sebentar. Beberapa menit di UKS, akhirnya Gleice mencoba kembali ke kelasnya.


"Assalamualaikum.." salam Gleice masuk ke kelasnya. "Waalaikummussalam" jawab teman-temannya dan gurunya. "Kamu sudah gapapa kan, nak?" tanya bu Nas ( guru mapel IPA ). "Iya, bu.." jawabnya.


Aylen, Lea, dan Felzya masih khawatir dengan Gleice. Bahkan mereka sampai melakukan interogasi ke Gleice.


Gleice belum bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan itu.


"Maaf, aku gak bisa jawab" kata Gleice.


ISTIRAHAT :


Waktunya istirahat setelah mempelajari pelajaran IPA yang bikin mumet. "Gleice, ayok jajan bareng kita" ajak Lea. "Aku gak ikut dulu" balas Gleice. "Lohh tumben" kata Lea. "Kamu bawa uang gak? Biar sekalian nitip ama kita" ucap Aylen. "Aku bawa cuma aku lagi gak mau jajan" jawab Gleice. "Emm, OK deh" lanjut Aylen dan Lea.


Gleice masih takut, oleh karena itu dia belum mau keluar.


Tangan Gleice tremor lagi, semua teman-temannya yang dikelas menyadari hal itu.


Tiba-tiba, Key memasuki kelas 7A dan menghampiri Gleice. "Hai Gleice!" serunya. "Hai Key" jawab Gleice. Key pun duduk di samping Gleice dan berkata "kamu kenapa? Tumben gak ke bawah" tanya Key. "Gapapa kok" jawabnya. "Ehh, bentar" ucap Key.


Key : /memperbaiki jilbab Gleice


"Nahh, gini baru bagus" ujar Key. "Makasih ya Key" ucap Gleice.


"Eh iya, btw tadi aku liat kamu keluar dari UKS. Kamu sakit?" tanya Key. "Gak kok" jawab Gleice. Key pun berkata "Terus, tadi kamu kenapa?". "Aku pingsan" balas Gleice. "Hah?!" ucap Key terkejut.


Felzya, Aylen dan Lea masuk ke dalam kelas. "Kursiku dah jadi korban" keluh Felzya. "Yang sabar Fel" ucap Lea dan Aylen. "Ekhemmmm, ekhemmm berduaan lagi" ucap Lea, Aylen dan Felzya.


"Eh, Felzya ini duduk aja"  ucap Key. "Eh, eh, eh, gak usah. Aku gak mau mengganggu keromantisan kalian"  lanjut Felzya.


PULANG :


Lelah, letih, lesu biasa terjadi ketika baru saja pulang sekolah. Untungnya, hujan sudah berhenti. Gleice tampak lebih lega. Aylen dan Lea sudah pulang. Teman-teman lainnya malah nongkrong depan minimarket.


Gleice duduk sambil menunggu penjemputannya. Karena hawanya dingin, ia mengambil jaketnya di dalam tas dan menggunakannya ( jaket yang dikasih Key ). "Jaket aku ternyata masih kamu pake"  goda Key. "Iya dong"  jawab Gleice. "Pasti ada sensasi-sensasi istimewa kan??"  gurau Key. "Apaan coba? Sama aja, tau gak??"  gurau Gleice.


Lanjut eps 22 yaaaaaaaaaaaaaaaa