
"Sumpah, kok kalian berdua sering jalan bareng crush ya? Apa gue aja yang apes?" heran Gleice
"Iya, lo yang apes. Kasian deh" gurau Lea
"Kurang ajar lo, Lea" seru Gleice
Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki seseorang yang sedang berlari menuju kelas 7A. Ternyata, itu Lily
"WEHHHHH, LEA, AYLEN, GLEICE!!" seru Lily
"Lo kenapa dah? Lari-lari gak jelas" jawab Aylen
"Ada hot news nihhh, breaking news" ujar Lily
"Hah? Ice Breaking?" tanya Lea
"Breaking news, gobl*k" seru Gleice
"Breaking news apaan? Gue dah kepo" kata Aylen
"Itu lohh, denger-denger kak Rasya udah ada pacar. Pacarnya tuh katanya sekelas ama dia" lanjut Lily
"Lo dapet info dari mana?" tanya Gleice
"Tadi, gue dibisikin ama si Alice. Gue kaget dengernya" ringkasnya
"Wahhh, wahhh parah banget kak Rasya. Sok-sok an 17:32 pride padahal udah ada pacar" lanjut Aylen
"Gleice, uncrush deh" saran Lea
"Iya, Gleice menurut gue juga sih uncrush. Masa dia gunain 17:32 pride itu biar gak ada yang deketin dia karena dia udah ada cewek. Mending uncrush, sumpah" ujar Lily
"Perasaan orang yang gue suka gak ada yang bener deh. Apes bener hidup gue" ucap Gleice sambil merenungi nasib
"Mending lo ngecrushin Lucky" saran Aylen
"HEHHH, GILA LO!!" seru Lea, Gleice dan Lily
"Masa lo suruh Gleice ngecrushin si s*nge itu" lanjut Lea
"Ya kan Lucky lebih mending, daripada kak Rasya" ujar Aylen
"Lebih mending apaan" jawab Gleice
Sungguh drama yang cukup panjang di sekolah. Gleice mungkin lagi apes. Setelah kejadian itu, Gleice memutuskan untuk berhenti memberikan hatinya kepada orang lain
PULANG :
Gleice dan teman-teman lainnya menunggu jemputan masing-masing. Ya, berbeda dengan si Aylen yang dianterin Alex ke rumah. Dasar remaja bucin
Semakin lama, sekolah semakin sepi. Teman-teman Gleice sudah pulang. Yang tersisa di sekolah sudah bisa terhitung. Ibu Gleice akhir-akhir ini memang sibuk jadi, ia belum bisa menjemput anaknya itu
Gleice duduk sambil melamun cukup lama
DORRRRR!!!
Seru seseorang yang sengaja mengejutkan Gleice. Dan ternyata itu adalah Key, orang yang pernah dicrushin Gleice
"ASTAGHFIRULLAH!" seru Gleice, terkejut
"Kurang ajar lo, Key" lanjut Gleice
"Haha, siapa suruh melamun" ucap Key
"Kamu belum dijemput toh, aku kira udah" kata Gleice
"Ya, tadi aku masih di dalam sekolah makanya kamu gak liat. Pacar gue dah pulang lagi, bosan" lanjut Key
"Hihh, dasar bucin" gurau Gleice
"Lo kapan punya pacar?" tanya Key
"Hadehh, gak deh. Gue gak mikir sampe situ" jawab Gleice
"Jadi, lo gak mau pacaran gitu?"
"Iya"
Tak lama kemudian, ibu Key datang menjemputnya
"Ehh, ibu gue dah datang. Gue duluan ya" pamit Key
"Iya, bye" jawab Gleice
Bukan hanya ibu Key yang datang menjemputnya ternyata adik perempuan Key juga ada di motor itu
Adik perempuan Key menatap sinis ke Gleice. Gleice kebingungan tapi ia tidak terlalu peduli dengan hal itu
"Hufthh, bosan banget. Mana temen-temen gue dah pulang semua lagi" gumam Gleice
Tiba-tiba, Kak Rasya menghampiri Gleice sambil berkata
"Ehmm, Gleice" ucap kak Rasya
Gleice terkejut mendengar suara yang memanggil namanya itu
"Ehh, kenapa kak?" tanya Gleice
"Maaf kalo aku rada lancang, tapi aku mau nanya soal rumor yang udah kesebar itu. Ya, rumor yang katanya kamu suka aku itu emang bener yah?" tanya kak Rasya
Gleice terdiam sejenak mendengar perkataan yang dikatakan kakak kelasnya itu
"Ohh, gak kak" jawab Gleice
"Hufthh syukurlah, aku pikir bener" kata kak Rasya
"Yaudah deh kalo gitu" lanjutnya
Setelah itu, kak Rasya meninggalkan Gleice
"Alhamdulillah, untung gak ketahuan kalo rumor itu bener" gumam Gleice
"Siapa yah, yang nyebar rumor itu?" lanjutnya bertanya pada dirinya sendiri
Tak lama kemudian, ibu Gleice datang untuk menjemputnya. Gleice yang melihat ibunya itu langsung berlari
"Maaf yah, mamah jemputnya lama. Tadi ada rapat mendadak soalnya" kata ibu Cha
"Iya, mah"
DI RUMAH :
Kak Rasya : /Ngesw foto cewenya
Gleice : /Liat sw kak Rasya
( Chat Aylen, Lea dan Gleice di grup Slayyy )
Gleice : WEHHHHH
Gleice : ONLINE KEK
Lea : Apa? Kenapa??
Aylen : Kenapa Gleice??
Gleice : KAK RASYA NGESW FOTO CEWEKNYAAAA
Aylen : WAHHHHH, SS GLEICE
Lea : WAHHH, GILA SIHH
Gleice : /Ss sw kak Rasya
Gleice : /kirim ke grup Slayyy
Lea : Sumpah, ini ceweknya kenapa mukanya mengahadap samping segala sih. Kan, gue jadi makin penasaran
Aylen : EHHH, kak Almira gak sihh ceweknya??
Gleice : WAHHH, Lily pas liat swnya juga bilangnya mirip kak Almira
Lea : Gilak, ini hot news + breaking news sihh
Aylen : RILLLL, mereka dah pacaran berapa lama dah??
Gleice : Katanya Lily sih, belum 1 minggu gitu
Aylen : Ohhh, barusan tohhh
Lea : Gue masih shock
Gleice : Apalagi gue
Lea : Ehh, gue mau pergi dulu. BYEEEE
Aylen : Hadehhh, pasti jalan bareng Nathan lagi nih
Gleice : Ini anak-anak kok pada bucin semua yah? Gue jadi nyamuk mulu perasaan
Aylen : Makanya, cari pacar
Gleice : Jangan dong, gue gak mau
Gleice : Jawaban lo kok sama sih ama si Alex? Gue juga pernah cerita ke Alex kalo gue jadi nyamuk mulu terus dia jawabnya kek lo gituh
Aylen : Kebetulan aja ituhhh
Gleice : OMAGAH, KALIAN JODOH
Gleice : Tapi sayang beda agama
Aylen : Wahhh, kurang ajar lo
Aylen : Gue tandain lo, Gleice
DI SISI LAIN :
"Akhir-akhir ini kamu sering ngajak aku jalan-jalan, aneh" ujar Lea
"Ya, aku bosan di rumah. Kalo aku jalan-jalan sendirian gak seru jadi aku ajak kamu" jawab Nathan
"Kenapa gak ngajak orang lain aja? Tuhhh, sepupumu si Aylen. Dia sering gabut tau kalo di rumah" ringkas Lea
"Dihhh, ogah ngajak jalan-jalan ama dia. Adanya kita tuh 20% jalan-jalan 80% berantem" kata Nathan
"Parah banget lo, gue laporin Aylen mampus juga lo" lanjut Lea
"Jangan dong, nanti kalo lo laporin ke dia adanya gue bonyok gara-gara dipukul" ucap Nathan
"Dihh, dasar bencong. Badannya aja gede tapi nyalinya Hello Kitty" gurau Lea
"Fak lo, Lea" kata Nathan
"HEHH, NATHAN HATI-HATI KITA MAU MASUK GOT!!" seru Lea
Untungnya Nathan cepat-cepat menghindari itu. Hufthh, hampir saja masuk got
"Syukurlah, gak jadi masuk got" ucap Nathan
Tak lama kemudian, mereka sampai di perpustakaan umum walaupun ada drama dikit
"Assalamualaikum" salam mereka
Akhirnya, mereka melihat-lihat buku yang ada disana. Lea ingin mengambil buku di rak bagian atas namun sayangnya tidak bisa. Nathan membantunya mengambil buku itu
"Nihh, bukunya" ucap Nathan
"Makasih, Neith" ucap Lea
SKIP
KEESOKAN HARINYA :
Tak terasa sudah hari Sabtu. Sebentar lagi mereka akan uts, tepatnya 2 minggu depan. Sungguh melelahkan, tapi demi nilai yang bagus
Gleice datang awal seperti biasanya. Ia bertemu dengan Lily dijalan. Ya, Lily piket di hari itu jadi dia datang lebib awal
"Ehh, Lily. Dah datang aja" ucap Gleice
"Iya dong, gue kan anak rajin" jawab Lily
Tiba-tiba, Lily bersembunyi di belakang Gleice. Ternyata ada crushnya lewat
Kak Sultan memukul tangan kak Rasya
"Ajg, sakit g*blok" seru kak Rasya
"Gak usah malu-malu, Sultannnn" lanjut kak Daffa
"Lily, ekhemmmmm" goda Gleice
SKIP
Sesampainya di kelas, Lily memukul Gleice
"Ajg, kok lo mukul gue sih?" tanya Gleice dengan wajah tanpa dosa
"Heh, amnesia lo?" lanjut Lily
"Hadehhh, gara-gara tadi toh"
"Iya lahhh"
"Ehhh btw, lo nyadar gak sih? Dulu kak Rasya dengan kak Daffa ngecie-ciein kalian tapi gak ampe bilang kalo lo tuh ceweknya Sultan. Sekarang kok malah makin parah ya?" heran Gleice
"Ehh, iya juga yah" ucap Lily baru menyadari hal itu
"Jangan sampe ada rumor baru" kata Gleice
"Gue juga takutnya itu" ujar Lily
Tak lama kemudian, Aylen datang dan masuk ke kelas
"Haiiii semuanya" sapa Aylen
"Wahh, tumben lo dateng cepet" ucap Gleice
"Ya kan, gue piket. Gimana sih" jawab Aylen
"Ohh, iya yah. Gue lupa"
"Ehh, tadi gue dicegat ama kak Rasya dia bilang *Bilang sama temen kamu yang namanya Lily kalo kak Sultan suka sama dia* " lanjut Aylen
"Hmmm, mampus lo ly. Gue gak ikutan yah" balas Gleice
"Ya Allah, cobaan apa ini. Gue takut kalo ada rumor yang gak bener terus kesebar" ringkas Lily
"Yang sabar deh, ly. Tapi katanya si Khalil rumor itu udah kesebar ke kelas 8. Kalo kelas 7 ama kelas 9 mungkin belum" lanjut Aylen
"Tercium bau-bau tidak sedap" kata Gleice
"Weh, jangan nakut-nakutin dong!" seru Lily
Beberapa menit setelah itu, teman-teman mereka yang lainnya datang. Tiba-tiba kak Rasya, Kak Daffa dan kak Sultan melewati kelas 7A
"EKHEMMMMMMMMM!!" seru kak Rasya
Kelas 7A yang mendengar itu langsung menggoda Lily
7A : EKHEMMMMM, EKHEMMM!!
Lily malu gak karuan dengan tingkah laku teman-temannya itu
SKIP
Kringggggggg
Bel masuk berbunyi, waktunya belajar. Saat mata pelajaran pertama yaitu Bahasa Inggris, ada tragedi tak terduga yang terjadi di kelas 7A
Tok tok tok
Bunyi pintu kelas 7A yang diketuk dari luar oleh bu Fitri ( guru BK )
"Assalamualaikum" salam bu Fitri
"Waalaikummussalam" jawab anak-anak kelas 8A dan Ma'am
"Maaf mengganggu waktunya, tapi saya mau kasih surat ini untuk siswa di kelas ini yang bernama Alice Fenca" lanjut bu Fitri
Ibu Fitri mendekati Alice dan memberikan surat tersebut ke Alice. Ternyata, itu adalah surat undangan orang tua Alice ke sekolah karena Alice berpacaran dengan Khalil. Alice terkejut saat membaca surat itu. Ia kebingungan dan takut untuk memberitahukan hal itu ke orang tuanya
...****************...
DI RUMAH :
( Chat Aylen dan Gleice )
Aylen : Gleice
Aylen : Lo jadi kan latihan senam sore ini?
Gleice : Iyah
Aylen : Jam berapa??
Gleice : Jam 2 lewat gitu lahh
Aylen : Okehh
DI SEKOLAH :
Di siang itu, Gleice datang ke sekolah. Di sana, bukan hanya teman-temannya yang datang tapi ada juga siswa-siswi yang latihan lkbb termasuk kak Rasya
Gleice naik ke lantai atas. Disana sudah ada 3 orang temannya yaitu Crys, Kelfy dan Hardy. Mereka menunggu yang lainnya datang di sana
Hardy dan Crys memainkan catur bersama. Sedangkan Kelfy dan Gleice berbincang-bincang. Tak lama kemudian, Shiefta dan Lea datang
"Ehh, Lea dateng juga lo" ucap Gleice
"Iya lahh, masa gak" kata Lea
Setelah itu, mereka memutuskan untuk menunggu yang lainnya datang dilantai bawah. Sudah cukup banyak yang datang, waktunya latihan
Gerakan senam irama kelompok Lea sama dengan gerakan senam irama kelompok Gleice
Kelompok Lily meminjam hp Gleice saat mereka latihan. Jadi, mau tidak mau kelompok Gleice harus menunggu cukup lama
Semua kelompok sudah latihan, waktunya kelompok Gleice yang latihan. Karena merasa di lantai bawah cukup panas, kelompok Gleice memutuskan untuk latihan di lantai atas
"Adryan!!" seru Gleice memanggil Adryan yang masih bermain game
"Adryan, ayok latihan!" seru Kelfy
"Urus tuh belahan jiwa lo" gurau Gleice
"Dihh, amit-amit ya Allah" lanjut Kelfy
"ADRYAN SYAHPUTRA!!!" seru Gleice
Adryan langsung melihat ke arah Gleice
"Lo kalo main game terus gue lempat juga hape lo" ancam Gleice
Adryan langsung menuruti Gleice dan pergi ke lantai atas
Baru juga mau mulai latihan tapi Adryan malah sibuk main game. Akhirnya, Gleice, Kelfy dan Shiefta latihan tanpa mengajak Adryan
Aylen, Lea, Alice dan Lily ikut mencoba gerakan senam irama kelompok Gleice sedangkan Adryan sibuk dengan dunianya sendiri
Latihan pertama selesai. Saat latihan kedua, akhirnya Adryan mau diajak latihan
Aylen, Lea, Alice dan Lily menunggu Gleice selesai latihan. Namun, akhirnya mereka meninggalkan Gleice dan turun ke lantai bawah Gleice dan kelompoknya masih tetap latihan
Aylen, Lea, Alice dan Lily turun ke lantai bawah dan bertemu dengan Alex
"Hai Aylen" sapa Alex
"Hai Alex, ngapain kamu kesini?" tanya Aylen
"Ya, aku bosan doang sih dirumah makanya kesini. Ehh, ternyata ada kamu" jawab Alex
"Ehh, fotbar yu, kita dah lama gak fotbar" ajak Alex
Lea, Alice dan Lily hanya bisa menjadi nyamuk
"Lea, kiw kiw. Lo kan photographer terbaik nih, fotoin gue dengan Alex dong" melas Aylen ke Lea
"Dihhh, ogah. Minta sama pak Kadirman aja sono!" seru Lea
"Jangan lah, adanya kita dibanting ama pak Kadirman" ucap Alex
"Gak cowoknya gak ceweknya, dua-duanya sama aja. Sama-sama nyebelin" lanjut Lea
Akhirnya Lea memotret Aylen dan Alex. Benar-benar dimabuk asmara nih anak 2
...****************...
Tak lama kemudian, mereka selesai latihan. Gleice turun ke lantai bawah bersama Kelfy dan keluar dari sekolah bersama
Ternyata, Aylen, Lea, Alice dan Lily lagi duduk-duduk di tempat penjual teh di depan sekolah mereka. Bukan cuma mereka berempat, ada Lucky, Reys, Ways, Gabriel dan teman-teman mereka lainnya
Kelfy menyebrang ke tempat penjual teh itu. Gleice tertinggal. Ya, dia takut menyebrang sendirian. Tapi, untungnya ada Adryan yang ingin menyebrang juga jadi dia mengikuti temannya itu
"Aduhhh, karas Adryan sama Gleice" goda Lucky
7A : CIEEEEEE CIEEEEEE!
"Dihhh, itu soulmate nya Kelfy yah" ucap Gleice
"Apaan, gak yah. Gue mending ama Chenle daripada ama dia" seru Kelfy
Aylen, Lea, Lily, Kelfy dan Gleice duduk di tempat duduk yang sudah disediakan sambil berbincang-bincang dan berghibah
"Alice, lo udah ngasih surat itu ke ortu lo?" tanya Aylen
"Hmmm, belum aku takut banget. Papa aku lagi diluar kota dan ibuku juga lumayan sibuk. Aku bingung mau bilang gimana" ringkas Alice
"Kasih tau aja, daripada gak lo kasih tau" ucap Nerth
"Ya, tapi gimanaaaa??" tanya Alice
"Gini aja *Mah, ini ada surat dari guru BK katanya mamah harus datang ke sekolah* " saran Nerth
"Kalo ditanya *Kenapa mamah diundang ke sekolah?* gimana?" lanjut Alice
"Ya jawab aja *Aku pacaran, mah* " lanjut Nerth
"Hadehhh, justru itu yang gue takutin" kata Alice
"Itu udah resikonya kalo ada larangan pacaran di sekolah tapi tetep pacaran. Kamu harus bisa tanggung resikonya sendiri" kata Nerth
"Hmmm, gimana yah. Gue takut banget" keluh Alice
"Tapi, gue penasaran deh. Siapa coba yang ngasih tau ke guru-guru? Dan katanya Khalil ngelakuin yang gak-gak ke kamu. Padahal kan, Khalil gak pernah ngelakuin itu" heran Kelfy
"Jadi gini nih, kalian tau kan, kalo geng-geng nya Arsilla, Naila dan Nabila itu kek gak suka sama gue. Nahh, mereka ngelaporin tuh ke guru-guru kalo gue pacaran ama Khalil" ringkas Alice
"Wahh, bisa jadi masalah besar kalo ada mereka" ucap Gleice dan Lily
"Gue bingung sih kenapa mereka kek benci gitu sama lo. Katanya sih mereka gak suka tingkah laku lo, cara jalan lo gitu" kata Aylen
"Emangnya kenapa? Perasaan kalo Alice yang jalan kakinya yang capek bukan kaki mereka" lanjut Lea
"Ohh ya, denger-denger mereka juga biasa ngeghibahin Alice" kata Kelfy
"Hmm, au deh mereka" ucap Alice
"Denger-denger mereka biasanya ngeghibahin lo ke Fier juga. Mungkin mereka pikir Fier gak temenan ama lo" lanjut Kelfy
"Hadehhh, mereka tuh emang muka dua. Mana semuanya pada pick me lagi, tukang caper. Mereka biasanya ngeghibahin Niluh, Velly dan teman-teman mereka yang lainnya" ringkas Aylen
"Tapi gue bingung deh, emangnya gue ada salah ya sama mereka sampe mereka gak suka sama gue?" heran Alice
"Ahhh, mereka emang gitu" ujar Lily
"Dahlah, mereka kan paling sempurna nih ya" ucap Lea
"Iya dehh, si paling sempurna" lanjut Gleice
"Fier tuh gak suka banget sama mereka katanya mereka kek sering nyontek gitu lah sama dia" ujar Kelfy
Lagi asik-asiknya berghibah, penjemput Gleice, Lea dan Lily udah datang. Jadi, mereka harus pulang terlebih dahulu
Lanjut eps 43 yaaaaaaaaaaa