Special

Special
14. Jumat berkah




Jumat berkah


[ Chat Gleice dan Lea ]


Lea : Sumpah Gleice aku eye contact ama Nathan di buntuna AAAAAAAAAA


Gleice : Cieeeeeeeeee tatap²an


Lea : Aku juga paparazzi Nathan tadi


Gleice : Kutebak pasti kamu salbrut banget sihh


Lea : Iya dongggg, and finally akhirnya dapat fotonya


Gleice : Enak banget sihhh tau gini aku ikut ke buntuna aja



[ Chat Aylen dan Gleice ]


Aylen : Gleice...


Gleice : Yaaa


Aylen : AAAAAAAAAAAAAAAAAAAA


Gleice : Kamu kenapa sihh???


Aylen : Tau gak? Tadi aku dicipok Alex AAAAAAAAAAAAAAAA


Gleice : Hahh??? Plissssss Aylen kok bisaa sihhh??


Aylen : Tadi aku jatuh dikolam kan terus aku pingsan nah dia nyelamatin aku lalu dia kasih aku nafas buatan AAAAAAAAAAAAAAAAAAAA SALBRUT BANGET


Gleice : Yahhhh harusnya aku ke buntuna nih. Mana kalian berdua sama² salting lagi.


Gak ikut satu kegiatan dah ngerasa kek ketinggalan jaman banget yah. Rada nyesel, Gleice gak ikut tapi dah terlanjur.


HARI JUMAT / BESOKNYA :


Di pagi Jumat, Gleice, Lea dan Aylen memutuskan untuk duduk di depan perpus ( yang di tempat duduk biru itu).


"Dah hari Jumat aja, mana mapel hari ini IPA ama Mtk lagi"  keluh Gleice ke Aylen dan Lea. "Lo pikir lo doang yang tertekan? Gue juga"  balas Lea. "Jangan lupa, aku juga tertekan secara lahiria dan batinia"  jawab Aylen.


Tiba² Key datang dan langsung duduk di samping Gleice


( Gleice paling ujung ). "Ehhh aku mau jajan dulu"  ucap Lea. "Ehh ayo barengan Lea, aku juga mau borong keripik di kooperasi"  lanjut Aylen. Lalu, Aylen membisikkan kata² ke telinga Gleice yaitu 'Kami gak mau ganggu kalian'.


Gleice langsung menatap Aylen dan mengatakan "Ikut dong" dan Key menjawab "Mending kamu disini aja bareng aku".  "Gak aku mau pergi bareng mereka"  ucap Gleice dengan nada yang sedikit ngegas. Gleice berdiri dan ingin pergi bersama Aylen dan Lea namun, Key menarik tangan Gleice hingga membuat Gleice duduj kembali di tempat itu.


Lea dan Aylen pun pergi meninggalkan Gleice bersama Key.


Tiba² Lucky datang dan mengatakan "Wadehh wadehhh masih pagi dah berduaan aja ni anak²"  ejeknya. "Apaan sih"  ketus Gleice. Lucky duduk di sebelah Gleice. Dia benar² di tengah² dua cowok.


Gleice : /Mengusap rambut Lucky


Key : /Mencubit lengan Gleice


Gleice : /Menatap Key sambil melototkan matanya


"Dahlah, gue gamau ganggu kalian pacaran"  ucap Lucky. Lucky pun pergi. Saat Lucky sudah pergi, Gleice berkata "Kamu kenapa cubit aku??". "Makanya kamu jangan elus² kepala Lucky depan aku"  jawab Key.


"Kenapa, kamu cemburu??"  tanya Gleice sambil bergurau. "Iya"  balas Key sambil menatap Gleice dengan tatapan yang dalam.


Key : /Mencubit pipi kanan Gleice


Key pun pergi meninggalkan Gleice disitu. Gleice sedikit salting. Emm bukan sedikit sih tapi salbrut. Dia langsung menuju ke kelasnya dan duduk di bangkunya. Aylen dan Lea masuk ke kelas. "Nahh, ini daritadi dia dicariin"  ucap Aylen. "Iya nih, bikin ribet orang aja"  lanjut Lea.


Gleice melamun sehingga dia tak sadar bahwa sahabat²nya sedang berbicara bersamanya. "Woy!!!!"  kata Lea sambil berteriak. "Innalillahi wa inna illahi rojiun"  ucap Gleice terkejut. "Kamu daritadi kenapa sih??"  tanya Aylen. "Gak kok, cuma melamun aja"  jawab Gleice.


"Ohh, aku tebak kamu salting kan??"  tebak Lea dan Aylen kompak. "Ihh, gak ya"  balas Gleice tak ingin mengakui. "Hadehhh kalo salting bilang aja kali"  gurau Lea. Gleice hanya diam dan tak membicarakan hal yang terjadi ke sahabat²nya.


SKIP MAPEL IPA YANG MEBOSANKAN


Waktunya istirahat. Seperti biasa Gleice, Lea dan Aylen akan turun dan jajan. Jarang² nih Gleice jajan dan akhirnya dia jajan juga di hari itu. Awalnya, mereka bertiga ke kooperasi. Tiba² ada sebuah bola volly yang terjatuh tepat diwajah Lea.


Datanglah seorang lelaki yang mengatakan "Ehh maaf Lea, tadi aku gak sengaja, maaf banget Lea"  ucap lelaki itu. Dan ya, dia Nathan. "Ohh, iya Nathan gapapa". Dari hidung Lea keluar darah yang mengalir cukup banyak.


"Ehh Lea, kamu mimisan. Ke UKS yuk"  tawar Aylen dan Gleice. "Emmm.. Aylen, Gleice boleh gak aku antarin Lea ke UKS?"  tanya Nathan. "Boleh aja sih"  jawab Aylen.


"Iya, anterin aja"  lanjut Gleice. "Ok, makasih ya"  kata Nathan. Nathan langsung mengantar Lea ke UKS.


Ternyata, saat masuk ke UKS tidak ada guru penjaga disana. Nathan mengambil tissue dan kapas untuk menahan dan mengelap darah yang mengalir itu.


"Sini, mukamu deketin dikit"  ucap Nathan.


Nathan : /mengelap darah yang keluar dari hidung Lea.


"Maaf banget ya Lea, gara² aku kamu jadi mimisan gini"  kata Nathan sambil mengelap hidung Lea. Lea menatap Nathan dengan tatapan yang dalam. Nathan pun membalas tatapan Lea.


Mereka bertatap²an cukup lama. Akhirnya Lea memalingkan wajahnya.


Nathan : /menahan darah yang keluar dari hidung Lea.


Setelah semuanya sudah selesai, Nathan masih merasa bersalah.


Aylen dan Gleice duduk di depan perpus sambil menunggu Lea dan Nathan. Akhirnya Lea dan Nathan keluar dari UKS itu. "Makasih ya, Nathan. Makasih banget"  kata Lea. "Iyaa Leaa"  jawab Nathan sambil menepuk² lembut kepala Lea. Aylen dan Gleice hanya senyum² melihatnya.


Lanjut eps 15 yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa