Special

Special
40. Kamis



"Ayok turun cari jepit rambut" ajak Aylen


"Ayo"


Dua pasangan itu pun turun dari lantai atas dan mencari jepit rambut yang ingin dibeli Aylen


"Alex" panggil Aylen


"Ya" jawab Alex


"Ini nih, jepit rambut yang mau aku beli" lanjut Aylen


"Yaudah, beli"


"Okeh, makasih banyak sekali lagi ya Alex" jawab Aylen


"Iyaaaaaaaaaaa"


Waktunya membayar barang-barang yang dibeli oleh Aylen di kasir


"Totalnya 97k" ucap seorang kasir yang baru saja memeriksa harga barang-barang tersebut


"Ok, ini kak uangnya" lanjut Alex sambil memberikan uangnya yang berjumlah 100k


Kasir itu menerima uang dari Alex dan mengambil uang kembalian


"Baik ini kembaliannya dek, 3k kan?"


"Iya, kak. Terima kasih banyak" balas Alex


"Terima kasih juga, dek" jawab kasir tersebut


Mereka berdua keluar dari Mr. DIY. Alex memberikan barang-barang itu ke Aylen


Alex mengantarkan Aylen pulang ke rumahnya setelah itu, Alex pergi meninggalkan Alex


Aylen melangkahkan kakinya dan mulai masuk ke rumahnya


Tok tok tok


Bunyi ketukan pintu yang Aylen ketuk. Tak lama kemudian, terdengar suara pintu yang dibuka. Dan benar saja, yang membuka pintu itu adalah ibu Far


"Ehh, anakku dah pulang aja" ucap ibu Far


"Iya nih, ma"


"Wihh, pulang bawa oleh-oleh" goda ibu Far


"Dari siapa tuh?" lanjutnya


"Dari Alex, ma" jawab Aylen


"CIEEEEEEEEEEEE DIKASIH HADIAH DARI ALEX"


"Ihh, apasih ma"


"Kamu dibeliin apaan?"


"Ya schedule book, jepit rambut ama notebook" jawab Aylen


"Lah, bukannya kamu sempat minta barang-barang itu ke mamah?" heran ibu Far


"Iya, tapi mamah bilang mamah gak bakalan beliin" balas Aylen


"Ohhh, iya mamah lupa. Baik banget si Alex beliin kamu barang-barang ini. Udah bilang makasih belum ama dia?"


"Udah, dong ma" balas Aylen


"Nahh, bagus"


Di sisi lain :


Nathan mengantar Lea pulang ke rumahnya


"Aku pulang dulu ya, Lea" pamit Nathan


"Eitsss, bentar" ucap Lea


"Hm? Kenapa?"


"Semua snack ini beneran buat aku? Banyak banget loh ini" kata Lea


"Iya, buat kamu. Ambil aja" balas Nathan


"Kamu gak ada niatan ngambil beberapa snack gitu?" tanya Lea


"Gue tabok juga lo. Ambil aja"


"Udah ah, aku mau pergi. Byeeeeee" setelah mengatakan itu, Nathan langsung tancap gas


"Yah, si ajg belum juga selesai" seru Lea


KEESOKAN HARINYA :


Hari Kamis itu, adalah hari yang menegangkan bagi Gleice. Gimana gak takut coba? Dia bakalan ketemuan ama kak Rasya. Dia biasanya tak menggunakan masker ke sekolah tapi sekarang, ia terpaksa menggunakannya


Seperti biasa, Gleice datang saat sekolah masih sepi. Padahal, sudah jam 6:30 pagi. Gleice naik ke lantai atas sambil mengintip-intip karena takut ada kak Rasya. Syukurlah, belum ada orang di lantai atas


Ia melangkahkan kakinya dan terus maju hingga ie depan kelasnya. Tapi ternyata, kak Rasya tiba-tiba naik ke lantai atas namun menggunakan tangga yang berbeda dengan tangga yang sebelumnya digunakan Gleice


Kak Rasya menuju ke kelasnya, Gleice semakin panik


"Hai dek kamu kelas 7A, kan?" tanya kak Rasya ke Gleice


"Ehh, iya kak" jawab Gleice, gugup


"Kamu kenal Gleice, kan?" lanjut kak Rasya


"Ya, itu aku kak" jawab Gleice


"Ohh, kamu Gleice toh. Maaf yah, aku gak tau" balas kak Rasya


"Iya, gapapa kak"


"Ehh, bentar. Muka kamu kek gak asing deh" lanjut kak Rasya


"Ehmm, m-maksudnya gak asing?" disitu, Gleice benar-benar ketakutan. Sepertinya kak Rasya mengenali wajahnya walaupun menggunakan masker


Kak Rasya langsung membuka masker Gleice dan melihat wajahnya. Gleice terkejut dengan apa yang dilakukan kak Rasya


"LAHH, KAMU?!" seru kak Rasya


"E-ehh, m-maaf kak aku gak bermaksud bohongin kakak kemarin" jawab Gleice


"Kenapa kamu bohong? Kan tinggal bilang aja kalo nama kamu tuh Gleice"


"Y-ya, a-aku gak siap kak kemarin ketemuan ama kakak"


"Kenapa kamu gak siap coba? Kan aku gak bakalan makan kamu" jawab kak Rasya


"Hah" Gleice kebingungan


"E-eh, g-gak kok. Kalo gitu makasih yah udah mau ketemuan ama aku hari ini, bye" Kak Rasya meninggalkan Gleice dengan penuh kecanggungan


Gleice kebingungan dengan apa yang dikatakan kak Rasya sebelumnya. Ya, mungkin dia asal ngomong doang, kan?


Tak lama kemudian, Kelfy datang sambil membawa kunci kelas


"Ehh, Kelfy dah datang aja" ucap Gleice


"Iya dong, nih kunci kelas" ujar Kelfy


"Assalamualaikum" Mereka berdua masuk sambil mengucapkan salam


Gleice meletakkan tasnya di bangkunya dan duduk disitu


"Ini yang piket belum pada datang?" tanya Kelfy


"Hadehhh, au deh mereka pada pemalas semua" jawab Gleice


"Ohh ya, Kelfy praktek senam irama kapan? Buka hari ini, kan?" tanya Gleice


"Kurang tau juga sih, keknya minggu depan deh" jawab Kelfy


"Hufthh, Alhamdulillah. Kita sekelompok?"


"Iya, jujur gue males banget praktek-praktek kek gini. Mana kita sekelompok ama Adryan lagi, hadehhh" keluh Kelfy


"Iya, males banget. Pasti Adryan susah nih kalo disuruh latihan, bandel banget dia" lanjut Gleice


"Nahh, makanya itu"


"Udah deh, gue pasrah aja"


"Sama, walaupun tertekan banget"


"ASSALAMUALAIKUM!!" seru Derls, mengagetkan Kelfy dan Gleice


"INNALILLAHI!" seru Gleice


"Kurang ajar lo, Derls. Ngagetin aja" kata Kelfy


"Dihh, salam gue dijawab dulu kek"


"Ya, waalaikummussalam" jawab mereka


"Nahhh, gitu dong. Baru juga datang gue dah dikatain kurang ajar"


SKIP :


Kringggggg


Bel masuk berbunyi dan seluruh siswa diharapkan untuk masuk ke dalam kelas masing-masing. Ya, berbeda dengan kelas 7A, 8E dan 8G. Karena hari itu jadwal mereka pjok, jadi mereka turun ke lapangan untuk menunggu guru olahraga mereka


SKIP :


Kringgggg


Setelah 3 jam, bel istirahat berbunyi. Waktunya mereka mengganti baju. Ya, laki-laki duluan yang ganti baju di kelas setelah berdebat dengan perempuan


Sudah lebih dari 10 menit, tapi mereka tak kunjung keluar


"WOI, KALIAN GANTI BAJU ATAU BERSEMEDI? Lama banget dah" seru Derls


"Sabar ya, ajg kalian juga kalo ganti baju lama" jawab Reys


"DIH"


Tiba-tiba kak Rasya lewat kelas 7A


"Ekhemmmm, Gleice ekhemmm" goda teman-teman Gleice


Kak Rasya yang mendengar itu melihat ke arah Gleice. Dan akhirnya mereka berkontak mata


Kak Rasya lanjut berjalan dan turun ke lantai bawah


"Kurang ajar, tadi dia denger b*ngs*t" seru Gleice


"Ya, biarin. Kan sengaja biar kedengeran" ucap Lea dan Lily


"Fak lo"


Setelah menunggu selama beberapa menit, akhirnya semua laki-laki sudah selesai mengganti baju. Waktunya perempuan yang ganti baju


Derls masuk paling pertama dan diikuti dengan yang lainnya. Waktunya mereka mengganti baju masing-masing


Bukan cuma mengganti baju, mereka juga saling bertukar cerita-cerita lucu yang pernah mereka alami


"WOIII AJG, KALIAN NGAPAIN? Dah mau 30 menit kita nunggu" seru Reys


"HEH! 5 MENIT AJA BELUM" jawab Derls


"Tau tuh, sok-sokan nunggu lama padahal 5 menit aja belum nyampe, dihhh" lanjut Lea


"Gleice, lo dah kelar?" tanya Lea


"Bentar lagi gue kelar nih"


Setelah selesai memakai jilbab, Gleice menemani Lea jajan. Aylen waktu itu gak sekolah karena sakit, jadi mereka berdua aja


"Wihhh, bawa coklat lagi. Dari siapa?" tanya Gleice


"Apaan, orang ini gue yang beli" jawab Lea sambil memakan salome


"OHHHH, gue pikir dari orang lain"


Di depan ruang guru, mereka berpapasan dengan Nathan


"Ehh, Nathan" panggil Lea


"Ya?"


"Ini buat kamu" lanjut Lea


"Makasih" jawab Nathan


Gleice yang menyaksikan itu langsung baper gak karuan. Ia bahkan sampai memukul dinding yang ada di depannya karena baper banget


"Ajg, kalian so sweet banget. Mana depan ruang guru lagi, AAAAAAAAAA" ucap Gleice


"Lo kenapa dah, Gleice? Perasaan yang ngasih coklat gue, yang dapet coklat Nathan, kok lo yang salting?" heran Lea


"Iya, SOALNYA KALIAN SO SWEET BANGETT AAAAAAAAAAAAAA"


"Gue wajib kasih tau ke Aylen sih" lanjut Gleice


Di rumah Aylen :


"Hmmm, bosan banget gue dirumah sendirian" gumam Aylen


"Dahlah, gue main hp aja"


Saat ia memainkan hpnya, ada notifikasi dari WA. Ternyata chat dari Alex


( Chat Aylen dan Alex )


Alex : Aylen, kamu sekolah?


Aylen : Gak, lohh kamu gak sekolah?


Alex : Gak, aku sakit


Aylen : Wahh, saka dong


Alex : Cepet sembuh ya, Aylen


Aylen : Iya, cepet sembuh juga Alex


Lanjut eps 41 yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa