
Eh, ini lanjutan eps 11 yaa
Yahh, selama beberapa hari latihan waktunya untuk menampilkannya. Masing² kelompok dipanggil satu per satu. Mereka sangat serius saat praktek di depan kelas. Wajarlah yang ngeliat praktek itu ketawa.
Gemes banget pas kelompok 3 yang tampil di depan kelas. "Aaaaaaaaaa Lucky lucuk banget" ucap Gleice.
"Kelompok Bhinneka Tunggal Ika ( kelompoknya Gleice), silahkan maju" ucap bu guru. Mau tidak mau, mereka maju dan menampilkan sidang mereka.
Semuanya masih aman sampai ada sesuatu yang terjadi. Lard ( sebagai Dr. Radjiman ) mengetuk palu sebanyak 3 kali dengan tenaga dalam kali yak. Suaranya sangat keras sehingga semuanya terkejut. "Keras ya" ejek Lucky dan teman² lainnya.
Gleice dan lainnya juga terkejut mendengar itu. Dan 1 hal yang memalukan yaitu saat mereka tampil, mereka sudah selesai melakukan sidang pertama dan akhirnya mereka melanjutkan sidang kedua. Ternyata... "Ehh, kenapa kalian sudah sampai sidang kedua? Sidang pertama saja" ucap bu guru.
Malunya ampe ubun², mana mereka sudah mempraktekan beberapa bagian sidang kedua.
Itu kejadian yang takkan terlupakan pokoknya. Malu banget tapi seru bangett.
SKIP
Tak terasa sudah waktunya pulang. Cuaca mendung dan hawanya cukup dingin. Aylen dan Lea sudah pulang lebih dulu. Teman² lainnya yang Gleice kenal juga sudah pulang.
"Tau gini aku bawa jaket" keluh Gleice berbicara sendiri. Tiba² Key datang tepat di hadapan Gleice. Wajah mereka sangat dekat, untungnya Gleice menggunakan masker.
"Ajg, ngagetin aja" ucap Gleice ke Key. "Haha, maaf ya" balas Key. "Cuaca dingin banget nih" lanjut Key. "Iya dong, siapa yang bilang panas" jawab Gleice.
Key membuka jaketnya dan mengatakan "Nih pake jaketku aja". "Ehh, gausah Key" tolak Gleice. "Gapapa, pake aja kamu gak bawa jaket lohh nanti sakit" kata Key.
"Beneran nih gapapa?" tanya Gleice. "Kalo aku dah tawar masa ga boleh sih, nih pake" jawab Key.
Gleice mengambil jaket Key dan menggunakannya.
"Daripada kita berdiri disini, mending kita duduk dibawah pohon sana aja Gleice" tawar Key sambil menunjukkan tempat yang akan mereka duduki. "Hmmm, ok deh" jawab Gleice. Mereka berdua duduk bersampingan disana.
Gleice merasa sedikit canggung tapi dia tetap mencoba untuk terbiasa dengan hal itu. Sebuah daun terjatuh tepat di kepala Gleice. Key mengambil daun tersebut dari kepala Gleice dan mengatakan "Lain kali lihat² ya" ucap Key dengan tulus.
Gleice hanya diam dan tersenyum dibalik maskernya.
Key menatap mata Gleice sambil tersenyum. Beberapa menit kemudian, ibu Gleice datang. "Ehh Key, aku pulang duluan ya" pamit Gleice. "Iyaaa Gleice, bye" jawab Key.
Gleice menghampiri ibunya dan duduk dimotor sambil menatap Key.
SAMPAI DI RUMAH :
[ Perbincangan di chat Gleice dan Key ]
Gleice : Key, makasih ya udah minjamin jaket
Key : Iyaa sama²
Key : Santai aja, Gleice
Gleice : Ehh, jadi jaketmu ini gimana dong?
Key : Udah, ambil aja
Gleice : Hah?? Serius nih gapapa?
Key : Gapapaaa Gleice ambil aja
Gleice : Okeee makasih banget yaaa Key
Key : Iyaaaaa
[ Perbincangan Gleice, Lea dan Aylen di grup " Slayyyy" ]
Gleice : Sumpahh aku mau cerita sesuatu ke kalian
Aylen : Cerita apa tuhhh???
Lea : Apaan tuhhh??
Gleice : Tadi Key ambilin daun yang jatuh dikepalaku
Aylen : Cieeeeeeeeee ada yang salting nihh
Lea : Kiw kiw Gleice kiw kiw
Gleice : Aku kek AAAAAAAAAAAAAAAAAAA salbrut terus dia ngasihin jaketnya ke aku
Lea : Wahhhh aku juga dikasihin payung dari Nathan
Aylen : Wahh mereka sama² kek gitu apa jangan² mereka berdua jodoh??
Gleice : Astaghfirullah pikirannya
Lea : Ihhh jangan dong semoga mereka masih lurus
Aylen : Kan bisa jadi...
Gleice : Heh
Lanjut eps 13 yaaaaaaaaaaaaaaaa