Special

Special
13. First ( Bultang dan Renang )




First ( Bultang dan Renang )


Berbulan² berlalu. Mereka semua sudah melewati UTS bersama. Sekarang, tepat pada hari kamis tanggal 3 November, waktunya kelas 7A untuk berolahraga bersama kelas² lainnya.



Pastinya malas banget, tapi mereka senang karena materi di Kamis itu adalah permainan Badminton. Kelas 7A membawa raket mereka masing². Sebelum bel berbunyi, mereka sudah mengganti baju. Masih ada kesempatan untuk bermain.


Dikelas, Reys mengatakan "Eh, Gleice aku pinjam raket kamu ya" . "Gak"  jawab Gleice menolak. "Ayolah Gleice kan raketmu ada dua"  balas Reys. "Yang satunya itu buat Lily"  ucap Gleice. "Aku cuma pinjam bentar kok buat main dibawah"  bujuk Reys. "Iya deh nih pake aja"  kata Gleice pasrah.


Anak laki² kelas 7A bermain bultang di lapangan dan anak perempuannya ada yang di koridor lantai atas, ada juga yang di bawah.


Kelfy mengajak Gleice untuk bermain bultang bersama di lapangan. Disitu bukan cuma Kelfy tapi ada Crys, Leysa dan Gea.


Awalnya, Gleice bermain bersama Kelfy. Gleice sudah lama tak bermain bultang, jadi dia sudah tidak terbiasa. Gleice dan Kelfy tertawa melihat cara bermain mereka. Setelah itu, Gleice bermain bersama Leysa, bersama Gea bahkan secara ganda.


Dari bawah, Gleice melihat Lea yang berdiri di koridor lantai dua. Gleice dan Lea melambaikan tangan mereka.


Setelah bermain bersama Aylen, Lea mengajak Gleice bermain bultang. Yahh, karena Gleice sudah lama tak bermain, dia sudah tak lancar.


SKIP


Di gor, absen dimulai dari kelas 7 dan 8. Setelah absen, mereka berlari mengelilingi gor. Pemanasan yang singkat sudah selesai, waktunya bermain bultang. Seru bangetlah pokoknya. Namun sialnya Gleice terjatuh sekali di gor dan terpleset dua kali.


SKIP ( Ini dah lewat 1 minggu ya )


Hari kamis, tanggal 10 November masuk ke materi atletik yaitu lari, lompat dan lempar. Di gor, mereka sudah mempelajari bagian dari atletik tersebut.


"Ok anak² sudah bapak bilang kemarin bahwa hari ini kalian akan ke buntuna ( kolam ). Siap²kan barang² yang kalian perlukan disana dan jangan lupa mengumpul uang sebesar 40.000 RP per orang dan untuk yang tidak ikut ke buntuna silahkan bayar sebesar 20.000 RP per orang"  ucap pak guru. "Ehh iya pak guru hampir lupa, jadi akan ada kelas tambahan yang ikut oe buntuna bersama² kita yaitu kelas 7C"  lanjut pak guru


"Wahhhh, crush ku semoga ikut dehh"  kata Aylen memohon. "Aamiin" jawab Lea dan Gleice.


"Aku malas ikut"  ucap Gleice. "Bye Gleice aku dan Aylen mau ke buntuna"  ejek Lea. "Bye Gleice, aku mau ketemu crush aku"  lanjut Aylen. Gleice hanya bisa pasrah dengan  2 sahabatnya itu.


Siang hari disekolah tepat pada pukul 14:00, yang ingin pergi ke buntuna berkumpul di sekolah. Akhirnya, mereka memulai perjalanan dari SMP 1 ke buntuna dengan angkot. Ada juga yang menggunakan kendaraan pribadi.


Setelah semuanya sampai, pastinya dong berenang. Ehhh, tapi ganti baju renang dulu. ( gatau juga ya kan gue gak ikut ).


Waktunya istirahat, semua yang berenang akan memakan bekal / cemilan disana.


DIPINGGIR KOLAM RENANG ( yang besar btw )


"Ehh, Aylen kamu mau ikut aku beli pop mie di sana gak?"  ucap Lea. "Gak Lea, aku bawa bekal"  jawab Aylen. "Mau ikut kesana?"  tawar Lea. "Gak deh Lea"  balas Aylen. "Yaudah aku beli disana dulu ya". "Okeh Lea".


Lea berlari ke tempat beli pop mie di dalam buntuna. Aylen berjalan pelan ke gazebo. Belum jauh dari pinggir kolam ada anak kelas lain yang tak sengaja menolak Aylen sehingga terjatuh di kolam.


Aylen panik karena tak bisa berenang dan memberi kode minta tolong. Pak guru sedang buang hajat dalam WC.


Alex  yang melihat hal itu langsung berlari dan masuk ke dalam kolam itu untuk menyelamatkan Aylen.


Alex membawa Aylen ke pinggir kolam. Disitu semua orang panik. Aylen pingsan. Lea yang baru saja membeli mie, bingung apa yang terjadi sampai ramai orang² yang berkumpul di pinggir kolam itu.


Lea berlari sambil membawa mienya. Lea terkejut melihat Aylen yang tak sadarkan diri


Alex berusaha mengeluarkan air² yang masuk kedalam tubuh Aylen. Namun, percuma. Tak ada cara lain, Alex memberikan nafas buatan untuk Aylen melalui mulutnya.


Semuanya tentu terkejut melihat hal itu terutama Lea "A-Aylen.."  ucapnya.


Alex lanjut mengeluarkan air dari tubuh Aylen. Tiba² air itu terkeluar melalui mulut Aylen. Tetapi, Aylen masih belum sadar. Alex membuat nafas buatan lagi untuk Aylen. Tak lama kemudian, Aylen membuka matanya sedikit. Dia terkejut melihat apa yang terjadi saat membuka matanya.


Aylen memegang pundak Alex. Alex pun berhenti melakukan itu. "A-Al-lex.."  kata Aylen terkejut. Aylen melihat sekelilingnya. Ternyata banyak orang menyaksikannya. Aylen langsung duduk melihat itu.


Orang² meninggalkan mereka berdua seperti tak terjadi apa². "Maaf ya Aylen cuma itu yang bisa aku lakuin"  ucap Alex. "E-e-eh, iya Alex gapapa. M-m-ma-makasih ya"  jawab Aylen.


Alex mengelus kepala Aylen lalu meninggalkan Aylen.


"Aylen... Cieeeeeeeee dicipok Alex"  gurau Lea. "Apaan sihh Lea dia cuma bantuin aku"  balas Aylen. "Heem iya dehh"  jawab Lea.


Aylen tersenyum kecil namun dia sangat khawatir dengan ciuman pertamanya itu.


SKIP


Pulang dari kolam itu, Aylen masih terpikirkan dengan apa yang terjadi tadi sore. Bahkan saat dia berbaring dan bersiap untuk tidur, dia masih terbayang² akan itu


Lanjut eps 14 yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa