Special

Special
31. Hari yang melelahkan



Bentar lagi, mereka akan membersihkan dan mendekor kelas bersama. Ma'am ama cewek sih yang paling banyak effortnya. Kalo laki-lakinya gak usah ditanya deh


Ma'am datang dan membuka pintu kelas yang sudah lama digembok. Waktunya berbenah dan mendekor! Derls, Zefa, Aylen, Tiara, Cassy, Gea, Kelfy, Alice, Felzya dan Kayna masuk ke kelas.


Baru saja mau melangkahkan kaki ke dalam kelas tapi...


"Heh, heh, heh! Kalian jangan masuk! Kalo mau masuk jangan lama-lama terus jangan pake sepatu! Yang laki-laki juga!" seru Derls dengan suaranya yang nyaring


"Hadehh, iya deh iya" jawab Lea


Gleice, Lea dan Lily terpaksa harus duduk diluar bersama teman laki-laki laknat mereka


"Padahal gue baik lohh mau ngebantu tapi malah dimarah" keluh Lea


"Namanya juga Derls, gimana gak dimarah" kata Lily


"Udah, kita masuk nanti aja. Kalo sekarang kan pasti kita malah dimarah lagi" lanjut Gleice


Tiba-tiba terdengar suara dari dalam kelas yang mengatakan


"Woy, kalian pikir gue gak denger! Bicarain gue diluar mana suaranya kek toa masjid lagi!!"


"Nahh, kan salah lagi" pasrah Lily


"Shhtttt, makanya kalian kalo ngomong pelan-pelan" ucap Gleice sambil berbisik


"Emang suara gue segede itu ya sampe kedengaran di dalam?? Mana dibilangin kek toa masjid lagi. Ajg, ajg" lanjut Lea


Derls mengambil sapu dan keluar dari kelas sembari mengucapkan kata-kata yang luar biasa, wow, amazing


"Gue masih denger ya, jangan sampe nih sapu melayang ke muka kalian bertiga"


"Kalo gamau, nih sapu melayang ke muka kalian mending kalian bantuin kita" lanjutnya


"Lahh b*ngs*t, kan tadi kita mau kedalam sekalian ngebantuin tapi malah dilarang" seru Lily


"Yah, walaupun cuma bantu dengan doa sihh" ucap Lea dan Gleice


"Dahlah, cepet masuk" tegas Derls


Akhirnya Lea, Lily dan Gleice bisa masuk ke dalam. Sebelum masuk, mereka membuk sepatu mereka karena lantai kelas sudah bersih.


Diluar mereka kelihatan kek orang gila, odgj, orang stress, dan semacamnya jadi, mereka memutuskan untuk membantu teman-teman mereka


Tiara dan Zefa menyalakan musik dan mengeraskan suara musiknya menggunakan speaker milik Cassy. Hadehhh Cassy, bisa-bisanya dia bawa speaker


Sebelum membersihkan kelas, mereka semua ingin membuat dekorasi kelas terlebih dahulu. Untuk memasang dekorasi? Itu bisa nanti


...****************...


...It's you, and I...


...Let's start...


...****************...


Ketahuan lah ya, mereka putar lagu apa. Ya, Waddada by Kep1er. Bukan cuma putar lagu, Zefa dan Tiara sekalian ngecover dancenya


...****************...


...Running vroom, vroom, vroom...


...Like a supersonic...


...****************...


Semuanya bernyanyi. Walaupun gak ada yang bagus suaranya, tapi gapapa lahh ya kita harus pd


"Kita disini ngapain yak?" tanya Gleice


"Kita disini itu bantu tauuu. Bantu dengan doa" jawab Lea


"Nahhh, bener tuh"


Mereka menggambar beberapa awan untuk menjadi dekorasi di dinding atas kelas mereka. Baru menggambar aja dah penuh drama, gimana masangnya coba? Hadehhh, au deh


Zefa dan Tiara masih aja putar lagu, sampe-sampe Ma'am tiba-tiba buka pintu dan masuk bareng bu Fitri ( guru bk ), mereka mau pasang taplak dimeja siswa


Zefa langsung mematikan musik yang ia putar. Yang lainnya tertawa melihat itu. Hadehhh


Semuanya sibuk tidak terkecuali Gleice dan teman-temannya. Ada beberapa dekorasi juga yang dibawa Ma'am namun, Ma'am memutuskan untuk memasang dekorasi-dekorasi tersebut di keesokan harinya


Menggambar awan, susah sihh apalagi Aylen yang buat pola pertama. Tapi mereka kan anak pintar bin ajaib jadi pasti bisa


Setelah pola awan-awannya sudah digambar, Kayna akan menggunting pola tersebut


"Kayna, kiw kiw" goda Gleice


"Apaan? kiw kiw segala" seru Kayna


"Nihh, guntingin yah" ucap Gleice sambil menyodorkan pola awan yang telah ia gambar


"Kalo gue gak baik nih, gue suruh kalian semua ngegunting"


Terdengar suara pintu yang terbuka, ternyata ibu Lisa yang membuka pintu ruangan tersebut. Ya, ibu Lisa memasuki kelas 7A tanpa membuka sepatu, mereka yang melihat hanya bisa pasrah walaupun sedikit terkejut


"Widihhh, bagus kelasnya nihhh" goda ibu Lisa


Ma'am yang mendengar itu tersenyum


"Sudah bersih juga ini lantainya" lanjut bu Lisa


Hanya berbicara sebentar, bu Lisa pun keluar


Beberapa menit kemudian, taplak-taplak sudah terpasang Ma'am dan bu Fitri keluar dari ruang kelas itu dan meninggalkan Gleice dan teman-temannya


"Yeyyyyyyy, akhirnya keluar juga. Dari tadi kek!" seru Zefa


"Rilll, kita kan jadi gak bisa denger lagu" lanjut Tiara


"Kalian mau request lagu apa nihh?" tanya Zefa


"SEMPURNA!!" seru Cassy


Sebenarnya Cassy selalu sedih kalo denger lagu "Sempurna" tapi dia masih aja denger lagu itu


Makin kesini lagu makin galau, hadehhh. Gak pasang lagu "Strong" sih, tapi tetep galau


Waktunya beristirahat. Gleice, Lea, Aylen dan Lily duduk membelakangi pintu kelas


Saat Gleice duduk dan bersandar dipintu kelas, pintunya tiba-tiba terbuka. Gleice terkejut. Ternyata Ryan juga sedang bersandar di pintu kelas


Awalnya sih masih aman ya, Gleice mencoba sabar aja tapi lama kelamaan mapah makin ngelunjak


"Ajg lo, b*ngs*t! Lo nyandar apa baring dipintu sih?" seru Gleice penuh emosi


"Pintu ampe kebuka mulu, fak lo" lanjutnya


"Apa sih, b*b*? Gue banting juga lo" jawab Ryan


"Orang gak sengaja juga, b*ngk* lo, ajg" lanjutnya


"Diam lo cowok!"


"Lo juga cewek!"


Yang lain berusaha untuk melerai mereka berdua


PAKKKK


Derls memukul pintu kelas sangat kuat, membuat semuanya terkejut


"Kalian masih mau lanjut bertengkar? Kalo mau lanjut sini, gue banting kalian berdua ampe ke lantai bawah, mau??" ancam Derls, sungguh menakutkan


Ryan dan Gleice langsung terdiam bersama


"Nahh, gitu kek diam, damai" ucap Aylen


"Gini dong dari tadi" lanjut Lea


Gleice dan Ryan saling bertatapan dengan tatapan sinis penuh dendam. Hadehh, masalah gitu aja bertengkarnya dah parah


"Awas lo, Ryan" batin Gleice


"Hati-hati lo, Gleice" batin Ryan


Sekarang bicaranya dalem hati yahh


"Udah, ah mending lo main hp aja" ucap Lily ke Gleice


Gleice pun menutup pintu dan lanjut memainkan hp nya


Tiba-tiba pintu kepas terbuka lagi


"Nahh, kan dah gue bilang apa! Nih anak gak mau ngedenger. Ajg lo Ryan!" Gleice meluapkan emosinya pada Ryan


"Diam lo, bodoh. Siapa suruh duduk situ?? Makanya duduk di tempat lain kalo gak mau kek gini" jawab Ryan


"Lo juga kenapa duduk situ sih??" tanya Gleice


"Ya, suka-suka gue lahh" jawab Ryan


"Yaudah, sama alasannya. Gue duduk sini karena suka-suka gue lahh mau duduk dimana" balas Gleice


"Gue mau duduk di kursi, di lantai, di genteng juga bukan urusan lo" lanjutnya


"Dahlahh, gue dah oasrah ama ni dua anak" ucap Derls


"Aylen, Lea, temen lo tuh" kata Lily


"Gak kok, bukan. Gak kenal" jawab Aylen dan Lily


Lanjut eps 32 yaaaaaaaaaaaaaaaaaa